redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Penggolongan Sumber Daya alam

Sobat Pintar diantara kalian ada yang tau apa saja macam-macam Sumber Daya Alam ?

Sumber daya alam dapat digolongkan sebagai berikut.

Sumber Daya Alam Berdasarkan Asalnya

Sumber daya alam organik (biotik), yaitu sumber daya alam yang berasal dari kehidupan.

Contoh: batu bara, minyak bumi.

Sumber daya alam anorganik (abiotik), yaitu sumber daya alam yang bukan dari kehidupan.

Contoh: timah, bauksit, besi, dan gas alam.

 

Sumber Daya Alam Berdasarkan Sifat Kelestariannya

Sumber daya alam yang dapat diperbarui (renewable resource), yaitu sumber daya alam yang tidak akan habis karena bagian-bagian yang telah terpakai dapat diganti dengan yang baru.

Contoh: udara, angin, tenaga air terjun, sinar matahari, tumbuh-tumbuhan, dan hewan.

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui (unrenewable resources), yaitu sumber daya alam yang akan habis karena tidak dapat dibuat yang baru.

Contoh: timah, besi, bauksit, batu bara, dan minyak bumi.

Sumber Daya Alam Berdasarkan Pemanfaatannya

  1. Sumber daya alam ruang, yaitu tempat yang diperlukan manusia dalam hidupnya. Makin besar kenaikan jumlah penduduk maka sumber daya alam ruang semakin sempit dan sulit diperoleh. Ruang dalam hal ini dapat berarti ruang untuk areal peternakan, pertanian, perikanan, ruang tempat tinggal, ruang arena bermain anak-anak, dan sebagainya.
  2. Sumber daya alam materi, yaitu bila yang dimanfaatkan oleh manusia adalah materi sumber daya alam itu sendiri. Contoh: Mineral magnetit, hematit, limonit, siderit, dan pasir kuarsa dapat dilebur menjadi besi/baja yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia, di antaranya untuk kerangka beton, kendaraan, alat rumah tangga, dan lain-lain.
  3. Sumber daya alam energi, yaitu energi yang terkandung dalam sumber daya alam. Bahan bakar minyak (bensin, solar, minyak tanah), batu bara, gas alam, dan kayu bakar merupakan sumber daya alam energi karena manusia menggunakan energinya untuk memasak, menggerakkan kendaraan, dan mesin industri.
  4. Sumber daya alam hayati, yaitu sumber daya alam berbentuk makhluk hidup, yaitu hewan dan tumbuhan. Sumber daya alam tumbuh-tumbuhan disebut sumber daya alam nabati, sedang kan sumber daya hewan disebut sumber daya hewani.

Sumber Daya Alam Hutan

Sobat Pintar, tadi kita sudah membahas Penggolongan Sumber Daya Alam, sekarang dilanjutkan ke pembahasan Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam!

Menurut UU nomor 18 tahun 2013, “Hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan yang berisi sumber daya alam hayati yang di dominasi pepohonan dalam komunitas alam lingkungannya yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain”.

Jenis-Jenis Hutan di Indonesia:

Berdasarkan Keadaan Iklim

  • Hutan Tropis, yaitu hutan yang terletak atau tumbuh di daerah hujan tropis. Hutan ini memiliki ciri terdiri atas berjenis-jenis pohon besar dan kecil, mahkota daun bertingkat-tingkat, keadaan di dalam remang-remang dan di bawah selalu lembab
  • Hutan musim, yaitu hutan yang terletak di daerah iklim musim (musim kemarau dan hujan), dan tumbuh-tumbuhannya sejenis, misalnya hutan jati dan sebagainya.
  • Sabana, adalah padang rumput yang diselingi pohon-pohonan.
  • Steppa (padang rumput), padang rumput tanpa pohon-pohonan.

Berdasarkan tumbuhan-tumbuhannya

  • Hutan heterogen, yaitu hutan yang terdiri atas berbagai jenis tumbuh-tumbuhan. Biasanya merupakan hutan hujan tropis atau hutan rimba.
  • Hutan homogen, yaitu hutan yang terdiri atas satu jenis tumbuh-tumbuhan, misalnya hutan jati, hutan pinus, hutan bakau, damar, dan rotan.

Berdasarkan Cara Terjadinya

  • Hutan primer, yaitu hutan alami yang belum pernah ditebang atau belum kena campur tangan manusia. Hutan rimba termasuk hutan primer, hutan ini sangat tebal, dan pohonnya dengan ketinggian bertingkat-tingkat.
  • Hutan sekunder, yaitu hutan primer yang pernah ditebang dalam kurun waktu kurang lebih 20 - 30 tahun, tumbuh hutan yang disebut hutan sekunder. Hutan sekunder tidak selebat hutan primer. Hutan primer dan hutan sekunder juga disebut hutan alam.
  • Hutan budidaya, yaitu hutan yang ditanam oleh manusia dengan tujuan tertentu. Hutan ini biasanya terdiri atas tumbuhan homogen misalnya, hutan jati, pinus, kayu putih, dan bumbu

Berdasarkan Tempat Tumbuhnya Berdasarkan tempat tumbuhnya, hutan dapat dibedakan sebagai berikut :

  • Hutan pantai, berupa hutan bakau (mangrove). Hutan tersebut banyak terdapat di Sumatera Timur, Irian Jaya, dan Kalimantan.
  • Hutan rawa, tumbuh di dataran berawa, tumbuh pada tempat rawa yang berair tawar. Hutan ini seperti yang terdapat di pantai Timur Sumatera, Kalimantan, dan Kalimantan Barat.
  • Hutan pegunungan adalah hutan yang tumbuh di daerah pegunungan. Pohon-pohon ditumbuhi lumut, karena suhu udara daerah pegunungan rendah dan sangat lembab.

Jenis Hutan Berdasarkan Fungsinya

  • Hutan produksi, yaitu hutan yang mampu menghasilkan kayu, rotan, dan getah. Hasil ini dapat dimanfaatkan untuk bermacam-macam kebutuhan seperti industri, perdagangan (sebagai sumber devisa), juga digunakan sebagai bahan bakar.
  • Hutan lindung, yaitu hutan yang dilindungi oleh pemerintah untuk melestarikan hewan dan tumbuhan. Hutan ini juga membentuk humus yang berarti dapat menambah kesuburan tanah, dan melindungi tanah dari erosi dan banjir, serta mengatur tata air. Pohon-pohon di hutan lindung tidak boleh ditebang.
  • Hutan rekreasi, yaitu hutan yang digunakan atau difungsikan untuk rekreasi/objek wisata.
  • Hutan cadangan adalah lahan hutan yang dicadangkan untuk dimanfaatkan menurut keperluan lewat pertimbangan yang seksama.

Potensi Sumber Daya Pertambangan

Sobat Pintar, selanjutnya kita akan membahas materi tentang potensi dan sebaran sumber daya pertambangan!

Pengertian pertambangan: Pertambangan pada dasarnya adalah usaha Pemanfaatan sumber daya alam berupa barang-barang galian yang terkandung di dalam dan di permukaan bumi.

Terdapat beberapa jenis barang tambang yang dihasilkan di tanah air kita, berikut diantaranya :

 Minyak Bumi
Minyak bumi mulai terbentuk pada zaman primer, sekunder, dan tersier. Minyak bumi berasal dari mikroplankton yang terdapat di danau-danau, teluk-teluk, rawa-rawa, dan laut-laut dangkal. Sesudah mati, mikro plankton berjatuhan dan mengendap di dasar laut, kemudian bercampur dengan lumpur yang dinamakan lumpur sapropelium.

Daerah-daerah penghasil minyak bumi di Indonesia adalah sebagai berikut:

  • Pulau Jawa : Cepu, Cirebon, dan Wonokromo.
  • Pulau Sumatera : Palembang (Sungai Gerong dan Sungai Plaju) dan Jambi (Dumai).
  • Pulau Kalimantan : Pulau Tarakan, Pulau Bunyu, Kutai, dan Balikpapan.
  • Pulau Irian : Sorong.

Gas Alam

Gas alam merupakan campuran beberapa hidrokarbon dengan kadar karbon kecil, terutama metan, propan, dan butan yang digunakan sebagai bahan bakar. Ada dua macam gas alam cair yang diperdagangkan, yaitu LNG dan LPG.

Batu Bara

Sebagian batubara terjadi dari tumbuh-tumbuhan tropis masa prasejarah (masa karbon). Tumbuh-tumbuhan tropis tersebut termasuk jenis paku-pakuan. Tumbuhan tersebut tertimbun hingga berada dalam lapisan batuan sedimen yang lain. Proses pembentukan batu bara disebut dengan inkolen (proses pengarangan) yang terbagi menjadi dua, yaitu proses biokimia dan proses metamorfosis.

Berikut ini adalah beberapa daerah tambang batu bara di Indonesia:

  • Ombilin dekat Sawahlunto (Sumatera Barat) menghasilkan batubara muda, yang sifatnya mudah hancur,
  • Bukit Asam dekat Tanjung Enim (Palembang) menghasilkan batu bara muda yang sudah menjadi antrasit karena pengaruh magma;
  • Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan;
  • Jambi, Riau, Aceh dan Papua (Irian Jaya)

Emas dan Perak

Emas dan perak merupakan logam mulia. Pusat tambang emas dan perak terdapat di daerah-daerah berikut;

  • Tembagapura di Papua (Irian Jaya)
  • Batu hijau di Nusa Tenggara Barat
  • Tasikmalaya dan Jampang di Jawa Barat
  • Simau di Bengkulu
  • Logos di Riau
  • Meulaboh di Nanggroe Aceh Darussalam

Belerang

Belerang terdapat di kawasan Gunung Talaga Bodas (Garut) dan di kawah gunung berapi, seperti di Dieng (Jawa Tengah).

Besi

Di dalam temperatur tinggi, bijih besi dicampur dengan kokas dan besi tua. Percampuran diatur sedemikian rupa, sehingga proses pembakarannya merata. Kotoran dalam bijih besi dapat dihilangkan dengan jalan reduksi (mengambil unsur oksigen dari bijih besi). Proses pembakaran dalam suhu tinggi, menghasilkan cairan. Kemudian cairan tersebut dicetak dalam bentuk tertentu. Besi Baja adalah besi yang kandungan/ campuran karbonnya rendah.

Intan

Intan terdapat di Martapura, Kalimantan Selatan

 

Potensi Sumber Daya Kelautan

Nah, Sobat Pintar sebelumnya kita sudah membahas tentang Potensi dan Persebaran Barang Tambang selanjutnya kita akan membahas tentang Potensi dan Sebaran Sumber Daya Kelautan!

Indonesia adalah negara kepulauan yang dipersatukan oleh wilayah lautan dengan luas seluruh wilayah teritorial adalah 8 juta km², mempunyai panjang garis pantai mencapai 81.000 km, hampir 40 juta orang penduduk tinggal di kawasan pesisir. Luas wilayah perairan mencapai 5,8 juta km² atau sama dengan 2/3 dari luas wilayah Indonesia, Secara fisiografi wilayah laut Indonesia dapat dibagi menjadi tiga wilayah, yaitu:

  1. Daerah Paparan Sunda terletak di bagian barat Indonesia
  2. Daerah Paparan Sahul di bagian timur Indonesia
  3. Zona transisi.

Potensi pengembangan kelautan meliputi :

Perikanan

Potensi sumberdaya ikan diperkirakan sebesar 6,4 juta ton per tahun yang tersebar di perairan wilayah Indonesia dan perairan ZEEI (Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia), yang terbagi dalam sembilan wilayah perairan utama Indonesia.

Di samping itu terdapat potensi pengembangan untuk budidaya laut terdiri dari budidaya ikan (antara lain kakap, kerapu, dan gobia), budidaya moluska (kerang-kerangan, mutiara, dan teripang), dan budidaya rumput laut, dan bioteknologi kelautan, seperti industri bahan baku untuk makanan, industri bahan pakan alami, benih ikan dan udang, industri bahan pangan.

Hutan Mangrove

Hutan mangrove (hutan bakau) adalah tipe hutan yang berada di daerah pasang surut air laut. Saat air pasang, hutan mangrove digenangi oleh air laut, sedangkan pada saat air surut, hutan mangrove bebas dari genangan air laut. Umumnya hutan mangrove berkembang baik pada pantai yang terlindung, muara sungai, atau laguna. Tumbuhan yang hidup di habitat hutan mangrove tahan terhadap garam yang terkandung di dalam air laut.

Terumbu Karang

Terumbu karang adalah terumbu (batuan sedimen kapur di laut) yang terbentuk dari kapur yang sebagian besar dihasilkan dari koral (binatang yang menghasilkan kapur untuk kerangka tubuhnya). Jika ribuan koral membentuk koloni, koral-koral tersebut akan membentuk karang.

Adapun gambaran dari manfaat terumbu karang tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Manfaat ekonomi : sebagai sumber makanan, obat-obatan, dan objek wisata bahari.
  2. Manfaat ekologis : mengurangi hempasan gelombang pantai yang dapat berakibat terjadinya abrasi.
  3. Manfaat sosial ekonomi : sebagai sumber perikanan yang dapat meningkatkan pendapatan para nelayan.

Rumput Laut

Sebagai negara maritim, Indonesia mempunyai potensi besar dalam memanfaatkan berbagai jenis rumput laut yang hidup di perairannya. Berbagai jenis rumput laut telah berhasil dibudidayakan di berbagai wilayah Indonesia. Berikut adalah manfaat rumput laut.

  1. Penghasil agar-agar; manfaat yang paling dikenal ini berasal dari rumput laut jenis Gracilaria spp, Gelidium spp., dan Gelidiopsis spp.
  2. Penghasil Peragian; proses kimia peragian dapat memanfaatkan rumput laut dari jenis Eucheuma spp.
  3.  Penghasil algin atau alginat; alginat dapat dihasilkan dari rumput laut berjenis seperti Sargassum spp.
  4. Manfaat lainnya, antara lain sebagai obat tradisional, bahan makanan dan sayuran, bahan kosmetik dan kecantikan, penyerap karbondioksida.
  • Potensi Geopolitik
  • Potensi Sumber Daya Tidak Terbarukan ( Non Renewable Resource)
  • Potensi Arus Laut

Potensi Pariwisata Indonesia

Nah, Sobat Pintar selanjutnya kita akan membahas tentang Potensi dan Sebaran Pariwisata Indonesia!

Pariwisata merupakan sektor penting di Indonesia karena dapat meningkatkan devisa negara. Pariwisata juga merupakan sektor yang dapat menggerakkan sektor lainnya seperti sektor perdagangan, pertanian, dan ekonomi.

Wilayah Indonesia sebenarnya banyak yang memiliki potensi pariwisata. Oleh karenanya, perlu dikembangkan jenis-jenis pariwisata yang sesuai dengan kondisi daerahnya. Apakah wilayah tersebut lebih cocok dikembangkan untuk wisata alam, wisata bahari, wisata kuliner, wisata budaya, wisata belanja, wisata agama, agrowisata, atau wisata pendidikan.

Wisata alam, yaitu kegiatan pariwisata yang menyuguhkan pemandangan alam yang elok. Beberapa contoh objek wisata indonesia di antaranya:

  • Danau Toba di Sumatra Utara,
  • Kawah Ijen di Jawa Timur,
  • Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur,
  • Pulau Seram di Maluku,
  • Green Canyon Jawa Barat,
  • Danau Kakaban di Kalimantan Timur,
  • Taman Nasionai Baluran jawa Timur,
  • dan Gunung Rinjani Nusa Tenggara Barat.

Wisata bahari, yaitu sebuah usaha wisata dan olahraga air yang dilakukan di perairan laut. Kegiatan yang dapat dilakukan ketika berwisata bahari yaitu ski air, berenang, menyelam, dan menikmati keindahan bawah laut. Indonesia memiliki potensi wisata bahari yang sangat menjanjikan di antaranya:

  • Bunaken di Sulawesi Utara,
  • Wakatobi Sulawesi Tenggara,
  • Anambas Aceh,
  • Raja Ampat Papua,
  • dan Gili Trawangan Lombok Nusa Tenggara Barat.

Wisata sejarah berkaitan dengan kunjungan ke tempat-tempat yang dinilai bersejarah. Contohnya berkunjung ke rumah dinas walikota, atau berkunjung ke tempat pembacaan naskah proklamasi berkunjung ke gedung merdeka, dan lain-lain. Sementara wisata arkeologi yaitu wisata yang berkaitan dengan situs-situs kebudayaan yang pernah ada pada masa lalu, contohnya:

  • wisata ke candi Borobudur di Magelang Jawa Tengah,
  • Candi Prambanan di Yogyakarta,
  • situs Sangiran di Sragen Jawa Tengah
  • dan Museum Nasional di Jakarta.

Wisata agama adalah wisata yang berkaitan dengan agama yang dianut oleh manusia. Contoh objek wisata agama yang ada di Indonesia adalah:

  • Masjid istiqlal Jakarta Klenteng Kwang Sing Bio di Tuban,
  • Gua Maria Lourdes di Kediri,
  • Pura Tanah Lot di Bali,
  • Gereja Blenduk di Semarang,
  • dan Maha Vihara Maitreya di Medan.

Wisata agama juga sangat erat kaitannya dengan wisata ziarah. Tempat-tempat yang sering dijadikan wisata ziarah oleh masyarakat diantaranya:

  • Makam Sunan Gunung Jati di Cirebon (Jawa Barat),
  • Makam Sunan Muria di Jawa Timur
  • dan makam-makam tokoh agama atau sejarah lainnya.

Latihan 1

Sumber daya alam yang terdapat di Daerah Istimewa Yogyakarta antara lain….

A. minyak bumi, batu bara, emas

B. tembaga, nikel, timah putih

C. pasir besi, mangan, kapur

D. gas alam, marmer, gips

E. kayu, batu bara, kapur

Latihan 2

Di bawah ini merupakan fungsi terumbu karang adalah….

A. sumber batu bara

B. mencegah abrasi pantai

C. wilayah strategis untuk budidaya

D. tempat perkembangbiakan organisme laut

E. tempat jebakan minyak bumi

Latihan 3

Daerah persebaran minyak bumi di Indonesia adalah ....

A. Cepu dan Sorong

B. Ombilin dan Bangka

C. Belitung dan Singkep

D. Tanjung Enim dan Balikpapan

E. Samarinda dan Banjarmasin

Latihan 4

Berikut ini merupakan daerah penambangan gas alam di Kalimantan, yaitu ....

A. Balikpapan

B. Samarinda

C. Banjarmasin

D. Bontang

E. Palangkaraya

Latihan 5

Bahan galian yang tidak termasuk golongan A dan B adalah .…

A. emas

B. perak

C. besi

D. aluminium

E. kapur

Prinsip-prinsip Pengelolaan Sumber Daya Alam

Halo Sobat Pintar, setelah mempelajari potensi dan sebaran sumber daya alam kali ini kita akan mendiskusikan prinsip-prinsip pengelolaan sumber daya alam

Sumber-sumber daya alam banyak sekali macamnya merupakan bahan dasar bagi pengelolaan untuk memenuhi segala kebutuhan manusia. Sumber daya alam akan benar-benar berguna apabila pemanfaatannya lebih menyangkut kebutuhan manusia. Pengelolaan yang kurang menyangkut kebutuhan manusia di samping akan merusak lingkungan sekitarnya juga akan menjadi bumerang bagi manusia sendiri.

Oleh karena itu, dalam mengolah sumber daya alam harus berdasarkan prinsip-prinsip berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Berwawasan lingkungan artinya mempertimbangkan kelestarian dan jangan sampai menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan hidup. Berkelanjutan, artinya pengolahan sumber daya alam jangan sampai punah, perlu dipikirkan kelanjutannya.

Berikut merupakan cara penggunaan sumber daya alam oleh manusia yang dapat dipertanggungjawabkan:

Selektif, yaitu memilih, menggunakan, dan mengusahakan sumber daya alam dengan sungguh-sungguh untuk kepentingan kehidupan.

Menjaga kelestarian, untuk menggali dan mengolah sumber daya alam perlu menggunakan teknologi maju sehingga memungkinkan terpeliharanya kelestarian.

Menghemat,  Perlu dihindarkan pemborosan dalam mengolah sumber daya alam.

Memperbarui, Perlu adanya upaya untuk memperbarui sumber daya alam antara lain dengan cara sebagai berikut:

  1.  Reboisasi dan penghijauan lahan yang gundul.
  2.  Mengembangbiakkan hewan dan tumbuhan secara modern melalui tindakan pelestarian.
  3.  Penanaman ladang secara bergilir.
  4.  Pengolahan tanah pertanian dengan pancausaha pertanian.

Berbagai Sumber Daya Alam yang Ada di Indonesia

Yuk  Sobat Pintar Mengolah Sumber Daya Alam Indonesia dengan Bijak !

Sumber Daya Alam yang dapat diperbarui disebut sumber daya alam yang dapat diperbarui, sebab alam mampu mengadakan pembentukan sumber daya alam baru dalam waktu relatif cepat. Dengan demikian sumber daya alam ini tidak habis.

Usaha Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbarui

Prinsip utama pengelolaan sumber daya alam yang dapat diperbarui adalah menjaga keseimbangan antara produksi dengan proteksi, yaitu pemanfaatan sumber daya alam dengan memperhatikan pelestariannya.

Usaha untuk memaksimalkan hasil bila tidak dilandasi pandangan jauh ke depan tentang kemungkinan kerusakan lingkungan akan menyebabkan bencana. Tindakan tersebut akan memberikan dampak negatif yang akhirnya akan merugikan lingkungan fisik maupun lingkungan manusia itu sendiri.

Usaha-usaha pengelolaan sumber daya alam antara lain sebagai berikut.

a) Pengelolaan sumber daya alam di bidang pertanian

Mekanisme pertanian tanpa perhitungan yang tepat dapat menurunkan kesuburan tanah. Hal ini dapat terjadi karena rusaknya lapisan bagian atas tanah yang mengandung humus dan dapat menyebabkan terjadinya pengikisan tanah yang disebabkan oleh air. Dengan demikian, perlu dijaga keseimbangan antara tuntutan untuk memperoleh hasil yang berlimpah dengan efek samping yang merusakkan lingkungan.

b) Pengelolaan sumber daya alam di bidang kehutanan

Hutan di Indonesia ada yang berperan sebagai hutan produksi, hutan rekreasi, dan hutan lindung. Hutan tersebut berfungsi sebagai tempat hidup berbagai jenis hewan dan berperan dalam menjaga iklim mikro di kawasan hutan. Di samping itu hutan berperan untuk menyimpan air tanah agar tanah tetap mengandung air dan dapat mencegah banjir serta erosi. Oleh sebab itu, dalam pengelolaan hutan perlu diperhatikan keseimbangan antara penebangan pohon dan penanamannya kembali.

c) Pengelolaan sumber daya alam di bidang perikanan

Hasil perikanan laut tahun 2003 cenderung menunjukkan adanya penurunan jumlah. Untuk memperoleh hasil yang sama dengan waktu sebelumnya, diperlukan waktu yang cukup lama. Hal ini terjadi karena makin menurunnya populasi ikan yang disebabkan tertangkapnya ikan-ikan yang masih kecil. Disamping itu, tidak ada kesempatan bagi ikan dewasa untuk berkembang biak. Oleh karena itu, perlu adanya usaha pengelolaan perikanan di Indonesia.

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui

Sumber daya ini terdapat dalam jumlah yang relatif tetap sebab tidak ada penambahan atau pembentukannya sangat lambat dibanding dengan umur manusia. Pembentukannya kembali memerlukan waktu ratusan bahkan jutaan tahun. Akibatnya pemakaian yang terus-menerus akan menyebabkan sumber daya alam ini dapat habis. Contoh: minyak bumi, batu bara, dan mineral-mineral. Berdasarkan daya pakai dan nilai konsumtif sumber daya alam ini dibedakan menjadi dua golongan.

1) Sumber daya alam yang cepat habis, sebab nilai konsumtifnya tinggi dan digunakan dalam jumlah yang banyak. Jenis sumber daya alam ini daur ulangnya sukar dilakukan.

Contoh: minyak bumi, gas alam, dan batu bara.

2) Sumber daya alam yang tidak cepat habis, sebab nilai konsumtifnya kecil dan manusia hanya memanfaatkan dalam jumlah sedikit. Sumber daya alam ini dapat dipakai secara berulang-ulang sehingga tidak cepat habis.

Contoh: intan, batu permata, dan logam mulia (emas).

Dalam Undang Undang No. 11 Tahun 1976 tentang Pertambangan di Indonesia mengacu PP No. 25 Tahun 2000, secara rinci telah menjelaskan mengenai kewenangan pemerintah dan provinsi sebagai daerah otonomi termasuk di bidang pertambangan terdapat klasifikasi bahan galian menurut kepentingannya bagi pemerintah, yaitu sebagai berikut.

  • Golongan A, yaitu golongan bahan galian yang strategis. Artinya bahan galian tersebut penting untuk pertahanan/keamanan negara atau untuk menjamin perekonomian negara. Contoh: semua jenis batu bara, minyak bumi, bahan radioaktif tambang aluminium (bauksit), timah putih, mangaan, besi, dan nikel.
  • Golongan B, yaitu golongan galian yang vital, yang dapat menjamin hajat hidup orang banyak. Contoh: emas, perak, magnesium, seng, wolfram, batu permata, mika, dan asbes.
  • Golongan C, yaitu bahan galian yang tidak termasuk ke dalam golongan A maupun B.

Kenaikan jumlah populasi dan kenaikan jumlah konsumsi per kapita akan menurunkan persediaan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Meskipun dilakukan pembatasan, tetapi apabila jumlah penduduk dan konsumsi per kapita meningkat maka penurunan jumlah sumber daya alam ini tetap terjadi.

Di Indonesia pengontrolan terhadap penambahan penduduk, efisiensi pemakaian serta jumlah konsumsi perlu diawasi. Usaha penggantian dengan bahan lain atau dengan sumber daya alam yang nonkonvensional, serta usaha tersebut merupakan pengelolaan yang diharapkan dapat mengendalikan penggunaan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.

Latihan 1

Sumber daya alam tanah liat dimanfaatkan untuk industri berikut ini, kecuali...

A. Gerabah

B. Genteng

C. Semen

D. Batu bata

E. Bauksit

Latihan 2

Berikut ini yang merupakan bahan tambang golongan A menurut Undang-Undang RI No.11 Tahun 1976 adalah...

A. minyak bumi, batu bara, timah dan besi

B. pasir, batu dan batu kapur

C. emas, perak, wolfram, dan batu permata

D. magnesium, batu bara, seng dan wolfram

E. emas, perak, magnesium dan seng

Pengelolaan Bahan Tambang

Hasil Bahan Tambang di Indonesia

Sobat Pintar, selanjutnya kita akan membahas tentang pengelolaan bahan tambang berdasarkan kegunaannya dan pemanfaatannya!

Usaha pertambangan tentu saja tidak boleh dilakukan sembarangan mengingat ada bahan-bahan tambang yang tidak dapat diperbarui, maksudnya bahan tambang tersebut akan habis apabila diambil sekali dan dalam jumlah yang besar.

Berdasarkan kegunaannya, bahan tambang dapat dibagi menjadi pertambangan bijih, energi, dan mineral.

Pertambangan Bijih/Logam

Pertambangan ini meliputi bijih besi, bauksit, timah, nikel, tembaga, emas, dan perak.

Bijih Besi

Beberapa macam bijih besi antara lain sebagai berikut.

  1. Bijih besi lateritik terdapat di Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.
  2. Bijih besi magnetik hematit terdapat di Kalimantan Tengah.
  3. Bijih besi titan terdapat di Pantai Cilacap, Pantai Pelabuhan Ratu, Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Setelah digali dan disemprot dengan air, akan dihasilkan konsentrat besi. Pabrik pelebur besi baja Indonesia terdapat di Cilegon, yaitu PT Krakatau Steel.

Bauksit (Biji Aluminium)

Bauksit merupakan mineral yang ringan, kuat, dan tidak berkarat. Tambang bauksit dihasilkan di Kepulauan Riau, Pulau Bintan, Pulau Bintang, dan Singkawang.

Timah

Timah termasuk salah satu hasil mineral yang terpenting di Indonesia. Manfaat timah, yaitu untuk kaleng, patri, huruf cetak, tube, kertas timah, dan lain-lain. Tambang timah terdapat di pulau Singkep, Bangka, Belitung, dan lepas pantai di sekitarnya.

Hasil tambang timah di darat disebut timah primer, sedangkan yang di lepas pantai disebut timah sekunder. Di Indonesia banyak dihasilkan timah sekunder dan menjadi pabrik peleburan timah terbesar ketiga setelah Bolivia dan Malaysia.

Nikel

Biji nikel terdapat dalam tanah hasil pelapukan peridotit atau serpentit. Daerah-daerah pertambangan nikel di Indonesia antara lain Pulau Mantang di Teluk Bone, Pulau Halmahera, Pulau Gag di Irian Jaya, di sekitar Kolaka (Sulawesi Tenggara) berpusat di Ponalo, dan Pegunungan Verbeek berpusat di Soroako. 

Tembaga

Tembaga terdapat di Cikotok (Banten Selatan), Songkarapi (Sulawesi Selatan), dan Kompara (Irian Jaya). Tembaga yang sudah ditambang baru terdapat di Irian Jaya, diusahakan dengan modal Jepang dan Amerika.

Bijih tembaga tersebut diolah di pabrik (di Kota Tembagapura) yang didirikan pada ketinggian 2.600 m dan menghasilkan konsentrat dengan kadar 26%. Konsentrat itu diangkut ke pelabuhan dekat muara Sungai Tipuka dengan saluran pipa yang panjangnya 100 km. Tembaga banyak diekspor ke Jepang.

Emas dan Perak

Tambang emas dan perak terdapat di Rejang Lebong (Bengkulu) dan Banten Selatan (Jawa Barat). Penambangannya dilakukan oleh PN Aneka Tambang di Cikotok, kemudian diangkut ke Jakarta, dan diolah oleh PN Logam Mulia menjadi emas/perak batang.

Pertambangan yang Menghasilkan Energi

Pertambangan ini terdapat pada minyak bumi, gas alam, dan batu bara. 

Minyak Bumi

Minyak bumi menurut Sujiran Resosudarmo terbentuk dari plankton atau mikroorganisme yang tertimbun berjuta-juta tahun di dasar laut. Hal ini terjadi karena penguraian secara kimia yang tidak sempurna. Mikro organisme yang banyak mengandung lemak berubah menjadi lumpur busuk yang berada di antara lapisan pasir dan tanah kedap yang disebut sapropelium. Akibat tekanan yang semakin besar dan temperatur yang semakin tinggi maka sapropelium berubah menjadi minyak bumi.

Pada peta berikut kita dapat mengamati lokasi ladang minyak bumi di Indonesia.

Peta Persebaran Ladang Minyak Indonesia

Gas Alam

Gas alam dapat ditemukan bersama-sama dengan minyak bumi. Gas alam didapatkan di lapangan minyak Arun (Aceh), Badak (di Bontang, Kalimantan Timur), dan di Kepulauan Natuna. Sesudah dicairkan disebut LPG (Liquid Petroleum Gas) dan LNG (Liquid Natural Gas) yang kemudian diekspor ke Jepang, USA, dan Singapura.

Batu Bara

Batu bara Indonesia menurut Sujiran Resosudarmo terbentuk pada zaman tersier. Batu bara terjadi dari tumbuh-tumbuhan yang tertimbun di dalam tanah selama berjuta-juta tahun. Semakin tua umur batu bara kadar bakarnya juga semakin tinggi. Batu bara yang terbentuk pada zaman karbon merupakan batu bara yang bermutu tinggi, sedangkan yang terbentuk pada zaman tersier mutunya kurang baik dan disebut batu bara muda.

Daerah-daerah pertambangan batu bara di Indonesia, yaitu sebagai berikut.

  1. Pertambangan Bukit Asam (Sumatera Selatan), di sepanjang Sungai Lematang, Pusatnya Tanjung Enim.
  2. Pertambangan Umbilin (Sumatera Barat) dengan pusatnya di Sawahlunto. Cadangan batu bara ditemukan pula di Sungai Berau (Kalimantan Timur), Pulau Laut, Lampung, dan muara Bungo (Jambi).

Pertambangan Mineral Industri

Macam-macam pertambangan mineral industri di antaranya sebagai berikut.

  1.  Batu kapur, terdapat pada pegunungan kapur di Pulau Jawa, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali bagian selatan, dan Irian Jaya bagian selatan. Batu kapur juga dapat diambil dari batubatu karang di dasar laut dangkal di dekat pantai. Cara pengambilan batu kapur dan karang pantai digali, kemudian diangkut hasilnya. Batu kapur yang digunakan sebagai bahan bangunan harus dibakar lebih dahulu.
  2. Yodium terdapat di dekat Mojokerto dan Semarang.
  3. Belerang terdapat di Gunung Welirang (Jawa Timur) dan Gunung Patuha (Jawa Barat).
  4. Tanah liat, yaitu tanah yang banyak mengandung liat (65%). Butir-butirnya sangat halus sehingga rapat dan sulit merembeskan air. Tanah ini banyak terdapat di dataran rendah di Pulau Jawa dan Sumatera.

 

Yuk lanjut belajar di materi berikutnya !

Latihan 1

Contoh komoditas ekspor hasil non migas Indonesia antara lain....

A. keju, susu, dan daging sapi

B. kain wool, kain batik dan pakaian jadi

C. ukiran kayu, kayu lapis, dan kerajinan anyaman

D. mesin kendaraan, alat elektronik dan makanan kaleng

E. karet, damar, jati

Latihan 2

Tujuan utama pengelolaan SDA, yaitu...

A. memusnahkan dan memperluas kawasan reboisasi

B. meningkatkan mutu impor

C. menekan dan mengurangi resiko bencana

D. melestarikan dan menjamin resiko ketersediaan

E. meningkatkan dan melestarikan mutu kehidupan

Latihan 3

Proses yang dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kandungan suatu barang tambang serta kualitas barang tambang disebut ....

A. prospeksi

B. eksplorasi

C. eksploitasi

D. biokimia

E. hidrotermal

Latihan 4

Urutan dalam proses penambangan suatu bahan galian yang benar adalah ....

A. prospeksi, eksplorasi, eksploitasi

B. eksplorasi, eksploitasi, prospeksi

C. eksploitasi, eksplorasi, dan prospeksi

D. prospeksi, eksploitasi, eksplorasi

E. eksploitasi, prospeksi, eksplorasi

Latihan 5

Kegunaan utama belerang untuk industri .…

A. kaolin

B. obat-obatan

C. tekstil

D. rumah tangga

E. makanan

Pengertian Sumber Daya Alam

Hallo Sobat Pintar! Kali ini kita akan belajar tentang Sumber Daya Alam

Sumber daya alam (biasa disingkat SDA) adalah sesuatu yang masih terdapat di dalam maupun di luar bumi yang belum dilibatkan dalam proses produksi barang dan jasa, guna memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Dalam memanfaatkan SDA diperlukan pengolahan terlebih dahulu. Melalui proses produksi akan dihasilkan peningkatan kualitas nilai barang dan jasa. SDA berhubungan dengan ketersediaan barang di alam yang digunakan sebagai alat dalam memenuhi kebutuhan manusia untuk mempertahankan kehidupannya.

Kekayaan Sumber Daya Alam

Indonesia

Negara indonesia memiliki sumber daya yang beragam, mulai dari laut yang luas penghasil ikan, hasil hutan yang melimpah mulai dari kayu cendana, jati, getah karet, sampai minyak sawit, pertambangan emas dan berlian berkualitas tinggi, sampai pariwisata yang sangat diminati wisatawan mancanegara.

Brazil

Negara ini merupakan penghasil bijih besi terbesar di dunia dan penghasil kopi terbesar di dunia. Hutan amazon memberikan pasokan sumber daya hutan yang melimpah seperti getah karet dan rotan.

Kongo

Kongo memiliki cekungan sumber daya alam yang menghasilkan emas, berlian, minyak bumi dan beragam mineral bernilai tinggi.

Maroko

Negara Maroko memiliki persediaan senyawa fosfat sebesar setengah dari yang ada di bumi.Selain itu juga terdapat tambang garam , minyak bumi, batu bara yang merupakan hasil pertambangan Maroko.

Negara-Negara Timur Tengah

Negara di kawasan Timur Tengah memiliki persediaan gas alam sebesar sepertiga dari yang ada di dunia. produsen minyak mentah besar seperti Nigeria, Libya, dan Angola. Mineral-mineral lain yaitu kobalt, tembaga, kromium, uranium, platina, dan bauksit. Sayangnya, belum ada industri yang dapat mengeksploitasi semua mineral di benua ini.

Energi Baru dan Terbarukan

Nah, Sobat Pintar kita akan membahas materi tentang Energi Baru dan Terbarukan!

Energi terbarukan adalah energi yang dihasilkan dari sumber alami, seperti cahaya matahari, angin, hujan, arus pasang surut, dan panas bumi, yang terbarui atau secara alami dapat muncul kembali setelah dipergunakan atau berasal dari proses alam yang berkelanjutan.

Beberapa contoh energi baru dan terbarukan diantaranya :

 

Energi Panas bumi atau Geotermal

Energi panas bumi berasal dari peluruhan radioaktif di pusat Bumi, yang membuat Bumi panas dari dalam, serta dari panas matahari yang membuat panas permukaan bumi. Ada tiga cara pemanfaatan panas bumi:

  • Sebagai tenaga pembangkit listrik dan digunakan dalam bentuk listrik
  • Sebagai sumber panas yang dimanfaatkan secara langsung menggunakan pipa ke perut bumi
  • Sebagai pompa panas yang dipompa langsung dari perut bumi

Tenaga Angin

Perbedaan temperatur di dua tempat yang berbeda menghasilkan tekanan udara yang berbeda, sehingga menghasilkan angin. Angin adalah gerakan materi (udara) dan telah diketahui sejak lama mampu menggerakkan turbin. Turbin angin dimanfaatkan untuk menghasilkan energi kinetik maupun energi listrik.

Energi yang tersedia dari angin adalah fungsi dari kecepatan angin; ketika kecepatan angin meningkat, maka energi keluarannya juga meningkat hingga ke batas maksimum energi yang mampu dihasilkan turbin tersebut.

Wilayah dengan angin yang lebih kuat dan konstan seperti lepas pantai dan dataran tinggi, biasanya diutamakan untuk dibangun "ladang angin". Dengan garis pantai yang sangat panjang, membuat Indonesia memiliki potensi angin yang sangat melimpah.

Tenaga Air

Energi air digunakan karena memiliki massa dan mampu mengalir. Air memiliki massa jenis 800 kali dibandingkan udara. Bahkan gerakan air yang lambat mampu diubah ke dalam bentuk energi lain. Turbin air didesain untuk mendapatkan energi dari berbagai jenis reservoir, yang diperhitungkan dari jumlah massa air, ketinggian, hingga kecepatan air.

Energi air dimanfaatkan dalam bentuk:

  • Bendungan pembangkit listrik. Yang terbesar adalah Three Gorges dam di China.
  • Mikrohidro yang dibangun untuk membangkitkan listrik hingga skala 100 kilowatt. Umumnya dipakai di daerah terpencil yang memiliki banyak sumber air.
  • Run-of-the-river yang dibangun dengan memanfaatkan energi kinetik dari aliran air tanpa membutuhkan reservoir air yang besar.

Biomassa

Tumbuhan biasanya menggunakan fotosintesis untuk menyimpan tenaga surya, udara, dan CO². Bahan bakar bio (biofuel) adalah bahan bakar yang diperoleh dari biomassa - organisme atau produk dari metabolisme hewan, seperti kotoran dari sapi dan sebagainya. Ini juga merupakan salah satu sumber energi terbaharui.

Biasanya biomass dibakar untuk melepas energi kimia yang tersimpan di dalamnya, pengecualian ketika biofuel digunakan untuk bahan bakar fuel cell (misal direct methanol fuel cell dan direct ethanol fuel cell).

Latihan 1

Berbagai sumber energi baru dan terbarukan di Indonesia sangat potensial untuk dikembangkan. Tujuan pengembangan sumber energi tersebut adalah...

A. memperbesar jumlah konsumsi energi penduduk

B. mendapatkan keuntungan bagi para pengusaha

C. meningkatkan pendapatan nasional sebesar-besarnya

D. mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil

E. menambah nilai jual energi untuk penggunaan sektor industri

Latihan 2

Indonesia memiliki potensi energi tenaga surya dengan ketersediaan cukup baik, tetapi pemanfaatannya belum maksimal. Salah satu hambatan pemanfaatan potensi tersebut untuk mendukung ketersediaan sumber listrik yaitu....

A. kondisi morfologi di wilayah Indonesia cenderung berbukit

B. lemahnya energi panas yang dihasilkan tenaga surya

C. harga panel surya belum terjangkau oleh masyarakat

D. sulitnya pemasangan panel surya di dataran rendah

E. tidak tersedianya teknologi memadai untuk pemanfaatan energi

Latihan 3

Energi terbarukan seperti energi surya cocok dikembangkan di wilayah Nusa Tenggara dikarenakan faktor….

A. amplitudo suhu harian tinggi

B. arus permukaan sangat tinggi dalam setahun

C. cuaca panas berlangsung cukup panjang dalam setahun

D. angin bertiup kencang hingga 20 m/detik

E. merupakan pertemuan angin muson barat dan timur

Latihan 4

Energi geotermal merupakan salah satu energi alternatif yang potensial dikembangkan di Indonesia. Hal tersebut dipengaruhi oleh faktor ....

A. curah hujan tinggi sepanjang tahun

B. banyak terdapat bahan galian

C. merupakan wilayah pertemuan angin pasat

D. berada di zona ring of fire

E. ketersediaan melimpah di permukaan bumi

Latihan 5

Salah satu energi alternatif yang bisa dikembangkan dari hewan ternak terutama sapi atau kerbau adalah ....

A. biogas

B. biokerosin

C. bioetanol

D. geotermal

E. biomassa

Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Sobat Pintar, kali ini kita akan mempelajari materi tentang pelaksanaan pembangunan berwawasan lingkungan!

Dalam pembangunan perlu memasukkan antara pembangunan dengan lingkungan karena lingkungan berfungsi sebagai penopang pembangunan secara berkelanjutan. Jika pembangunan secara terus-menerus tidak memperhatikan faktor lingkungan maka lingkungan hidup akan rusak dan berkelanjutan pembangunan itu sendiri akan terancam.

Pembangunan berwawasan lingkungan adalah upaya peningkatan kualitas manusia secara bertahap dengan memperhatikan faktor lingkungan. Pada prosesnya, pembangunan ini mengoptimalkan manfaat sumber daya alam, sumber daya manusia, dan ilmu pengetahuan dengan menserasikan ketiga komponen tersebut sehingga dapat berkesinambungan.

Dalam memanfaatkan lingkungan sebagai penopang pembangunan harus pula memperhitungkan keterbatasannya, sehingga tidak boleh serakah agar tidak habis pada saat ini.

Hal-hal penting dalam pelaksanaan pembangunan berwawasan lingkungan antara lain sebagai berikut.

  • Proses pembangunan hendaknya berlangsung terus-menerus dengan ditopang kualitas lingkungan dan manusia yang berkembang secara berkelanjutan.
  • Pembangunan yang dilakukan memungkinkan meningkatkan kesejahteraan generasi sekarang tanpa mengurangi kesejahteraan generasi yang akan datang.
  • Lingkungan hidup memiliki keterbatasan sehingga dalam pemanfaatannya akan mengalami pengurangan dan penyempitan.
  • Semakin baik kualitas lingkungan maka semakin baik pula pengaruhnya terhadap kualitas hidup yang tercermin antara lain pada meningkatnya usia harapan hidup dan menurunnya tingkat kematian.
  • Penggunaan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui, dilakukan sehemat mungkin dan dicari sumber daya alternatif lainnya sehingga dapat digunakan selama mungkin.

Sobat Pintar, sebagai generasi muda, kalian harus turut mengupayakan pelestarian lingkungan hidup.

Bagaimana cara kalian dalam mengupayakan pelestarian lingkungan hidup?

  • Memilah-milah sampah menurut jenisnya: sampah organik (daun, sisa makanan, dan kertas) dan sampah nonorganik (plastik, botol, dan kaleng) sehingga dapat didaur ulang.
  • Menanam kembali pohon muda untuk menggantikan pohon yang telah ditebang.
  • Menghemat penggunaan kertas dan pensil, sebaiknya menggunakan kertas yang masih kosong meskipun bekas.
  • Menggunakan air sehemat mungkin dengan cara jangan sampai kran air terbuka terus hingga air terbuang percuma, serta menggunakan air bekas mencuci untuk menyiram tanaman, tidak langsung dibuang.
  • Tidak menggunakan semprotan untuk minyak wangi dan obat insektisida.
  • Menggunakan saringan udara pada kendaraan bermotor, pabrik, dan dapur rumah tangga.
  • Menghemat sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui, contohnya menghemat penggunaan minyak bumi dan gas bumi serta batubara.
  • Menggunakan alat pendingin udara (AC) dan lemari es yang tidak mengandung freon.
  • Mengurangi penggunaan busa untuk alas tidur, kursi, dan jok mobil.

Pembangunan berwawasan lingkungan ini juga dikenal dengan pembangunan berkelanjutan, yaitu pembangunan yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan manusia melalui pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana, efisien, dan memperhatikan pemanfaatan baik untuk generasi masa kini maupun generasi yang akan datang.

Pembangunan Berkelanjutan

Sobat Pintar, selanjutnya kita akan mempelajari tentang ciri-ciri pembangunan berwawasan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan!

Konsep pembangunan berkelanjutan merupakan kesepakatan global yang dihasilkan oleh KTT Bumi di Rio de Janeiro pada tahun 1992.

Di dalamnya terkandung dua gagasan penting sebagai berikut:

Gagasan kebutuhan, khususnya kebutuhan pokok manusia untuk menopang hidup, di sini yang diprioritaskan adalah kebutuhan kaum miskin.

Gagasan keterbatasan, yakni keterbatasan kemampuan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan baik masa kini maupun masa yang akan datang.

Pembangunan berwawasan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan memiliki karakteristik yang khas dan berbeda dengan pola pembangunan lainnya yang selama ini dilaksanakan.

Ciri-ciri pembangunan berkelanjutan sebagai berikut:

Menggunakan pendekatan integratif Dengan menggunakan pendekatan integratif maka keterkaitan yang kompleks antara manusia dengan lingkungan dapat dimungkinkan untuk masa kini dan masa yang akan datang.

Menggunakan pandangan jangka panjang Pandangan jangka panjang dapat digunakan untuk merencanakan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya yang mendukung pembangunan agar secara berkelanjutan dapat dimanfaatkan.

Menjamin pemerataan dan keadilan Strategi pembangunan yang berwawasan lingkungan dilandasi oleh pemerataan distribusi lahan dan faktor produksi, pemerataan kesempatan perempuan, dan pemerataan ekonomi untuk kesejahteraan.

Menghargai keanekaragaman hayati. Keanekaragaman hayati merupakan dasar bagi tatanan lingkungan. Pemeliharaan keanekaragaman hayati memiliki kepastian bahwa sumber daya alam selalu tersedia secara berlanjut untuk masa kini dan masa yang akan datang.

Dalam pembangunan berkelanjutan berusaha menyatukan tiga dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup menjadi suatu sinergi dalam meningkatkan kualitas manusia.

  1. Dimensi ekonomi dalam pembangunan berkelanjutan tetap memfokuskan kepada; pertumbuhan, pemerataan, stabilitas, dan arif.
  2. Dimensi sosial mencakup pemberdayaan, peran serta, kebersamaan, mobilitas, identitas kebudayaan, pembinaan kelembagaan, dan pengentasan kemiskinan.
  3. Dimensi ekologi bertujuan untuk integritas ekosistem, ramah lingkungan dan hemat sumber daya alam, pelestarian keanekaragaman hayati, dan tanggapan isu global.

AMDAL

Sobat Pintar, pentingkah analisis dampak lingkungan dalam pembangunan ?

AMDAL merupakan salah satu alat untuk mencapai tujuan ini. Jadi, AMDAL merupakan analisis lingkungan mengenai dampak suatu proyek. AMDAL berbeda dengan ANDAL. AMDAL merupakan keseluruhan proses pelestarian lingkungan mulai dari kerangka acuan, Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL), Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL), dan Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL). ANDAL merupakan telaah cermat yang mendalam tentang suatu kegiatan/proyek yang direncanakan.

Kegunaan AMDAL bagi pemerintah sebagai berikut.

  • Menghindarkan perusakan lingkungan hidup seperti timbulnya pencemaran air, pencemaran udara, kebisingan, dan lain sebagainya sehingga tidak mengganggu kesehatan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat.
  • Menghindarkan pertentangan-pertentangan yang mungkin timbul khususnya dengan masyarakat dan proyek-proyek lain.
  • Mencegah agar potensi sumber daya yang dikelola tersebut tidak rusak (khusus untuk sumber daya alam yang dapat diperbarui).
  • Mencegah rusaknya sumber daya alam lain yang berada di luar lokasi proyek baik yang diolah proyek lain, diolah masyarakat ataupun yang belum diolah.
  • Sesuai dengan rencana pembangunan daerah, nasional, ataupun internasional serta tidak menganggap proyek lain.
  • Menjamin manfaat yang jelas bagi masyarakat umum.
  • Sebagai alat pengambil keputusan pemerintah.

Kegunaan AMDAL bagi pemilik proyek sebagai berikut.

  • Mempersiapkan cara-cara pemecahan masalah yang akan dihadapi di masa yang akan datang.
  • Sebagai sumber informasi lingkungan di sekitar lokasi proyeknya secara kuantitatif, termasuk informasi sosial ekonomi dan sosial budaya.
  • Melindungi proyek yang melanggar undang-undang atau peraturan-peraturan yang berlaku.
  • Melindungi proyek dari tuduhan pelanggaran atau suatu dampak negatif yang sebenarnya tidak dilakukan.
  • Melihat masalah-masalah lingkungan yang akan dihadapi di masa yang akan datang.
  • Sebagai bahan untuk menganalisis pengelolaan dan sasaran proyek.
  • Sebagai bahan penguji secara komprehensif dari perencanaan proyeknya, untuk dapat menemukan kelemahan dan kekurangan dan segera dipersiapkan penyempurnaannya.

Latihan 1

Secara garis besar proses AMDAL mencakup langkah-langkah sebagai berikut, kecuali….

A. mengidentifikasi dampak dari rencana usaha dan/atau kegiatan.

B. menguraikan rona lingkungan awal.

C. memprediksi dampak penting.

D. mengevaluasi dampak penting dan merumuskan arahan RKL/RPL.

E. mengendalikan dampak lingkungan.

Latihan 2

Pemanfaatan air yang menunjukkan penerapan berdasarkan prinsip pembangunan berkelanjutan adalah….

A. menggunakan air secara berlebihan

B. membuat sumur bor untuk mendapatkan air yang banyak

C. menghemat penggunaan air dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari

D. menyuling air laut untuk mendapatkan air tawar

E. membuang limbah ke sungai

Latihan 3

Peningkatan gas CO² di udara menyebabkan naiknya suhu permukaan bumi yang disebut efek rumah kaca. Berikut ini yang merupakan gas rumah kaca adalah….

A. CFC

B. H2SO4

C. HNO3

D. CH4

E. Benzen

Latihan 4

Usaha mengubah pertanian ladang berpindah menjadi pertanian menetap merupakan usaha untuk….

A. mencegah kerusakan hutan yang lebih parah

B. menanggulangi terjadinya perubahan iklim global

C. melindungi flora dan fauna

D. menyukseskan program transmigrasi

E. meningkatkan keterampilan petani

Latihan 5

Kualitas air sungai di pulau Jawa terutama di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Tangerang dan Surabaya cenderung menurun, faktor penyebab utamanya adalah….

A. limbah industri dan rumah tangga

B. limbah industri dan kegiatan tambak ikan

C. limbah rumah tangga dan pembangunan waduk

D. limbah industri dan penebangan hutan di hulu sungai

E. penebangan kayu di hulu sungai dan kegiatan tambak ikan

Peta Belajar Bersama

Sobat, ini nih, ada Peta Belajar Bersama geografi di Bab ketiga!

 

Yuk, mulai belajar bersama kita!

redesain-navbar Portlet