redesain-navbar Portlet

null

Blog

Istilah-Istilah dalam Kuliah: Maba Wajib Tahu 10 Singkatan Ini

Kenali beberapa istilah dalam perkuliahan yang sering dijumpai.

istilah dalam kuliah, photo by Charlotte May on Pexels

Sobat Pintar yang bakal masuk kuliah, sudah kenal dengan berbagai istilah dalam perkuliahan? Banyak banget yang berbeda dengan dunia perkuliahan, jauh dari semua yang terasa akrab selama sekolah. Biar nggak kudet, kita kenalan dulu yuk, sama beberapa istilah di kampus di bawah ini.

istilah dalam perkuliahan

Photo by Yan Krukov on Pexels

 

1. KTM

Kartu Tanda Mahasiswa adalah bukti bahwa Sobat terdaftar secara resmi sebagai mahasiswa suatu universitas. Penggunaan KTM biasanya terbatas di lingkungan kampus saja. Misalnya, kita menggunakan KTM untuk meminjam buku di perpustakaan kampus, berobat di klinik kampus, atau mengakses fasilitas-fasilitas kampus yang lain.

 

2. KRS

Kartu Rencana Studi berisi mata kuliah yang akan diambil dalam satu semester ke depan, lengkap beserta jumlah SKS-nya masing-masing. Isi KRS biasanya didiskusikan dengan dosen PA (Pembimbing/Penasehat Akademik). Pengisian KRS di banyak kampus sekarang pada umumnya sudah dilakukan secara online.

 

3. Dosen PA

Dosen Pembimbing Akademik, Dosen Penasehat Akademik, atau Dosen Wali punya peran yang mirip dengan Wali Kelas. Mirip ya, Sobat – bukan berarti sama persis. Jika ingin berkonsultasi tentang mata kuliah apa yang akan diambil, berapa SKS untuk semester depan, atau kendala perkuliahan tertentu, setiap mahasiswa dapat menghubungi dosen PA-nya masing-masing.

 

4. SKS

Satuan Kredit Semester adalah bobot setiap mata kuliah. Bobot dalam hal ini jangan dibayangkan dalam satuan kilogram ya, Sobat. Analogikan saja dengan, misalnya, selama sekolah kita belajar Bahasa Indonesia dua kali dalam sepekan. Jika nanti belajar Mata Kuliah Umum (MKU) Bahasa Indonesia 2 SKS dalam satu semester, Sobat Pintar mungkin akan duduk di kelas Bahasa Indonesia sekali dalam sepekan.

Setiap jenjang pendidikan memiliki bobot SKS-nya masing-masing. Misalnya, kita disebut lulus kuliah S1 jika sudah menyelesaikaan 144-160 SKS selama 8 -14 semester. Sebagai mahasiswa baru, perlu diingat bahwa setiap jurusan dan kampus punya ketentuan SKS yang berbeda. Setiap dosen pun biasanya punya ketentuan perkuliahan yang berbeda meskipun, misalnya, jumlah SKS mata kuliahnya sama.

 

5. MKU

Apapun jurusan kuliahmu nanti, Sobat Pintar pasti akan mengambil Mata Kuliah Umum. MKU diharapkan membentuk sikap dan kepribadian mahasiswa agar siap masuk ke dalam kehidupan bermasyarakat. Contoh MKU yaitu Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Pendidikan Agama, dan lain-lain.

 

6. KHS

Seperti rapor, Kartu Hasil Studi juga kita dapatkan di akhir semester. Pada dasarnya KHS memuat kembali isi KRS, yaitu mata kuliah dan SKS yang telah dijalani selama satu semester. Bedanya, KHS memuat pula nilai dari setiap mata kuliah tersebut.

Nilai di KHS dinyatakan dalam huruf. Nilai A dikonversi 4, nilai B dikonversi 3, dan nilai C dikonversi 2. Jika nilai suatu mata kuliah D atau E, artinya kita harus mengulang kembali mata kuliah tersebut di semester yang akan datang agar tuntas bobot SKS yang harus diselesaikan. KHS juga memuat Indeks Prestasi (IP) kita pada satu semester.

 

7. IPK

Indeks Prestasi (IP) atau Indeks Prestasi Semester (IPS), sebagaimana telah disebutkan di atas, adalah hasil kita belajar selama satu semester. Jika direrata selama beberapa semester, kita akan memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Nah, IPK inilah yang diumumkan saat kita wisuda kelulusan kuliah, yang pula terkadang disebutkan dalam persyaratan lowongan kerja.

 

8. UKM

Unit Kegiatan Mahasiswa sama seperti organisasi ekstrakurikuler di sekolah. Di kampus, UKM mewadahi penyaluran hobi kita main basket, karawitan, naik gunung, hingga kegiatan-kegiatan yang lebih serius seperti Palang Merah, Pramuka, Menwa, dan lain-lain. Jika tergabung ke dalam satu UKM, Sobat bakal kenal mahasiswa dari jurusan dan fakultas lain.

 

9. SP

Semester Pendek adalah semester tambahan yang bersifat pilihan. Sobat Pintar sudah mengenal semester ganjil dan semester genap, bukan? Di antara kedua semester tersebut, ada jeda masa libur sekira dua bulan. Jika dibandingkan dengan durasi semester normal yang mencapai sekira empat bulan, durasi SP memang terbilang pendek.

Nah, masa libur dua bulan ini bisa kita gunakan untuk kuliah – disebut SP. Biasanya SP digunakan untuk mengulang mata kuliah yang mendapat nilai C, D, atau E. SP juga bisa digunakan untuk mengambil mata kuliah baru – biar cepat lulus, Sobat!

 

10. KKN

Kuliah Kerja Nyata adalah kegiatan pengabdian pada masyarakat di luar kampus. Mahasiswa yang sudah berada di akhir-akhir masa kuliah dikirimkan ke berbagai daerah, menetap di wilayah tersebut selama sekira satu bulan, dan menjalankan program-program yang bermanfaat bagi warga sekitar. Perlu dicatat, KKN di setiap kampus berbeda-beda ya, Sobat – bahkan ada kampus yang tidak ada KKN.

 

dunia kampus

Photo by Charlotte May on Pexels

Nah, dunia kampus tak terasa terlalu asing lagi setelah mengetahui beberapa istilah dalam kuliah di atas, bukan? Masih banyak lagi yang akan Sobat temui nanti setelah masuk kuliah. Siap-siap menikmati keseruanmu, ya!

60

More Blog Entries

thumbnail
thumbnail
Menambah Komentar

CssBlog

metablog-web Portlet