redesain-navbar Portlet

Blog

2021 Jurusan di ITB (Institut Teknologi Bandung) - Ketahui Fakultas/Sekolahnya

Selain mengetahui jurusan incaran, ketahui juga fakultas/ sekolahnya di ITB.

Jurusan di ITB, photo by ThisIsEngineering on Pexels

Sudahkah Sobat Pintar tahu ada berapa fakultas dan jurusan di ITB (Institut Teknologi Bandung)? Tak seperti kampus-kampus negeri yang lain, ITB tidak memberi kita pilihan jurusan saat SNMPTN atau SBMPTN. Bagaimana kalau kita ingin kuliah Biologi di ITB? Haruskah kita memilih FMIPA ITB karena Biologi biasanya ada di FMIPA?

No! Biologi di ITB bukan di FMIPA, Sobat. Nah, jangan sampai kita tak tahu jurusan apa saja yang ada di setiap sekolah dan fakultas di ITB, Sobat. Kalau sampai salah pilih sekolah atau fakultasnya, bisa-bisa kita kuliah di jurusan lain! Ibaratnya salah pilih bus di terminal, kita bisa nyampai di kota lain. It's, therefore, time to get to know ITB.

 

Tentang Kampus ITB (Institut Teknologi Bandung)

Photo by Hannah Busing on Unsplash

Kampus negeri di Bandung ini adalah salah satu yang tertua dan terbaik di Indonesia. ITB sejatinya merupakan sebuah sekolah teknik di masa pendudukan Belanda. Pada masa itu, ITB adalah Technische Hoogeschool te Bandoeng, kemudian menjadi Institute of Tropical Scientific Research. Pada masa pendudukan Jepang, ITB berganti nama menjadi Bandoeng Koogyo Daigaku.

Setelah Indonesia merdeka, ITB dikenal sebagai Sekolah Tinggi Teknik Bandung. ITB yang saat ini kita kenal berasal dari Fakultas Teknik serta Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam FIPIA, Universitas Indonesia yang berlokasi di Bandung. Seluruh sekolah dan fakultas di ITB saat ini berlokasi di dua kampus, yaitu Kampus Ganesha dan Kampus Jatinangor.

 

Pilihan Seleksi Masuk ITB

Photo by Aaron Burden on Unsplash

Ada tiga jalur yang dapat kita tempuh untuk masuk ke salah satu jurusan di ITB Bandung, Sobat Pintar. Ketiga jalur masuk ITB tersebut yaitu SNMPTN, SBMPTN dan USM ITB. Tanpa tes, SNMPTN dikenal juga sebagai jalur prestasi. Sedangkan SBMPTN, as you know it, adalah jalur tes seleksi bersama masuk PTN.

Mulai tahun 2019, ITB membuka jalur ketiga bagi calon mahasiswa baru, yaitu USM ITB. Kini, jika belum lolos pada dua seleksi sebelumnya, Sobat Pintar dapat mencoba USM ITB untuk masuk pada jurusan ITB incaranmu!

 

Jurusan Program Sarjana

Photo by Ekrulila on Pexels

Sudah tahu jalur masuk ITB, bagaimana dengan jurusan incaranmu, Sobat? Again, kalau ingin kuliah Biologi di ITB, apakah kita akan memilih FMIPA saat mengikuti proses seleksi masuk? Agar tak sampai salah pilih, ketahui dulu yuk, apa saja dan di sekolah/ fakultas apa tiap-tiap jurusan di ITB Bandung!

Fakultas di ITB: Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)

Pada awalnya, FITB ITB menjadi bagian dari Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral (FIKTM). Ilmu bumi disebut juga geoscience atau earth science. Bidang-bidang ilmu bumi seperti Geofisika, Geologi, Oseanografi, maupun Meteorologi bertujuan untuk memahami berbagai fenomena yang berdampak bagi kehidupan manusia.

Karena juga mengkaji sumber daya yang tersimpan dan manfaatnya bagi kelangsungan hidup manusia, ilmu bumi tak lepas dari teknologi dalam pengelolaannya. Sisi teknologi ini khususnya  menjadi ciri khas Teknik Geodesi dan Geomatika. Maka, seluruh jurusan ITB di FITB yaitu:

1. Meteorologi

2. Oseanografi

3. Teknik Geodesi dan Geomatika

4. Teknik Geologi

Fakultas di ITB: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

Dibentuk pada 6 Oktober 1947, FMIPA ITB adalah yang tertua di Indonesia. Meskipun begitu, nama Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Alam (FIPIA) baru disandangnya pada tahun 1950. Dua dekade kemudian, tepatnya pada 1972, FIPIA menjadi FMIPA sampai sekarang.

Prodi Matematika, Fisika, dan Astronomi terakreditasi ASIIN Jerman sejak tahun 2015, sedangkan Kimia FMIPA ITB terakreditasi Royal Society of Chemistry sejak tahun 2013. Pada 2019, Aktuaria menjadi bagian dari FMIPA ITB. Jadi, seluruh jurusan ITB di FMIPA yaitu:

1. Aktuaria

2. Astronomi

3. Fisika

4. Kimia

5. Matematika

Fakultas di ITB: Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Berdiri sebagai Balai Pendidikan Universiter Guru Gambar yang menjadi bagian dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Teknik UI pada 1 Agustus 1947 dan berlokasi di Bandung, FSRD ITB sendiri baru diresmikan pada 1984. Pada saat itu, baru ada tiga jurusan di FSRD ITB, yaitu Seni Rupa Murni, Desain, dan Mata Kuliah Dasar Umum yang kemudian menjadi Jurusan Sosioteknologi.

Seiring perkembangannya, FSRD ITB juga menaungi tujuh Kelompok Keahlian/Keilmuan yaitu Ilmu-Ilmu Kemanusiaan, Komunikasi Visual dan Multi Media, Manusia dan Produk Industri, Manusia dan Ruang Interior, Kria dan Tradisi, Estetika dan Ilmu-Ilmu Seni, serta Seni Rupa.

Kini, FSRD mengelola bidang humaniora, desain, dan seni rupa dengan lima jurusan. Kelima jurusan ITB di FSRD yaitu:

1. Desain Interior

2. Desain Komunikasi Visual

3. Desain Produk

4. Kriya

5. Seni Rupa

Fakultas di ITB: Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)

FTMD berpisah dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) dan berdiri pada tahun 2008. Dari ketiga jurusan yang dinaunginya, Teknik Mesin merupakan yang tertua karena pernah menjadi bagian dari Technische Hoogeschool (TH) Bandoeng. Teknik Penerbangan kemudian menjadi anggota baru di FTMD pada 1962. Sementara itu, Teknik Material berawal dari kelompok bidang keahlian Produksi dan Metalurgi pada 1971. Jadi, seluruh jurusan ITB di FTMD ITB yaitu:

1. Teknik Dirgantara

2. Teknik Material

3. Teknik Mesin

Fakultas di ITB: Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)

Pada tahun 1948, Bagian Tambang menjadi bagian dari Fakultet Pengetahuan Teknik UI. Setelah melalui berbagai tahap perkembangan, berdirilah Fakultas Teknologi Mineral (FTM) ITB yang menaungi Jurusan Teknik Geologi, Teknik Perminyakan, dan Teknik Pertambangan.

Sebelum menjadi FTTM sekarang, fakultas ini sempat menjadi Fakultas Kebumian dan Teknologi Mineral (FIKTM). Kini, FTTM ITB terdiri dari empat jurusan ITB, yaitu:

1. Teknik Geofisika

2. Teknik Metalurgi

3. Teknik Perminyakan

4. Teknik Pertambangan

Fakultas di ITB: Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)

Perkuliahan di FTSL ITB dirancang sedemikian rupa agar tak tertinggal dengan perkembangan teknologi dan ilmu di bidangnya. Pada akhirnya, kehidupan dengan kualitas yang semakin baik menjadi tujuan terpenting dari ilmu terapan yang dipelajari di jurusan-jurusan FTSL. Dan seluruh jurusan ITB di FTSL yaitu:

1. Rekayasa Infrastruktur Lingkungan

2. Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air

3. Teknik Kelautan

4. Teknik Lingkungan

5. Teknik Sipil

Fakultas di ITB: Fakultas Teknologi Industri (FTI)

FTI resmi berdiri pada 1973. Sebelum menaungi enam jurusan seperti sekarang , FTI ITB pernah menaungi Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Informatika, dan Teknik Penerbangan. Kini, jurusan ITB yang ada di FTI yaitu:

1. Manajemen Rekayasa Industri

2. Teknik Bioenergi dan Kemurgi

3. Teknik Fisika

4. Teknik Industri

5. Teknik Kimia

6. Teknik Pangan

Sekolah di ITB: Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)

Sebelum resmi berdiri pada 29 Agustus 2005, jurusan-jurusan di SAPPK ITB menjadi bagian dari Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Dan jurusan ITB di SAPPK yaitu:

1. Arsitektur

2. Perencanaan Wilayah dan Kota

Sekolah di ITB: Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)

Melalui perjalanan yang cukup panjang, Manajemen dibuka di SBM pada tahun 2004 dengan 115 mahasiswa. Delapan tahun kemudian, tepatnya pada 2012, Kewirausahaan menjadi bagian dari SBM ITB. Jadi, dua jurusan ITB yang ada di SBM saat ini yaitu:

1. Kewirausahaan

2. Manajemen

Sekolah di ITB: Sekolah Farmasi (SF)

Pada 6 Oktober 1947, berdirilah Departemen Farmasi yang menjadi bagian dari Faculteit voor Wiskunde and Natuurwetenschapen UI. Dua tahun kemudian, fakultas ini menjadi Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Alam (FIPIA) UI. Ketika FIPIA dan Fakultas Teknik tergabung menjadi ITB, Farmasi bergabung dengan Departemen Kimia dan Biologi. Sebelum menjadi Sekolah Farmasi seperti sekarang, Farmasi menjadi bagian dari FMIPA ITB.

Ada lima bidang keilmuan Farmasi hingga 1987, yaitu Ilmu Dasar dan Ilmu Tambahan, Farmakologi, Biologi Farmasi, Formulasi, dan Kimia Farmasi. Dalam perkembangannya sekarang ada lima Kelompok Keilmuan di SF ITB, yaitu Biologi Farmasi dan Olahraga, Farmasi Klinik, Farmakologi, Farmakokimia, dan Farmasetika.

Mahasiswa Farmasi ketika masih menjadi bagian dari UI harus lulus kuliah dalam 5,5 tahun. Dalam rentang waktu tersebut, mahasiswa Farmasi menyelesaikan kuliah Sarjana Muda selama tiga tahun dan Sarjana 2,5 tahun. Ada liku perjalanan panjang sebelum akhirnya mahasiswa SF ITB hari ini diperbolehkan memilih mata kuliahnya selama memenuhi jumlah maksimum per semester (24 SKS).

Perkuliahan SF ITB mengacu pada kurikulum yang mengalami perubahan setiap lima tahun sekali. Perubahan ini dilakukan agar mahasiswa SF dapat mengikuti perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan.

Status sebagai Sekolah di ITB sendiri diperoleh Farmasi sejak 29 Agustus 2005. Saat ini ada dua jurusan ITB di Sekolah Farmasi, yaitu:

1. Farmasi Klinik dan Komunitas

2. Sains dan Teknologi Farmasi

Sekolah di ITB: Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH)

Peran ilmu hayati atau life science semakin penting sekarang ini. Bukan hanya untuk mengelola sumber daya alam dengan lebih baik, ilmu hayati mempunyai peran penting untuk mengembangkan bioteknologi dan biosains. Seiring dengan pandangan tersebut , SITH ITB membekali mahasiswanya dengan pendidikan multidisplin.

Berdiri pada 2006, SITH memiliki delapan Kelompok Keilmuan (KK) yaitu Teknologi Kehutanan, Sains dan Bioteknologi Tumbuhan, Manajemen Sumber Daya Hayati, Genetika dan Bioteknologi Molekuler, Fisiologi Perkembangan Hewan dan Sains Biomedika, Ekologi, Bioteknologi Mikroba, serta Agroteknologi dan Teknologi Bioproduk. Riset yang dikerjakan di kedelapan KK tersebut dapat dilakukan oleh mahasiswa dari enam jurusan ITB di SITH:

1. Biologi

2. Mikrobiologi

3. Rekayasa Hayati

4. Rekayasa Pertanian

5. Rekayasa Kehutanan

6. Teknologi Pascapanen

Sekolah di ITB: Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)

Ada dua jurusan STEI ITB yang meraih akreditasi internasional, ABET Engineering Accreditation Comission dan ABET Computing Accreditation Comission, berturut-turut yaitu Teknik Elektro dan Informatika. Sementara itu, akreditasi nasional dari BAN-PT untuk enam jurusan di STEI adalah A. Dan seluruh jurusan ITB di STEI yaitu:

1. Sistem dan Teknologi Informasi

2. Teknik Biomedis

3. Teknik Elektro

4. Informatika

5. Teknik Telekomunikasi

6. Teknik Tenaga Listrik

 

Jurusan Program Magister

Photo by Hai Nguyen on Pexels

Dan apa sajakah jurusan yang ada di ITB pada Program Magister (S2)? Apakah di ITB jurusan pada Program Sarjana akan berada di fakultas yang sama pada Program Magister? Kepoin juga yuk, Sobat!

Fakultas di ITB: Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)

Ingin segera melanjutkan kuliah S2 di FITB, Sobat Pintar? Ada empat pilihan jurusan di FITB pada program Magister. Empat jurusan ITB di FITB yaitu:

1. Sains Kebumian

2. Teknik Air Tanah

3. Teknik Geodesi dan Geomatika

4. Teknik Geologi

Fakultas di ITB: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

Ilmu dan Rekayasa Nuklir adalah salah satu jurusan di program Magister FMIPA. Untuk lengkapnya, seluruh jurusan ITB di FMIPA yaitu:

1. Aktuaria

2. Astronomi

3. Fisika

4. Ilmu dan Rekayasa Nuklir

5. Kimia

6. Matematika

7. Pengajaran Matematika

8. Pengajaran Fisika

9. Pengajaran Kimia

10. Sains Komputasi

Fakultas di ITB: Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Ada dua pilihan jurusan di FSRD program Magister sejak tahun 2004. Kedua Jurusan ITB di FSRD yaitu:

1. Desain

2. Seni Rupa

Fakultas di ITB: Fakultas Teknologi Industri (FTI)

Ada lima program Magister di FTI ITB. Kelima jurusan ITB di FTI yaitu:

1. Instrumentasi dan Kontrol

2. Logistik

3. Teknik dan Manajemen Industri

4. Teknik Fisika

5. Teknik Kimia

Fakultas di ITB: Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)

FTMD ITB menyediakan studi linier bagi mahasiswanya. Tiap-tiap jurusan pada program S1 di FTMD memiliki program S2 atau Magister. Ketiga jurusan ITB di FTMD yaitu:

1. Ilmu dan Teknik Material

2. Teknik Dirgantara

3. Teknik Mesin

Fakultas di ITB: Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)

Ada lima jurusan pada program Magister di FTTM ITB. Untuk Magister Perminyakan, calon mahasiswa latar belakang Teknik Perminyakan memiliki peluang lebih besar untuk lolos seleksi. Mahasiswa dengan latar belakang pendidikan yang berbeda dan lolos seleksi wajib mengikuti 12 SKS mata kuliah tambahan. Termasuk Teknik Perminyakan, seluruh program Magister jurusan ITB di FTTM ITB yaitu:

1. Rekayasa Pertambangan

2. Teknik Geofisika

3. Teknik Geotermal

4. Teknik Metalurgi

5. Teknik Perminyakan

Fakultas di ITB: Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)

Pengelolaan Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi adalah jurusan terbaru di FTSL ITB pada program Magister. Termasuk jurusan tersebut, seluruh jurusan ITB yaitu:

1. Pengelolaan Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi

2. Pengelolaan Sumber Daya Air

3. Sistem dan Teknik Jalan Raya

4. Teknik Kelautan

5. Teknik Lingkungan

6. Teknik Sipil

Fakultas di ITB: Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)

SAPPK ITB sendiri terdiri dari 12 program studi. Untuk program Magister, jurusan ITB di SAPPK yaitu:

1. Arsitektur

2. Arsitektur Lanskap

3. Perencanaan Kepariwisataan

4. Perencanaan Wilayah dan Kota

5. Rancang Kota

6. Studi Pembangunan

7. Transportasi

Fakultas di ITB: Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)

Master of Business Administration dibuka di ITB pada tahun 1990. Meskipun berada di bidang bisnis, MBA di SBM ITB lebih terfokus pada manajemen teknologi. Kini, ada dua pilihan jurusan ITB di SBM yaitu:

1. Administrasi Bisnis

2. Sains Manajemen

Fakultas di ITB: Sekolah Farmasi (SF)

Ada tiga pilihan jurusan pada program Magister di SF ITB. Ketiga jurusan ITB di SF yaitu:

1. Farmasi

2. Farmasi Industri

3. Ilmu Keolahragaan

Fakultas di ITB: Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH)

Mendukung pengembangan biosains dan bioteknologi, ITB membuka tiga jurusan pada program Magister SITH. Ketiga jurusan ITB di SITH yaitu:

1. Biologi

2. Biomanajemen

3. Bioteknologi

Fakultas di ITB: Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)

Sama seperti program Sarjananya, dua program Magister di STEI ITB juga telah meraih akreditasi A BAN-PT. Kedua jurusan ITB di STEI yaitu:

1. Informatika

2. Teknik Elektro

 

Jurusan Program Doktor

Photo by Ekrulila on Pexels

Tak ada salahnya kalau kita tahu juga apa saja jurusan yang ada di ITB pada Program Doktor, kan? Di bawah ini seluruh jurusan di ITB Bandung pada Program Doktor.

Fakultas di ITB: Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)

Inilah tiga jurusan ITB program Doktoral di FITH:

1. Sains Kebumian

2. Teknik Geodesi dan Geomatika

3. Teknik Geologi

Fakultas di ITB: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

Lima jurusan ITB pada program Doktoral di FMIPA yaitu:

1. Astronomi

2. Fisika

3. Kimia

4. Matematika

5. Rekayasa Nuklir

Fakultas di ITB: Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Hanya ada satu pilihan jurusan ITB di FSRD yaitu Ilmu Seni Rupa dan Desain

Fakultas di ITB: Fakultas Teknologi Industri (FTI)

Tiga jurusan ITB pada program Doktoral di FTI yaitu:

1. Teknik dan Manajemen-Industri

2. Teknik Fisika

3. Teknik Kimia

Fakultas di ITB: Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)

Sama seperti FTI, FTMD juga membuka tiga jurusan ITB pada program Doktoral yaitu:

1. Teknik Dirgantara

2. Ilmu dan Teknik Material

3. Teknik Mesin

Fakultas di ITB: Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)

FTTM juga membuka tiga jurusan ITB pada program Doktoral yaitu:

1. Rekayasa Pertambangan

2. Teknik Geofisika

3. Teknik Perminyakan

Fakultas di ITB: Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)

FTSL membuka dua saja jurusan ITB pada program Doktoral yaitu:

1. Teknik Lingkungan

2. Teknik Sipil

Sekolah di ITB: Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)

Tiga jurusan ITB yang ada di SAPPK program Doktoral yaitu:

1. Arsitektur

2. Perencanaan Wilayah dan Kota

3. Transportasi

Sekolah di ITB: Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)

Pada program Doktoral, SBM membuka satu jurusan ITB yaitu Sains Manajemen.

Sekolah di ITB: Sekolah Farmasi (SF)

SF juga membuka satu jurusan ITB pada program Doktoral yaitu Farmasi.

Sekolah di ITB: Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH)

Untuk menjadi Doktor dari SITH, ada satu jurusan ITB yang bisa diambil yaitu Biologi.

Sekolah di ITB: Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)

Alih-alih terpisah menjadi dua jurusan, menarik bahwa satu jurusan ITB ini, Teknik Elektro dan Informatik, dibuka pada program Doktoral di STEI.

 

Jurusan Program Profesi

Photo by Pixabay on Pexels

Ada dua Program Profesi di ITB, yaitu Apoteker dan Insinyur. Ingin tahu tentang kedua Program Profesi ini, Sobat Pintar?

Program Profesi Apoteker

Jurusan di ITB ini menyiapkan Sarjana Farmasi untuk menjadi Apoteker. Program pendidikan ditempuh selama dua semester atau satu tahun, mencakup kuliah, kerja praktik profesi farmasi, serta ujian komprehensif.

Program Profesi Insinyur

Ada dua pilihan jalur Program Profesi Insinyur di ITB, yaitu Rekognisi Pengalaman Lampau (RPL) dan Program Reguler. RPL dilaksanakan selama satu semester, sedangkan Program Reguler membutuhkan waktu dua semester.

 

Itulah seluruh jurusan yang ada di ITB, pada jenjang S1, S2, S3, dan Program Profesi. Sebagai pelajar, tak heran bila fokus kita lebih tertuju pada jenjang S1 saja. Sebagian kita sudah cukup bingung dengan minat diri sendiri, sebagian lagi bingung melihat ragam pilihan jurusan yang ada.

Tapi boleh banget mengetahui program S2 dan Program Profesi yang ada di ITB, Sobat. Pasalnya, kita bisa merencanakan sejak sekarang apakah jurusan yang kita incar memang memerlukan pendidikan lanjutan di program Magister atau Program Profesi.

Misalnya, jika memilih salah satu jurusan pada Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, Sobat Pintar bisa banget melanjutkan kuliah S2 pada jurusan yang sama. Contoh lain, bila memilih jurusan Farmasi, Sobat Pintar dapat menimbang untuk melanjutkan studi di Program Profesi Apoteker atau kuliah lagi di pada jurusan yang sama di jenjang Magister.

Kemungkinan-kemungkinan seperti ini tentu menarik terutama bila ITB memang sudah menjadi kampus incaranmu selama ini. But hey, who doesn't want to be a student at ITB? Sah-sah saja bukan, untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit? Apalagi kalau kita tak ragu untuk memperjuangkannya dengan sungguh-sungguh, maka cita-cita itu mungkin sekali akan terwujud suatu hari nanti, bukan?

So, let's get back to Biology, our square one. Sudah tahukah harus memilih fakultas/sekolah apa kalau ingin kuliah Biologi di ITB, Sobat Pintar?

90

Entri Blog Lainnya

thumbnail
thumbnail
Menambah Komentar

CssBlog

metablog-web Portlet