redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Peta Belajar Bersama

Sobat, ini nih, ada Peta Belajar Bersama Kimia di bab keenam.

Yuk, mulai belajar bersama!

Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier)

Hukum Lavoisier menyatakan kekekalan massa pada reaksi.

"Dalam sistem tertutup, massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah tetap."

Dalam hal ini, berarti suatu zat yang mengalami reaksi kimia tidak berubah massa. Oleh karena itu, reaktan memiliki massa yang sama dengan produk yang dihasilkannya. Pada reaksi kimia, terjadi perubahan warna, suhu, pembentukan gas dan endapan.

Contoh:
jika kita mereaksikan hidrogen 4 gram dan oksigen 32 gram, menghasilkan hidrogen oksida 36 gram (14 + 32 = 36).

Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)

Hukum Proust menyatakan perbandingan massa pada reaksi.

"Perbandingan massa unsur-unsur pembentuk suatu senyawa selalu tetap."

Suatu zat yang direaksikan akan selalu memiliki perbandingan yang sama untuk membentuk suatu senyawa.

Contoh:
Fe2+ dengan S2- dalam membentuk FeS, perbandingan keduanya berturut-turut selalu 7 : 4. Jadi, dalam pembentukan FeS, apabila terdapat Fe sejumlah 7 gram, sudah pasti terdapat S sejumlah 4 gram, berlaku kelipatannya.

Hukum Kelipatan Perbandingan (Hukum Dalton)

Hukum Dalton menjelaskan bahwa dua unsur atau lebih dapat membentuk lebih dari satu senyawa yang berbeda.

"Bila dua unsur dapat membentuk dua senyawa atau lebih, unsur pertama massanya tetap, unsur kedua akan menghasilkan suatu perbandingan bilangan bulat sederhana."

Contoh:
Dalam senyawa NO, perbandingan massa nitrogen dan massa oksigen yaitu 7 : 8. Dalam senyawa N2O, perbandingan massa nitrogen dan massa oksigen yaitu 14 : 8, sedangkan dalam NO2 yaitu 7 : 16. Perbandingan massa oksigen dalam NO dan massa oksigen dalam N2O memiliki nilai yang sama yaitu 8, sedangkan perbandingan massa nitrogen dalam NO dan nitrogen dalam N2O berbeda.

Dapat disimpulkan bahwa perbandingan massa NI dan NII yaitu 7 : 14 = 1 : 2.

Hukum Perbandingan Volume (Hukum Gay Lussac)

Hukum Gay-Lussac menyatakan per-bandingan volume atom-atom pada gas.

"Pada suhu dan tekanan yang sama, volume gas-gas yang terlibat dalam reaksi berbandingan sebagai bilangan bulat sederhana."

Perbandingan volume gas pada kedua hukum ini merupakan koefisien dari reaksi tersebut.

Contoh:
Jika 20 L nitrogen direaksikan dengan hidrogen sesuai reaksi berikut,
N2 + 3H2 --> 2NH3
Perbandingan koefisien reaksinya 1 : 3 : 2, dan volumenya pun memiliki perbandingan sama, jadi volume H2 60 L, dan volume NH3 40 L.

Latihan 1

Hukum Lavoisier menyatakan bahwa jumlah ....

A. partikel zat-zat sebelum dan sesudah reaksi sama

B. molekul zat-zat sebelum dan sesudah reaksi sama

C. zat-zat sebelum dan sesudah reaksi sama

D. volume zat-zat sebelum dan sesudah reaksi sama

E. massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi sama

Latihan 2

Hukum yang menyatakan bahwa suatu senyawa kimia selalu memiliki susunan perbandingan yang tetap adalah hukum ....

A. Avogadro

B. Gay Lussac

C. Proust

D. Dalton

E. Lavoisier

Latihan 3

Sejumlah logam besi dipijarkan dengan 3,2 gram belerang menghasilkan 8,8 gram senyawa besi(II) sulfida. Berapa gram logam besi yang telah bereaksi ?

A. 3,4 gram

B. 5,6 gram

C. 5,8 gram

D. 6,0 gram

E. 8,2 gram

Latihan 4

Bila logam magnesium dibakar dengan gas oksigen akan diperoleh senyawa magnesium oksida. Hasil percobaan tertera pada tabel berikut:

Berapa perbandingan massa magnesium dan oksigen di dalam senyawa magnesium oksida ?

A. 1 : 2

B. 2 : 3

C. 3 : 2

D. 4 : 1

E. 3 : 1

Latihan 5

Unsur A dan unsur B dapat membentuk 3 senyawa. Jika kadar massa A di dalam senyawa I = 15%, pada senyawa II = 30%, dan pada senyawa III = 45%; hitunglah perbandingan massa B di dalam ketiga senyawa tersebut untuk massa A tetap!

A. 3 : 2 : 1

B. 2 : 5 : 3

C. 2 : 1 : 5

D. 5 : 1 : 2

E. 5 : 2 : 1

Mol dan Massa molar

Mol merupakan satuan yang menunjukkan ukuran jumlah partikel yang ada dalam suatu zat apapun.

Nilai mol dinotasikan dengan L yang disebut sebagai tetapan Avogadro.
L = 6,02 x 1023 partikel/atom/molekul

Jumlah partikel benda dapat dicari menggunakan konsep mol, dapat dirumuskan:

Massa molar (mm) adalah massa penyusun suatu atom/senyawa benda.

Massa molar dapat ditentukan dengan menjumlahkan Ar penyusun atom atau Mr pada senyawa benda.

Contoh:
CO2 memiliki Mr 44 gr/mol, karena Ar C = 12 gr/mol, dan Ar O = 16 gr/mol.

Dengan menggunakan massa molar dan konsep mol, kita dapat mencari massa nyata suatu atom/senyawa, dapat dirumuskan:

Volume Molar

Volume molar (Vm) adalah volume yang dimiliki oleh gas berdasarkan keadaan ruang yang ditempati gas tersebut.

Pada Hukum Gay-Lussac dan Hipotesis Avogadro, telah disebutkan bahwa volume gas tidak dilihat dari jenis gas, melainkan keadaan ruang gas.

Nilai volume molar dalam dua keadaan:

  1. STP (Standard Temperature & Pressure)
    STP (keadaan standar) memiliki keadaan dengan suhu 0oC, tekanan 1 atm.
    Vm = 22,4 L/mol
  2. RTP (Room Temperature & Pressure)
    RTP (keadaan kamar) memiliki keadaan ruang dengan suhu 25oC, tekanan 1 atm.
    Vm = 24 L/mol

Volume nyata gas dalam dua keadaan tersebut dapat dirumuskan:

Apabila gas berada tidak pada keadaan standar (STP) maupun keadaan kamar (RTP), dapat digunakan persamaan gas ideal yang dikemukakan oleh Gay-Lussac.

Kemolaran Larutan

Kemolaran larutan adalah angka yang menunjukkan banyaknya mol tiap 1 liter larutan.

Contoh:
Suatu larutan HCl kemolarannya 1,0 M, berarti terdapat 1 mol HCl dalam 1 liternya.

Jumlah mol dalam larutan dapat dihitung dengan:

Latihan 1

Hitunglah volume 9,03 x 1023 molekul uap air (Mr = 18) pada keadaan standar.

A. 33,6

B. 22,4

C. 11,2

D. 16,8

E. 5,6

Latihan 2

Hitunglah jumlah mol dari 54 g Al dalam sebuah perabotan rumah tangga (Ar Al = 27).

A. 5 mol

B. 4 mol

C. 3 mol

D. 2 mol

E. 1 mol

Latihan 3

Jawablah soal berikut ini!

Berapa mol dari 63,8 gram tembaga (II) sulfat ? (Ar Cu = 63,5; S = 32; O = 16)

A. 0,24 mol

B. 0,40 mol

C. 0,45 mol

D. 0,52 mol

E. 0,60 mol

Latihan 4

Hitunglah jumlah partikel dari 3 gram grafit (C)! (Ar C = 12)

A. 2 x 1023

B. 2,5 x 1023

C. 15 x 1023

D. 6 x 1023

E. 15 x 1022

Latihan 5

Berapa gram massa 5,6 liter uap air pada keadaan STP ? (Ar H = 1, O = 16)

A. 4,5 gram

B. 4,8 gram

C. 5,0 gram

D. 6,0 gram

E. 7,2 gram

Penentuan Mol, Massa, dan Volume Zat dalam Reaksi

Prinsip stoikiometri reaksi umum untuk menemukan mol, massa dan volume zat yang direaksikan dan dihasilkan:

  • Perbandingan koefisien adalah perbandingan jumlah mol zat dalam reaksi.
  • Segala satuan ukuran zat harus dikonversikan ke dalam mol.

Contoh:
KO2 direaksikan dengan 132 gram CO2, menurut reaksi:
4KO2(s) + 2CO2(g) --> 2K2CO3(s) + 3O2(g)
(Ar K = 39, O = 16, C = 12)

Tentukan:

  1. Jumlah mol gas karbondioksida
  2. Massa kalium superoksida yang direaksikan
  3. Massa kalium karbonat yang dihasilkan
  4. Jumlah liter gas yang dihasilkan jika reaksi terjadi pada suhu 27oC dan tekanan 3 atm

Jawab:

 

Suatu sampel atau cuplikan unsur dapat diketahui mol dan massa zat murninya bila direaksikan.

Contoh:
Suatu 36 gram cuplikan logam magnesium dengan kemurnian 90% dimasukkan ke dalam larutan asam nitrat 2 M menurut reaksi:
3Mg(s) + 8HNO3(aq) --> 3Mg(NO3)2(aq) + 4H2O(l) + 2NO(g)
(Ar Mg = 24, H = 1, N = 14, O = 16)

Tentukan:

  1. Mol Mg murni
  2. Massa Mg murni
  3. Volume larutan HNO3 yang dibutuhkan
  4. Volume NO yang dihasilkan pada (p,t) dimana massa 1,2 L gas N2 adalah 1,4 gr

Jawab:

Pereaksi Pembatas

Suatu pereaksi berlebih dalam reaksi akan bersisa karena jumlah zatnya tidak sesuai dengan perbandingan koefisien.

Pereaksi pembatas adalah pereaksi yang habis lebih dahulu bereaksi. Cara menentukan pereaksi pembatas adalah dengan membagi masing-masing mol zat pereaksi dengan koefisiennya. Nilai yang lebih kecil merupakan pereaksi pembatas.

Contoh:
Pada reaksi berikut, 97,5 gr zink direaksikan dengan 500 mL HCl 4 M.
Zn(s) + 2HCl(aq) --> ZnCl2(aq) + H2(g)
Tentukan pereaksi pembatas dan massa sisa zat!


Jumlah zat tidak sama dengan perbandingan koefisien,

Maka HCl merupakan pereaksi pembatas.

Massa Zn sisa = 0,5 x 65 = 32,5 gram

Rumus Molekul dan Rumus Empiris

Rumus molekul adalah rumus senyawa yang nyata sesuai dengan jumlah atom-atom unsur penyusun senyawa.

Rumus empiris adalah rumus perbandingan paling sederhana dari atom-atom unsur penyusun senyawa.

Contoh:
Rumus molekul C6H12O6 mempunyai rumus empiris CH2O.

Contoh soal:
Tentukan rumus empiris dan rumus molekul senyawa yang mengandung 29,11% D, 40,51% E, dan 30,38% F dan memiliki Mr = 316.
(Ar D = 23, E = 32, F = 16)

Jawab:

Maka, rumus empiris adalah D2E2F3.

Maka, rumus molekul adalah (D2E2F3)2 atau D4E4F6.

Kadar Unsur dan Rumus Senyawa Hidrat

Massa unsur dalam suatu senyawa dapat dihitung:

Kadar unsur dalam suatu senyawa dapat dihitung:

 

Senyawa hidrat adalah senyawa berbentuk padat yang mengikat beberapa molekul air sebagai bagian dari struktur kristalnya.

Contoh:
Garam inggris dengan rumus hidrat MgSO4 . 7H2O.

Contoh soal:
Tentukan rumus kimia hidrat 1 gram senyawa CuSO4 . xH2O yang bila dipanaskan menghasilkan 0,64 gram padatan!

Jawab:
Reaksi yang terjadi adalah:

Maka rumus kimia hidrat adalah CuSO4 . 5H2O

Latihan 1

Senyawa hidrokarbon (Mr = 56) mengandung 24 g unsur karbon dan 4 g unsur hidrogen. Tentukan rumus molekul senyawa jika Ar: C = 12 dan H = 1.

A. C2H4

B. C3H6

C. C4H8

D. C5H10

E. C6H12

Latihan 2

Suatu senyawa hidrokarbon memiliki komposisi zat 80% unsur karbon dan 20% unsur hidrogen. Tentukan rumus empirisnya jika Ar C = 12 dan Ar H = 1.

A. CH4

B. CH3

C. C2H4

D. C2H2

E. C3H8

Latihan 3

Sewaktu sampel hidrat dari tembaga (II) sulfat dipanaskan, massanya berkurang sebanyak 36%. Rumus molekul hidrat tersebut adalah..... (Ar Cu = 63,5; S = 32; O = 16; H = 1)

A. CuSO4 . 5H2O

B. CuSO4 . 4H2O

C. CuSO4 . 3H2O

D. CuSO4 . 2H2O

E. CuSO4 . H2O

Latihan 4

Aluminium larut dalam asam sulfat menghasilkan aluminium sulfat dan gas hidrogen

2Al + 3H2SO4 --> Al2(SO4)3 + 3H2

Berapa mol gas hidrogen dapat dihasilkan jika digunakan 0,5 mol aluminium....

A. 0,65 mol

B. 0,75 mol

C. 0,95 mol

D. 0,085 mol

E. 0,095 mol

Latihan 5

Jawablah soal berikut ini!

Logam magnesium dengan massa 3 gram direaksikan dengan larutan asam klorida yang mengandung HCl 40 gram. Reaksi yang terjadi adalah:

Mg + HCl --> MgCl2 + H2

Tentukan volume hidrogen yang dihasilkan pada keadaan standar!

A. 2,8 liter

B. 3,0 liter

C. 3,6 liter

D. 4,0 liter

E. 5,6 liter

redesain-navbar Portlet