Menghentikan Lingkaran Kekerasan: Mengurai Maraknya Kasus Perundungan di Kalangan Siswa Indonesia
APSiswaNavbarV2
Tesssss Tesssss
CssBlog
redesain-navbar Portlet
metablog-web Portlet
Blog
Dalam beberapa bulan terakhir, kita kembali dihebohkan oleh sejumlah kasus perundungan (bullying) yang menimpa siswa di Indonesia. Mulai dari kekerasan fisik, verbal, hingga perundungan siber (cyberbullying) yang viral di media sosial, kasus-kasus ini bagai gunung es yang hanya puncaknya saja yang terlihat. Realitasnya, banyak korban yang menderita dalam diam, sementara pelaku seringkali tidak menyadari dampak jangka panjang dari tindakan mereka.
Perundungan bukan lagi sekadar "aksi iseng" atau bagian dari proses pendewasaan. Ini adalah bentuk kekerasan yang dapat melukai mental, merusak masa depan, dan dalam kasus yang ekstrem, mengancam nyawa. Sudah saatnya kita sebagai masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah, serius memutus mata rantai perilaku negatif ini.
Maraknya kasus perundungan dipicu oleh beberapa faktor, seperti pengaruh media sosial yang memudahkan aksi kekejaman, kurangnya pengawasan orang tua dan guru, serta budaya diam (silence culture) di mana korban atau saksi takut untuk melapor.
Dampaknya pada korban sangatlah dalam:
Jika Anda menjadi korban perundungan, ingatlah bahwa Anda tidak sendirian dan ini bukan salah Anda. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk melepaskan diri:
Guru adalah garda terdepan dalam pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah. Berikut adalah langkah-langkah yang harus diambil:
Perundungan adalah masalah kolektif yang membutuhkan solusi kolektif. Dengan peran aktif korban untuk bersuara, guru untuk bertindak, serta dukungan dari orang tua dan masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi setiap anak untuk tumbuh dan belajar. Mari jadikan sekolah sebagai tempat yang memanusiakan manusia, bukan sebaliknya.
ArtikelTerkaitV3
Dari Bangku Kuliah ke Ruang Operasi: Begini Perjalanan Seru
Halo, Sobat Pintar! Punya mimpi jadi dokter? Atau sekadar penasaran dengan perjalanan panjang yang harus dilalui sebelum bisa memakai jas putih dan stetoskop? Yuk, simak cerita seru tentang perjalanan pendidikan dan karier menjadi dokter, mulai dari kulia...
Baca Selengkapnya
4 Bulan Menuju SNBT-UTBK 2026: Strategi Belajar Kilat yang B
Hai, Sobat Pintar! Ujian SNBT-UTBK 2026 sudah di depan mata, dan kamu hanya punya waktu sekitar 4 bulan untuk mempersiapkannya. Jangan panik! Dengan strategi yang tepat, waktu 4 bulan ini bisa kamu manfaatkan sebaik mungkin untuk meraih nilai tinggi. Yuk,...
Resolusi 2026: Rahasia Sukses Siswa Pintar untuk Gapai Targe
Hai, Sobat Pintar! Sudah punya rencana buat tahun 2026? Jangan cuma jadi penonton, yuk jadi pemain utama di hidupmu dengan menyusun resolusi yang smart! Buat kamu yang masih duduk di bangku sekolah, ini saatnya mempersiapkan diri untuk kuliah dan karir im...
Hai Sobat Pintar,
Yuk Cobain Aplikasi Aku Pintar Sekarang Juga!
Jutaan siswa sudah menemukan minat, bakat dan kampus impian bersama Aku Pintar. Sekarang giliran kamu Sobat!
BannerPromoBlog