redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Pengertian Perekonomian Terbuka

Sobat Pintar Apa Sih yang Dimaksud Pengertian Perekonomian terbuka ?

Perekonomian terbuka adalah perekonomian yang melibatkan diri dalam perdagangan internasional (ekspor dan impor) barang dan jasa serta modal dengan negara-negara lain. Pada dasarnya manusia memang memiliki keinginan yang tidak terbatas, dan untuk memenuhinya manusia tidak mungkin dapat melakukannya sendiri sehingga memerlukan jasa-jasa dari pihak lain. Keinginan manusia yang beraneka ragam menimbulkan kegiatan tukar-menukar barang dan jasa. Kegiatan tukar menukar barang dan jasa dikenal dengan istilah barter. Tukar menukar cara ini lama-kelamaan berkembang menjadi perdagangan. Perekonomian terbuka adalah perekonomian suatu negara yang melakukan perdagangan internasional serta memiliki hubungan- hubungan finansial dan non finansial dengan negara- negara lain, seperti dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan teknologi.

Dalam perekonomian terbuka perdagangan internasional merupakan salah satu bagian penting untuk menggerakkan roda perekonomian negara tersebut. Tolak ukur yang digunakan untuk menilai kadar keterbukaan suatu perekonomian adalah rasio ekspor dan imor terhadap terhadap total GNP. Jika rasio ekspor- impor terhadap GNP melebihi 50% perekonomian dinyatakan lebih terbuka. Dalam perekonomian terbuka, lazimnya kegiatan ekspor menyumbang sekurang- kurangnya 10% dari GNP suatu negara. Dengan adanya perekonomian terbuka, yang menunjukkan bahwa setiap negara berkonsentrasi pada bidang yang memiliki keunggulan komparatif, kehidupan semua orang diharapkan akan menjadi lebih baik.

Globalisasi Ekonomi

Yuk Belajar Tentang Globalisasi Ekonomi

Globalisasi ekonomi ditandai dengan semakin menipisnya batas- batas investasi atau pasar secara nasional, regional, ataupun internasional. Keadaan ini terjadi karena hal- hal sebagai berikut:

• Ekonomi negara semakin terbuka

• Penggunaan secara penuh keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif di tiap- tiap negara .

• Komunikasi dan transportasi semakin canggih.

• Lalu lintas devisa semakin bebas.

• Organisasi managemen produksi dan perakitan semakin efisien

• Perkembangan perusahaan multinasional diseluruh dunia semakin pesat.

Globallisasi cenderung memperkaya negara-negara maju yang secara tradisional telah menguasai sumber daya ekonomi strategis,seperti modal, teknologi, dan informasi sehingga jarang perbedaan antara kelompok negara kaya dan miskin semakin curam.

Dengan menganut perekonomian terbuka dalam era globalisasi seperti sekarang ini, kita dituntut untuk siap dalam menghadapi berbagai perkembangan secara cepat dari segala faktor, termasuk sektor perdagangan, baik perdagangan dalam negeri maupun perdagangan internasional.

Latihan

Perekonomian yang melibatkan diri dalam perdagangan internasional (ekspor dan impor) barang dan jasa serta modal dengan negara-negara lain disebut...

A. Perekonomian Terbuka

B. Perekonomian Indonesia

C. Perekonomian Internasional

D. Perekonomian Antarnegara

E. Perekonomian Dunia

Latihan

Salah satu unsur yang paling penting dalam perekonomian terbuka untuk menggerakkan roda ekonomi adalah...

A. Perekonomian Indonesia

B. Perdagangan Internasional

C. Ekspor Impor

D. Pertumbuhan ekonomi

E. Pembangunan Ekonomi

Pengertian Perdagangan Internasional

Pengertian Perdagangan Internasional

Setiap orang pernah terlibat dalam kegiatan perdagangan. Kalian pun pasti sering melakukannya. Coba sekarang kalian pikirkan mengapa ada orang yang memilih membeli baju daripada menjahitnya sendiri meskipun sebenarnya bisa melakukannya? Dan mengapa pula penjahit baju bersedia menjual baju buatannya tersebut? Jawabannya sangat sederhana karena masing-masing akan mendapatkan keuntungan dari kegiatannya tersebut. Pembeli baju tahu akan lebih menguntungkan baginya membeli baju jadi saja, karena kalau membuat sendiri biaya produksinya mungkin justru lebih mahal, dan penjahit bersedia menjual baju jahitannya karena ia bisa menetapkan harga jual untuk baju tersebut lebih tinggi dari biaya produksi yang telah dikeluarkannya. Dengan demikian dari kegiatan jual beli tersebut kedua pihak samasama memperoleh keuntungan.

Nah, berdasarkan contoh di atas, bisakah sekarang kalian menyimpulkan apa yang dimaksud dengan perdagangan. Betul! Perdagangan berarti kegiatan jual beli barang dan jasa dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan. Perdagangan hanya terjadi dalam batas wilayah antardesa, antarkota, antarprovinsi, antarpulau yang kesemuanya masih dalam batas wilayah satu negara tetapi bahkan antarnegara (internasional). Dalam batas wilayah apapun, perdagangan terjadi karena harapan adanya keuntungan yang diperoleh dari kegiatan tersebut (gains from trade).

Dengan demikian, perdagangan internasional dapat diartikan sebagai kegiatan jual beli barang atau jasa yang dilakukan antarnegara dengan tujuan memperoleh keuntungan. Ada dua macam perdagangan internasional yaitu ekspor dan impor. Ekspor adalah kegiatan menjual barang, jasa atau faktor produksi ke luar negeri dengan tujuan memperoleh keuntungan sedangkan impor adalah kegiatan membeli barang, jasa atau faktor produksi dari luar negeri dengan tujuan memperoleh keuntungan.

Teori Merkantilisme

Teori Pra Klasik "Merkantilisme"

1. Ide Pokok merkantilisme sebagai berikut.

a) Suatu negara/raja akan kaya/makmur dan kuat bila ekspor lebih besar daripada impor (X >M).

b) Ekspor Neto (Selisih X-M) tersebut diselesaikan dengan pemasukan logam mulia ( LM ) terutama emas dan perak dari LN. Semakin besar selisih X-M semakin banyak LM yang dimiliki atau diperoleh dari LN.

c) LM yang banyak digunakan oleh raja untuk membiayai armada perang guna memperluas perdagangan luar negeri dan penyebaran agama.

2. Kebijakan ”Merkantilisme”

a) Mendorong ekspor sebesar-besarnya, kecuali LM.

b) Mengurangi/membatasi impor dengan ketat, kecuali LM.

Kritik David Humer untuk Merkantilisme.

Dengan X > M maka LM akan naik, raja akan kaya. Pada waktu itu LM digunakan untuk alat pembayaran, hal ini akan menyebabkan jumlah uang yang beredar semakin banyak, bila hal ini tidak diimbangi jumlah produksi maka akan menyebabkan harga barang ekspor naik sehingga kwantitas ekspor akan menurun.

Terjadinya inflasi juga akan menyebabkan harga barang impor rendah sehingga kuantitas import akan meningkat.

Perkembangan ini akan menyebabkan X < M sehingga akhirnya LM akan menurun atau berkurang, dengan berkurangnya LM maka berarti negara/raja menjadi miskin karena LM identik dengan kemakmuran.

Dengan adanya kritik David Humer ini, maka teori merkantilisme dianggap tidak relevan, sehingga muncullah teori klasik absolut advantage (keunggulan mutlak) dari Adam Smith.

Sebagai kesimpulan, menurut teori klasik Adam Smith, negara akan memperoleh manfaat dari perdagangan internasional (gain from trade) bila :

a. Terdapat free trade (perdagangan bebas).

b. Melakukan spesialisasi berdasarkan keunggulan absolut (absolut adventage) yang dimiliki.

Secara skematis kritik Adam Smith terhadap merkantilisme sebagai berikut :

Teori Keunggulan Absolut

Teori keunggulan absolut

Teori keunggulan absolut menyatakan bahwa negara- negara yang berbeda dapat memproduksi beberapa jenis barang secara lebih efisien daripada negara lainnya sehingga efisien global dapat ditingkatkan melalui perdagangan bebas.

Setiap negara memiliki komparatifnya masing-masing. Keunggulan tersebut tergantung pada sumber daya yang dimiliki oleh suatu negara. Dengan demikian setiap negara akan berspesialisasi dalam produksi dan mengekspor barang dan jasa yang biayanya reatif lebih rendah, sebaliknya setiap negara akan mengimpor barang dan jasa yang biaya produksinya relatif lebih tinggi.

Melalui spesialisasi, negara dapat memperbaiki efisiensi mereka dengan alasan:

• Tenaga kerja menjadi lebih cakap karena melaksanakan pekerjaan yang sama secara berulang- ulang.

• Efisiensi waktu bagi tenaga kerja karena tidak berpindah- pindah produksi.

• Dalam jangka panjang, produksi akan memberikan insentif untuk pembuatan metode kerja yang lebih efektif.

Teori Keunggulan Komparatif

Teori Keunggulan Komparatif

Teori keunggulan komparatif menyatakan bahwa meskipun sebuah negara sanggup menghasilkan semua barang pada harga-harga yang lebih rendah dari pada negara lain, perdagangan masih tetap akan menguntungkan kedua negara tersebut berdasarkan biaya komparatif. Keunggulan komparatif adalah keunggulan relatif suatu barang dalam perdagangan internasional yang diukur berdasarkan ratio iali tukar suatu barang terhadap barang lain yang diproduksi suatu negara dibnadingkan dengan nilai tukar barang- barang yang sama yang diproduksi negara lain.

Teori Faktor Komposisi Produksi

Teori Faktor Komposisi Produksi

Teori faktor komposisi produksi berbasis pada adanya berbagai macam masukan faktor produksi dan dan proporsi untuk komoditi komoditi yang berbeda diiringi dengan disribusi yang tidak berata dari dari faktor- faktor tersebut diwilayah dunia yang berbeda. Dengan demikian ketidaksamaan harga relatif merupakan fungsi dari komposisi faktor produksi regional. Keunggulan komparatif ditentukan oleh kelimpahan relatif komposisi faktor- faktor produksi tersebut. Terdapat saling ketergantungan diantara faktor- faktor produksi, pendapatan, harga dan perdagangan.

Teori Siklus Hidup Produk Internasional

Teori Siklus Hidup Produk Internasional

Teori Siklus hidup produk internasional memusatkan diri pada ekspansi pasar dan inovasi teknologi yang relatif kurang diperhatikan dalam teori keunggulan komparatif.

Teori siklus hidup produk internasional memiliki dua prinsip penting, yaitu:

• Teknologi merupakan faktor kritis dalam menciptakan dan membuat produk baru.

• Ukuran dan Struktur pasar penting dalam menentukan pola perdagangan.

Siklus hidup produk internasional meliputi tahap- tahap sebagai berikut:

• Pengenalan

• Pertumbuhan

• Kedewasaan

• Penurunan

Teori Perdagangan Baru, Similaritas , dan Keunggulan Kompetitif Nasional

Teori Perdagangan Baru

Teori perdagangan baru menyatakan bahwa ada banyak industri dikarenakan skala ekonomis yang substansial sehingga hasilnya lambat laun meningkat untuk spesialisasi. Skala ekonomis terutama berasal dari penyebaran biaya tetap terhadap keluaran yang lebih banyak. Skala ekonomis ditimbulkan oleh peningkatan efisiensi utilisasi sumber daya. Peningkatan efisiensi menghasilkan prodktivitas yang merupakan sumber penting dari keunguulan komparatif.

Teori Similaritas

Teori similaritas negara menyatakan bahwa sebagian besar perdagangan barang- barang pabrikan sebaiknya dilakukan diantara negara- negara denga pendapatan perkapita yang serupa dan perdagangan intraindustri dalam barang- barang pabrikan sebaiknya sama.

Teori keunggulan kompetitif nasional

Teori keunggulan kompetitif nasional menyatakan bahwa terdapat empat atribut dari sebuah negara yang membentuk lingkungan didalamnya perusahaan- perusahaan lokal bersaing dan keempat atribut ini mepromosikan atau menyumbat penciptaan keunggulan kompetitif.

Faktor Pendorong dan Manfaat dari Perdagangan Internasional

Sobat Pintar Apa Saja Ya Yang Menjadi Faktor Pendorong dan Manfaat dari Perdagangan Internasional ?

Faktor- Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

• Adanya keanekaragaman kondisi produksi Perdagangan diperlukan disebabkan adanya keanekaragaman kondisi produsi disetiap negara.

• Adanya penghematan biaya

• Dengan adanya increasing returns to scale yaitu penurunan biaya pada skala produksi yang besar artinya proses produksi cenderung memiliki biaya produksi rata- rata yang lebih rendah ketika volume produksi ditingkatkan.

• Adanya perbedaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK)

• Adanya perbedaan selera

• Adanya perbedaan kebudayaan dan gaya hidup

Manfaat Perdagangan Internasional

Berikut beberapa manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan perdagangan internasional

• Menciptakan efisiensi dan spesialisasi

• Memungkinkan konsumsi yang lebih luas bagi penduduk suatu negara.

• Mendorong semangat berprestasi dan bersaing

• Sumber pemasukan kas negara

• Menjalin kerja sama dan persahabatan antar negara

Keuntungan Perdagangan Internasional

Keuntungan Perdagangan Internasional

Ada dua keuntungan yang akan diperoleh oleh suatu negara dengan melakukan perdagangan antar negara yaitu:

1. Keuntungan Produksi

• Perdagangan internasional dapat meningkatkan efisiensi dalam menghasilkan produk tertentu sesuai dengan keunggulan komparatifnya.

• Peningkatan efisiensi akan menghasilkan produk berkualitas tinggi sehingga memiliki daya saing tinggi pula dipasar global.

2. Keuntungan Konsumsi

• Perdagangan internasional memungkinkan negara- negara mengonsumsi sejumlah barang dan jasa

• Perdagangan internasional memungkinkan negara memperoleh sumber bahan mentah dan bahan baku produksi yang tidak tersedia didalam negeri.

Latihan

Bagian dari aktivitas ekonomi internasional yang menyangkut pertukaran barang dan jasa antarpelaku ekonomi lintas negara disebut …

A. Ekonomi Internasional

B. Neraca Pembayaran

C. Perdagangan Internasional

D. Ekspor-Impor

E. Ekonomi Pembangunan

Latihan

Yang bukan manfaat peerdagangan intternasional …

A. Menjaga stabilitas harga dalam negeri

B. Mempercepat teknologi

C. Mengurangi cadangan devisa

D. Memperluas lapangan kerja

E. Menambah cadangan devisa

Ekspor dan Larangan Ekspor

Ekspor

Dalam perdagangan internasional, ekspor indonesia terdiri dari berbagai macam barang atau komoditas dan tertuju ke berbagai negara di belahan bumi ini. Barang- barang yang di ekspor oleh negara kita di bagi menjadi dua yaitu migas ( minyak bumi dan gas) dan non migas ( hasil pertanian, perkebunan, kehutanan dan industri).

Ekpor memiliki arti yaitu kegiatan perdagangan suatu peruasahaan yang mengeluarkan barang dari suatu wilayah untuk diperjual belikan atau diperdagangan di negara lain.

Larangan Ekspor

Kebijakan pemerintah suatu Negara untuk rnelarang ekspor terhadap suatu produk. Ada beberapa pertimbangan kebijakan larangan ekspor, meliputi aspek ekonomi maupun nonekonomi. Apabila produksi. beras dalam negeri berlimpah dan perrnintaan beras meningkat, maka pemerintah perlu mengambil kebijakan larangan ekspor beras. Hal ini ditujukan agar kebutuhan beras di dalam negeri terpenuhi.

Impor

Impor

Impor adalah segenap barang dan jasa yang dibuat di luar negeri yang dijual di dalam negeri. Faktor yang menentukan banyak orang atau lembaga yang membeli barang dan luar negeri untuk dijual lagi di dalam negeri. Kegiatan ini disebut dengan impor, dan orang atau lembaga yang melakukan impor disebut importir. Importir melakukan kegiatan impor karena menginginkan laba. Kegiatan impor dilakukan jika harga barang yang bersangkutan di luar negeri lebih murah.

Harga yang lebih murah tersebut karena antara lain:

• negara penghasil mempunyai sumber daya alam yang lebth banyak,

• negara penghasil bisa memproduksi barang dengan biaya yang lebih murah, dan

• negara penghasil bisa memproduksi barang dengan jumlah yang lebih banyak. Kegiatan impor mempunyai dampak positif dan negatif terhadap dan masyarakat. Untuk meliridungi produsen di dalam negeri, biasanya suatu negara membatasi jumlah (kuota) impor.

Kurs Valuta Asing

Kurs Valuta Asing

1. Neraca Perdagangan

Neraca perdangan adalah suatu daftar yang mencatat besarnya barang yang diekspor dan yang diimpor dari suatu negara pada waktu tertentu.

2. Pembayaran Intemasional

Dalam perdagangan intemasional jika suatu barang ditukar dengan barang lain akan dapat dibandingkan dengan nilai tukar. Nilai tukar adalah harga. Adapun kegiatan perdagangan internasioanal menimbulkan hak dan kewajiban yang disebut pembayaran internasional. Perbandingan nilai mata uang dinamakan kurs, sehingga ada dua kurs yaitu kurs jual dan kurs beli.

Sistem Kurs Valuta Asing

Sistem kurs valuta asing yang dipergunakan dalam pembayaran sebagai berikut:

Sistem standar emas atau sistem kurs tetap yang digunakan di Indonesia tahun 1870, di mana masing-masing uang memiliki kandungan emas tertentu.

Sistem kurs mengambang atau kurs bebas (floating) yaitu suatu sistem devisa di mana kurs mata uang dengan mata uang lain dibiarkan untuk ditentukan secara bebas oleh kekuatan pasar.

Sistem kurs tambatan (bretton woods system) yaitu sistem yang digunakan di dalam negeri tidak dikaitkan secara langsung dengan emas. Kurs valas ditetapkan oleh pemerintah, tetapi kuota valas tidak diberlakukan.

Devisa

Devisa

Devisa adalah semua barang yang dapat dipakai seagai alat pembayaran antarnegara serta dapat diterima oleh dunia internasioral. Devisa dapat berupa wesel asing, cek, valuta asing, emas batangan, surat-surat berharga, dan sebagainya. Fungsi utama bursa adalah mempermudah pertukaran dan pembayaran antarnegara. Sumber Devisa

Devisa diperoleh dari sumber-sumber, antara lain sebagai berikut.

• Ekspor barang migas dan nonmigas.

• Penyelenggaraan jasa.

• Pariwisata.

• Kiriman uang asing dari orang Indonesia yang bekerja di luar negeri.

• Pinjaman dari luar negeri.

Suatu negara akan berusaha mendapatkan devisa, karena semakin banyak yang dimiliki oleh pemerintah dan penduduk suatu negara, maka semakin besar kemampuan negara dalam melakukan transaksi ekonomi, dan keuangan internasional serta makin kuat pula nilai mata uang negara itu.

Cadangan Devisa

Cadangan devisa dikelompokkan menjadi dua, yaitu sebagai berikut. Cadangan devisa resmi, yaitu cadangan devisa milik negara yang dikelola, dikuasai, diurus, dan ditatausahakan oleh Bank Indonesia. Cadangan devisa nasional, yaitu seluruh devisa yang dimiliki oleh perseorangan, badan, atau lembaga perbankan yang secara moneter merupakan kekayaan nasional.

Manfaat Penggunaan Devisa

• Alat pembayaran antarnegara atau luar negeri,

• Alat penukar dalam perdagangan internasional atau antarnegara,

• Alat pengukur nilai dan satuan penghitung dalam perdagangan antarnegara,

• Alat penimbun kekayaan,

• Padangan moneter negara.

Latihan

Sumber utama penambahan devisa negara berasal dari …

A. Ekspor

B. Impor

C. Investasi Asing

D. Utang Luar Negeri

E. Neraca Perdagangan

Latihan

Segenap barang dan jasa yang dibuat di luar negeri yang dijual di dalam negeri disebut...

A. Ekspor

B. Impor

C. Investasi asing

D. Devisa

E. Neraca perdagangan

redesain-navbar Portlet