redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Pengertian Kebutuhan

Coba perhatikan gambar di atas! Dapatkah sobat pintar mengidentifikasi berbagai kebutuhan manusia yang ada? Manusia hidup selalu dihadapkan pada masalah kebutuhan dan keinginan atau pemuas kebutuhan. Kebutuhan merupakan suatu hal yang harus dipenuhi agar orang dapat bertahan hidup.

Kebutuhan manusia adalah sesuatu yang diperlukan oleh manusia sehingga dapat mencapai kesejahteraan. Adapun keinginan adalah segala sesuatu tambahan atas kebutuhan yang di harapkan dapat dipenuhi sehingga manusia tersebut bisa puas. Kebutuhan hidup manusia pada dasarnya tidak ada yang persis sama. Kebutuhan anak-anak dan orang dewasa berbeda. Kebutuhan anak balita dengan kebutuhan anak SMA berbeda, demikian juga kebutuhan antara anak sekolah dengan seorang kepala keluarga mestinya akan berbeda pula.

Kebutuhan menurut tingkat intensitasnya

Sobat Pintar berdasarkan tingkat kepentingannya, kebutuhan dibedakan menjadi 3 yaitu :

a. Kebutuhan pokok/primer

Kebutuhan yang harus dipenuhi untuk menjaga kelangsungan hidup manusia. Kebutuhan primer tidak dapat ditangguhkan pemenuhannya, tetapi harus diutamakan pemenuhannya. Kebutuhan primer disebut juga kebutuhan dasar yaitu kebutuhan yang dituntut oleh setiap jasmani makhluk hidup. Selain itu kebutuhan primer disebut juga kebutuhan alami, karena jenis kebutuhan ini merupakan tuntutan alam yang harus mutlak dipenuhi demi kelangsungan hidup manusia.

Contoh: -makanan -perumahan -minuman -pendidikan -pakaian -kesehatan

b. Kebutuhan tambahan/sekunder

Kebutuhan sebagai pelengkap kebutuhan primer kebutuhan sekunder tidak mutlak harus dipenuhi. Tetapi jika dipenuhi, kehidupan manusia di lingkungan sosialnya akan lebih baik. Sehingga kebutuhan sekunder disebut juga kebutuhan sosial. Selain itu kebutuhan sekunder disebut juga kebutuhan kultur budaya, karena timbulnya dari perkembangan kebudayaan, peradaban dan ilmu pengetahuan manusia dari masa ke masa.

Contoh: -perabot rumah tangga -arloji -kendaraan - tas -radio - televisi dan lain-lain

c. Kebutuhan mewah/tersier

Kebutuhan yang digunakan untuk mempertinggi harga diri/gengsi seseorang. Sehingga kebutuhan tersier disebut juga kebutuhan kemewahan. Jika kebutuhan mewah ini tidak terpenuhi, maka manusia tidak akan mengalami kesulitan dalam menjalani hidupnya.

Contoh: -AC (Air Condition) -mesin cuci -mobil mewah -perhiasan. -telepon ganggam -pakaian sutra dll

Kebutuhan menurut sifatnya

Sobat Pintar berdasarkan sifatnya, kebutuhan dibedakan menjadi dua yaitu :

a. Kebutuhan jasmani

Kebutuhan yang dimanfaatkan untuk memenuhi kepentingn jasmani/raga manusia. Kebutuhan ini bertujuan guna melindungi, mengembangkan dan mengembangkan pertumbuhan jasmani manusia. Kebutuhan jasmani disebut juga kebutuhan material atau kebutuhan lahiriah. Pada masyarakat yang berpenghasilan rendah, kebutuhan jasmani lebih besar dan lebih diutamakan dibanding kebutuhan rohani

Contohnya: -makanan – pakaian - minuman - perhiasan -pakaian - olah raga dll

b. Kebutuhan rohani

Kebutuhan yang dapat memenuhi kepentingan rohani/jiwa manusia. Contoh kebutuhan ini seperti rasa puas pada jiwa, sanubari, rohani, dan perasaan seseorang. Kebutuhan rohani disebut juga kebutuhan immaterial. Pada masyarakat berpenghasilan tinggi, kebutuhan rohani lebih besar dan lebih dipentingkan dibanding dengan kebutuhan jasmani.

Contohnya: -beribadah - mendengarkan musik -melihat televisi - berwisata -ilmu pengetahuan - melihat lukisan dan lain-lain

Kebutuhan menurut waktu

Sobat Pintar berdasarkan waktu pemenuhannya, kebutuhan dibedakan menjadi dua yaitu:

a. Kebutuhan sekarang

Kebutuhan yang harus dipenuhi pada saat ini juga, apabila tidak terpenuhi akan menimbulkan kerugian, kecelakaan atau musibah yang tidak dapat dihindari.

Contohnya:

-seseorang kelaparan membutuhkan makanan

-seseorang kehausan membutuhkan minum

-seseorang akan bepergian membutuhkan kendaraan

-seseorang yang sedang sakit membutuhkan obat

 

b. Kebutuhan yang akan datang (kelak)

Kebutuhan yang tidak harus segera dipenuhi pada saat sekarang. Kebutuhan ini bermanfaat untuk kebahagiaan dan kemakmuran pada masa yang akan datang. Kebutuhan ini dipersiapkan dari sekarang tanpa mengganggu pemenuhan kebutuhan sekarang.

Contohnya:

-menabung untuk hari tua

-membina rumah tangga/menikah

-membuat tempat ibadah/masjid

-menunaikan ibadah haji dll

Kebutuhan menurut subjeknya

Sobat Pintar berdasarkan subjeknya, kebutuhan dibedakan menjadi datang yang harus dipenuhi sejak sekarang. dua yaitu :

a. Kebutuhan individu/perseorangan

Kebutuhan Pelajar yang dibutuhkan oleh orang per orang. Setiap orang mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda, tergantung pada keinginan, hobi, bakat, jenis pekerjaan, status sosial, pendidikan dan lain-lain.

Contoh: makan, minum, pakaian dan lain-lain.

 

b. Kebutuhan bersama

Kebutuhan yang diperlukan untuk memenuhi kepentingan bersama/umum. Kebutuhan bersama erat hubungannya dengan kesejahteraan, ketertiban, keamanan, kesehatan, keindahan dan kemakmuran masyarakat.

Contoh: kebutuhan bersama: jalan, jembatan, sekolahan, pasar, rumah sakit dan lain-lain.

Latihan

Pembagian kebutuhan menjadi kebutuhan primer, sekunder, dan tersier merupakan pembagian berdasarkan.....

A. Cara pemenuhannya

B. Waktu pemenuhannya

C. Sifatnya

D. Intensitasnya

E. Subjeknya

Latihan

Jas hujan akan berguna pada waktu musim hujan. Contoh tersebut sesuai dengan kegunaan.....

A. Hak milik

B. Pelayanan

C. Tempat

D. Waktu

E. Bentuk

Pengertian Benda Pemuas Kebutuhan

Apa yang dimaksud Benda Pemuas Kebutuhan?

Benda pemuas kebutuhan adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk memuaskan kebutuhan manusia, baik berupa barang (goods) maupun jasa (service). Makanan, minuman, pakaian, rumah, kendaraan, dan sebagainya merupakan benda kebutuhan manusia yang berupa barang. Sementara dokter, pengacara, tukang cukur, akuntan, guru, arsitek, sopir dan lainnya menyediakan kebutuhan berupa jasa bagi para penggunanya. Dari contoh di atas, dapat disimpulkan bahwa barang merupakan benda pemuas kebutuhan yang berwujud, sementara jasa merupakan benda pemuas kebutuhan yang tidak berwujud.

Benda Pemuas Kebutuhan Menurut Cara Memperoleh

Sobat Pintar benda pemuas kebutuhan menurut cara memperoleh merupakan benda pemuas kebutuhan yang dibedakan berdasarkan kadar pengorbanan yang kita keluarkan. Benda pemuas kebutuhan menurut cara memperoleh antara lain:

a. Benda Ekonomi

Benda ekonomi adalah benda pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Jadi, untuk mendapatkan benda ekonomi diperlukan pengorbanan yang besarnya biasanya sesuai dengan jumlah yang beredar. Benda ekonomi ini biasanya berupa barang-barang kebutuhan primer dan sekunder.

Contoh: pakaian makanan dan rumah.

b. Benda Bebas

Benda bebas adalah benda yang jumlahnya sangat banyak dan disediakan oleh alam serta tidak memerlukan pengorbanan untuk mendapatkannya. Contoh dari benda bebas misalnya adalah air, udara, cahaya matahari dan udara. Namun, benda bebas ini bisa menjadi benda ekonomi jika jumlahnya menjadi terbatas. Misalnya air bersih ditempat yang memiliki sumber air yang bersih dan melimpah, maka air tersebut menjadi benda bebas. Namun jika di kota dimana air bersih sulit didapatkan, maka air bersih akan berubah menjadi benda ekonomi, yang dijual melalui jasa Perusahaan Air Minum atau tukang air keliling.

Contoh: matahari, dan angin

c. Barang ilith

Barang ilith adalah barang yang jika dalam jumlah berlebihan akan merugikan atau bahakan membahayaan kehidupan manusia.

Contoh: api

 

Benda Pemuas Kebutuhan Menurut Kegunaan

Sobat Pintar benda pemuas kebutuhan menurut kegunaan merupakan benda pemuas yang dipilah menurut bagaimaa cara kita menggunakan atau memakainya. Benda pemuas kebutuhan menurut kegunaan dapat dibedakan menjadi :

a. Benda Konsumsi

Benda konsumsi merupakan benda pemuas kebutuhan yang dapat langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia tanpa perlu di olah lagi.

Contoh benda konsumsi antara lain buah-buahan, roti, pakaian, sepatu dan sebagainya. Karena benda konsumsi bisa langsung digunakan, maka sering juga disebut sebagai benda siap pakai.

b. Benda Produksi

Benda produksi merupakan benda pemuas kebutuhan yang digunakan dalam proses produksi. Benda produksi sering disebut sebagai barang modal, yaitu benda yang digunakan untuk memproduksi benda lain.

Contoh benda produksi adalah mesin-mesin pembuat barang kebutuhan.

Benda Pemuas Kebutuhan Menurut Proses Pembuatan

Sobat pintar benda pemuas kebutuhan menurut proses pembuatannya dibedakan berdasarkan bagaimana keadaan benda yang bersangkutan dalam sebuah proses produksi.

a. Bahan Mentah (Bahan Baku)

Bahan mentah merupakan barang yang belum diolah atau belum mengalami proses produksi dan merupakan bahan dasar dari suatu benda pemuas kebutuhan nantinya. Bahan mentah sangat beragam, mulai dari hasil hutan (kayu, rotan dan damar), hasil pertanian (padi dan palawija), hasil perkebunan (sawit, kopi, teh, tembakau) juga barang tambang (minyak, batu bara, nikel).

b. Barang Setengah Jadi

Barang setengah jadi merupakan barang yang sudah mengalami proses produksi namun belum menjadi barang siap pakai. Barang setengah jadi berasal dari barang mentah yang mengalami proses produksi hingga ke tingkat tertentu.

Contoh barang setengah jadi antara lain benang untuk industri tekstil, kopra untuk industri minyak goreng, kulit untuk industri sepatu dan tas.

c. Barang Jadi

Barang jadi adalah barang yang sudah di olah atau sudah melalui proses produksi tingkat akhir sehingga siap dipakai untuk memenuhi kebutuhan.

Contoh barang jadi antara lain mobil, sepeda motor, tas, sepatu, baju, buah kalengan dan sebagainya.

Kelangkaan

Sobat pintar apa kalian tahu apa itu Kelangkaan ?

 

Contoh Kelangkaan Minyak Tanah

Di dalam kehidupan masyarakat yang masih primitif, kebutuhan mereka mungkin hanya sebatas pada kebutuhan makanan, minuman, pakaian dan perumahan. Kebutuhan itu dapat terpenuhi jika jumlah sumber daya untuk memenuhi kebutuhan itu jauh melebihi jumlah kebutuhan yang ada pada masyarakat yang masih primitif. Bandingkan dengan masyarakat modern sekarang ini! Kebutuhan semakin beragam sementara jumlah sumber daya untuk mencukupi kebutuhan itu makin terbatas.

Dengan penjelasan tentang kebutuhan manusia yang beraneka ragam dan tidak adanya kebutuhan dari masing-masing manusia yang persis sama, maka dapat kita ketahui bahwa kebutuhan cenderung bertambah, sedangkan komoditas atau alat pemuas kebutuhan terbatas. Akibatnya terjadi ketidakseimbangan dan penyebab terjadinya kelangkaan (scarcity). Jadi yang dimaksud dengan kelangkaan (scarcity) adalah kondisi persediaan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan manusia yang relatif terbatas sementara kebutuhan manusia tidak terbatas. Tahukah kalian apa yang menyebabkan benda pemuas kebutuhan itu langka?

Kelangkaan benda pemuas kebutuhan itu terjadi karena beberapa sebab:

a. Terbatasnya persediaan sumber alam.

b. Terbatasnya kemampuan manusia untuk mengolah alam.

c. Meningkatnya kebutuhan manusia yang lebih cepat dari kemampuan manusia untuk menghasilkan atau belum ditemukannya sumber-sumber baru.

Kelangkaan barang/sumber daya itu dialami setiap orang, setiap bangsa dan oleh setiap negara. Meskipun situasi dan kondisinya berbeda-beda, pokok masalahnya sama yaitu bagaimana manusia dapat memenuhi kebutuhan yang banyak dan beraneka ragam dan terus bertambah dihadapkan dengan ketersediaan alat pemuas kebutuhan yang terbatas.

Latihan

Di bawah ini adalah prinsip dalam pilihan ekonomi, kecuali...

A. Pendapatan yang terbatas mengharuskan pemilihan

B. Konsumen membuat pilihan dengan mempertimbangkan alternatif

C. Terjadinya hukum nilai guna marjinal

D. Sebuah barang dapat digantikan barang yang lain

E. Fokus pada opportunity

Latihan

Perhatikan pernyataan berikut !

1) Analisis biaya peluang

2) Analisis biaya manfaat

3) Menyadari trade off

4) Berpegang pada keinginan sendiri

5) Terbatasnya jumlah modal

Berdasarkan uraian tersebut, faktor yang harus diperhatikan dalam melakukan pilihan ekonomi adalah ....

A. 3,4, dan 5

B. 1,2, dan 3

C. 1,3, dan 5

D. 1,3, dan 4

E. 2,3, dan 5

Mennetukan Pilihan Ekonomi

Sobat pintar bagaimanakah cara kita menghadapi kelangkaan sumber daya tersebut, sedangkan kebutuhan kita semakin banyak? Barang dan jasa dihasilkan dari perpaduan sumber daya yang langka maka barang dan jasa pun manjadi langka. Barang dan jasa menjadi langka ketika jumlah barang dan jasa yang diminta melebihi jumlah barang dan jasa yang tersedia. Semua kebutuhan manusia tidak mungkin dapat terpenuhi seluruhnya. Seorang yang mempunyai kebutuhan akan mobil mewah, rumah megah serta kebutuhan lain, tidak semua kebutuhan itu dapat terpenuhi.

Dengan pertimbangan bahwa tidak semua kebutuhan dapat dipenuhi, maka seseorang harus selalu membuat pilihan (choice). Dalam membuat pilihan (choice) akan suatu barang tertentu maka kita akan kehilangan kesempatan untuk memperoleh barang yang lain. Misalnya seorang siswa yang membuat pilihan pada sepeda motor yang baru, maka ia akan kehilangan kesempatan untuk memperoleh sepatu baru, tas baru, baju baru, komputer baru, maupun kebutuhan yang lain.

Masalah kelangkaan bukan merupakan hal yang baru. Hal tersebut beralasan karena kelangkaan merupakan masalah yang mendasar bagi setiap manusia.

Ada beberapa perinsip yang mendasari pilihan konsumen antara lain

1. Pendapatan yang terbatas mengharuskan pemilihan

2. Konsumen membuat pilihan dengan mempertimbangkan alternatif

3. Sebuah barang dapat digantikan barang yang lain

4. Konsumen harus membuat keputusan tanpa informasi sempurna tapi pengetahuan dan pengalamanya akan membantu

5. Terjadinya hukum nilai guna marjinal

Dalam menetukan pilihan ada beberapa hal yang perlu kita lakukan seperti berikut

1. Analisis biaya peluang

biaya peluang adalah nilai barang atau jasa yang dikorbankan karna alternatif tindakan. Konsep biaya peluang adalah sebuah peringatan bahwa jumlah rupiah yang dikeluarkan tidak selalu merupakan biaya yang sesungguhnya

2. Analisis biaya manfaat

biaya manfaat adalah suatu teknik yang digunakan yang di gunakan untuk membandingkan berbagai biaya dengan manfaat yang di harapkan. Analisis ini membuat kita dapat menentukan pilihan mana yang memberikan manfaat lebih besar dibandingkan biayanya

3. Mengidentifikasikan faktor pendorong kegiatan ekonomi

ada motif yang berasal dari dalam diri manusia seperti untuk memenuhi kebutuhan seperti untuk memenuhikebutuhan. Ada juga motif yang berasal dari luar diri manusia seperti pengaruh lingkungan dan iklan

4. Menyadari trade off

Trade off adalah situasi dimana seseorang harus membuat keputusan untuk suatu hal dengan mengorbankan hal lain karena alasan ekonomis

5.Berpegangan pada prinsip ekonomi

adalah prisnip tindakan dengan pengorbanan tertentu untuk mendapatkan hasil sebesar besarnya atau tindakan dengan pengorbanan sekecil kecilnya untuk mendapatkan hasil tertentu

Biaya Peluang (Opportunity Cost)

Apa yang Dimaksud Biaya Peluang ?

Masalah ekonomi yang dihadapi oleh menusia mendorong manusia untuk selalu bersikap rasional dalam menentukan berbagai pilihan, agar sumber daya alam yang dimilikinya dapat digunakan untuk memuaskan kebutuhan hidup dengan semaksimal mungkin. Dalam ekonomi dikenal istilah biaya peluang (Opportunity Cost). Biaya peluang adalah biaya yang timbul akibat memilih sebuah peluang terbaik dari beberapa alternatif yang tersedia. Ketika seseorang dihadapkan pada beberapa alternatif pilihan dan harus memilih salah satu di antaranya maka alternatif yang tidak dipilihnya itulah yang menjadi biaya peluang.

Menurut pendapat kalian, di antara makanan tersebut mana yang menjadi pilihan pertama, kedua, dan ketiga? Karena kalian hanya dapat memilih salah satu di antaranya maka pilihan kedua dan ketiga itulah yang dimaksud dengan biaya peluang.

Contoh lain dari biaya peluang :
Seseorang memiliki uang Rp 10.000.000. Dengan uang sebesar itu, ia memiliki kesempatan untuk bertamasya ke Bali atau membeli sebuah TV. Jika ia memilih untuk membeli TV, ia akan kehilangan kesempatan untuk menikmati keindahan Bali; begitu pula sebaliknya, apabila ia memilih untuk bertamasya ke Bali, ia akan kehilangan kesempatan untuk menonton TV. "Kesempatan yang hilang" itulah yang disebut sebagai biaya peluang.

Skala Prioritas

Sobat Pintar Pasti Pernah mengalami Mana yang harus Diprioritaskan bukan ?

Skala Prioritas dan Cara Menyusunnya

Skala prioritas kebutuhan manusia adalah urutan kebutuhan yang disusun berdasarkan tingkat kepentingan kebutuhan. Dengan menyusun skala prioritas kebutuhan manusia, dapat diketahui kebutuhan mana yang harus didahulukan dan kebutuhan mana yang dapat ditunda

 

Pertimbangan Dalam Menyusun Skala Prioritas

Setelah kebutuhan yang paling mendesak terpenuhi, maka kita baru boleh memikirkan bagaimana pemenuhan kebutuhan lainnya. Lagi-lagi manusia perlu menyusun skala prioritas, kebutuhan mana yang perlu didahulukan dan mana yang bisa ditunda. Ada beberapa hal yang perlu dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan skala prioritas, yaitu antara lain sebagai berikut :

1. Tingkat Urgensi

Hal yang pertama yaitu tingkat urgensinya, yaitu bagaimana didalam menentukan pilihan,mana yang harus didahulukan harus perlu dipertimbangkan seberapa jauh tingkat kepentingan hal tersebut.

Sebagai contoh : Ada seorang anak yang akan menghadapai ujian, pada malam sebelum hari ujian ia akan belajar, namun tiba-tiba lampu kamar mati dan dia juga belum membeli pensil, manakah yang lebih penting dari lampu belajar atau membeli pensil? Dalam kasus ini hal yang diutamakan adalah membeli lampu kamar sebagai sarana penerangan belajar,sedangkan alat tulis bisa meminjam kakak atau adik terlebih dahulu.

 

2. Kesempatan yang Dimiliki

Yang kedua adalah apabila sustu kebutuhan hanya dibutuhkan pada saat itu saja, maka perlu didahulukan. Misalkan dalam suatu kondisi darurat, keselamatan atau kesehatan merupakan hal yang paling diutamakan. 

Demi kesembuhan dan kesehatan maka obat merupakan kebutuhan nomor satu dan yang paling utama untuk didahulukan dibandingkan hal lainnya yang bisa ditunda dan dikesampingkan terlebih dahulu.

 

3. Pertimbangan Masa Depan

Yang ketiga adalah bagaimana jika dalam menghadapai pilihan yang sulit, maka faktor masa depan juga perlu dipertimbangkan.

Sebagai contoh : Ada berbagai pilihan bidang les yang ingin kita ikuti, namun karena keterbatasan suatu hal maka kita harus menentukan salah satu dan tidak bisa memilih keduanya, manakah yang harus kita pilih? Dalam hal ini kita harus mempertimbangkan mana yang paling bermanfaat bagi masa depan kita? Matematika atau Bahasa Inggris?

 

4. Kemampuan Diri

Hal terakhir yang bisa menjadi bahan pertimbangan dalam penentuan skala prioritas adalah berawal dari sifat manusia yang mempunyai banyak keinginan dan selalu merasa tidak puas, namun ada hambatan karena keterbatasan kemampuan, baik dari segi ekonomi maupun yang lain. Maka perlu dipertimbangkan pula berdasarkan kemampuan yang dimiliki, baik dari segi materi maupun non materi agar pilihan yang diambil bisa tepat sesuai kemampuan.

Sebagai contoh : Di era jaman sekarang ini, persaingan hidup dikota besar sangatlah ketat dan memaksa manusia untuk saling berlomba agar tidak tertinggal dengan yang lain.

Pengelolaan keuangan

Bagaimana Kita Mengatur Pengelolaan Keuanagan ?

Pada dasarnya manusia mempunyai kebutuhan yang seolah tidak ada batasnya. Jika kebutuhan primer terpenuhi, maka ia akan cenderung memenuhi kebutuhan sekundernya.jika keduanya sudah terpenuhi maka ia akan memenuhi kebutuhan tresier.
Berikut ini langkah langkah mengelola keuangan dengan baik:

1. Membuat pembukuan yang rapi dan teratur

2. Mulai menabung dari sekarang

3. Hemat

4. Membuat rencana jangka panjang
 

Masalah Pokok Ekonomi

Apa saja Masalah Pokok EKonomi ?

Masalah ekonomi klasik di bagi menjadi tiga yaitu: produksi, konsumsi, dan distribusi.

1. Produksi

Menyangkut masalah usaha atau kegiatan mencipta atau menambah kegunaan suatu benda

2. Konsumsi

Menyangkut kegiatan menghabiskan atau mengurangi kegunaan suatu bend

3. Distribusi

Menyangkut kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen

Sumber daya yang terbatas menimbulkan paling sedikit tiga masalah pokok dalam perekonomian yang harus dipecahkan oleh masyarakat sebagai subjek ekonomi. Tiga masalah pokok tersebut adalah sebagai berikut.

1. Barang dan jasa apa yang akan diproduksi (What)

Masalah pokok ekonomi yang membutuhkan pemecahan di antaranya adalah barang apa yang akan diproduksi? Barang primer, sekunder, tertier atau ketiganya? Mana yang paling dibutuhkan? Berapa banyak dari masingmasing barang tersebut diproduksi? Dengan sumber daya yang tersedia produsen harus mampu memutuskan penggunaan barang tersebut untuk sumber daya. Misalnya terdapat sebidang tanah, digunakan untuk apa tanah tersebut? Apakah untuk bercocok tanam? Membangun rumah atau pabrik? Keputusan yang tepat dapat mengatasi beberapa masalah ekonomi dan menekan sedikit kemungkinan timbulnya masalah baru.

2. Bagaimana cara memproduksi

Pertanyaan ini menyangkut teknik produksi yang diterapkan dan kemampuan mengombinasikan faktor-faktor produksi atau sumber daya alam yang ada di dalam proses produksi. Dengan keterbatasan sumber daya ekonomi yang tersedia para produsen harus mampu mengombinasikannya bahkan sampai kepada penentu pihak-pihak yang akan dilibatkan dalam proses produksi.

3. Untuk siapa barang atau jasa dihasilkan for (Whom)

Pertanyaan ini menyangkut masalah untuk siapa atau lapisan masyarakat yang mana yang menikmati barang dan jasa yang diberikan. Apakah setiap warga negara mendapat bagian yang sama atau berbeda? Apakah pendapatan nasional telah diretribusikan secara adil? Apakah proyek tertentu perlu dilaksanakan agar setiap penduduk dapat mengonsumsinya? Semua pertanyaan tersebut menyangkut untuk siapa barang dan jasa diproduksi.

Ketiga masalah di atas, yaitu what, how, dan for whom bersifat fundamental dan saling berhubungan satu dengan yang lainnya serta selalu dihadapi oleh setiap negara, baik negara sedang berkembang maupun negara yang sudah maju. Namun, tidak semua perekonomian dapat memecahkan ketiga masalah tersebut dengan cara yang sama. Kemungkinan-kemungkinan produksi setiap negara untuk memecahkan masalah-masalah pokok yang dihadapai oleh setiap negara tergantung dari sistem perekonomian yang dianut oleh masing-masing negara.

redesain-navbar Portlet