redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Pengertian Keluarga

Sobat, Pintar, Makna dari keluarga itu apa ya?

Para ahli merumuskan pengertian atau definisi mengenai keluarga sebagai berikut.

a. A.M. Rose
Keluarga adalah kelompok sosial terdiri atas dua orang atau lebih yang mempunyai ikatan darah, perkawinan, atau adopsi.

b. Francis F. Merrill
Keluarga adalah kelompok sosial kecil yang umumnya terdiri atas ayah, ibu, dan anak. Hubungan sosial di antara anggota keluarga relatif tetap dan didasarkan atas ikatan darah, perkawinan, atau adopsi.

Keluarga merupakan kesatuan kelompok terkecil di dalam masyarakat. Pranata keluarga bertujuan mengatur manusia dalam hal melanjutkan keturunan (reproduksi). Dalam kaitan dengan tujuan itu, pranata keluarga mempunyai beberapa fungsi nyata sebagai berikut.

  • Mengatur masalah tanggung jawab untuk merawat dan mendidik atau mensosialisasikan anak.

  • Mengatur masalah hubungan kekerabatan, yaitu ikatan-ikatan persaudaraan yang didasarkan adanya hubungan darah.

  • Mengatur masalah hubungan seksual untuk melanjutkan keturunan yang perlu melalui ikatan perkawinan. Dengan adanya aturan-aturan mengenai hubungan seksual dalam pranata keluarga, kelangsungan hidup manusia dapat dipertahankan.

  • Pranata keluarga juga memiliki fungsi afeksi. Setiap anggota dapat mencurahkan perasaan kasih sayangnya kepada anggota keluarga yang lain. Ayah menyayangi ibu, demikian sebaliknya. Ayah atau ibu menyayangi anak-anak demikian juga anak-anak menyayangi ayah dan ibunya. Adik menyayangi kakak, demikian sebaliknya.

Yuk diskusi sobat pintar

Pembentukan Keluarga

Apa saja yang termasuk unsur pembentuk keluarga

 

Menurut Koentjaraningrat suatu keluarga yang terdiri atas ayah, ibu, dan anak disebut keluarga inti (nuclear family), namun ada juga suatu keluarga yang selain ayah, ibu, dan anak terdapat nenek, bibi, paman, kemenakan, dan saudara lainnya. Keluarga inti yang diperluas tersebut disebut extended family. Nuclear family dan extended family dapat digambarkan sebagai berikut.

Keluarga yang terbentuk melalui perkawinan disebut keluarga prokreasi, sedangkan setiap individu yang dilahirkan disebut keluarga orientasi. Karena perkawinan, keanggotaan individu yang semula dalam keluarga orientasi beralih menjadi keluarga prokreasi.

Kedudukan individu dalam keluarga orientasi dan prokreasi dapat digambarkan sebagai berikut.

Koentjaraningrat berpendapat bahwa kerabat ialah kesatuan sosial yang terdiri atas orang-orang yang ada hubungan darah secara vertikal atau horizontal, serta kelompok-kelompok sosial yang terjalin oleh hubungan kekeluargaan karena perkawinan.

a. Secara vertikal dalam masyarakat Jawa dikenal hubungan kekerabatan sampai tujuh generasi, yaitu anak, cucu, buyut, canggah, wareng, udheg udheg, dan gantung siwur.

b. Secara horizontal, misalnya hubungan saudara ayah, saudara ibu, saudara kakek, saudara nenek, saudara kandung, anak kakak, anak adik sesaudara kandung, dan lain-lain.

Yuk diskusi sobat pintar

Macam-macam Perkawinan

Sobat, ada apa saja ya macam macam perkawinan itu?

a. Berdasarkan Banyaknya Suami dan Istri
Perkawinan dapat dibedakan sebagai berikut.

  • Perkawinan monogami ialah perkawinan seorang suami hanya memiliki seorang istri dalam satu perkawinannya. Bentuk ini adalah bentuk yang paling umum di berbagai masyarakat seluruh dunia.
  • Perkawinan poligami ialah perkawinan seorang suami memiliki seorang istri lebih dari satu. Bentuk ini dilakukan oleh keluarga tertentu saja. Contoh: Raja-raja zaman dulu, keluarga bangsawan, orang-orang kaya, atau orang biasa karena alasan-alasan tertentu.
  • Perkawinan poliandri ialah perkawinan seorang istri memiliki suami lebih dari satu. Bentuk ini tidak lazim terjadi dan memang tidak dibenarkan oleh hukum negara, hukum agama, ataupun hukum adat.


b. Bentuk Perkawinan Khusus
Perkawinan dapat dibedakan sebagai berikut.

  • Perkawinan sororat (lanjutan) terjadi bila si istri meninggal maka suami itu mengawini saudara perempuan istrinya atas dasar izin atau mandat dari mendiang istri. Menurut adat, perkawinan dilangsungkan tanpa membayar bingkisan perkawinan karena dianggap perkawinan lanjutan dari yang sebelumnya. Perkawinan ini di Jawa disebut ngarangwulu. Di Minangkabau disebut baganti laplak dan di Pasemah disebut tungkat.
  • Perkawinan mengabdi (jasa) apabila seorang laki-laki tidak mampu membayar bingkisan perkawinan kepada istrinya sehingga laki-laki itu harus bekerja dahulu di tempat keluarga si istri tanpa dibayar sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan. Bentuk perkawinan ini di Lampung disebut mandiding dan di Bali disebut munggonin.
  • Perkawinan levirat (pengganti) ialah perkawinan yang terjadi bila seorang suami meninggal kemudian si janda dikawini oleh saudara laki-laki yang meninggal tersebut. Perkawinan ini di Palembang disebut ganti tikar, di Bengkulu disebut kawin anggon, dan di Batak disebut pare akhon.
  • Perkawinan menculik ialah yang dilakukan dengan menculik wanita yang akan dikawini kemudian diajak pergi (lari) dan menikahinya di tempat yang jauh. Kalau dalam penculikan itu dengan persetujuan si wanita, hal ini disebut perkawinan merangkat, apabila tanpa pengetahuan si wanita disebut melagandang. Tujuan dari perkawinan ini adalah untuk menghindari pembayaran bingkisan perkawinan yang terlalu tinggi (berat) dari pihak laki-laki. Dulu perkawinan menculik banyak terjadi di Lampung, Kalimantan, dan Bali.
  • Perkawinan pungut ialah perkawinan yang terjadi karena seorang ayah pada masyarakat patrilineal tidak mempunyai anak laki-laki sehingga anak perempuannya dikawinkan secara matrilokal di mana menantu laki-laki itu diminta tetap tinggal di rumah keluarga istri dengan perjanjian bahwa anak laki-laki yang lahir dari perkawinannya itu dipungut dan dimasukkan ke dalam klan ayah.


c. Berdasarkan Daerah Asal Jodoh
Perkawinan dapat dibedakan sebagai berikut.

  • Perkawinan endogami ialah perkawinan yang dilakukan dengan seseorang yang berasal dari lingkungan sendiri. Lingkungan ini dapat berupa satu desa, satu marga, atau satu lingkungan keluarga dekat, tetapi sudah bukan muhrimnya. 
  • Perkawinan eksogami ialah perkawinan yang dilakukan dengan seseorang yang berasal dari luar lingkungan, luar desa, luar marga, atau luar ras. Bentuk ini dapat dijumpai pada masyarakat yang unilateral, misalnya masyarakat Batak.

Yuk diskusi sobat pintar

Upacara Adat di Masyarakat

Macam macam upacara adat di masyarakat

Upacara adalah bentuk kegiatan manusia dalam hidup bermasyarakat yang didorong oleh hasrat untuk memperoleh ketenteraman batin atau mencari keselamatan dengan memenuhi tata cara yang ditradisikan dalam masyarakat.

Koentjaraningrat berpendapat bahwa upacara yang diselenggarakan oleh masyarakat sejak zaman dahulu sampai sekarang dalam bentuk dan tata cara yang relatif tetap disebut upacara tradisional. Masyarakat yang masih melestarikan adat kebiasaan dan cara hidup yang sudah turuntemurun disebut masyarakat tradisional. Beberapa contoh upacara yang ada di masyarakat, yaitu sebagai berikut.

a. Upacara Pertunangan
Pertunangan adalah suatu perjanjian antara kedua belah pihak untuk melakukan suatu perkawinan di kemudian hari. Perjanjian tersebut baru mengikat kalau sudah ada penyerahan bingkisan sebagai tanda pertunangan.

b. Upacara Perkawinan
Menurut Selo Soemardjan upacara perkawinan di dalam masyarakat Indonesia sering diadakan secara besar-besaran, kecuali di Bali. Justru upacara kematian yang mendapat perhatian besar di Bali, sedangkan upacara perkawinan kurang diistimewakan.

c. Upacara yang Berkenaan Dengan Perubahan Tingkatan Usia
Upacara Tingkepan
Masyarakat di Indonesia mengenal tradisi untuk mengadakan berbagai upacara selama bayi masih dalam kandungan yang bertujuan supaya selamat dan terhindar dari mara bahaya. Selama wanita mengandung banyak pantangan yang harus dipatuhi dan kadang-kadang suaminya harus pula ikut mematuhi pantangan tertentu. Apabila pantangan itu terlanggar dapat menimbulkan gangguan batin atau hal buruk yang menimpa si anak.

Misalnya, si anak yang lahir cacat.

d. Upacara Magis
Menurut Koentjaraningrat upacara magis adalah upacara yang dilakukan dengan tujuan mempengaruhi alam atau keadaan tertentu dengan menggunakan kekuatan gaib. Contoh:

Upacara menolak hujan oleh seorang pawang berhubungan dengan hajat perkawinan atau pesta lainnya yang akan diadakan.

e. Upacara Kematian
Cara penyelenggaraan upacara kematian setiap daerah berbedabeda, misalnya sebagai berikut.

Pemeluk agama Hindu di Bali apabila meninggal, jenazahnya dibakar. Upacara pembakaran jenazah tersebut disebut ngaben. Dengan cara itu, sempurnalah manusia karena badannya menjadi abu dan bersatu dengan alam, sedangkan arwahnya akan mengalami reinkarnasi atau lahir kembali dalam bentuk penjelmaan yang berbeda sesuai dengan derajat kesucian jiwanya.

Gimana sobat pintar sudah faham belum? Yuk diskusi

Sosialisasi Dalam Keluarga

Apa saja ya faktor faktor sosialisasi dalam keluarga

Faktor yang menyebabkan peran keluarga sangat penting dalam proses sosialisasi anak adalah sebagai berikut.

  • Keluarga merupakan kelompok kecil yang anggotanya berinteraksi face to face secara tertutup. Dalam kelompok tersebut perkembangan anak dapat diikuti dengan saksama oleh orang tuanya dan penyesuaian secara pribadi dalam hubungan sosial lebih mudah terjadi.
  • Orang tua mempunyai motivasi kuat untuk mendidik anak karena anak merupakan buah cinta kasih hubungan suami istri. Anak merupakan perluasan biologis dan sosial orang tuanya. Motivasi yang kuat ini melahirkan hubungan emosional antara orang tua dan anak.

Yuk diskusi sobat pintar

Latihan

Lembaga sosial yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan hidup, bersifat informal, dan berfungsi untuk pewarisan budaya secara alamiah adalah ….

A. Keluarga

B. Sekolah

C. Pasar

D. Partai

E. Agama

Fungsi Pranata Ekonomi Mengatur Kegiatan Produksi

Sobat pintar yuk belajar fungsi pranata ekonomi

 

Pranata ekonomi berisi norma-norma khusus, yakni aturan-aturan untuk mengatur kegiatan ekonomi, berfungsi untuk mengatur kegiatan produksi, yaitu kegiatan untuk menghasilkan barang dan jasa. Hal ini berarti kegiatan produksi itu ada aturan-aturannya sebagai berikut.

  • Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maka barang/jasa yang diproduksi harus halal menurut agama.
  • Harga barang/jasa yang diproduksi harus sesuai dengan daya beli masyarakat.
  • Barang/jasa yang diproduksi harus mengikuti selera dan kebutuhan masyarakat umum.
  • Dilarang memburuk-burukkan hasil produksi perusahaan lain, dan sebagainya.


Ketentuan-ketentuan tersebut harus dilaksanakan oleh para produsen melalui pelaku-pelakunya (aparat-aparatnya), agar kegiatan berproduksi menjadi lancar dan teratur sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi. Sebaliknya, jika norma-norma tersebut tidak diindahkan maka tentu akan menghambat kelancaran dan ketertiban dalam berproduksi dan berdampak negatif kepada masyarakat, yakni tidak terpenuhinya kebutuhan hidup masyarakat terhadap barang/jasa.

Yuk belajar lebih lanjut dari fungsi pranata ekonomi

Fungsi Pranata Ekonomi Mengatur Kegiatan Distribusi

Fungis ekonomi dalam kegiatan distribusi 

 

Kegiatan distribusi

Berfungsi sebagai penyaluran barang/jasa hasil produksi, sebagai bagian dari kegiatan ekonomi, juga ada norma-norma khusus untuk mengaturnya sebagai berikut.

  • Lembaga yang berwenang untuk penyaluran barang/jasa adalah agen, pasar, toko, dan pedagang eceran. Jika, produsen menjual langsung kekonsumen dengan mengabaikan lembaga distribusi tentu akan dapat menimbulkan kekacauan.
  • Mengatur etika dalam berjual beli, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Aturan-aturan khusus pendistribusian barang/jasa tersebut tentunya harus dilaksanakan oleh aparat-aparatnya, agar jalannya proses kegiatan pendistribusian berjalan lancar dan tertib. Sebaliknya, jika aturan-aturan itu dilanggar tentu akan menghambat dan menimbulkan kekacauan dalam kegiatan distribusi tersebut.
 

Yuk lanjut belajar fungsi lain pranata ekonomi dalam kegiatan konsumsi

Fungsi Pranata Ekonomi Mengatur Kegiatan Konsumsi

Fungsi ekonomi dalam mengendalikan kegiatan konsumsi

 

Kegiatan konsumsi

Berfungsi sebagai bagian dari kegiatan ekonomi, yakni kegiatan pembelian, pemakaian, atau penggunaan barang/jasa juga ada aturanaturannya yang mengatur kegiatan konsumsi tersebut sebagai berikut.

  • Membeli barang/jasa harus sesuai dengan kemampuan daya beli, sesuai kebutuhan, berdasarkan prioritas keperluan.
  • Barang/jasa yang dibeli dan dikonsumsi menurut norma agama harus yang halal, bersih, dan sehat.
  • Pemborosan dan konsumerisme bertentangan dengan sifat masyarakat Indonesia, karenanya harus dihindari.
  • Pengaturan dalam anggaran belanja rumah tangga dan sebagainya.

Aturan-aturan tersebut harus dilaksanakan oleh para konsumen, agar kegiatan mengkonsumsi barang/jasa dapat berjalan lancar dan tertib, sesuai dengan kemampuan daya beli. Dengan demikian, pranata ekonomi sebagai bagian dari pranata sosial juga berfungsi untuk mengatur kegiatan konsumsi masyarakat umum dalam kehidupannya.

Gimana sobat pintar sudah faham belum? yuk diskusi

Latihan

Masyarakat membangun lembaga ekonomi dalam bentuk perusahaan, badan usaha, maupun koperasi. Semua lembaga ekonomi tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap….

A. Kemakmuran dan kesejahteraan

B. Keamanan dan kedamaian

C. Ketertiban dan keteraturan

D. keutuhan dan kebersamaan

E. Kerukunan dan ketenangan

Latihan

Kemakmuran masyarakat akan terwujud jika setiap warga dibatasi hak miliknya pembatasan tersebut akan memberikan peluang bagi warga yang miskin untuk mendapatkan kebutuhan hidupnya. Paham dalam lembaga ekomomi yang membatasi individu dalam menumpuk kekayaan adalah sosialisme. Fungsi lembaga ekonomi dalam contoh tersebut adalah ….

A. Mengatur jumlah hak miliki negara

B. Mengatur kebutuhan hidup rakyat

C. Menciptakan kemakmuran rakyat

D. Melindungi golongan yang kaya

E. Membatasi golongan yang miskin

Ciri-ciri dan Fungsi Pranata Politik

Yuk cari tahu ciri ciri dan fungsi pranata politik

 

Ciri-ciri pranata politik sebagai berikut.

  • Adanya asosiasi politik yang disebut pemerintah yang aktif.
  • Adanya suatu komunitas manusia yang hidup bersama atas dasar nilai nilai yang disepakati bersama.
  • Pemerintah melaksanakan fungsi-fungsi untuk kepentingan bersama (umum).
  • Pemerintah diberi kewenangan untuk memonopoli penggunaan atau ancaman paksaan fisik.
  • Pemerintah mempunyai kewenangan tersebut hanya pada wilayah tertentu.


Pranata politik memiliki beberapa fungsi sebagai berikut.

  • Melaksanakan kesejahteraan umum. Pranata politik merencanakan dan melaksanakan pelayanan sosial dan pemenuhan kebutuhan pokok warga masyarakat seperti sandang, pangan dan papan.
  • Memelihara ketertiban di dalam wilayahnya. Pemeliharaan ketertiban dilaksanakan baik dengan tidak menggunakan kekerasan (persuasif) maupun dengan paksaan fisik. Pranata politik bertindak sebagai pemaksa hukum dan menyelesaikan konflik-konflik dalam masyarakat secara adil.
  • Menjaga keamanan dari serangan pihak luar. Pranata politik dengan alat-alat yang dimilikinya berusaha mempertahankan negara dari serangan pihak luar.

Dalam pranata politik terdapat struktur kekuasaan, yaitu pembagian kekuasaan secara horizontal dan vertikal. Oleh karena itu, pranata politik juga mempunyai fungsi tersembunyi sebagai salah satu kriteria untuk membuat stratifikasi sosial.

Setiap penguasa yang telah memegang kekuasaan di dalam masyarakat, demi stabilnya masyarakat, akan berusaha untuk mempertahankannya.

Dengan adanya struktur kekuasaan dan kemungkinan-kemungkinan naik-turunnya seseorang dari suatu lapisan ke lapisan lain yang lebih tinggi atau rendah, pranata politik juga berfungsi tersembunyi sebagai saluran mobilitas sosial.

Yuk diskusi sobat pintar

Cara Pembentukan Negara

Sobat pintar tau ga cara pembentukan negara?

 

Proses pembentukan suatu pranata politik ialah pembentukan suatu bangsa (nation) dalam kerangka pembentukan suatu negara.

Cara pembentukan negara sebagai berikut.

  • Mengusahakan adanya persamaan nilai, norma atau sejarah. Hal itu dapat dilakukan melalui pengajaran di sekolah-sekolah ataupun media massa.
  • Membentuk tentara nasional yang merupakan tulang punggung suatu negara merdeka yang mendapat dukungan dari segenap lapisan masyarakat.
  • Mengadakan kegiatan-kegiatan dan proyek-proyek yang sesuai dengan kehendak warga masyarakat, misalnya membangun pusat-pusat pemerintahan, membangun jalan-jalan, bendungan, irigasi, pabrik, dan sarana ibadah.
  • Mengadakan pendidikan bela negara dengan mengadakan upacara pengibaran bendera di sekolah-sekolah.

Fungsi lembaga politik yang merupakan wujud nyata pelaksanaan pranata politik, yaitu sebagai berikut.

  • Menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di antara para warga masyarakat.
  • Menyelenggarakan pelayanan sosial, seperti perawatan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
  • Melaksanakan undang-undang yang telah disahkan.
  • Melembagakan norma melalui undang-undang yang dibuat oleh badan legislatif.
  • Melindungi para warga masyarakat atau warga negara dari serangan bangsa lain.
  • Mewaspadai dan selalu siaga terhadap bahaya-bahaya yang mengancam.

Untuk mencapai tujuan itu diperlukan adanya pembagian, pembatasan kekuasaan pada warga masyarakatnya agar antarwarga masyarakat itu tidak saling tindas, saling berkuasa, atau saling mengganggu, tetapi perlu kerja sama, saling membantu, dan saling melengkapi dalam memajukan kehidupan masyarakatnya. Oleh sebab itu, dalam masyarakat/negara ada pembagian kekuasaan, yang terdiri atas:
a. kekuasaan eksekutif (kekuasaan pelaksana undang-undang),
b. kekuasaan legislatif (kekuasaan pembuat undang-undang), dan
c. kekuasaan yudikatif (kekuasaan pengawasan terhadap pelaksanaan undang-undang).
Ketiga sistem pembagian kekuasaan ini disebut trias politika, yang dipelopori oleh seorang filsuf Yunani Kuno, Montesquieu.

Yuk pelajari selanjutnya tentang materi kekuasaan eksekutif, legistalif dan yudikatif

Fungsi Kekuasaan Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif

Sobat pintar tau ga ni beda lembaga 
eksekutif, legislatif dan yudikatif?

Fungsi Kekuasaan Eksekutif

Kekuasaan eksekutif menurut Soerjono Soekanto adalah kekuasaan yang dimiliki oleh warga masyarakat untuk melaksanakan norma-norma hukum melalui wakil-wakilnya yang duduk di pemerintahan (dipimpin oleh presiden dan menteri-menteri), baik di tingkat pusat maupun daerah. Kekuasaan eksekutif ini melalui aparat-aparatnya, seperti polisi, hakim, jaksa, ABRI, pegawai negeri, dan lain-lain berperan sebagai penegak normanorma hukum dalam usaha pengendalian sosial warga masyarakat yang berperilaku menyimpang.

 

Fungsi Kekuasaan Legislatif

Kekuasaan legislatif adalah kekuasaan yang dimiliki oleh warga masyarakat untuk membuat norma-norma (undang-undang) melalui wakil-wakilnya yang duduk di lembaga Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), baik DPR tingkat pusat maupun tingkat daerah. Para anggota DPR ini dipilih warga masyarakat secara demokratis melalui pemilihan umum. Tugasnya merumuskan garis-garis besar program pembangunan, merumuskan GBHN, dan norma-norma hukum (undang-undang) bagi masyarakatnya yang dalam pelaksanaannya diserahkan kepada lembaga kekuasaan eksekutif (pemerintah) untuk dilaksanakan.

 

Fungsi Kekuasaan Yudikatif

Kekuasaan yudikatif adalah kekuasaan yang dimiliki oleh warga masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan undang undang melalui wakil-wakilnya yang duduk dalam lembaga Mahkamah Agung (MA). Lembaga ini berperan sebagai alat pengendali sosial, yang pelaksanaannya dilakukan terhadap lembaga kekuasaan eksekutif. Lembaga ini mempunyai wewenang untuk menegur, menasihati, atau memberi saran-saran kepada pemerintah dalam kaitan pelaksanaan GBHN dan undang-undang hasil produk lembaga legislatif. Lembaga yudikatif ini bersifat independen, artinya kekuasaannya tidak dibatasi, baik oleh lembaga eksekutif maupun lembaga legislatif, tetapi dibatasi oleh Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara yang merupakan sumber dari semua norma-norma hukum yang berlaku di masyarakat/negara Indonesia.

Bagaimana sobat pintar sudah faham belum? Yuk diskusi

 

Latihan

Lembaga atau pranata sosial berfungsi sebagai sarana untuk memelihara dan mempertahankan sistem sosial. Sedangkan tujuannya adalah…

A. Mematuhi peraturan di dalam masyarakat

B. Mengawasi aturan-aturan dalam masyarakat

C. Melestarikan adat-istiadat dalam masyarakat

D. Menjaga kebaikan sikap hidup bersama

E. Memenuhi kebutuhan masyarakat

Fungsi Pendidikan

Sobat pintar pasti sudah tidak asing lagi dengan fungsi pendidikan, yuk pelajari lebih lanjut

 

Fungsi nyata pendidikan sebagai berikut.

  • Menolong orang untuk mengembangkan potensi mereka supaya bisa memenuhi kebutuhan mereka dan masyarakat.
  • Membantu orang untuk sanggup mencari nafkah bagi kehidupannya kelak.
  • Melestarikan kebudayaan dengan cara mewariskan kepada generasi berikutnya. Mengembangkan kemampuan berpikir dan berbicara secara rasional.
  • Meningkatkan cita rasa keindahan para siswa.
  • Meningkatkan taraf kesehatan dengan cara melatih jasmani melalui olahraga dan memberikan ilmu pengetahuan tentang kesehatan.


Fungsi tersembunyi pranata pendidikan sebagai berikut.

  • Menjadi saluran bagi mobilitas sosial dalam masyarakat. Seseorang yang berasal dari orang tua yang pekerjaannya petani, dengan melalui pranata pendidikan bisa mengejar cita-cita menjadi seorang yang profesional atau pegawai tinggi.
  • Menunda masa kedewasaan anak dan dengan demikian menunda peralihan peran anak menjadi dewasa. Pelanjutan sekolah anak berarti menunda masuknya anak dalam pasar tenaga kerja.
  • Memelihara integrasi dalam masyarakat. Penggunaan bahasa Indonesia dalam sekolah, pelajaran sejarah kebangsaan, dan Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu cara untuk memelihara integrasi dalam masyarakat Indonesia.

Gimana sobat pintar sudah merasakan fungsi pendidikan kan? yuk diskusi

Fungsi Pranata Pendidikan Dasar

Sudah tau kan sobat pintar fungsi pranata pendidikan dasar

 

Pranata pendidikan dasar, yaitu sistem norma untuk mengatur pendidikan di tingkat dasar, yang meliputi TK, SD, dan SMP. Melalui ketiga lembaga lembaga dasar ini, baik secara formal maupun informal hasil-hasil kebudayaan dapat ditanamkan/diajarkan kepada generasi muda. Tentu saja dalam mensosialisasikan nilai-nilai kebudayaan berupa ilmu pengetahuan, teknologi, kesenian, agama, dan olahraga ada aturan-aturan khusus.

Aturan-aturan yang mengatur kegiatan di TK berbeda dengan yang berlaku di tingkat SD dan SMP. Perbedaan aturan-aturan itu dapat dilihat dari contoh berikut ini.


A. Taman Kanak-Kanak (TK)
Aturan-aturannya, antara lain:

  • usia anak yang mengikuti kegiatan di TK antara 4 - 6 tahun;
  • kurikulum yang disusun khusus untuk TK;
  • aspek bermain lebih dominan dari aspek belajar;
  • tidak boleh pemaksaan belajar bagi murid TK;
  • jam belajarnya sekitar 3 - 4 jam pada pagi hari;
  • gurunya harus lulusan SPG TK, D2 TK, S1 TK terutama wanita;
  • lembaga pendidikannya diberi nama Taman Kanak-Kanak atau kelompok bermain; dan
  • kurikulum TK disusun dari nilai-nilai kebudayaan masyarakat.

B. Sekolah Dasar (SD)
Aturan-aturannya antara lain:

  • murid yang telah menyelesaikan TK atau yang telah berusia lebih dari 6 tahun boleh masuk ke SD;
  • masuk SD harus melalui pendaftaran;
  • setiap warga masyarakat mempunyai hak bersekolah di SD;
  • lamanya pendidikan di SD adalah 6 tahun;
  • kurikulum SD disusun berisikan nilai-nilai kebudayaan yang sesuai untuk usia anak SD;
  • pemerintah memberi Bantuan Operasional Sekolah (BOS);
  • guru harus lulusan serendah-rendahnya D2 atau S1 dari FKIP;
  • lembaga pendidikannya diberi nama SD;
  • masyarakat boleh mendirikan SD swasta menurut ketentuan yang berlaku; dan
  • bersekolah di SD bebas SPP, tetapi bagi orang tua/masyarakat yang mampu ada pungutan (iuran) oleh komite sekolah.


C. SMP
Aturan-aturannya antara lain:

  • SMP merupakan lanjutan dari SD;
  • murid yang diterima harus menyelesaikan pendidikan di SD dahulu;
  • masuk SMP harus melalui pendaftaran dan seleksi;
  • setiap WNI berhak melanjutkan pendidikan di SMP;
  • lamanya pendidikan di SMP sekitar 3 tahun;
  • kurikulum SMP disusun dan berisikan nilai-nilai budaya yang sesuai untuk usia anak SMP;
  • guru yang mengajarkan minimal harus lulusan D3 atau sarjana pendidikan lulusan IKIP/FKIP;
  • lembaga pendidikannya disebut SMP, MTs, dan lain-lain;
  • masyarakat berhak mendirikan SMP swasta asal mengikuti ketentuan yang berlaku untuk itu;
  • pemerintah memberi Bantuan Operasional Sekolah (BOS); dan
  • bagi orang tua/masyarakat yang mampu ada pungutan (iuran) oleh komite sekolah.

Gimana sobat pintar sudah faham kan? yuk diskusi

Pranata Pendidikan Menengah (SMA/SMK)

Nah ini ni pranata pendidikan menengah yang sedang kamu jalani

 

Pranata pendidikan menengah, yaitu sistem norma untuk mengatur kegiatan pendidikan warga masyarakat di lembaga pendidikan tingkat menengah (SMA/SMK). Melalui lembaga pendidikan tingkat menengah ini maka kegiatan pendidikan dalam mensosialisasikan kebudayaan kepada warga masyarakat, khususnya generasi muda dapat diselenggarakan.

Aturan-aturan yang umum berlaku di kedua lembaga pendidikan menengah (SMA/SMK) itu antara lain:

  • SMA merupakan lanjutan dari SMP;
  • murid yang diterima harus lulus SMP;
  • masuk SMA harus melalui pendaftaran dan seleksi;
  • calon siswa SMA harus menyelesaikan syarat-syarat administrasi;
  • setiap warga masyarakat yang memenuhi syarat berhak melanjutkan pendidikan di SMA;
  • lamanya pendidikan di SMA sekitar 3 tahun setelah SMP;
  • kurikulum SMA disusun berdasarkan/berisikan nilai-nilai budaya yang disesuaikan dengan usia anak SMA;
  • guru yang berhak mengajar harus lulusan sarjana pendidikan FKIP (S1);
  • lembaga pendidikan menengah ini ada dua macam, yaitu SMA dan SMK; dan
  • warga masyarakat mempunyai hak mendirikan lembaga pendidikan menengah, asalkan memenuhi persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan.

Yuk lanjut lagi masih ada pranata perguruan tinggi lo

Pranata Pendidikan Tinggi

Buat kamu yang berencana melanjutkan ke pendidikan tinggi wajib tahu ini ya

 

Pranata pendidikan tinggi, yaitu sistem norma untuk mengatur kegiatan pendidikan warga masyarakat di lembaga pendidikan tinggi. Pendidikan tinggi ini banyak jenis dan sifatnya, yakni ada yang berbentuk universitas, institut, sekolah tinggi, dan akademi. Jenis-jenis perguruan tinggi tersebut tentu saja memenuhi aturan-aturan khusus yang berbeda dengan yang lainnya. Ketiganya mempunyai aturan-aturan umum yang hampir sama sebagai berikut.

  • Perguruan tinggi merupakan kelanjutan dari SMA.
  • Mahasiswa yang diterima harus lulus SMA.
  • Calon mahasiswa harus melalui pendaftaran dan seleksi.
  • Calon mahasiswa harus menyelesaikan persyaratan akademis.
  • Setiap warga masyarakat mempunyai hak yang sama untuk mengikuti Pendidikan di perguruan tinggi.
  • Lamanya pendidikan di perguruan tinggi berkisar 3 - 7 tahun.
  • Kurikulum disusun/berisikan nilai-nilai kebudayaan yang disesuaikan dengan usia mahasiswa.
  • Dosen yang berhak mengajar harus lulusan sarjana (S1, S2, dan S3).
  • Warga masyarakat yang berminat mempunyai hak untuk mendirikan lembaga perguruan tinggi asalkan sesuai dengan ketentuan persyaratan yang berlaku untuk itu.

Gimana sobat pintar sudah faham kan? yuk diskusi

Latihan

Dani adalah seorang siswa yang pandai tetapi kurang mampu. Ia mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan sampai sarjana. Setelah lulus, ia diterima diperusahaan besar dengan posisi sebagai manager. Berdasarkan uraian tersebut, lembaga pendidikan berperan untuk ….

A. Memberikan beasiswa

B. Melakukan mobilitas vertikal

C. Mewariskan budaya leluhur

D. Membuka lapangan kerja baru

E. Membentuk kepribadian ideal

Latihan

Lembaga pendidikan (kursus) Bahasa Inggris, memasak, dan sejenisnya, merupakan lembaga pendidikan non-formal. Fungsi lembaga tersebut adalah memberikan ....

A. Ilmu pengetahuan dan teknologi

B. Modal keterampilan praktis untuk hidup

C. Keahlian yang diperlukan oleh pemerintah

D. Teori dan cara hidup dalam masyarakat

E. Peralatan teknologi tepat guna/sederhana

Pengertian Pranata Agama

Apa ya maksud dari pranata agama?

 

Pranata agama sebagai bagian dari pranata sosial adalah sistem norma yang khusus untuk mengatur hubungan antara manusia dengan penciptanya (Khaliknya) dan antarsesama manusia sehingga ketenteraman dan kedamaian batin dapat dikembangkan. Adanya pranata agama ini sejalan dengan hakikat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan, di samping sebagai makhluk pribadi dan makhluk sosial. Pranata agama ini berisikan aturan-aturan yang berasal dari Tuhan melalui para rasul/nabi dan dibukukan dalam sebuah kitab suci. Tujuannya untuk mengatur hubungan manusia dengan penciptanya dan antar sesama manusia sehingga kehidupan manusia menjadi damai dan teratur di dunia. Pranata agama ini tentu saja harus dijadikan pedoman pola tindakan warga masyarakat dalam berinteraksi dengan penciptanya dan berinteraksi sosial dengan sesamanya dalam kehidupan bermasyarakat.

Yuk lanjut belajar lagi sobat pintar

Fungsi Nyata Agama

Sobat pintar sudah tau belum fungsi pranata sosial?

 

Fungsi nyata agama sebagai berikut.

  1. Ritual yang melambangkan doktrin dan yang mengingatkan manusia pada doktrin tersebut, serta seperangkat norma perilaku yang konsisten dengan doktrin tersebut.
  2. Menyangkut pola keyakinan yang disebut doktrin, yang menentukan sifat hubungan antarmanusia dengan sesamanya dan dengan Tuhan.
  3. Menyatukan para pemeluknya dalam suatu ikatan persaudaraan.
  4. Dalam beberapa negara, meliputi pengendalian negara secara aktual.

Sobat pintar pasti udah faham, yuk lanjut belajar lagi

Fungsi Tersembunya Pranata Agama

Nah sekarang kita akan mempelajari fungsi tersembunyi pranata agama

 

Fungsi tersembunyi pranata agama sebagai berikut.

  • Menjalankan fungsi pendidikan antara lain berupa pewarisan ilmu pengetahuan mengenai sejarah para pembawa agama (para nabi), juga menyangkut bagaimana menafsirkan suatu ayat dalam kitab suci agama masing-masing.
  • Lingkungan agama, selain menjadi lingkungan untuk beribadah juga merupakan lingkungan pergaulan masyarakat. Di Indonesia, masjid sebagai tempat salat dan menjadi tempat untuk saling berkomunikasi dan berdiskusi mengenai masalah-masalah sosial kemasyarakatan.
  • Dalam melakukan ibadah, manusia ingin mempersembahkan sesuatu yang terbaik kepada Tuhan. Salah satu caranya ialah membangun tempat ibadah seperti masjid, gereja, atau kuil dengan rancangan bangunan yang indah dan kreatif. Hal ini juga merangsang perkembangan kemajuan kesenian arsitektur.


Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan, menyadari dan merasa yakin bahwa kehidupannya itu ada yang menciptakan dan mengaturnya. Keyakinan inilah yang mendorong warga masyarakat untuk mengembangkan pranata agama beserta lembaga dan aparat-aparatnya sebagai sarana untuk berbakti kepada Tuhan atau kepada yang gaib seperti melalui kegiatan berdoa, kenduri, upacara keagamaan, puasa, penyiaran agama, mempelajari ilmu agama, berbuat baik terhadap sesamanya, dan sebagainya. Sebab dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan tersebut, warga masyarakat menjadi tenteram, merasa damai, dan hidup bermasyarakat menjadi teratur. Dengan demikian jelaslah, bahwa pranata agama berfungsi untuk mengatur warga masyarakat dalam berinteraksi sosial dan berhubungan dengan penciptanya.

Gimana sobat pintar sudah faham kan? yuk diskusi

Latihan

Lembaga agama berfungsi untuk mengatur kehidupan masyarakat dalam hubungan dengan Tuhan dan sesama. Pada hakikatnya tujuan pembentukan lembaga agama tersebut adalah ........

A. Mencapai kebahagiaan hakiki dalam kehidupan

B. Meningkatkan kesejahteraan secara material

C. Mendorong prestasi individu dalam bekerja

D. Membantu dalam pelestarian budaya

E. Membatasi pengaruh budaya asing

Latihan

Andi adalah anak seorang tentara yang tinggal di lingkungan Kauman dan kuliah di perguruan tinggi umum. Ia belajar ngaji pada seorang ajengan. Meskipun memiliki beberapa jenis usaha bisnis, ia lebih dikenal dan dihormati sebagai seorang dai atau ustadz. Jenis saluran mobilitas yang digunakan adalah …

A. Angkatan bersenjata

B. Lembaga keagamaan

C. Lembaga pendidikan

D. Organisasi politik

E. Organisasi keahlian

Hubungan Antar Pranata Sosial

Sobat pintar sudah tau belum hubungan antar pranata sosial?

 

Bahwa dalam masyarakat terdapat berbagai pranata sosial yang saling berhubungan.
Contoh:

Masyarakat merupakan tatanan yang terdiri atas berbagai pranata sosial yang saling berkaitan, antara lain pranata pendidikan, rekreasi, keluarga, politik, ekonomi, agama, dan kesehatan. Norma pranata pendidikan “raih prestasi belajar setinggi mungkin”. Norma pendidikan berkaitan dengan norma pranata politik “pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk mencerdaskan kehidupan bangsa”, dengan norma pranata ekonomi “penghasilan besar diberikan kepada pekerja ahli”, dan lain-lain.

Antarpranata sosial dalam masyarakat hubungannya tidak selalu saling dukung dan melengkapi. Kenyataan menunjukkan bahwa ketidakcocokan antarsuatu pranata sosial dengan berbagai pranata sosial lain sering tidak terhindarkan. Semakin berkembang suatu masyarakat, semakin mungkin terjadi ketidakcocokan antarpranata sosial.

Contoh:
Kebiasaan merokok. Norma dalam pranata kesehatan menekankan dihindarinya kebiasaan ini, namun pranata ekonomi justru menekankan norma yang berbeda. Berkembangnya industri rokok berarti, perluasan lapangan kerja, peningkatan penerimaan pajak, dan pembangunan sekolah serta rumah sakit oleh pemerintah.

Yuk diskusi sobat pintar

Pranata Total

Hayo sobat pintar sudah tau belum pranata total itu apa?

 

Kehidupan dalam masyarakat ada kesempatan berpindah dari satu pranata ke pranata sosial lain. Warga masyarakat mengalami perpindahan ini dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Contoh:
Kehidupan rata-rata siswa. Pagi hari, ketika bangun tidur dia berada dalam naungan pranata keluarga. Norma-norma yang mengatur cara berpikir, bertindak, dan berperasaan bersumber dari keluarga. Kemudian, pada siang hari berpindah ke pranata pendidikan dan ekonomi.

Tidak semua warga masyarakat memiliki kesempatan berpindah pranata sosial. Ada sebagian yang menghabiskan waktunya hanya pada satu pranata sosial dalam kurun waktu yang panjang.

Pranata total dapat diartikan sebagai pranata sosial yang ditandai oleh bekerja, tidur, dan berekreasinya orang-orang tertentu di tempat yang sama dan bersama dengan orang yang sama pula, terpisah dari kehidupan bermasyarakat pada umumnya. Pranata total ini biasa dijumpai dalam masyarakat.

Contoh:
Pranata penjara, rumah sakit, rumah sakit jiwa, dan pranata pemeliharaan manusia lanjut usia.

Kehidupan pada pranata rumah sakit jiwa, misalnya, ditandai oleh suatu kehidupan sehari-hari yang tersusun di antara penderita dan tenaga medis, berlangsung dalam kurun waktu yang relatif panjang, dan secara keseluruhan terpisah dari masyarakat luas.

Ada satu lagi lo sobat pintar yuk diselesaikan

Pranata Dominan

Nah pranata terakhir yang perlu sobat pintar ketahui adalah pranata dominan

 

Pranata dominan merupakan pranata sosial yang menuntut loyalitas penuh dari orang-orang yang berada di bawah naungannya.

Pranata dominan tidak secara jelas menekankan isolasi yang dilakukannya terhadap orang-orang yang berada di naungannya, hanya menekankan keterbukaan yang bersifat semu, dan tampak menekankan kesukarelaan orang-orang di bawah naungannya. Penggunaan paksaan cenderung dihindarkan dan diganti oleh upaya untuk meningkatkan daya tarik pranata, namun kenyataannya monopoli atas perasaan, pikiran, dan tindakan anggota berlangsung. Begitu juga dengan monopoli atas waktu yang dimiliki anggota. Contoh pranata seperti ini adalah sekte keagamaan dan militer.

Contoh pranata dominan, pada keanggotaan salah satu kelompok sekte keagamaan tertentu. Tuntutan sekte terhadap pengikutnya sangat besar. Pengikut dituntut untuk mencurahkan waktu, tenaga, pikiran, dan materi bagi sekte yang diikutinya. Dengan demikian, seakan-akan seluruh kegiatan yang dilakukan oleh para pengikutnya semata-mata adalah untuk kepentingan sekte. Ada aturan-aturan tertentu yang ketat dan harus ditaati oleh setiap pengikutnya pada setiap tindakan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Mulai dari cara berhubungan dengan Tuhan, berhubungan dengan sesama anggota keluarga, dan cara berhubungan dengan sesama di dalam masyarakat.

Nah itu tadi jenis jenis pranata sosial, yuk diskusi sobat pintar

Rangkuman

Rangkuman

 

Lembaga kemasyarakatan atau pranata sosial dilihat dari sudut kebudayaan berarti sebagai perbuatan, cita-cita, sikap, dan kelengkapan kebudayaan, yang mempunyai sifat kekal serta bertujuan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat. Pranata sosial dapat diartikan pula sebagai sistem yang tersusun atas tingkah laku, dan pranata sosial berbeda dengan organisasi atau grup yang terdiri atas sejumlah orang. Hubungan utama dari suatu pranata sosial berdasarkan hal-hal berikut.

  • Pranata sosial mengandung nilai-nilai peranan dan bentuk tingkah laku yang ditetapkan baik tertulis maupun tidak tertulis, yang sifatnya mengikat semua anggota masyarakat.
  • Pola-pola tingkah laku berkisar pada penemuan dan pemenuhan kebutuhan pokok. Pranata sosial bertujuan untuk pemuasan kebutuhan sosial.
  • Pola pembenaran tingkah laku, termasuk peranan dan tata cara yang ditentukan secara membudaya.
  • Pola-pola tingkah laku yang ditetapkan secara ketat ditujukan supaya diperhitungkan sebagai sesuatu yang agak permanen. Perubahan di dalamnya pasti ada, tetapi hanya perubahan yang berkaitan dengan struktur pranata sosial itu sendiri. Contoh: Sistem pendidikan dapat diubah, tetapi pranata pendidikan tersebut lebih permanen.
  • Masyarakat selalu diliputi oleh berbagai masalah. Hal ini terjadi dalam usaha untuk memenuhi kebutuhan sosial pokok atau utama.
  • Agar manusia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, baik berupa makanan maupun pakaian, ia menciptakan pranata pertanian dan industri.
  • Pranata sosial berkembang ke dalam masyarakat dengan cara institusional yang akhirnya menjadi kebiasaan.
  • Kebutuhan akan kepastian hukum dan tertib administrasi mendorong manusia menciptakan pranata hukum dan pemerintahan.


Secara umum lembaga kemasyarakatan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

  • Pranata sosial merupakan suatu organisasi dari pola-pola pemikiran dan perilaku yang terwujud melalui aktivitas-aktivitas sosial. Pranata sosial terdiri atas adat istiadat, tata kelakuan, kebiasaan, serta unsurunsur kebudayaan lainnya.
  • Pranata sosial mempunyai alat perlengkapan yang dipakai mencapai tujuan. Misalnya, pembangunan, mesin-mesin, dan peralatan lain. Penggunaan dari masing-masing alat tersebut berbeda-beda antara masyarakat yang satu dengan masyarakat lainnya.
  • Lambang-lambang biasanya merupakan ciri khas dari pranata sosial. Lambang-lambang tersebut secara simbolis menggambarkan tujuan dan fungsi pranata sosial. Contoh: Kesatuan universitas, akademi, dan lain-lain yang masingmasing mempunyai lambang berbeda.
  • Suatu pranata sosial mempunyai tradisi, baik tertulis maupun tidak tertulis, yang berguna untuk merumuskan tujuan, tata tertib, dan lain-lain. Tradisi tersebut merupakan dasar pranata dalam usaha memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.
  • Tingkat kekekalan merupakan ciri dari semua pranata sosial. Sistem kepercayaan dan aneka tindakan menjadi bagian institusi setelah melewati waktu cukup lama.

Lembaga keluarga, lembaga ekonomi, lembaga politik, lembaga pendidikan, dan lembaga agama mempunyai peran dan fungsi yang berbeda-beda.

Yuk diskusi sobat pintar

Latihan

Beberapa lembaga sosial dan fungsinya:
 

1.Perguruan Tinggi berfungsi menciptakan tenaga ahli

2.Kejaksaan berfungsi dalam melakukan penuntutan perkara

3.Koperasi berfungsi dalam menyejahterakan anggotanya

4.Tokoh agama berfungsi dalam pencerahan keimanan dan ketaqwaan
 

Lembaga yang bertujuan langsung untuk menciptakan tertib hidup dalam masyarakat adalah ....

A. 1 dan 2

B. 1 dan 3

C. 2 dan 4

D. 2 dan 3

E. 3 dan 4

Materi Sosiologi SMA - 12 IIS Lainnya

redesain-navbar Portlet