redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Unsur-Unsur Budaya

Sobat Pintar, kita akan mempelajari tentang unsur-unsur budaya!

Unsur-unsur budaya menurut Koentjaranigrat adalah sebagai berikut :

Sistem religi dan upacara keagamaan

Merupakan produk manusia sebagai homo religious. Manusia yang memiliki kecerdasan pikiran dan perasaan luhur, tanggap bahwa di atas kekuatan dirinya terdapat kekuatan lain yang Mahabesar yang dapat “menghitam-putihkan” kehidupannya.

Sistem dan organisasi kemasyarakatan

Merupakan produk dari manusia sebagai homo socius. Manusia sadar bahwa tubuhnya lemah. Namun, dengan akalnya manusia membentuk kekuatan dengan cara menyusun organisasi kemasyarakatan yang merupakan tempat bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, yaitu meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

Sistem pengetahuan

Merupakan produk dari manusia sebagai homo sapiens. Pengetahuan dapat diperoleh dari pemikiran sendiri, disamping itu dapat juga dari pemikiran orang lain. Kemampuan manusia untuk mengingat apa yang telah diketahui, kemudian menyampaikannya kepada orang lain melalui bahasa menyebabkan pengetahuan ini menyebar luas.

Bahasa

Merupakan produk dari manusia sebagai homo longuens. Bahasa manusia pada mulanya diwujudkan dalam bentuk tanda (kode), yang kemudian disempurnakan dalam bentuk bahasa lisan, dan akhirnya menjadi bahasa tulisan.

Kesenian

Merupakan hasil dari manusia sebagai homo esteticus. Setelah manusia dapat mencukupi kebutuhan fisiknya maka manusia perlu dan selalu mencari pemuas untuk memenuhi kebutuhan psikisnya.

Sistem mata pencaharian hidup

Merupakan produk dari manusia sebagai homo economicus menjadikan tingkat kehidupan manusia secara umum terus meningkat.

Sistem teknologi dan peralatan

Merupakan produksi dari manusia sebagai homo faber. Bersumber dari pemikirannya yang cerdas serta dibantu dengan tangannya yang dapat memegang sesuatu dengan erat, manusia dapat menciptakan sekaligus mempergunakan suatu alat. Dengan alat-alat ciptaannya itu, manusia dapat lebih mampu mencukupi kebutuhannya daripada binatang.

Budaya Indonesia

Beberapa contoh dari daerah Indonesia sebagai dari budaya Indonesia yang beragam dapat dilihat dari :

Rumah Adat

  • Sumatera Barat : Rumah Gadang
  • Sumatera Selatan : Rumah Limas
  • Jawa : Joglo
  • Papua : Honai
  • Sulawesi Selatan : Tongkonang (Tana Toraja), Bola Soba (Bugis Bone), Balla Lompoa (Makassar Gowa)
  • Sulawesi Tenggara: Istana buton, dan lain sebagainya di daerah Indonesia.

Tarian

  • Jawa: Bedaya, Kuda Lumping, Reog.
  • Bali: Kecak, Barong/ Barongan, Pendet.
  • Maluku: Cakalele, Orlapei, Katreji
  • Aceh: Saman, Seudati.
  • Minangkabau: Tari Piring, Tari Payung, Tari Indang, Tari Randai, Tari Lilin, dan lain sebagainya tersebar di Indonesia

Lagu

  • Jakarta: Kicir-kicir, Jali-jali, Lenggang Kangkung.
  • Maluku : Rasa Sayang-sayange, Ayo Mama
  • Melayu : Soleram, Tanjung Katung
  • Minangkabau : Kampuang nan Jauh di Mato, Kambanglah Bungo, Indang Sungai Garinggiang
  • Aceh : Bungong Jeumpa
  • Ampar-Ampar Pisang (Kalimantan Selatan), dan lain sebagainya

Alat musik

  • Jawa: Gamelan.
  • Nusa Tenggara Timur: Sasando, Gong dan Tambur, Juk Dawan, Gitar Lio.
  • Gendang Bali
  • Gendang Karo
  • Gendang Melayu
  • Gandang Tabuik
  • Sasando
  • Talempong, dan lain sebagainya

Sastra Tulisan

  • Jawa: Babad Tanah Jawa, karya-karya Ronggowarsito.
  • Bali: karya tulis di atas Lontar.
  • Sumatra bagian timur (Melayu): Hang Tuah
  • Sulawesi Selatan Naskah Tua Lontara, dan lain sebagainya.

Latihan 1

Indonesia memiliki banyak ragaman kebudayaan, kecuali...

A. cara berbicara

B. cara berpakaian

C. mata pencaharian

D. adat istiadat

E. teknologi

Latihan 2

Pelestarian kebudayaan dapat melalui...

A. pembentukan kelompok sosial

B. pembuatan cagar alam

C. pengembangan museum

D. pengembangan potensi wisata dan ekonomi kreatif

E. pembuatan industri kebudayaan

Latihan 3

Keanekaragaman masyarakat dan kebudayaan Indonesia tercermin dalam semboyan...

A. UUD 1945

B. tut wuri handayani

C. bhinneka tunggal ika

D. kebudayaan nasional bangsa Indonesia

E. dasar negara bangsa Indonesia

Latihan 4

Terjadinya perubahan terhadap mata pencaharian dari tradisional menjadi modern disebabkan oleh....

A. keinginan untuk meningkatkan taraf hidup yang lebih baik

B. rasa tidak puas terhadap keadaan

C. menyesuaikan dengan perkembangan zaman

D. kebutuhan yang semakin bertambah

E. berpegang terhadap pedoman hidup

Latihan 5

Bangsa Indonesia adalah komunitas majemuk yang dipengaruhi oleh berbagai kebudayaan mulai dari Hindu, Budha, Eropa Barat dan islam. Faktor yang menyebabkan tinggi pengaruh bangsa-bangsa tersebut terhadap kebudayaan lokal dari sisi geografis adalah….

A. lokasi Indonesia berada diantara dua benua dan dua samudera

B. lokasi Indonesia berada di atas 3 pertemuan lempeng tektonik aktif

C. masyarakat Indonesia jaman dahulu memiliki pemikiran terbuka

D. kolonialisme bangsa luar yang begitu kuat

E. lokasi Indonesia berada di daerah iklim tropis

Faktor Penyebab Keragaman Budaya

Sobat Pintar, selanjutnya kita akan mendiskusikan tentang faktor penyebab keragaman budaya Indonesia!

Faktor penyebab keragaman budaya di Indonesia

Faktor Sejarah

Dalam sejarah, dinyatakan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa imigran yang datang dari daerah Yunan Selatan (Indocina). Pada waktu itu bangsa Yunan Selatan sudah mulai berkembang dengan membawa kebudayaannya masuk ke Indonesia secara bergelombang.

Faktor Geografi

Indonesia merupakan negara yang sangat luas yang terdiri dari kepulauan. Setiap pulau dibatasi oleh lautan di sekelilingnya. Di samping itu, Indonesia juga merupakan negara vulkanis dengan banyak pegunungan, baik gunung berapi ataupun yang bukan berapi. Karena kedua faktor tadi, maka di Indonesia terjadi isolasi geografi. Isolasi geografi adalah pembatasan suatu daerah oleh karena keadaan alam, yaitu laut dan gunung.

Faktor Iklim

Berdasarkan pembagian iklim matahari, iklim di Indonesia secara umum adalah berupa iklim tropis yang panas. Iklim yang ada di suatu daerah dapat berbeda dengan daerah lain, hal ini dinamakan dengan iklim setempat. Faktor iklim setempat dapat menyebabkan perbedaan tata cara hidup masyarakat. Hal ini memengaruhi pula pola perilaku masyarakatnya.

Faktor Letak

Indonesia terletak pada wilayah yang strategis dalam persimpangan lalu lintas dunia. Letak Indonesia secara geografis adalah antara dua benua, yaitu benua Asia dan Australia serta antara dua samudra, yaitu Samudra Pasifik dan Hindia.

Karakteristik dari posisi Indonesia tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara terbuka. Artinya, negara Indonesia sangat mudah untuk mengadakan kontak budaya dengan bangsa asing melalui jalur pelayaran dunia.

Faktor Agama

Masuknya agama dapat memengaruhi perkembangan budaya pada suku-suku bangsa tertentu. Hal ini menyebabkan terjadinya perbedaan-perbedaan pada budaya suku bangsa. Bangsa Indonesia pada zaman dahulu sudah mengenal kepercayaan yang berupa animisme dan dinamisme sebelum masuknya agama ke Indonesia. Perkembangan lebih lanjut ada sebagian dari masyarakat yang mencampuradukkan antara kepercayaan lokal dengan agama.

Suku

Sobat Pintar, selanjutnya kita akan mendiskusikan tentang keragaman suku bangsa!

Asal-muasal bangsa Indonesia bermula pada saat periode zaman es akhir (20.000 – 14.000 tahun yang lalu), ketika pada jaman es, samudera di sekitar kutub membeku, sehingga mengakibatkan volume air di wilayah khatulistiwa berkurang. Akibatnya, laut wilayah Indonesia jatuh hingga 135 meter dengan laju penurunan 7-9 mm per tahun.

Laju penurunan ini masih di luar persepsi manusia namun dalam jangka waktu panjang dapat terlihat jelas. Dalam 150 tahun misalnya, bibir pantai telah tertarik jauh karena penurunan 1 meter permukaan laut. Sumatera, Jawa, dan Kalimantan menyatu menjadi satu daratan yang terhubung langsung dengan benua Asia.

Daratan ini disebut sebagai dangkalan atau paparan sunda. Hal yang sama terjadi di wilayah timur tepatnya di Nusa Tenggara. Laut di wilayah mereka jatuh dan membuat wilayah ini menyatu dengan Australia membentuk apa yang disebut sebagai Paparan Sahul.

Bahasa

Sobat Pintar, selanjutnya kita akan mempelajari materi tentang keragaman bahasa!

Indonesia termasuk dalam rumpun bahasa Austronesia (Australia-Asia). Gorys Keraf membagi rumpun bahasa ini ke dalam subrumpun:

Bahasa-bahasa Austronesia barat atau Bahasa-bahasa Indonesia/Melayu

Bahasa Austronesia barat terdiri atas 2 bahasa, yaitu:

  • Bahasa-bahasa Hesperonesia (Indonesia barat), meliputi: bahasa Minahasa, Aceh, Gayo, Batak, Minangkabau, Melayu, Melayu Tengah, Lampung, Nias, Mentawai, Jawa, Sunda, Madura, Dayak, Bali Sasak, Gorontalo, Toraja, Bugis-Makasar, Bima, Manggarai, Sumba, dan Sabu.
  • Bahasa-bahasa Indonesia Timur yang meliputi: bahasa Timor-Ambon, Sula Bacan, Halmahera Selatan-Irian Barat.

Bahasa-bahasa Austronesia Timur atau Polinesia

Bahasa Austronesia Timur meliputi:

  • Bahasa-bahasa Melanesia (Melanesia dan Pantai Timur Irian), Melanesia (dari bahasa Yunani “pulau hitam”) adalah sebuah wilayah yang memanjang dari Pasifik barat sampai ke Laut Arafuru, utara dan timur laut Australia.
  • Bahasa-bahasa Heonesia (Bahasa Polinesia dan Mokronesia).

Agama

Sobat Pintar, selanjutnya kita akan mendiskusikan tentang Keragaman Budaya!

Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang religius. Keanekaragaman agama di Indonesia merupakan identitas alamiah yang sudah ada sejak dulu. Kemerdekaan beragama di Indonesia dijamin oleh negara yang tertuang dalam Undang-Undang dasar 1945, tepatnya pada pasal 29 ayat 2.

Kemajemukan agama ini hendaknya dipelihara dan disyukuri dengan sikap tidak memaksakan kehendak kepada orang lain, baik terhadap orang yang beragama sama dengan diri kita maupun berbeda agama, baik terhadap kelompok minoritas maupun mayoritas.

Agama yang tumbuh dan berkembang dinusantara adalah agama Islam, Kong Hu Cu, Kristen, Katolik, Hindu, dan Budha.

Kong Hu Cu pada masa orde baru tidak diakui sebagai agama resmi negara, namun sejak pemerintahan masa Abdurrahman Wahid istilah agama resmi dihapuskan.

Seni Budaya

Sobat Pintar, lanjut ke materi berikutnya yaa... Kali ini kita akan mendiskusikan tentang keberagaman seni dan budaya!

Suku bangsa yang beragam di Indonesia tentu menghasilkan kebudayaan yang beragam pula. Salah satu wujud itu adalah kesenian, baik seni sastra, seni tari, seni musik, seni drama, seni rupa dan sebagainya.

Senjata

Senjata adalah teknologi ciptaan manusia yang berfungsi untuk melukai, digunakan baik dalam hal menyerang ataupun melindungi diri dari ancaman. Setiap daerah di Indonesia mempunyai senjata tradisional dengan ciri khas bentuk masing-masing. Misalnya, rencong dari Aceh, keris dari Jawa Tengah, atau Mandau dari Kalimantan. Selain itu, senjata juga diperlukan untuk membantu manusia menjalankan aktivitas sehari-hari misalnya untuk memotong kayu.

Pakaian

Setiap daerah di Indonesia punya pakaian adat yang memiliki keunikan sendiri-sendiri. Contoh macam-macam budaya pakaian adalah baju bodo (Sulawesi) atau kebaya (Jawa).

Pakaian yang memang memiliki fungsi dasar untuk menutupi tubuh manusia juga dipengaruhi oleh sistem masyarakat yang ada.

Sistem Transportasi

Di Indonesia ada beberapa kendaraan khas, misalnya perahu pinisi dan andong/dokar yang menggunakan tenaga kuda. Bentuk-bentuk alat transportasi yang ada juga mengikuti kondisi alam yang ada di daerah setempat. Misalnya daerah Kalimantan yang bentuk geografisnya banyak memiliki sungai maka kebanyakan alat transportasi yang diciptakan dan digunakan adalah bentuk perahu atau kapal.

Rumah Adat/bangunan

Indonesia memiliki begitu banyak rumah adat dengan ciri khas masing-masing daerah, misalnya rumah joglo (Jawa), rumah gadang (Sumatera Barat), atau tongkonan (Sulawesi Selatan). Itu hanyalah sebagian contoh, dan masih banyak rumah-rumah adat yang lainnya di Indonesia yang juga digunakan sebagai tempat tinggal.

Sastra

Seni sastra mencakup cerita atau dongeng rakyat, biasanya berkaitan erat dengan asal-usul suatu daerah atau cerita kerajaan zaman dahulu. Misalnya cerita Tangkuban Perahu, Timun Mas, atau cerita Malin Kundang yang sangat sarat akan pesan mor

Lagu

Lagu Apuse, Ampar-ampar pisang dll, semua lagu-lagu dengan bahasa daerah itu merupakan budaya kesenian yang melekat hampir di seluruh penduduk Indonesia.

Tarian

Di berbagai daerah, terdapat kesenian berupa tari-tarian sebagai wujud ekspresi manusia terhadap berbagai hal. Misalnya terhadap perang, penyambutan tamu, atau rasa syukur saat panen tiba. Contoh macam-macam budaya tari adalah tari saman dari Aceh, tari pendet dari Bali, atau tari lulo dari Sulawesi Tenggara.

Alat Musik

Lagu dan tarian tak akan lengkap tanpa musik. Di Indonesia, musik-musik daerah dimainkan oleh beragam alat musik yang memiliki suara indah. Contohnya adalah angklung yang terbuat dari bambu, gamelan yang dibuat dari besi, atau sasando yang merupakan alat musik petik dengan suara indah.

Latihan 1

Berikut ini yang tidak termasuk suku dari Nanggroe Aceh Darussalam adalah...

A. Alas

B. Gayo

C. Simelu

D. Tamiang

E. Melayu

Latihan 2

Contoh pewarisan budaya pada masyarakat modern yaitu...

A. pertunjukkan lenong

B. mendongeng sebelum tidur

C. belajar di pesantren

D. siswa belajar di sekolah-sekolah formal

E. berkomunikasi menggunakan kentongan

Latihan 3

Indonesia sangat kaya akan suku bangsa dari Sabang hingga Merauke dengan keunikan budaya masing-masing yang menjadi identitas bangsa. Urutan suku bangsa di Indonesia dari barat ke timur sesuai lokasinya yang tepat berikut ini adalah ....

A. Asmat, Sasak, Jawa, Batak

B. Minangkabau, Sunda, Sasak, Asmat

C. Batak, Sasak, Jawa, Manado

D. Batak, Dayak, Bugis, Minangkabau

E. Minangkabau, Batak, Jawa, Bali

Latihan 4

Kebudayaan lokal sangat erat kaitannya dengan kondisi geografis wilayah yang didiami komunitas masyarakat. Faktor yang menyebabkan masyarakat di Nusa Tenggara memiliki alat musik Sasando sebagai identitas budaya lokal adalah….

A. banyak ditemukan pohon rotan di daerah tersebut

B. masyarakat Nusa Tenggara mahir dalam kerajinan berbahan logam

C. wilayah Nusa Tenggara banyak terdapat bambu berukuran besar

D. banyak terdapat hewan berukuran besar sebagai bahan dasar alat musik

E. wilayah Nusa Tenggara banyak tumbuh pohon lontar

Latihan 5

Masyarakat Kampung Naga di Tasikmalaya memiliki kearifan lokal yaitu hutan larangan dimana mereka tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan aktivitas di wilayah tersebut agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga. Dalam hal ini fungsi kearifan lokal hutan larangan adalah….

A. sebagai alat pengendali

B. sebagai pedoman hidup komunitas

C. mengambil alih budaya luar menjadi budaya asli

D. sebagai penangkal budaya luar

E. memberi arah pengembangan budaya

Kebudayaan Lokal

Hallo Sobat Pintar, kali ini kita akan mempelajari kebudayaan lokal!

Sebagaimana budaya yang dihasilkan dari budi daya masyarakat suatu daerah, budaya lokal berpengaruh terhadap keberlangsungan budaya nasional sebagai hasil pembauran dari budaya-budaya daerah yang diakui secara nasional. Contoh kebudayaan lokal yang mempengaruhi kebudayaan nasional adalah batik.

Batik adalah hasil budaya yang telah menjadi kebanggaan nasional dan menjadi identitas bangsa. Pada corak batik tersebut, kini telah banyak dipengaruhi dengan corak dan warna dari beberapa daerah.

Kebudayaan lokal mampu pula memengaruhi kebudayaan asing. Kebudayaan lokal yang memengaruhi kebudayaan asing adalah pengaruh budaya masyarakat daerah kepada budaya asing yang dibawa orang asing.

Sebagai contoh, budaya Jawa sangat berpengaruh bagi orang-orang Cina yang tinggal di daerah Pekalongan. Kebudayaan Cina yang mereka miliki akhirnya bercampur dengan kebudayaan Jawa. Di dalam menggunakan bahasa pun, bercampur antara bahasa Cina dan bahasa Jawa.

Kebudayaan Nasional

Sobat Pintar, selanjutnya kita akan mempelajari tentang kebudayaan nasional!

Keberadaan kebudayaan nasional berpengaruh pula terhadap kebudayaan lokal. Contoh kebudayaan nasional yang memengaruhi kebudayaan lokal adalah candi.

Candi Borobudur contohnya, memengaruhi budaya lokal pada pembuatan keramik di daerah Kasongan. Keramik yang terbuat dari tanah liat di daerah Kasongan tersebut banyak meniru bentuk-bentuk yang terdapat pada Candi Borobudur. Salah satunya adalah bentuk stupa yang kemudian di dalamnya diberi lampu.

Kebudayaan nasional berpengaruh pula terhadap kebudayaan asing yang ada. Contoh kebudayaan nasional yang memengaruhi kebudayaan asing adalah tempe.

Tempe adalah makanan sebagai hasil budi daya bangsa Indonesia yang telah ada sejak lama dan dibanggakan sebagai makanan milik bangsa Indonesia. Namun, tempe telah diklaim dan didaftarkan hak ciptanya oleh Jepang sebagai makanan yang diciptakan oleh bangsa Jepang.

Hal ini menunjukkan bangsa hasil budi daya bahwa Indonesia sebagai kebudayaan nasional memberi pengaruh yang sangat besar bagi bangsa asing.

Latihan 1

Berikut ini merupakan dampak negatif pariwisata terhadap sosial masyarakat, kecuali...

A. adanya diferensiasi struktur sosial

B. timbulnya prostitusi

C. identitas bangsa terjaga

D. kriminalitas

E. meniru gaya hidup konsumtif para wisatawan

Latihan 2

Tujuan diri adanya kebudayaan nasional adalah...

A. sebagai perekat bangsa

B. sebagai sarana komunikasi

C. sebagai bentuk interaksi

D. sebagai perwujudan nilai sosial

E. sebagai pendorong pembangunan

Latihan 3

Perhatikan daftar hasil karya berikut ini!

  1. Wayang
  2. Kain kebaya
  3. Hand phone
  4. Mesin mobil
  5. Sepatu

Karya yang merupakan hasil kreativitas dan inovasi bangsa Indonesia dalam bidang produksi ialah….

A. 1, 2 dan 3

B. 1, 2 dan 4

C. 1, 2 dan 5

D. 2, 3 dan 4

E. 2, 3 dan 5

Latihan 4

Sikap seorang wirausaha harus siap dan berani menghadapi kegagalan dalam berusaha. Hal ini ditunjukkan dengan….

A. menghasilkan kerjaan baru

B. menghasilkan banyak gagasan baru

C. menghasilkan sesuatu yang sudah dikenal

D. memunculkan ide-ide yang sudah dicoba

E. memunculkan barang-barang baru

Latihan 5

Yang dimaksud keragaman budaya nasional adalah….

A. keragaman di daerah Jawa

B. keragaman budaya global

C. keragaman di luar negeri

D. keragaman di satu tempat daerah

E. keragaman yang tidak hanya di satu tempat daerah

Peta Belajar Bersama

Sobat, ini nih, ada Peta Belajar Bersama Geografi di Bab keenam!

Yuk, mulai belajar bersama kita!

redesain-navbar Portlet