redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Tokoh Nasional Kumpul, Ahli Keselamatan Maritim Indonesia Dideklarasikan

avatar penulis

nurzubai ca

05 September 2018

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

Sekitar 40 tokoh nasional maritim yang berprofesi sebagai ahli keselamatan maritime dan pelayaran berkumpul. Mereka hadir sebagai professional yang merasa terpanggil untuk membuat satu wadah bertujuan membantu pemerintah dan masyarakat.

Puluhan tokoh nasional kemaritim yang sebagian besar alumni AIP (Akademi Ilmu Pelayaran) dan STIP (Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran), PLP lulusan tahun 1980-an hingga 2000 APDHI ( Asosiasi Profesor Doktor Hukum Indonesia).

Para alumni AIP yang kini banyak menjabat dalam jabatan terpenting di struktur pemerintahan, BUMN dan TNI/Polri, nakhoda, pakar hukum laut, pengusaha bidang kemaritim dan logistic diantara  Laksda Estu Prabowo, Direktur Pelni Olich M Sodikin, dari KNKT Aldrin Dalimunte, Direktorat Polisi Air Amir Lubis, mantan direktur Rukindo Tahan Sibuea, Nyoto Saptono Bakamla.

Pengusaha Achmad Ridwan Tento mantan BPD Sekjen GINSI, Satoto mantan Adpel Pelabuhan Tanjung Priok dan Direktur KPLP Kemenhub,  IMLOW (Indonesia Maritime Logistik Watch dan tokoh nasional maritime lainnya yang memiliki perhatian terhadap keselamatan maritim nasional.

Capt. Satoto mantan Adpel Pelabuhan Tanjung Priok terpilih sebagai Ketua Umum AKMI dan Sekjen Achmad Ridwan T (mantan Sekjen BPP GINSI)  dibantuToga dan Wakil Sekjen Brigjen (p) Amir RL, Bendahara Salim/Marsilus H, dan untuk menyelesaikan AD/ART dipercayakan pada Muksin/ Indra/ Manaf.

Cap. Sato mengatakan Perkumpulan Ahli Keselamatan Maritim Indonesia (AKMI) nantinya akan aktif melakukan kajian tentang upaya meningkatkan keselamatan maritim nasional dan kajian berbagai regulasi tentang keselamatan maritim yang masih tumpang tindih.

Achmad Ridwan Tento, Sekjen AKMI mengungkapkan saat ini belum ada satu wadah untuk para ahli keselamatan kemaritiman. Sedangkan diluaran muncul organisasi mengatasnamakan maritime tapi bukan ahlinya hanya tau kulitnya saja yang diperoleh dari internet.