redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Akper Hafshawaty Pesantren Zaha Genggong Optimis Raih Akreditasi B

avatar penulis

Fikha Ardiani

10 September 2018

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

Probolinggo, NU Online
Akademi Keperawatan (Akper) Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan (Zaha) Genggong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu (18-20/8) kedatangan tim assessor dari Lembaga Akreditasi Perguruan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes).

Kedatangan dua orang assessor LAM-PTKES itu untuk melakukan assesmen lapangan pada prodi Diploma Tiga (D3) di Akper Hafshawaty. Dua assessor itu adalah Erniyati, S.Kep.,MNS dari Universitas Sumatera Utara, Medan dan Ns. Reni Chairani, M.Kep.,Sp.Kom dari Poltekkes Kementerian Kesehatan Jakarta I.

Direktur Akper Hafshawaty Zaha Genggong DR. H. Nur Hamim, S.KM.,S.Kep.Ns.,M.Kes mengatakan, proses akreditasi prodi D3 Akper Hafshawaty Zaha Genggong telah memasuki tahap assesmen lapangan. Kegiatan assesmen itu, diawali dengan melakukan kunjungan dan kegiatan wawancara ke sejumlah wahana praktik Akper Hafshawaty. Di antaranya, RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Puskesmas Ranugedang Kecamatan Tiris hingga Desa Binaan di Desa Pesawahan Kecamatan Tiris.

“Selain melakukan pengecekan wahana praktek, tim assessor juga melakukan wawancara di sana. Seperti mewawancarai kepala bidang di RSUD Waluyo Jati dan Kepala Puskesmas serta pembimbing wahana prakteknya. Wawancaranya seputar kegiatan praktik mahasiswa akper. Bahkan, alumni dan mahasiswa sendiri juga diwawancarai oleh tim assessor,” katanya.

Hamim menjelaskan, dalam assesmen lapangan itu, tim assessor juga melakukan cek dokumen tridharma perguruan tinggi dengan yang ada di kampus Akper Hafshawaty Zaha Genggong. Pengecekan itu berupa cek fisik, meliputi pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat. “Melihat hasil assesmen lapangan, kami optimis mendapat akreditasi B. Diperkirakan bulan September pengumumannya sudah keluar,” ungkapnya.

Optimisme itu menurutnya, berdasarkan dari kesesuaian dokumen dengan data yang ada di lapangan, seluruhnya tidak ada yang disangkal oleh tim assessor. Bahkan, tim assessor memberikan banyak pengakuan kepada Akper Hafshawaty Zaha Genggong. “Seluruh dokumen tidak ada yang disangkal oleh tim assesor. Yang ditulis di borang sesuai dengan yang ada dokumen di kampus. Bahkan, kami berharap dapat akreditasi A,” harapnya.

Sementara Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Hafshawaty Zaha Genggong Iin Aini Isnawati, S.Kep.Ns.,M.Kes menambahkan, raihan akreditasi B diawali oleh Prodi D IV di Stikes. Yakni berdasarkan SK Nomor 0135/LAM-PTKes/Akr/Dip/XI/2015. Kemudian disusul oleh Prodi D3 di Akbid Hafshawaty pada Agustus 2016 ini. Akreditasi itu berdasarkan SK Nomor  SK 0720/LAM-PTKes/Akr/Dip/VII/2016. Akreditasi B itu berlaku hingga lima tahun kedepan.

“Target kami akhir tahun ini, S1 Keperawatan dan NERS juga sudah terakreditasi B. Selain untuk meningkatkan mutu dan kualitas sebuah perguruan tinggi. Akreditasi ini juga untuk mendapatkan pengakuan dari tim independen. Sebab, indikator sebuah institusi itu bagus dan bermutu, pengakuannya bukan hanya dari masyarakat saja. Namun dibuktikan dengan pengakuan dari pihak luar, dalam hal ini LAM-PTKes,” katanya. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)

 

http://www.nu.or.id/post/read/70586/akper-hafshawaty-pesantren-zaha-genggong-optimis-raih-akreditasi-b