redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Pengertian

 

Yuk sobat pintar kita mengenal lebih dalam tentang koperasi

 

Koperasi adalah suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan-badan yang memberikan kebebasan masuk dan keluar sebagai anggota, dengan bekerjasama secara kekeluargaan, menjalankan usaha untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya.

Berdasarkan pengertian di atas, maka koperasi memiliki karakteristik sebagai berikut.

  1. Merupakan suatu badan usaha yang dibenarkan mencari keuntungan seperti pada badan usaha lainnya tetapi tidak menjadikannya sebagai tujuan utama.
  2. Beranggotakan orang seorang mengandung maksud bahwa anggota koperasi terdiri atas kumpulan orang bukan kumpulan modal.
  3. Beranggotakan badan hukum koperasi, artinya koperasi yang sudah berdiri dan berbadan hukum dapat membentuk koperasi dengan tingkatan yang lebih besar/luas.
  4. Kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi, artinya dalam menjalankan aktivitasnya berpedoman pada prinsip koperasi seperti yang dijelaskan pada UU Nomor 25 tahun 1992 Pasal 5.
  5. Gerakan ekonomi rakyat, artinya koperasi mengembangkan ekonomi rakyat banyak dan merupakan soko guru dalam ekonomi kerakyatan.
  6. Asas kekeluargaan, berarti koperasi mengedepankan setia kawan dan kesadaran berpribadi, sekaligus bertujuan untuk menyejahterakan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Sementara itu, dalam Bab III Pasal 4 disebutkan fungsi dan peran koperasi adalah sebagai berikut.

  1. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
  2. Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan masyarakat dan manusia.
  3. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya.
  4. Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Syarat Pembentukan Koperasi (Pasal 6 UU No. 15 Tahun 1992)

Berikut syarat pembentukan koperasi, yuk lanjut belajar sobat pintar

 

Menurut UU Nomor 25 Tahun 1992 Bab IV Pasal 6, disebutkan bahwa syarat pembentukan koperasi adalah sebagai berikut.

  1. Koperasi primer dibentuk oleh sekurang-kurangnya20 orang.
  2. Koperasi sekunder dibentuk oleh sekurang-kurangnya 3 (tiga) koperasi.

Persyaratan tersebut dimaksudkan untuk menjaga kelayakan usaha dan kehidupan koperasi. Orang-orang pembentuk koperasi adalah mereka yang memenuhi persyaratan keanggotaan dan mempunyai kepentingan ekonomi yang sama. Dengan keanggotaan koperasi yang terdiri atas orang seorang dan badan hukum koperasi, maka terdapat tingkatan dalam organisasi koperasi, yaitu sebagai berikut.

  1. Koperasi Primer adalah koperasi yang beranggotakan minimal 20 orang dan daerah kerjanya berada pada tingkat kecamatan atau tingkat desa.
  2. Koperasi Pusat adalah koperasi yang anggotanya minimal 5 (lima) koperasi primer dan daerah kerjanya tingkat kabupaten atau kotamadya.
  3. Koperasi Gabungan adalah koperasi yang anggotanya minimal 3 (tiga) koperasi pusat dan daerah kerjanya berada pada tingkat provinsi atau daerah yang dipersamakan.
  4. Koperasi Induk adalah koperasi yang anggotanya minimal 3 (tiga) koperasi gabungan dan daerah kerjanya berada pada tingkat nasional.

Tingkatan dalam organisasi koperasi dapat digambarkan sebagaiberikut.

Gimana sobat pintar sudah faham belum? yuk diskusi

Prinsip Koperasi

Nah untuk prinsip koperasi sobat pintar sudah tau belum?

 

Dalam UU Nomor 25 Tahun 1992 Pasal 5 disebutkan bahwa dalam pelaksanaannya, sebuah koperasi harus melaksanakan prinsip koperasi.

Prinsip koperasi di antaranya sebagai berikut.

  1. Keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka.
  2. Pengelolaan koperasi dilakukan secara demokratis.
  3. Sisa hasil usaha yang merupakan keuntungan dari usaha yang dilakukan dibagi berdasarkan besarnya jasa masing masing anggota.
  4. Modal diberi balas jasa secara terbatas.
  5. Koperasi bersifat mandiri. Sebagaimana kamu ketahui, organisasi koperasi adalah pengaturan orang-orang dalam melakukan kegiatan-kegiatan guna mencapai tujuan dalam koperasi, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Dari pengertian tersebut jelaslah bahwa koperasi merupakan kumpulan orang seorang, bukan kumpulan modal, dengan kekuasaan tertinggi berada pada rapat anggota dan bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan anggota, bukan untuk mencari keuntungan semata
 

Prinsip Pengembangan Koperasi

  1. Pendidikan kooperasi
  2. Kerjasama antar koperasi

Gimana sobat pintar sudah faham tentang koperasi belum? yuk diskusi

Pengelolaan Koperasi

Berikut penjelasan tentang pengelolaan koperasi, yuk lanjut belajar sobat pintar

 

Pengelolaan koperasi sebaiknya berpedoman pada Tiga Sehat, yaitu sehat organisasi, sehat usaha, dan sehat mental.

a. Sehat organisasi, mencakup:

  • adanya kesadaran para anggota untuk kegiatan koperasi,
  • adanya kesadaran koperasi untuk hidup atas dasar anggaran dasarnya,
  • ketiga alat perlengkapan organisasi koperasi dapat melaksanakan tugasnya dengan baik,
  • bagian-bagian dalam organisasi bekerja normal dalam hubungan organik,
  • adanya komunikasi yang lancar antara pengurus dengan anggota, pengurus dengan pengurus dan anggota yang satu dengan anggota yang lainnya.

b. Sehat usaha, yang mencakup:

  • kegiatan usahanya dijalankan berdasar atas asas dan tujuan koperasi,
  • usahanya terjalan secara kontinu,
  • SHU dibagikan sesuai dengan jasa anggota,
  • dapat dicapai tingkat efistensi sesuai dengan rencana.

c. Sehat mental, yang mencakup:

  • adanya kesadaran para pengurus dan anggota akan tanggung jawab pada koperasi,
  • tidak semata-mata berpikir kebendaan (materialistis), tetapi nilai kemanusiaan dan sosial yang lebih diutamakan,
  • kejujuran dan keadilan dalam kegiatan pengurus dan anggota,
  • untuk mempertinggi kesejahteraan anggota, baik secara materiil maupun secara spirituil,
  • adanya program-program pendidikan yang dilaksanakan secara kontinu,
  • adanya pengabdian kepada masyarakat,
  • adanya swadaya, swakerta, dan swasembada dalam koperasi,
  • tidak mencari keuntungan yang tidak didasarkan pada prinsip koperasi.

Yuk lanjut belajar lagi sobat pintar

Pengurus

Yuk sobat pintar kita cari tahu tentang pengurus koperasi

Menurut UU Nomor 25 Tahun 1992 Pasal 29 tentang

Pengurus, ditetapkan sebagai berikut.

  1. Pengurus dipilih dari dan oleh anggota koperasi dalam rapat anggota.
  2. Pengurus merupakan pemegang kuasa rapat anggota.
  3. Untuk pertama kali, susunan dan nama anggota pengurus dicantumkan dalam akta pendirian.
  4. Masa jabatan pengurus paling lama 5 (lima) tahun. Anggota pengurus yang telah habis masa jabatannya dapat dipilih kembali.
  5. Persyaratan untuk dapat dipilih dan diangkat menjadi anggota pengurus ditetapkan dalam anggaran dasar.

Sementara itu, dalam Pasal 30 disebutkan bahwa:

A. Tugas pengurus:

  • mengelola koperasi dan usahanya,
  • mengajukan rancangan rencana kerja serta rancangan rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi,
  • menyelenggarakan rapat anggota,
  • mengajukan laporan keuangan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas,
  • menyelenggarakan pembukuan keuangan dan inventaris secara tertib,
  • memelihara daftar buku anggota dan pengurus.

B. Pengurus berwenang:

  • mewakili koperasi di dalam dan di luar pengadilan,
  • memutuskan penerimaan dan penolakan anggota baru serta pemberhentian anggota sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar,
  • melakukan tindakan dan upaya bagi kepentingan dan kemanfaatan koperasi sesuai dengan tanggung jawabnya dan keputusan rapat anggota.

Nah sobat pintar sudah semakin tahu kan tentang koperasi, yuk lanjut belajar selanjutnya

Pengawas

Nah selanjutnya yuk sobat pintar kita kenali pengawas koperasi

Dalam UU Nomor 25 Tahun 1992 Pasal 38 tentang

Pengawas, ditetapkan sebagai berikut.

  1. Pengawas dipilih dari dan oleh anggota koperasi dalam rapat anggota.
  2. Pengawas bertanggung jawab kepada rapat anggota.
  3. Persyaratan untuk dapat dipilih dan diangkat sebagai anggota pengawas ditetapkan dalam Anggaran Dasar.

Selanjutnya dalam Pasal 39, ditetapkan bahwa:

1) Pengawas bertugas:

  • melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijaksanaan dan pengelolaan koperasi
  • membuat laporan tertulis tentang hasil pengawasannya

2) Pengawas berwenang:

  • meneliti catatan yang ada pada koperasi
  • mendapatkan segala keterangan yang diperlukan

3) Pengawas harus merahasiakan hasil pengawasannya terhadap pihak ketiga.

Gimana sobat pintar sudah faham belum? yuk belajar

Pengembangan Koperasi Sekolah

Nah pasti sobat pintar sudah tidak asing lagi dengan koperasi sekolah?
Yuk ketahui lebih lanjut

Koperasi sekolah adalah koperasi siswa, menurut peraturan yang berlaku anggota koperasi harus orang dewasa. Ternyata anggora koperasi belum dewasa, oleh karena itu koperasi sekolah hanya dimaksudkan untuk melatih siswa dalam melakukan kegiatan ekonomi yang telah diijinkan oleh pemerintah.

Ruang lingkup pembinaan koperasi :

  • Peningkatan kesadaran berkoperasi, seta langkah-langkah pembinaan dan penyuluhan untuk mengembangkan koperasi sekolah
  • Pembinaan fasilitas. Seperti ruang pemupukan modal, penyediaan kredit dengan syarat memadai bagi pengadaan sarana
  • Peningkatan keterampilan siswa dalam berkoperasi
  • Landasan hikum berdirinya koperasi sekolah
  • Surat keputusanmentri tenaga kerja transmigrasi dan koperasi no.638/AKPTS/men/1974 tentang ketentuan pokok mengenai koperasi sekolah
  • Surat keputusan bersama mentri pendidikan dan kebudayaan nomor 0158/p/1984 dan mentri koperasi nomor 51/M/KPTS/III/1984, tanggal 22 maret 1984
  • Instruksi mentri pendidikan dan kebudayaan nomor 5/U/1984
  • UU noahun 1992. 25 tentang perkoperasian

Prosedur pendirian koperasi sekolah :

  1. Tahap persiapan
  2. Tahap pembentukan
  3. Tahap pengesahan

Apabila telah memenuhi syarat, maka selambat-lambatnya 3 bulan dari tanggal pengajuan akan diterima surat pengakuan atau surat keputusan pengesahan dan akta pendirian koperasi sekolah dari kantor dinas koperasi

Gimana sobat pintar sudah faham dong? yuk diskusi

 

Kegiatan Koperasi Sekolah

Nah sudah tau belum sobat pintar apa saja kegiatan koperasi sekolah?

 

Jenis usaha yang akan dilaksanakan oleh koperasi sekolah hendaknya memperhatikan kebutuhan-kebutuhan pokok yang umumnya dibutuhkan oleh para siswa, di samping menjangkau kebutuhan lain yang mungkin diperlukan oleh sebagian siswa. Pada dasarnya kegiatan yang akan dilaksanakan tidak menimbulkan atau mengganggu kegiatan belajar para siswa, bahkan lebih menambah pengetahuan serta praktik nyata tentang kegiatan berkoperasi.

Memperhatikan hal-hal tersebut, maka kegiatan usaha yang dilaksanakan koperasi sekolah meliputi usaha yang dapat memenuhi kebutuhan para siswa di sekolah yang bersangkutan dan masyarakat.

 

Adapun kegiatan usaha koperasi sekolah antara lain:

  1. unit usaha pertokoan, meliputi pengadaan buku pelajaran, alat tulis, seragam sekolah, serta barang lain yang diperlukan siswa,
  2. unit usaha cafetaria (warung) sekolah, dimaksudkan untuk menampung siswa agar tidak keluar dari lingkup sekolahan,
  3. unit usaha simpan pinjam, yang bertujuan untuk melayani penabungan dan pinjaman uang guna meringankan para siswa serta untuk menumbuhkan kegemaran menabung bagi siswa,
  4. unit usaha jasa lainnya, disesuaikan dengan perkembangan dan pertumbuhan kegiatan ekonomi masyarakat, seperti fotokopi, wartel, warnet, menerima percetakan, travel bus, bursa buku, penjahitan pakaian seragam siswa, pengetikan dan penjilidan (rental), pengoperasian gedung serba guna, dan sebagainya.

 

Manfaat Koperasi Sekolah

Nah sudah tau belum sobat pintar manfaat koperasi sekolah?

 

Sebagaimana tujuan koperasi yaitu untuk kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, maka koperasi sekolah sangat bermanfaat bagi anggotanya.

Adapun manfaat yang dimaksud adalah sebagai berikut.

  1. Dapat menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah
  2. Dapat mendidik siswa untuk mandiri atau mampu mengurus dirinya sendiri
  3. Dapat berlatih menjadi wiraswastawan di bidang perkoperasian
  4. Membimbing para siswa untuk dapat berpartisipasi aktif dalam menyelanggarakan koperasi sekolah
  5. Dapat menanamkan disiplin, rasa tanggung jawab, setia kawan, dan gotong royong.

Yuk diskusi sobat pintar?

Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU)

Cara Menghitung SHU

Pendapatan koperasi selama satu tahun buku setelah dikurangi biaya-biaya disebut Sisa Hasil Usaha (SHU). Pembagian sisa hasil usaha koperasi sesuai dengan ketentuan dalam Undang- Undang Nomor 25 tahun 1992 Pasal 45 dan Anggaran Dasar Koperasi.

Nah sudah faham kan sobat pintar? yuk latihan

Latihan Koperasi

Yang tidak termasuk fungsi dan peran koperasi adalah...

A. Mempertinggi kualitas hidup masyarakat

B. Membangun kemampuan ekonomi untuk kesejahteraan anggota

C. Memperkokoh perekonomian rakyat

D. Memperendah kualitas hidup masyarakat

E. Memperkokoh ketahanan perekonomian nasional

Latihan Koperasi

Syarat pembentukan ekonomi tertulis pada...

A. UU No. 15 Tahun 1992 Pasal 6

B. UU No. 15 Tahun 1992 Pasal 7

C. UU No. 15 Tahun 1992 Pasal 8

D. UU No. 15 Tahun 1992 Pasal 9

E. UU No. 15 Tahun 1992 Pasal 10

Pengertian

Apa sih wirausaha itu sobat pintar?

 

Kewirausahaan berasal dari kata ‘wira’ yang berarti berani, utama, teladan, berbudi luhur. Dan ‘usaha’ yang berarti upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Jadi wirausaha dapat diartikan suatu keberanian untuk berupaya memenuhi kebutuhan.

Sesuai dengan kebijakan pemerintah, bahwa sektor swasta selalu ditingkatkan guna menciptakan lapangan pekerjaan dan menambah devisa negara melalui usaha swasta, baik pemenuhan kebutuhan dalam negeri maupun peningkatan ekspor. Untuk itulah peran wirausaha sangat diperlukan.

Adapun manfaat tenaga-tenaga wirausaha antara lain sebagai berikut.

  1. Sebagai generator dan sumber penciptaan serta perluasan kesempatan kerja.
  2. Pelaksana pembangunan yang dapat dipercaya integritasnya dan berdedikasi memajukan lingkungannya.
  3. Tidak melibatkan diri dalam persoalan keturunan, baginya kemanusiaan dan manusialah yang menjadi pusat perhatian kesibukannya.
  4. Kepribadian unggul dan martabat harga diri yang selalu mendapat perhatian utama untuk dikejar, ditingkatkan, dan dicita-citakannya.
  5. Persaingan yang dicita-citakan adalah persaingan yang wajar, sehat, tidak berlebihan, dan jujur dengan menggunakan, meningkatkan, dan memajukan tingkat efisiensi kerja usahanya.
  6. Selalu berusaha menghormati tertib hukum lingkungannya.
  7. Berusaha mambantu atau menolong orang lain, agar orang lain mampu membantu dan menolong dirinya.
  8. Tidak akan rela dan sampai hati menipu, merugikan apalagi mengkhianati pemerintah, negara, dan bangsanya.
  9. Sumber tenaga manusia yang ideal.
  10. Hidup sepantasnya, segala barang yang dipakai diatur sebaik mungkin dan tidak berlebihan.

Gimana sobat pintar sudah faham belum? yuk lanjut belajar lagi

Peranan wirausaha dalam perekonomian Nasional

Nah sobat pintar sudah tau belum apa sih peran wirausaha

dalam perekonomian nasional?

 

Menurut J. Schumper, ia menekankan pentingnya peranan kewirausahaan dalam kegiatan ekonomi suatu negara, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Karena para pengusaha merupakan golongan yang akan terus menerus membuat inovasi dalam kegiatan ekonomi.

Peranan wirausahawan sangat dibutuhkan oleh suatu negara karena ikut pula menentukan keberhasilan pembangunan nasional.

Adapun peranan wirausahawan adalah sebagai berikut.

  1. Ikut meningkatkan kegiatan ekonomi suatu negara.
  2. Ikut memajukan ekonomi bangsa dan negara.
  3. Ikut meningkatkan taraf hidup masyarakat.
  4. Ikut mengurangi atau mengatasi pengangguran.
  5. Ikut mengatasi ketegangan sosial.
  6. Ikut meningkatkan perdagangan domestik (dalam negeri) maupun perdagangan internasional.
  7. Ikut meningkatkan devisa negara.
  8. Ikut meningkatkan pengelolaan sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya modal.

Nah keren kan sobat pintar wirausaha itu, yuk lanjut belajar lagi siapa tau kamu salah satu wirausaha itu

Ciri Wirausaha

Nah yuk ketahui ciri ciri wirausaha, siapa tau kamu salah satunya

 

Seseorang yang berjiwa wirausaha harus mampu membuat kekuatan sendiri menjadi lebih produktif sehingga dapat memberikan manfaat bagi dirinya dan orang lain. Sehingga seorang wirausahawan perlu memiliki ciri-ciri dibawah ini :

  • Mempunyai keberanian untuk mengambil resiko dalam menjalankan usahanya
  • Mempunyai daya kreasi, inovasi, imajianasi dan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan keadaan
  • Mempunyai semangat dan kemauan untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi
  • Selalu mengutamakan efisiensi dan penghematan biaya
  • Mempunyai kemampuan untuk menarik bawahan dan partner usaha yang mempunyai kemampuan tinggi
  • Mempunyai cara análisis yang tepat, sistematis, dan metodolosis
  • Tidak konsumtif, selalu menanamkan kembali keuntungan yang diperoleh, baik untuk memperluas usaha yang sudah ada atau menanamkannya pada usaha yang baru
  • Pandai menilai situasi

Sementara itu, menurut pendapat Bygrave ciri-ciri atau karakteristik wirausahawan dikenal dengan istilah 10 D, yaitu sebagai berikut.

a. Dream (Visi ke Depan)

Seorang wirausahawan harus mempunyai visi atau pandangan ke masa depan untuk meningkatkan dan mengembangkan usahanya serta mempunyai kemampuan untuk mewujudkan visinya.

b. Decisiveness (Keputusan dengan Cepat)

Seorang wirausahawan adalah orang yang dapat bekerja dengan cepat dalam menghasilkan sesuatu. Selain itu juga dapat membuat suatu keputusan dengan cepat, tepat dan penuh perhitungan, agar berhasil dalam mengembangkan usahanya.

c. Doers (Melaksanakan Keputusan)

Seorang wirausahawan dalam mengambil keputusan akan langsung menindaklanjuti. Kegiatannya dilaksanakan secepat mungkin dengan penuh perhitungan. Ia tidak mau menunda kesempatan yang baik dalam menjalankan bisnisnya.

d. Determination (Penentuan/Kebulatan Tekad)

Seorang wirausahawan melaksanakan kegiatannya dengan penuh perhatian, rasa tanggung jawab, dan tidak mudah menyerah, walaupun dihadapkan pada halangan dan rintangan yang mustahil untuk diatasi.

e. Dedication (Pengabdian)

Seorang wirausahawan harus mempunyai dedikasi (mengutamakan pekerjaan) yang tinggi terhadap bisnisnya, kadang-kadang mengorbankan kepentingan keluarga untuk sementara waktu. Ia melaksanakan pekerjaannya tanpa kenal lelah. Semua perhatiannya dipusatkan untuk kegiatan bisnisnya.

f. Devotion (Mencintai Pekerjaan)

Seorang wirausahawan harus mencintai pekerjaan bisnisnya dan produk yang dihasilkannya. Hal inilah yang mendorong keberhasilan yang efektif untuk menjual produknya.

g. Details (Dapat Memerinci)

Seorang wirausahawan sangat memperhatikan faktor-faktor yang sangat rinci terhadap apa yang terjadi selama menjalankan kegiatan usahanya. Dia tidak mengabaikan faktor-faktor yang kecil yang dapat menghambat kegiatan usahanya.

h. Destiny (Bertanggung Jawab atas Nasib Usahanya)

Seorang wirausahawan bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak dicapainya. Dia merupakan orang yang bebas dan tidak mau bergantung pada orang lain.

i. Dollars (Kekayaan)

Seorang wirausahawan tidak mengutamakan pada pencapaian kekayaan. Motivasinya bukan karena masalah uang. Dia berasumsi jika berhasil dalam bisnisnya, maka ia pantas mendapat laba, bonus, atau hadiah.

j. Distribute (Membagi-bagi)

Seorang wirausahawan bersedia mendistribusikan kepemilikan bisnisnya kepada orang-orang kepercayaannya, yaitu orang-orang yang kritis dan mau diajak untuk mencapai sukses dalam bisnisnya.

 

Gimana sobat pintar, kamu termasuk salah satunya kan?

Karakteristik Kewirausahaan (Bigrave)

Biar semakin yakin kalau wirausaha itu kamu, yuk cari tahu karateristik kewirausahaan

 

Adakah di antara kamu berminat menjadi seorang wirausahawan? Nah, agar harapanmu itu dapat terwujud perlu kiranya kamu ketahui syarat-syarat yang harus dipenuhi. Persyaratan dasar untuk menjadi seorang wirausaha dinamakan dengan 8K dan 7P.

Adapun 8K meliputi kriteria sebagai berikut.

  1. Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Kemauan, keuletan, dan ketekunan.
  3. Kemampuan dan keahlian.
  4. Kesempatan yang ada dan digunakan.
  5. Keteraturan dan kecepatan kerja serta ketaatan (disiplin).
  6. Keberanian mengambil risiko dan menghadapi ketidakpastian.
  7. Kesadaran sosial dan kemerdekaan.
  8. Kapital dan keuangan.

Adapun yang dimaksud 7P adalah sebagai berikut.

  1. Pendidikan.
  2. Pengajaran dan atau latihan.
  3. Penerangan, penyuluhan, dan bimbingan.
  4. Pengelolaan dan perlindungan serta kepastian hukum.
  5. Pendekatan strategis.
  6. Penghayatan hakiki kehidupan.
  7. Perbankan.

Syarat-syarat tersebut sebagian mungkin sudah kamu miliki, namun sebagian lagi perlu kamu usahakan dari sekarang.

Gimana sobat pintar semakin yakin belum kalau kamu calon wirausaha?

Konsep Wirausaha Profesional

Yuk cari tahu konsep wirausaha profesional

 

Seorang wirausahawan harus dapat menekuni setiap usahanya secara profesional, sehingga usaha yang didirikan dapat berkembang dengan baik dan dapat menguntungkan semua pihak. Seorang wirausahawan haruslah mampu melihat ke depan, dalam arti melihat dan berpikir dengan penuh perhitungan mencari pilihan berbagai alternatif masalah dan pemecahannya. Untuk itu diperlukan seorang wirausahawan yang handal dan profesional.

Seorang wirausahawan harus memiliki konsep-konsep berikut.

  1. Mengenal sangat dalam terhadap produknya.
  2. Yakin dan percaya terhadap produknya.
  3. Tidak berdebat dengan calon pelanggan.
  4. Memiliki jiwa antusias.
  5. Komunikatif dalam negosiasi.
  6. Ramah dalam pelayanan.
  7. Santun dalam penampilan.
  8. Menciptakan transaksi.
  9. Memenuhi kebutuhan pelanggan.
  10. Jujur, berani, dan mempunyai keberanian.

Wirausahawan yang baik tidak membiarkan dirinya direncanakan oleh pihak lain, melainkan merencanakan pengembangan dirinya sendiri. Sudahkah jiwa kewirausahaan kamu miliki?

Latihan Kewirausahaan

Kewirausahaan berasal dari dua kata, wira dan usaha. Arti dari wira adalah...

A. Cantik

B. Berani

C. Upaya

D. Usaha

E. Lanjut

Latihan Kewirausahaan

Yang tidak termasuk ciri-ciri wirausaha adalah...

A. Tidak pandai menilai situasi

B. Mempunyai keberanian untuk mengambil resiko

C. Mempunyai daya kreasi dan inovasi

D. Mempunyai semangat dan kemauan untuk mengatasi kesulitan

E. Mengutamakan efisiensi dan penghematan biaya

Materi Ekonomi SMA - 12 IIS Lainnya

redesain-navbar Portlet