redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Pendahuluan

Yuk Belajar Tentang Tata Surya Kita !

Jagat raya sebagai tempat tinggal semua makhluk hidup merupakan ruang angkasa yang maha luas dan maha besar, disebut juga universe. Isinya berjuta-juta bahkan bermilyar-milyar benda langit yang disebut bintang (bintang sejati), planet (bintang beredar), satelit (bulan), komet (bintang berekor), asteroid atau planetoid, meteor (bintang beralih) dan debu-debu udara (debu kosmis), dan sebagainya.

Galaksi

 

Benda-benda langit itu ternyata berada dan bergerak sangat rapi dan teratur. Berkelompok-kelompok membentuk semacam keluarga atau kepulauan bintang yang disebut galaksi. Matahari kita adalah salah satu dari 40.000 juta bintang di jagat raya ini yang disebut galaksi Bima Sakti atau Kali Serayu atau disebut susunan jalan susu atau milky way system. Pada waktu malam hari galaksi bima sakti terlihat seperti sabuk warna susu yang membujur di langit. 

Ciri-ciri Galaksi

1) Galaksi dapat terlihat jelas di luar jalur bintang Kali Serayu, jauhnya ribuan bahkan jutaan tahun cahaya dari matahari kita.

2) Galaksi mempunyai cahaya sendiri.

3) Galaksi mempunyai bentuk-bentuk tertentu, yaitu mempunyai inti yang bercahaya di pusatnya sehingga mudah dikenal.

Bentuk-bentuk Galaksi

1) Galaksi Berbentuk Elips. Dari bentuk ini ada yang berbentuk bola, di tengah-tengahnya terdapat tumpukan bintang yang padat dan ada pula yang berbentuk lensa, di tengah tebal di tepi pipih. Dengan ciri-ciri yaitu mempunyai titik pusat sentral dan mempunyai lingkaran bintang yang mengelilinginya. Kira-kira 17% dari galaksi yang telah dikenal mempunyai bentuk elips.

2) Galaksi Berbentuk Spiral/Pilin. Galaksi spiral tampak seperti putaran api yang maha besar. Dengan ciri-ciri Mempunyai titik pusat sentral, Lingkaran bintang yang bergerak mengelilingi sentralnya, dan Piringan dengan lengan-lengan spiral yang selalu mengelilingi sentralnya. Kirakira 80% dari galaksi ini sudah kita kenal, termasuk galaksi kita.

3) Galaksi Berbentuk Tak Beraturan. Nampak seperti bola-bola kecil yang berserakan tak teratur tanpa tepi yang tegas.

Bentuk Galaksi Bima Sakti

1) Bentuknya seperti cakram.

2) Bagian tengahnya tebal dan menipis ke segala penjuru.

3) Matahari kita terletak pada salah satu tepinya (berada sejauh ±35.000 tahun cahaya dari pusatnya).

4) Bagian tengah cakram berisikan ± 80 milyar bintang. - Bagian tepi cakram berisikan ± 20 milyar bintang.

5) Garis tengahnya ± 100.000 tahun cahaya dari pusatnya.

6) Tebal bagian tengah cakram ± 10.000 tahun cahaya.

7) Strukturnya spiral dan berotasi pada intinya.

Apakah Sobat Pintar sudah memahami materinya? Yuk kita lanjut ke materi berikutnya!

Rasi Bintang

Yuk Melihat Rasi Bintang !

Sobat pernakah kalian memperhatikan bintang dilangit ? Bisakah sobat mendapatkan suatu bentuk rasi bintang ? Sebelumnya sobat tahu apa itu rasi bintang ? Rasi bintang atau konstelasi adalah sekelompok bintang yang tampak berhubungan membentuk suatu konfigurasi khusus.

Rasi-rasi yang Terkenal

Di belahan bumi selatan rasi yang terkenal, yaitu Rasi Pari/Gubug Penceng/Crux, Centaurus/Lanjar Ngirim, Argo, Rasi Canis Mayor, Rasi Virgo, Rasi Leo, dan Rasi Scorpio/Kalajengking. Di belahan bumi utara rasi yang terkenal, yaitu Rasi Lyra, Rasi Biduk/Ursa Mayor, Rasi Orion, Rasi Taurus, dan Rasi Pleyedes/ Lintang Wuluh/Bintang Tujuh.

Rangkaian Rasi-rasi Bintang/Zodiak

Rangkaian rasi-rasi bintang merupakan sebuah lajur lingkaran rasi bintang yang lebarnya 16º terletak sepanjang ekliptika. Zodiak dibagi atas 12 bagian (tanda zodiak atau house), masing-masing berjarak ± 30º. Zodiak artinya gambar binatang-binatang kecil seperti berikut.

1) Rasi Aries - Ram - bintang hamai

2) Rasi Taurus - Bull - bintang sapi jantan

3) Rasi Gemini - Twins - bintang kembar

4) Rasi Cancer - Crab - bintang mingkara

5) Rasi Leo - Lion - bintang singa

6) Rasi Virgo - Virgin - bintang mayang

7) Rasi Libra - Scales - bintang neraca

8) Rasi Scorpius - Scorpion - bintang kala

9) Rasi Sagitarius - Archer - bintang pemanah

10) Rasi Capricornus - Goat - bintang judai

11) Rasi Aquarius - Water Bearer - bintang dawi

12) Rasi Pisces - Fish - bintang hut

Tata Surya

 

Satu tata surya terdiri atas satu matahari dan benda-benda angkasa yang beredar mengelilinginya. Tata surya kita dikelilingi sembilan planet-planet termasuk planet bumi yang kita tempati ini. Planet dalam, yaitu planet yang lintasannya di antara Bumi dan Matahari, yaitu planet Merkurius dan planet Venus. Planet luar, yaitu planet yang lintasannya mengelilingi matahari lebih jauh dari Bumi, yaitu planet Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus. Beberapa hal yang penting mengenai planet sebagai berikut.

a. Planet-planet tidak memiliki cahaya sendiri, cahaya itu berasal dari matahari yang dipantulkan kembali, planet tidak berkelip-kelip, tetapi berkilauan.

b. Lintasan planet beredar mengelilingi Matahari berbentuk elips.

c. Arah peredaran planet-planet sama.

d. Planet ada yang mempunya satelit ada yang tidak.

Soal Latihan

Asteroid adalah anggota tata surya yang lintasannya berada di antara planet…

A. Bumi dengan mars

B. Mars dan yupiter

C. Yupiter dengtan saturnus

D. Saturnus dengan neptunus

E. Saturnus dan Uranus

Latihan 2

Galaksi yang tampak dari samping berbentuk elips yang memiliki lengan dan dikelilingi atmosfer yang memancarkan cahaya adalah galaksi yang berbentuk...

A. spiral

B. elips

C. tak beraturan

D. lingkaran

E. kerucut

Pembentukan Tata Surya

 

Hipotesis Kabut - Teori Nebula

Teori ini dikemukakan oleh Kant (1755) seorang Jerman dan Laplace (1796) seorang Perancis. Masing-masing mengemukakan teori kabut mengenai susunan matahari, kemudian disempurnakan oleh CF Van Weizacher (1944) dan G.P. Kuiper (1951) sehingga menjadi teori kondensasi. Garis besar teori ini bahwa: Tata surya pada mulanya awan gas atau nebula yang berputar. Sambil memadat, pusat awan ini memutar dengan cepat. Melepaskan cincincincin gas, yang kemudian membentuk planet-planet, satelit-satelit yang beredar. Dan massa intinya menjadi matahari yang sekarang ini. 

Hipotesis Planetesimal

Teori ini dikemukakan oleh Chamberlin dan Moulton (1905). Masingmasing mengemukakan teorinya yang terkenal, yaitu teori planetesimal. Garis besar teori ini sebagai berikut. Susunan matahari terlebih dahulu merupakan sebuah kabut pilin. Pada kabut pilin ada himpunan benda-benda halus yang disebut planetesimal. Yang lebih besar menarik yang kecil, kemudian menjadi bola besar di tengahtengahnya. Akhirnya bola besar itu menjadi matahari dan planetesimal menjadi planet-planet.

Hipotesis Pasang Surut

Teori ini dikemukakan oleh Yames Yeans(1917) ahli bintang bangsa Amerika. Ia mengemukakan teori pasang surut. Garis besar teori ini sebagai berikut. Bumi dibentuk pada waktu sebuah bintang melintas berdekatan dengan matahari dan menarik keluar dari permukaan matahari gumpalan gas yang amat besar berbentuk cerutu. Kemudian gumpalan gas tersebut pecah menjadi bagian-bagian yang mendingin dan memadat membentuk planet-planet.

Hipotesis Peledakan Bintang

Teori ini dikemukakan oleh ahli astronomi Inggris Fred Hoyle (1956). Matahari mempunyai kawan sebuah bintang, pada mulanya berevolusi satu sama lain, kemudian ada di antaranya yang memadat dan mungkin terjerat ke dalam orbit keliling matahari yang lain, lalu meledak dan bebas di ruang angkasa. Teori ini didukung banyak ahli astronomi karena dewasa ini banyak diketemukan bintang ganda atau kembar. 

Hipotesis Kuiper Astronom

Gerard P. Kuiper (1905 - 1975) menjelaskan bahwa alam semesta terdiri atas formasi bintang-bintang. Menurut dia pusat yang memadat berkembang dalam suatu awan antarbintang dari gas hidrogen. Pusat yang satu lebih besar daripada pusat yang lainnya, kemudian memadat menjadi bintang tunggal, yaitu matahari.

Peristiwa berikutnya, kabut menyelimuti pusat yang lebih kecil yang disebabkan adanya daya tarik dari massa yang lebih besar, menyebabkan awan yang lebih kecil terpecah-pecah menjadi awan yang lebih kecil yang disebut proto planet. Setelah suatu periode yang lama, proto planet tersebut menjadi planet-planet seperti yang kita lihat sekarang ini. Bila kedua awan mempunyai ukuran yang sama maka akan terbentuk bintang ganda. Formasi bintang ganda sangat sering terjadi di alam semesta ini.

Tata Surya Kita

Susunan Tata Surya Kita

Matahari kita ini sebetulnya sebuah bintang sejati. Matahari kita beserta kesembilan planet dan satelitnya (bulan) merupakan benda-benda langit yang disebut tata surya kita atau sistem matahari kita atau our solar system.

Susunan Planet Bumi

Bagaimana Susunan Planet Bumi Kita ?

Dalam tata surya kita planet bumi menduduki nomor tiga dari matahari. Hasil penelitian ilmu geologi menunjukkan bahwa unsur bumi telah berusia ± 4.700. Planet bumi terus berputar mengelilingi sumbunya yang disebut berotasi selama 24 jam/tepatnya 23 jam 56 menit dalam satu hari. Berevolusi mengelilingi matahari dengan lintas garis edar berupa elips yang memakan waktu 365 hari 5 jam 48 menit atau satu tahun. Sejauh yang diketahui, bumilah satu-satunya tempat tinggal di jagat raya ini yang dihuni makhluk hidup, di mana manusia berada. Bumi mempunyai susunan sebagai berikut.

Atmosfer

Bumi dikelilingi lapisan udara yang disebut atmosfer. Tebalnya ±2.000 km. Lapisan udara ini terutama mengandung nitrogen, oksigen, dan gas. Atmosfer menjaga bumi agar tidak terlalu panas kena sinar matahari dan tidak terlalu dingin, melindungi bumi terhadap sinar ultra violet dari matahari. Di lapisan bawah atmosfer terdapat awan yang mengandung butir butir air yang berasal dari uap air lautan dan uap air daratan turun ke bumi sebagai hujan. (Gambar 3.7) 

Hidrosfer/Lautan/Perairan

Lautan merupakan cekungan besar yang berisi air dengan kedalaman rata-rata 3.500 m. Luas lautan mencapai dua per tiga permukaan bumi. 

Litosfer/Kerak Bumi

Lapisan batuan yang paling atas di permukaan bumi disebut kerak bumi. Di bawah benua, ketebalan kerak bumi mencapai 70 km, di bawah lautan hanya sekitar 6 km. Suhu di bagian kerak bumi mencapai sekitar 1.050º C.

Mesosfer/Mantel Bumi

Di bawah kerak bumi terdapat lapisan mantel bumi. Mantel ini merupakan lapisan batuan setebal sekitar 2.900 km. Suhu di bagian bawah lapisan mantel mencapai 3.700º C, tetapi batuan tetap padat karena berada di bawah tekanan tinggi. 

Barisfer/Inti Bumi

Inti bumi terdiri atas dua lapisan, yaitu inti dalam dan inti luar. 1) Inti luar tebalnya ± 2.000 km terdiri atas besi cair, suhunya mencapai 2.200ºC. Inti dalam terdapat di pusat bumi, merupakan sebuah bola berdiameter 2.740 km. Bola ini terdiri atas besi dan nikel padat. Suhu di pusatnya menjadi ± 4.500ºC.

Soal Latihan

Teori yang menjelaskan tata surya pada mulanya awan gas atau nebula yang berputar. Sambil memadat, pusat awan ini memutar dengan cepat. Melepaskan cincin-cincin gas, yang kemudian membentuk planet-planet, satelit-satelit yang beredar adalah...

A. Teori Nebula

B. Teori Planetesimal

C. Teori Pasang Surut

D. Teori Ledakan Bintang

E. Teori Kuiper Astronom

Latihan 2

Lempeng samudra terbentuk oleh...

A. silikon dan oksigen

B. silikat

C. silisium dan magnesium

D. silisium dan aluminium

E. besi dan nikel

Batuan Beku

Batuan Beku

Jauh di bawah permukaan bumi, panas begitu tinggi hingga sebagian batuan meleleh. Ketika mendingin, lelehan batu ini atau magma mengeras hingga menghasilkan batuan beku dalam, contoh batu granit. Ini dapat terjadi di bawah tanah. Magma yang dapat muncul ke permukaan bumi sebagai lava juga mendingin menjadi batuan beku luar, contoh batu basal.

Batuan Sedimen

Batuan Sedimen

Es, angin, dan air mengikis batu-batuan menjadi kerikil, pasir, dan partikel kecil yang disebut sedimen. Lapisan sedimen yang mengandung kerikil, pasir, tanah liat, dan rangka-rangka hewan terkubur dalam tanah dan tertekan sehingga lambat laun menjadi batuan keras yang disebut batuan sedimen/konglomerat.

Batuan Metamorfosa

Batuan Metamorfosa

Panas dan tekanan yang berada jauh di bawah tanah, memanggang dan menekan batuan sedimen dan batuan beku sehingga mineral di dalam batuan berubah. Contoh: batu gamping menjadi marmer batu sabak menjadi batu tulis; dan batu bara menjadi antrasit, grafit

Soal Latihan

Yang termasuk batuan metamorfosa adalah ...

A. Batu Basal

B. Batu Sabak

C. Batu Kapur

D. Batu Garam

E. Batu Gamping

Latihan 2

Pembekuan magma yang berlangsung perlahan-lahan ketika masih berada jauh di dalam kulit bumi adalah proses terjadinya batuan...

A. sedimen

B. beku dalam

C. beku luar

D. malihan

E. metamorf

redesain-navbar Portlet