redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Mufakhir Pimpin STKIP Al-Washliyah

avatar penulis

Fikha Ardiani

16 February 2018

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

BANDA ACEH - Ketua Majelis Pendidikan Al-Washliyah Drs H Ismail Effendi MSi melantik Dr H A Mufakhir Muhammad MA sebagai Ketua Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Al-Washliyah Banda Aceh Periode 2014-2018. Mufakhir yang terpilih secara aklamasi (calon tunggal) dalam rapat senat STKIP Al-Washliyah, Jumat (3/10), menggantikan ketua lama Prof Dr H A Hamid Sarong SH MH.

Prosesi pelantikan turut disaksikan Ketua Pengurus Wilayah, Ketua PD dan Ketua BPH Al Washliyah serta mahasiswa. Ismail Effendi dalam sambutannya mengatakan Al-Washliyah perlu melahirkan langkah strategismenyusun program prioritas untuk mengatasi berbagai persoalan yang terjadi di kampus.

“Dalam waktu yang tidak terlalu lama kita berharap persoalan kampus dapat tertangani dengan baik. Persoalan segel-menyegel sudah selesai, sekarang lanjutkan penataan kelembagaan untuk mempercepat realisasi tuntutan mahasiswa,” ujarnya.

Ismail mengharapkan ketua terpilih agar berkoordinasi dengan ketua lama untuk membicarakan hal-hal yang dianggap perlu untuk perubahan kampus ke depan. Sementara itu ketua terpilih Mufakhir Muhammad menyebutkan tugas baru yang diembannya merupakan amanah dan kepercayaan yang harus dilaksanakan sebaik mungkin.

Pergantian pucuk pimpinan STKIP Al-Washliyah juga disambut hangat mahasiswa kampus itu. Presiden Mahasiswa Agustizar meminta pimpinan baru Al-Washliyah segera memciptakan kondisi kampus yang kondusif agar kepercayaan publik dapat diperoleh kembali.

Sebelumnya, mahasiswa Al-Washliyah berdemo mendesak pimpinan kampus serius mengupayakan peningkatan status akreditasi perguruan tinggi itu. Mahasiswa juga menyegel kampus sejak Senin (22/9), hingga pada 27 September Ketua PW Al-Washliyah Aceh, Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA membuka segel itu setelah menandatangani pernyataan sikap mahasiswa yang menuntut pelaksanaan wisuda ditunda. Namun, wisuda tetap berlangsung pada 28 September 2014.(sar)