redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Ajak Kaum Muda, Ribuan Jemaat Rayakan Bersama

avatar penulis

nurzubai ca

13 September 2018

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

PANAS terik di luar berganti embusan sejuk pendingin ruangan begitu memasuki Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC/Dome) Balikpapan. Di ruangan bundar itu tampak dihadiri ribuan jemaat. Lantai dasar penuh. Tribune pertama pun padat. Sebagian yang tak dapat kursi di tribune kedua, akhirnya naik ke tribune di atasnya.

Kemarin (25/12) sekitar pukul 10.00 Wita itu merupakan puncak ibadah perayaan Natal. Dilakukan oleh jemaat Gereja Bethany Balikpapan. Sama seperti tahun lalu, tahun ini pihak gereja memutuskan menggelar ibadah di Dome.

Penyebabnya, kapasitas gereja di Jalan Syarifuddin Yoes tak mampu menampung jemaat yang hadir. Tak hanya dari Balikpapan, panitia menyebut jemaat datang dari berbagai kota di Indonesia yang memutuskan liburan Natal dan Tahun Baru 2018 di Kota Minyak.

Pendeta Samuel Kusuma menjadi gembala pagi itu. Membimbing jemaat untuk berdoa dan melantangkan puji-pujian kepada Tuhan. Lewat lagu Itu Nama yang Indah, Samuel meminta jemaat yang hadir mengangkat tangan kanannya ke atas. Kemudian tangan kiri ke dada. Menyebut dengan keras, “Jika nama Yesus yang indah yang kucinta.”

Dengan menuai kedamaian, jemaat akan mendapatkan kebahagiaan tanpa batas. Dengan begitu, lepas Natal, jemaat mampu menyiapkan diri untuk menjalani hidup setelah Natal. Lebih khusus, mampu menghadapi tantangan jelang Natal tahun depan. Hal itu penting menanggapi semakin banyaknya upaya untuk merusak kedamaian yang diciptakan Tuhan.

Apalagi, sesuai janji, setiap kebimbangan akan hilang, diusir oleh Tuhan. Setiap hati yang susah akan dihibur oleh Tuhan. Samuel mengatakan hal ini berkali-kali. Disusul suara dengan kalimat yang sama oleh jemaat. Dengan mata terpejam, jemaat tampak menikmati suasana tersebut. “Itu nama yang indah nama Yesus. Itu nama yang indah dari Surga Mulia,” ulang Samuel sambal berjalan mondar-mandir di panggung.

Di luar Dome Balikpapan, Kaltim Post menemui panitia, Anggiat S Gultom, yang saat itu mengenakan kemeja merah dibalut jas hitam. Sesuai dengan data gereja, kemarin ada 6 ribu jemaat Bethany yang merayakan Natal di Dome Balikpapan.

Mereka semua memiliki satu visi dari Tuhan. Memberikan kedamaian sejati. Tak hanya bagi hati mereka, tapi juga umat manusia. Sebelumnya, Tuhan tak pernah mengingkari apa yang sudah menjadi ketetapan-Nya. “Puji-pujian menjadi hal yang wajib. Apalagi dengan tema Christmas Unlimited Harvest, jemaat diajak menuai kedamaian yang sudah dilakukan sepanjang tahun,” ujar Anggiat.

Tak hanya mereka yang sudah tua, fokus Natal tahun ini juga menyasar kaum muda. Itu tampak dari dihadirkannya Grace Yobel. Penyanyi muda asal Jakarta tersebut hadir membawakan O Holy Night yang disusun oleh Adolphe Adam pada 1847. Grace membuat bisu jemaat yang larut dalam suara berkarakter soprano itu. 

Nama Grace melejit dalam dunia pelayanan gereja. Dia kerap mengisi kegiatan-kegiatan keagamaan di gereja. Awal 2011, Grace kemudian mengembangkan diri ke dunia industri komersial secara serius.

“Bagi anak muda, iman harus dipersiapkan sejak ini. Dan terus kuat. Semakin banyak orang yang mengenal Tuhan. Maka semakin damai wilayah itu. Khususnya Balikpapan,” ucap dosen di Institut Kristen Borneo Balikpapan itu.

Sebagai generasi penerus, anak muda harus jadi sumber kedamaian. Mengingat pergaulan yang sesat mengarahkan anak muda kepada pemberontakan. Hal ini harus diwaspadai. Maka jemaat dari golongan muda dinanti untuk bisa memberikan perubahan. Sesuai dengan yang diajarkan Tuhan.

Persiapan selama dua bulan pun disebut tak sia-sia. Dalam tempo dua jam, Anggiat melihat jemaat bisa meresapi setiap penyampaian pendeta. Hal ini penting, agar pesan Natal yang dibawa Tuhan tak hanya sampai ke diri jemaat. Namun mampu memberi dampak bagi lingkungan masyarakat.

“Tentu ke depan kami akan mempersiapkan dan melaksanakan sesuatu yang lebih besar dibanding tahun ini. Bagaimana mampu membuat Balikpapan lebih damai lagi. Menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya.