redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Lulusan ARO LPTKSB Banyak Diminati Dunia Usaha

avatar penulis

nurzubai ca

8 September 2018

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

Akademi Refraksi Optisi Lembaga Pendidikan Tenaga Kesehatan Sumatera Barat (ARO LPTKSB) Padang kembali mewisuda 29 wisudawan Rabu (15/11) di Hotel Premier Basko.

 Direktur Akademi Refraksi Optisi YLPTKSB Padang, Febry Corina, mengatakan, sejak tahun 1991 sampai sekarang, ARO  telah meluluskan mahaskswa 670 orang dan telah bekerja di Puskesmas, Rumah Sakit, dan klinik mata yang ada di Indonesia. Bahkan katanya banyak yang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pengusaha optik.

??“Jumlah mahasiswa ARO LPTKSB saat ini sebanyak 179 orang. Dan memang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya,” terangnya di depan acara Wisuda ke XXII Tahun 2017 kemarin.

 Lanjut Febri, masih banyak Puskesmas yang ada di Sumbar yang belum memiliki tenaga ahli refraksi untuk kesehatan mata. Sehingga diharapkan ke depan pemerintah daerah bisa merekrut lulusan ARO LPTKSB untuk mengisi kekosongan itu.

 “Apalgi dengan bergabungnya ARO LPTKSB dengan Kopertis Wilayah X, kami berharap bisa terus dibimbing dengan baik. Tentunya dengan pembenahan-pembenahan demi kamjuan ARO ke depan,” katanya.

 Sementara itu, Ketua Akademi Refraksi Optisi YLPTKSB Padang, Amril Amir Dt Rajo Lelo, mengatakan, para lulusan diminta jangan berpuas diri dengan gelar yang didapat saat ini. Karena dari pihak kampus akan mendorong para alumninya untuk melanjutkan sampai S1, S2, dan S3.

 “Bahkan kami akan melakukan kerja sama dengan Malaysia dimana di sana ada jurusan ortometri. Kami berharap semua lulusan akan bisa melanjutkan ke sana,” ujarnya.

 Dikatakannya, Yayasan LPTKSB didirikan pada 1990. Dimana didirikan oleh Anas Malik.  Dan pada 1991 itu sudah ada izin dari Kementerian Kesehatan dan langsung menerima 45 orang mahasiswa. Modal 45 mahasiswa saat itu ARO LPTKSB berdiri sampai sekarang. Bahkan ada 64 orang mahasiswa baru yang terdaftar saat ini.

 Lulusan ARO LPTKSB katanya, banyak diminati oleh dunia usaha. Bahkan lulusan ARO LPTKSB hanya menunggu ijazah saja dan setelah itu akan langsung diterima di Optik Melawai dan Tunggal di Kalimantan.

 “Untuk apa terima banyak-banyak apabila jadi pengangguran, tapi diterima terbatas langsung bekerja,” ujarnya.

Saat ini ARO LPTKSB memiliki dosen dengan kualifikasi S2 seluruhnya. Dimana 6 orang dosen tetap dan 12 dosen luar biasa. “Dan semuanya sudah punya sertifikasi pendidik,” tukasnya. 

 Secara prodi dan institusi lanjutnya, ARO LPTKSB sudah terakreditasi. Dan itu akan diperbaharui sesuai dengan ketentuan Kemenristek Dikti.

 Yuniarti, dari Kopertis Wilayah X, menyebutkan, semoga YLPTKSB makin baik dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat. “Salah satu yang paling penting adalah akreditasi prodi dan istitusi bahwa ARO YLPTKSB untuk bisa berkuliah di ARO,” ujarnya.