redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Lulusan Stikes Surabaya Diajak Bangun Kesehatan Masyarakat

avatar penulis

Fikha Ardiani

11 October 2018

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

SURABAYA (BM) - Lulusan Stikes (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya) harus bisa mengambil bagian membangun kesejahteraan masyarakat, utamanya mendukung Pos Kesehatan Desa (Poskesdes ) yang memerlukan tenaga lulusan kesehatan khususnya tenaga bidan/perawat dalam jumlah yang cukup besar.
 
Harapan itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim)  Drs. H. Saifullah Yusuf pada Wisuda Sarjana Stikes (Sekolah Tinggi  Ilmu Kesehatan Surabaya) di Empire Palace Jl Embong Malang, Surabaya, Jumat (16/9).
 
Menurutnya, kesehatan merupakan hak dasar setiap orang. Kesehatan itu sangat penting, tidak ada gunanya kaya dan pintar jika tidak sehat. "Salah satu ukuran kesejahteraan masyarakat adalah kesehatan. Pelayanan kesehatan merupakan hal yang perlu terus ditingkatkan, apalagi jika masyarakat bisa berobat dengan biaya negara (BPJS) ," ujarnya.
 
Menghadapi MEA, Pemerintah mengharapkan yang akan menjadi pahlawan penggerak kesehatan bukan tenaga kerja asing tapi justru anak bangsa sendiri, termasuk alumnus Stikes, yang akan turun ke desa dan kota mengisi pos-pos kesehatan di Jatim yang memerlukan tenaga kesehatan.
 
"Setelah lulus wisudawan jangan berhenti, terus belajar dan mengembangkan karena ilmu itu ada hal-hal yang baru, sehingga harus terus mengikuti perkembangan, bekerja sambil belajar, sebagai bagian dari profesional," tambahnya.
 
Mahasiswa yang diwisuda oleh Ketua Stikes Dr Akhmad Hariyanto sebanyak 850 orang terdiri dari S1 Keperawatan, S1 Ilmu Gizi, dan D-3 Kebidanan. Acara wisuda juga dihadiri konsul kehormatan Philipina, Wakil Ketua Stikes Surabaya, orang tua wisudawan, dan undangan. (dre/udi)

 

http://www.beritametro.news/jawa-timur/lulusan-stikes-surabaya-diajak-bangun-kesehatan-masyarakat