Apa dan Bagaimana Tes Potensi Skolastik? Siapkan UTBK 2021 sejak Sekarang
APSiswaNavbarV2
Tesssss Tesssss
CssBlog
redesain-navbar Portlet
metablog-web Portlet
Blog
Tes Potensi Skolastik, photo by Erik Mcleanon pexels
Tahun 2020 terbilang penuh tantangan, termasuk bagi peserta UTBK. Adakah Sobat Pintar yang mengalami berbagai perubahan mendadak menjelang UTBK 2020? Iya, salah satunya adalah perubahan materi tes.
Bukan rahasia lagi bila UTBK terdiri dari materi TPS (Tes Potensi Skolastik) dan TKA (Tes Kemampuan Akademik). Bukan hal yang aneh bila Sobat Pintar sudah bersiap dan belajar kedua materi tes tersebut selama setahun terakhir. Akan tetapi sekitar tiga bulan sebelum jadwal pelaksanaannya, diumumkan bahwa UTBK 2020 akan mengujikan TPS saja.
Anyway, apa itu TPS? Apa saja materi TPS? Dengan kata lain, apa yang harus kita siapkan untuk menghadapi TPS di UTBK mendatang?
Apa Itu TPS?
TPS adalah tes untuk mengukur kemampuan pemahaman dan penalaran umum (kognitif) kita. Selama kita sekolah, dan nantinya ketika kuliah, kemampuan kognitif inilah yang kita pupuk, Sobat. And did you know? Jenis ujian seperti ini juga ada di berbagai negara, seperti Inggris, Amerika Serikat, Swiss, Australia, dan Finlandia.
TPS UTBK sendiri mengukur atau menilai potensi performa kita ketika kuliah di perguruan tinggi. Kemampuan kognitif memang mencakup kemampuan berpikir, mengingat, belajar, dan berbahasa. Saat kuliah, kita membutuhkan seluruh kemampuan ini untuk memahami berbagai konsep dan informasi.
Ada Berapa Subtes dalam TPS?
Di UTBK, ada empat jenis TPS yang diujikan, yaitu:
(1) Penalaran Umum
Subtes ini mengukur kemampuan penalaran dan kecakapan kita dalam memilih dan menggunakan informasi yang relevan untuk memecahkan masalah secara logis (masuk akal). Ada tiga subtopik Penalaran Umum di UTBK, yaitu:
a. Kesesuaian pernyataan, dimana kita harus memahami isi tabel/ teks/ grafik/ diagram sesuai dengan konteks pada teks
b. Simpulan logis, dimana kita harus membuat kesimpulan logis akan sesuatu yang akan mungkin terjadi berdasarkan teks
c. Penalaran analitik, dimana kita harus menganalisis dan menjawab soal berdasar pada data yang telah disediakan.
(2) Pengetahuan Kuantitatif
Subtes ini mengukur kemampuan matematis sederhana dan pemahaman konsep Matematika kita, terutama dalam kerangka pemikiran yang terstruktur dan logis matematis. Ada empat jenis soal Pengetahuan Kuantitatif yang kita hadapi di UTBK, yaitu:
a. Pilihan ganda untuk soal logika dasar atau Matematika level dasar
b. Pertanyaan dengan informasi pilihan (1), (2), (3), dan (4)
c. Pertanyaan dengan dua informasi, dimana kita harus menganalisis informasi (analisis kecukupan data) yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan
d. Analisis perbandingan dua nilai, berupa suatu informasi dengan dua variabel dimana kita harus menentukan hubungan antara kedua variabel tersebut (kita harus mencari nilai salah satu variabel berdasarkan variabel yang lainnya dan informasi yang diberikan).
(3) Pengetahuan dan Pemahaman Umum
Subtes ini terdiri dari empat subtopik, dengan dua subtopik dalam Bahasa Inggris dan dua subtopik yang lain dalam Bahasa Indonesia.
a. Pada subtopik Bahasa Inggris, kita diharuskan untuk memahami inti bacaan dan kemudian membuat kesimpulan berdasar pada informasi di teks.
b. Pada subtopik Bahasa Indonesia, kita menghadapi soal-soal tentang ide pokok, kelebihan dan kelemahan paragraf, simpulan, penulisan kata, hubungan antarparagraf, makna kata, tanda baca, kata ganti, konjungsi, dan kalimat efektif.
(4) Memahami Bacaan dan Menulis
Subtes ini mengukur kemampuan kita di bidang bahasa dan logika verbal. Subtesnya terdiri dari dua subtopik, yaitu:
a. Pemahaman isi bacaan, dimana kemampuan kita untuk membaca dan memahami teks utuh diuji
b. Penalaran kebahasaan yang menguji pemahaman kita akan kaidah penulisan dalam Bahasa Indonesia secara benar dan baik.
So, sudah tahu lebih banyak tentang TPS UTBK, Sobat? Semoga UTBK 2021 tidak terlalu penuh "kejutan" seperti sebelumnya, ya!
Tapi apapun itu, kita harus tetap mempersiapkan diri sebaik-baiknya – for any possibilities. Sebagai contoh, ada pengurangan jumlah soal TPS pada UTBK 2020 karena alokasi waktu juga berkurang. Untuk itu, ada baiknya bila sedari sekarang kita sudah memperhatikan berapa banyak waktu yang kita perlukan untuk mengerjakan setiap butir soal TPS.
Dengan memahami kemampuan diri sendiri, harapannya kita takkan terlalu terkejut seandaianya nanti ada perubahan-perubahan mendekati hari-H UTBK 2021. Last but not least, jangan lupa berdoa ya, Sobat.
ArtikelTerkaitV3
LPG vs DME: Kompor di Rumah Harus Dimodifikasi atau Bisa Lan
Wacana Pemerintah: LPG Bakal Diganti DME, Apa Bedanya? Sobat Pintar, pemerintah sedang gencar mendorong penggunaan Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk mengurangi impor energi. Tapi, apa benar kompor LPG di rumah bis...
Baca Selengkapnya
China Bangun Pabrik Kelapa di Morowali: Ini Peluang Emas bua
Sobat Pintar, baru-baru ini viral kabar tentang rencana pembangunan pabrik kelapa oleh investor asal China di Morowali. Kabar ini bukan cuma penting buat dunia bisnis, tapi juga buat kita yang masih duduk di bangku sekolah atau kuliah. Kenapa? Karena ini ...
Cesium-137: Si "Siluman" Radioaktif yang Bisa Jadi Inspirasi
Sobat Pintar, pernah dengar tentang Cesium-137? Zat radioaktif ini mungkin terdengar menyeramkan, tapi tahukah kamu bahwa di balik bahayanya, ada peluang besar untuk berkarier di bidang sains dan teknologi? Yuk, kupas tuntas tentang Cesium-137 dan bagaima...
Hai Sobat Pintar,
Yuk Cobain Aplikasi Aku Pintar Sekarang Juga!
Jutaan siswa sudah menemukan minat, bakat dan kampus impian bersama Aku Pintar. Sekarang giliran kamu Sobat!
BannerPromoBlog