APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Biologi

Ruang Lingkup Biologi

MATERI

Langkah-langkah Metode Ilmiah


​​​​​​​

Sobat, metode ilmiah biasanya dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang ada di lingkungan kita, coba Sobat Pintar cermati permasalahan lingkungan pada gambar berikut!

Langkah-langkah dalam melakukan metode ilmiah adalah sebagai berikut:

1. Mengidentifikasi masalah

Masalah adalah sesuatu (persoalan) yang harus diselesaikan. Masalah yang akan diteliti dapat diperoleh dari pengamatan sehari-hari masalah yang ada selanjutnya kita buat suatu rumusan sehingga disebut rumusan masalah. Rumusan masalah merupakan suatu pernyataan rinci, lengkap, dan jelas mengenai ruang lingkup yang akan diteliti.

2. Membuat hipotesis

Hipotesis adalah dugaan atau “jawaban” sementara mengenai suatu hal atau permasalahan yang akan dibuktikan kebenarannya melalui data-data atau fakta-fakta hasil penelitian. Hipotesis dapat dibagi dua, yaitu :

Hipotesis Alternatif (H¹)

Hipotesis alternatif adalah hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh antara variabel yang satu dengan variabel yang lain. Sebagai contoh: pemberian pakan ubi jalar berpengaruh secara signifikan terhadap kadar glukosa darah mencit model diabetes.

Hipotesis Nol (H°)

Hipotesis nol adalah hipotesis yang menyatakan tidak ada pengaruh antara variabel antara variabel yang satu dengan variabel yang lain. Sebagai contoh: lama penyinaran tidak berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah stomata tanaman kacang merah.

3. Merancang Percobaan

Percobaan atau eksperimen merupakan salah satu langkah dalam metode ilmiah yang berfungsi untuk mendapatkan data yang digunakan untuk membuktikan apakah hipotesis kita dapat diterima atau ditolak.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan percobaan, yaitu: lokasi penelitian, alat dan bahan yang digunakan, metode kerja, unit percobaan, perlakuan, variabel dan pengamatan.

Langkah-langkah metode ilmiah


​​​​​​​

Selain fenomena alam di lingkungan, permasalahan sosial juga bisa dijadikan topik penelitian Sobat, coba cermati gambar berikut ini!

Nah, sebelum Sobat mencoba menentukan tahapan metode ilmiah dari kasus gambar di atas, kita pelajari dulu langkah berikutnya setelah kita selesai merancang percobaan.

4. Mengolah Data Pengamatan

Dari hasil percobaan, akan diperoleh data. Data, yaitu nilai-nilai hasil pengamatan atau pengukuran yang selanjutnya akan diolah menjadi sebuah karya tulis ilmiah ataupun makalah. Terdapat 2 jenis data, yaitu:

  • kuantitatif yang disajikan dalam bentuk angka dan biasanya membutuhkan alat bantu ukur, misal: jumlah daun tanaman kacang tanah pada pengamatan pertumbuhan hari ke-8, panjang dan berat daun pada hari ke-6, biasanya data kuantitatif disajikan dalam bentuk tabel, grafik atau diagram angka.
  • kualitatif, berdasarkan pengamatan dengan 5 indera, misal: uji organoleptik (rasa, tekstur, aroma) yoghurt pada fermentasi hari ke-2, dimana penyajian data kualitatif biasanya dalam bentuk uraian kalimat, skema, dan gambar.

5. Membuat Kesimpulan

Dalam membuat kesimpulan, peneliti harus memperhatikan hipotesis yang akan diajukan serta data-data yang diperoleh dari hasil penelitian. Data-data penelitian yang telah dianalisis digunakan untuk menguji hipotesis mana yang diterima sehingga kita dapat menarik kesimpulan dengan benar. Biasanya, kesimpulan ditulis berdasarkan tujuan penelitian.

6. Mengomunikasikan Hasil Penelitian

Salah satu kewajiban peneliti adalah membuat laporan atau penelitian yang dikerjakannya. Laporan penelitian merupakan karya tulis ilmiah sehingga harus ditulis dengan aturan tertentu serta menggunakan bahasa dan kosa kata ilmiah yang baku.

Secara garis besar laporan hasil penelitian berisi: pendahuluan, tinjauan pustaka, hipotesis, metode penelitian, hasil dan pembahasan, kesimpulan dan saran, daftar pustaka, dan lampiran.

Sobat Pintar bisa mengaplikasikan metode ilmiah dalam kehidupan sehari-hari dengan mengamati fenomena-fenomena alam, sosial, dan ekonomi di sekitar kita.

Keselamatan Kerja Laboratorium

​​​​​​​
​​​​​​​

Sobat Pintar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum, saat, dan setelah bekerja di laboratorium.

Berikut beberapa hal yang harus dilakukan pada saat di laboratorium:

  1. Selama bekerja di laboratorium harus mengenakan jas laboratorium.
  2. Setiap pengguna laboratorium harus menjaga ketertiban, kebersihan, dan keamanan laboratorium.
  3. Dilarang bekerja sendirian di laboratorium.
  4. Dilarang bersenda gurau di laboratorium.
  5. Dilarang bermain-main dengan peralatan laboratorium dan bahan kimia.
  6. Sebelum bekerja di laboratorium siapkan buku kerja dan alat tulis.
  7. Pelajari dengan seksama jenis percobaan, jenis bahan, jenis peralatan, dan cara membuang limbah sisa percobaan.
  8. Dilarang makan, minum, dan merokok di dalam laboratorium.
  9. Jagalah kebersihan meja percobaan.
  10. Setiap peneliti harus mencatat semua kegiatan dengan selengkap-lengkapnya.
  11. Gunakan peralatan kerja khusus, seperti kacamata pengaman, untuk melindungi mata.
  12. Dilarang memakai sandal atau sepatu terbuka atau sepatu berhak tinggi.
  13. Biasakan mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, terutama setelah melakukan percobaan.
  14. Apabila terjadi kecelakaan yang berkaitan dengan bahan kimia, laporkan segera kepada asisten.
  15. Matikan keran air dan aliran listrik sebelum meninggalkan laboratorium.

Gimana Sobat Pintar sudah tahu kan sekarang? So, hati-hati ya jika kalian sedang berada di laboratorium.

Berikut alat-alat keselamatan kerja di laboratorium:

  1. Jas laboratorium
  2. Kain lap yang tahan panas dan tidak mudah terbakar
  3. Sarung tangan tahan panas
  4. Masker
  5. Kacamata pelindung
  6. Ruangan khusus untuk pemakaian bahan kimia berbahaya
  7. Peralatan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (PPPK)
  8. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

Sobat Pintar harus sangat berhati-hati dalam bekerja di laboratorium ya...

Jangan lupa selalu memakai alat pelindung diri sebelum memulai pekerjaan di laboratorium.

1.

​​​​​​​Jawablah soal di bawah ini!

Langkah pertama dalam metode ilmiah adalah ....


A. Merumuskan masalah
B. Mengumpulkan data
C. Mengajukan hipotesis
D. Merumuskan hokum
E. Melakukan observasi

JAWABAN BENAR

A.

Merumuskan masalah

PEMBAHASAN

Langkah pertama dalam metode ilmiah adalah merumuskan masalah, kemudian:

  1. Melakukan observasi
  2. Melakukan hipotesa
  3. Menguji dengan eksperimen
  4. Menarik kesimpulan
  5. Menguji kesimpulan

2.

​​​​​​​Jawablah soal di bawah ini!

Untuk membuktikan hipotesis harus melakukan ....


A. Percobaan
B. Penafsiran
C. Penelitian
D. Perkiraan
E. Melakukan observasi

JAWABAN BENAR

A.

Percobaan

PEMBAHASAN

Untuk membuktikan hipotesis harus melakukan pengujian dengan eksperimen, supaya hasilnya menjadi lebih akurat jika sesuai dengan hasil hipotesisnya.

3.

​​​​​​​Jawablah soal di bawah ini!

Ketika terdapat kecelakaan dalam penelitian, maka diharuskan bagi para peneliti untuk menyiapkan....


A. jas laboratorium
B. peralatan PPPK
C. kacamata pelindung
D. sarung tangan
E. masker

JAWABAN BENAR

B.

peralatan PPPK

PEMBAHASAN

Di dalam laboratorium harus disiapkan alat PPPK agar dapat segera menyelamatkan seseorang yang terluka.

4.

​​​​​​​Jawablah soal di bawah ini!

Dalam penelitian, eksperimen dilakukan untuk menguji....


A. pengumpulan data
B. rumusan masalah
C. latar belakang
D. kesimpulan
E. hipotesis

JAWABAN BENAR

E.

hipotesis

PEMBAHASAN

Eksperimen/pengujian dilakukan untuk menguji hipotesis (dugaan sementara).

5.

​​​​​​​Jawablah soal di bawah ini!

Suatu cara yang sistematis yang digunakan oleh para ilmuwan untuk memecahkan masalah kehidupan disebut ....


A. eksperimen ilmiah
B. metode ilmiah
C. praktek ilmiah
D. sikap ilmiah
E. kerja ilmiah

JAWABAN BENAR

B.

metode ilmiah

PEMBAHASAN

Cara sistematis yang dilakukan ilmuwan untuk memecahkan masalah kehidupan adalah metode ilmiah.

redesain-navbar Portlet