redesain-navbar Portlet

null

Blog

5 Cara Menemukan Passion untuk Memilih Jurusan Kuliah

Dengan penelusuran bakat dan minat yang tepat, besar kemungkinan untuk kita memilih jurusan kuliah yang tepat pula.

cara menemukan passion, photo by Burst on Pexels

Ada nggak sih, cara menemukan passion diri sendiri agar kita bisa memilih jurusan kuliah yang tepat? Apalagi kalau sudah duduk di kelas XII, memahami passion dan bakat diri sendiri itu seperti punya jurus ninja terbaik. Sayangnya, tak semua orang bisa menguasai jurus terbaik itu. Sobat Pintar juga mengalaminya?

You're not alone, Sobat. Intip yuk, lima cara mengetahui bakat dan minat untuk kuliah di bawah ini.

 

1. Passion, Tak Jauh dari Sesuatu yang Selalu Asyik Dikerjakan sejak Dulu

Salah satu cara mengetahui passion adalah dengan duduk merenung seorang diri. Oh, bisa sambil rebahan kok, Sobat. Sambil lari di tempat juga boleh, asal Sobat Pintar bisa mengingat-ingat kegiatan apa yang konsisten dikerjakan sejak kecil.

Misalnya nih, waktu kecil Sobat mengaduk-aduk playdough. Gedean dikit, suka nimbrung di dapur bikin kue. Alih-alih ikutan kursus belajar online, Sobat lebih tertarik mengikuti pastry class. Menemukan benang merahnya, Sobat? Cara mengetahui passion seperti ini sebenarnya bisa kita lakukan sendiri. Tapi tak ada salahnya juga kok, kalau mau mengikuti tes gratis untuk mengetahui kemampuan terbaikmu agar mendapatkan asesmen yang lebih obyektif.

Terkadang kita masih ragu memilih jurusan kuliah tertentu meskipun merasa yakin bakat dan minat kita pada bidang tersebut. Tata Boga, misalnya, sulit dibilang sebagai pilihan jurusan kuliah yang akan segera disetujui oleh kebanyakan orang tua. Bisa galau berkepanjangan tuh, "Jurusan mana yang seharusnya saya pilih? Tata Boga atau Kedokteran?"

Padahal jika mendapatkan beasiswa dan belajar patisserie di Prancis, misalnya, prospekmu tentu tak bisa dipandang sebelah mata, Sobat. Apalagi, sekarang ini kita bisa mendapatkan informasi beasiswa dengan sangat mudah. Aku Pintar, misalnya, bakal mengadakan sharing session pada tanggal 14 Agustus 2021 nanti. Event penting untuk mendengarkan pengalaman kakak-kakak yang sukses dengan beasiswanya seperti ini jangan sampai terlewat, Sobat!


© Aku Pintar

 

2. Hobi, Kegiatan yang Boleh Jadi Lebih dari Sekedar Pelepas Penat


Photo by Papa Yaw on Pexels

Biasanya kita beralih mengerjakan sesuatu yang kita sukai, suatu hobi, saat mulai merasa burn out. Tapi tau nggak Sobat, ternyata cara menentukan jurusan kuliah sesuai minat dan bakat juga bisa dilakukan dengan menggali hobi yang selama ini kita kerjakan.

Bukankah kita merasa hepi saat mengerjakan hobi? Bayangkan Sobat belajar sesuatu di universitas dan merasa hepi juga. Kuliahnya bakal jadi hepi, kan? Nggak gampang burn out juga, kan?

Eitts. Bukan berarti Sobat yang hobi main game bakal hepi terus selama kuliah di Jurusan Teknologi Game, misalnya. Akan ada banyak hal lain yang membuatmu menyadari bahwa ternyata dunia kuliah tak seindah drama Korea (eh). Namun tetap saja, cara menentukan jurusan kuliah sesuai minat dan bakat seperti ini akan membuatmu lebih menikmati masa-masa belajar di universitas.

 

3. Karakter dan Kepribadian, Memahami Kelebihan dan Kekurangan Diri Sendiri

cara mengetahui bakat dan minat untuk kuliah
Photo by Free-Photos on Pixabay

Terkadang kita masih kesulitan mengenali minat dan bakat kita sendiri. Jangankan mengenali minat dan bakat, merasa memilikinya saja tidak. Sobat juga merasa begitu?

It's okay, Sobat Pintar. Mengenali minat dan bakat itu memang tak semudah kita mengenali rasa lapar dan haus, yang mudah dirasakan oleh semua orang. Masih ada cara memilih jurusan kuliah sesuai potensi kita yang lain, yaitu dengan memahami karakter atau kepribadian kita.

Bukan soal introvert atau ekstrovert, melainkan lebih kepada pemahaman diri apakah kita lebih cocok belajar disiplin ilmu tertentu dan bekerja di bidang tertentu. Misalnya, Sobat Pintar dikenal pandai mengambil hati dan suka berkolaborasi dengan banyak orang. Maka, kuliah di jurusan yang membuatmu harus berjam-jam melakukan penelitian di laboratorium akan terasa menyiksa. Jurusan-jurusan ilmu sosial seperti Ilmu Politik atau Ilmu Komunikasi mungkin akan lebih tepat buatmu. Memang ada kecenderungan jurusan-jurusan kuliah tertentu yang lebih sesuai buat orang yang teliti, yang suka bekerja sama dengan orang lain, bahkan mungkin ada jurusan yang cocok untuk orang yang malas.

Kalau begitu, Sobat Pintar lebih cocok kuliah di jurusan apa, nih? Jangan dikira-kira saja, Sobat. Jika pertanyaanmu sudah sampai pada jurusan mana yang seharusnya saya pilih, karakter dan kepribadianmu punya andil yang tak kecil. Bila perlu, ikuti Tes Kepribadian yang ada di aplikasi untuk menentukan jurusan kuliah seperti Aku Pintar. Tesnya fun, kok. Kebanyakan soalnya hanya menanyakan tentang dirimu sendiri, jadi Sobat pasti asyik mengerjakannya.

 

4. Matpel Favorit, Sesuatu yang Tersembunyi Dibalik Nilai yang Memuaskan


Photo by congerdesign on Pixabay

Mau tahu bagaimana cara memilih jurusan kuliah sesuai potensi yang cukup sederhana? Coba lihat rapormu, Sobat Pintar. Cek juga nilai-nilai ujian harianmu selama ini. Mata pelajaran apa yang nilainya cenderung bagus?

Jika Sobat Pintar bertanya pada orang tua, wali kelas, atau guru BK, "Jurusan mana yang seharusnya saya pilih?" Maka besar kemungkinan mereka akan mengacu pada mata pelajaran dengan nilai terbaikmu. Bukan berarti Sobat Pintar harus kuliah Sastra Inggris jika nilai matpel selalu bagus. Jajaki kemungkinan lain, seperti Sastra Arab, Sastra Prancis, atau bahasa-bahasa asing yang lain. Ada banyak pilihan jurusan kuliah untuk mengembangkan kemampuan linguistikmu.

Sebaliknya, Sobat yang jago Matematika mungkin lebih cocok kuliah Ilmu Ekonomi atau Akuntansi. Kecenderunganmu untuk kritis dan investigatif membuatmu mampu menjadi seorang auditor yang lebih baik ketimbang ahli statistik, misalnya. Selain tes kepribadian, Tes Penjurusan Kuliah dapat membantumu memilih jurusan yang tepat, Sobat.

Tapi... bagaimana kalau nilaimu kurang meyakinkan semua? Ah, barangkali hanya karena belum menemukan cara belajar yang tepat tuh, Sobat. But no worries! Kalau sudah menemukan gaya belajar yang tepat, bukan cuma nilai yang bakal bagus tapi pemahaman materimu juga bakal lebih baik.

 

5. Eksperimen, Jangan Ragu atau Takut Mencoba Hal-Hal Baru

Baru tahu ya, kalau gaya belajar tiap orang itu berbeda? Nah, sama dong, menemukan passion juga tak semudah membalik telapak tangan. Apalagi kalau kita menggunakan passion itu sebagai landasan untuk memilih jurusan kuliah. Sama seperti tes untuk menemukan gaya belajar yang tepat, barangkali kegalauan kita akan terjawab bila ada tes menemukan passion ya, Sobat. Well, who knows, right?

For now, kita coba-coba saja dulu, deh. Coba ikuti kelas-kelas hobi yang ada di Aku Pintar, misalnya. Ikuti juga lomba-lomba yang diadakan oleh Aku Pintar. Terbaru, Aku Pintar bakal mengadakan lomba bikin video, nih. Let's have fun and explore your artistry!


© Aku Pintar

1
170

Entri Blog Lainnya

thumbnail
thumbnail
1 Comment
ga membantu min
00

CssBlog

metablog-web Portlet