APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Biologi

Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan

MATERI

Jaringan Meristem (Jaringan Embrional)


 

Jaringan meristem adalah jaringan muda yang sel-selnya selalu membelah atau bersifat embrional, dan belum mengalami diferensiasi atau spesialisasi. sel-sel jaringan meristem umumnya berdinding tipis, memiliki bentuk dan ukuran yang sama, kaya protoplasma yang tidak mengandung kristal dan cadangan makanan, inti selnya berukuran relatif besar, plastida nya belum matang, serta umumnya memiliki rongga sel yang amat kecil.

Berdasarkan letaknya jaringan meristem dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut:

  • Meristem apikal atau meristem ujung, letaknya di ujung batang atau ujung akar.
  • Meristem lateral atau meristem samping, terletak di samping batang atau akar, berupa kambium dan kambium gabus.
  • Meristem interkalar atau meristem antara, yaitu meristem yang letaknya diantara jaringan dewasa, misalnya di Pangkal ruas-ruas batang.

sumber: ib.bioninja.com.au


Berdasarkan asalnya, jaringan meristem dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut

  • Promeristem, adalah jaringan meristem pada saat tumbuhan masih dalam tingkat embrio
  • Meristem primer adalah meristem hasil perkembangan langsung dari sel-sel embrional. Contoh dari meristem primer adalah meristem yang terdapat pada ujung akar dan ujung batang titik Aktivitas meristem ini akan mengakibatkan batang dan akar tumbuh memanjang. 
  • Meristem sekunder berasal dari jaringan dewasa yang telah mengadakan diferensiasi, yaitu kambium dan kambium gabus yang terjadi dari parenkim dan kolenkim. Aktivitas meristem sekunder akan menghasilkan jaringan sekunder, yang mengakibatkan bertambah besarnya akar dan batang.

Jaringan Parenkim (Jaringan Dasar)


 

 

Ciri jaringan ini, yaitu sel-sel penyusunnya berukuran besar dan memiliki dinding sel yang tipis. Parenkim umumnya memiliki susunan sel yang renggang sehingga banyak terdapat ruang antarsel. Protoplasmanya memiliki vakuola yang besar . Jaringan ini berfungsi sebagai jaringan pengisi. Oleh karena itu, jaringan ini terdapat di seluruh bagian tubuh tumbuhan.

Jaringan parenkim juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan dan tempat berlangsungnya proses fotosintesis. Dengan kata lain, jaringan parenkim merupakan tempat terjadinya proses metabolisme pada tumbuhan. Perhatikan gambar dibawah ini

Sel-sel parenkim yang terdapat di daun mengandung klorofil. Sel-sel parenkim ini disebut mesofil. Mesofil terdiri atas jaringan dasar dan jaringan bunga karang (spons) yang merupakan tempat berlangsungnya fotosintesis pada daun. Sel-sel parenkim yang mengandung klorofil dan berada di luar daun disebut klorenkim.

Jaringan parenkim dapat bermodifikasi sesuai dengan fungsinya. Parenkim modifikasi tersebut adalah parenkim asimilasi (klorenkim), parenkim penimbun, parenkim air dan parenkim penyimpanan udara (aerenkim).
 

Jaringan Penguat (Sklerenkim dan Kolenkim)


 

Kolenkim terdapat di dasar epidermis batang dan berfungsi untuk menguatkan batang muda, tangkai daun, dan akar. Sklerenkim berfungsi menyokong dan menguatkan jaringan dewasa. Perhatikan Gambar dibawah ini :

Jaringan kolenkim tersusun atas sel-sel yang bagian sudut dindingnya mengalami penebalan seluosa. Sel-sel jaringan kolenkim mempunyai protoplasma dan tidak mempunyai dinding sekunder, tetapi memiliki dinding primer yang lebih tebal dibandingkan yang terdapat pada parenkim. Biasanya kolenkim berkelompok membentuk untaian atau silinder.

Kolenkim tidak memiliki dinding sekunder dan bahan penguat (lignin), oleh karenanya kolenkim dapat menyokong batang tanpa menghambat pertumbuhan batang tersebut. Kolenkim akan mengalami pertumbuhan mengikuti daun dan akar yang disokongnya.

Berbeda dari kolenkim, sklerenkim tersusun atas sel-sel mati yang seluruh bagian dinding selnya mengalami penebalan sehingga lebih kuat strukturnya. Keadaan sklerenkim yang lebih kuat daripada kolenkim ini disebabkan karena dindingnya mengandung lignin.

Terdapat dua jenis sel sklerenkim, yaitu fiber dan sklereida. Bentuk fiber umumnya berupa serat, sedangkan sklereida lebih pendek daripada fiber. Fiber banyak ditemukan pada tumbuhan berserat, dan sklereida menyebabkan kulit kacang dan kulit biji menjadi keras.

Apakah sobat pintar sudah paham? kalau belum paham bisa kita diskusikan di kolom komentar yaa...

Jaringan Epidermis (Jaringan Pelindung)


 

Susunan sel-sel jaringan ini sangat rapat dan tersusun oleh sederetan sel yang berbentuk pipih,  serta hampir tidak ada ruang antarsel. Jaringan ini banyak terdapat pada permukaan tubuh tumbuhan, misalnya pada permukaan batang, daun, akar, mulut daun bunga, atau buah.

Jaringan epidermis berfungsi untuk melindungi jaringan yang berada di bawahnya. Pada daun, jaringan epidermis mengalami perubahan bentuk menjadi mulut daun atau stomata dan rambut-rambut daun.

Stomata berfungsi sebagai tempat keluar masuknya udara, sedangkan rambut-rambut daun berfungsi untuk mencegah hilangnya air yang berlebihan dari tubuh tumbuhan. Jaringan epidermis pada akar mengalami modifikasi menjadi rambut-rambut akar yang bermanfaat untuk memperluas bidang permukaan akar sehingga proses penyerapan air dan unsur hara oleh akar lebih efisien.

Selain itu, epidermis juga dapat mengekskresikan lapisan lilin yang disebut kutikula. Kutikula ini berfungsi untuk mencegah terjadinya penguapan air yang berlebihan. Modifikasi lain dari epidermis adalah bulu-bulu dan duri. Kedua hasil modifikasi ini berfungsi sebagai alat pelindung tumbuhan.

Yuk lanjutkan belajarnya Sobat Pintar, supaya kalian lebih paham lagi....

Jaringan Pengangkut (Xilem dan Floem)


 

Apakah Sobat pintar sudah tahu perbedaannya antara Xilem dan Floem? berikut penjelasannya

Jaringan pengangkut hanya terdapat pada tumbuhan tingkat tinggi. Jaringan ini berfungsi untuk mengangkut air, garam mineral, dan hasil fotosintesis. Sel-sel jaringan pengangkut berupa pembuluh atau seperti pipa, sehingga jaringan ini disebut jaringan pembuluh. Xilem dan floem berdampingan membentuk ikatan berkas pembuluh. Jaringan pengangkut terdiri dari jaringan pembuluh kayu (xylem) dan jaringan pembuluh tapis (floem).

Pada tumbuhan dikotil, xylem berada di sebelah dalam dan floem berada di sebelah luar. Xilem tersusun dari sel-sel memanjang yang telah mati. Dinding selnya mengeras dan tersusun dari selulosa.

Xilem merupakan bagian dari kayu. Sel-sel tersebut bersambung membentuk pembuluh inilah yang berfungsi mengangkut air dan garam mineral dari akar ke daun.

Jaringan pengangkut yang lain adalah pembuluh tapis (floem). Floem terdiri dari sel-sel hidup dan berdinding tipis. Floem merupakan bagian dari kulit kayu. Fungsinya adalah untuk mengangkut zat-zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan.

Pada tumbuhan tertentu terdapat serabut floem atau serat yang mengandung lignin. Serabut-serabut ini dapat digunakan sebagai tali dan tekstil, misalnya rami (Boehmeria nivea), linen (Linum usitatissimum), dan jute (Corchorus capsularis).

Tipe Berkas Pengangkut

  1. Kolateral tertutup, terbentuk bila antara xilem dan floem tidak terdapat kambium, melainkan terdapat parenkim. Tipe ini dapat dijumpai pada tumbuhan golongan monokotil. 
  2. Kolateral terbuka, antara xilem dan floem terdapat kambium, misalnya pada tumbuhan dikotil dan gymnospermae. 
  3. Bikolateral, bila xilem terdapat diantara dua xilem dan floem. Di antara floem bagian luar dan xilem terdapat kambium, sedangkan antara xilem dan floem bagian dalam tidak terdapat kambium. Contohnya, pada tumbuhan Solanaceae.

1.

Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Suatu jaringan tumbuhan mempunyai ciri sel mengalami penebalan sekunder dengan lignin, pada saat dewasa selnya mati, sering ditemukan dalam jaringan pembuluh. Jaringan tersebut adalah....


A. xilem
B. floem
C. kolenkim
D. sklerenkim
E. parenkim

JAWABAN BENAR

D.

sklerenkim

PEMBAHASAN

Pada jaringan tumbuhan dengan karakteristik penebalan sekunder dengan lignin dan pada saat dewasa selnya mati merupakan jaringan sklerenkim. Peran dari jaringan sklerenkim adalah sebagai jaringan penguat pada organ tumbuhan yang sudah berhenti melakukan pertumbuhan dan perkembangan.
Ciri – ciri jaringan sklerenkim:

  1. Sel – selnya memiliki dinding sekunder yang tebal
  2. biasanya mengandung zat lignin
  3. bersifat kenyal
  4. tidak mengandung protoplas karena sel – selnya telah mati

 

2.

Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Jaringan yang menyusun daerah proliferasi pada bagian ujung akar adalah....


A. parenkim
B. prokambium
C. protoderma
D. meristem apikal
E. meristem interkalar

JAWABAN BENAR

D.

meristem apikal

PEMBAHASAN

Daerah proliferasi pada ujung akar tersusun oleh jaringan meristem apikal (ujung) yang tersusun atas sel yang aktif dalam pembelahan.

3.

Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Jaringan parenkim yang berhubungan dengan rongga udara dan berperan dalam pertukaran gas adalah....


A. aerenkim
B. sklerenkim
C. kolenkim
D. spons
E. palisade

JAWABAN BENAR

A.

aerenkim

PEMBAHASAN

Aerenkim merupakan jenis jaringan palisade yang memiliki banyak rongga udara dan berperan dalam pertukaran gas.

4.

Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Lapisan pelindung tumbuhan pada bagian tajuk yang berfungsi mengurangi transpirasi adalah....


A. trikoma
B. kutikula
C. tudung
D. protoderma
E. aerenkim

JAWABAN BENAR

B.

kutikula

PEMBAHASAN

Kutikula tumbuhan adalah lapisan pelindung pada seluruh sistem tajuk (bagian tumbuhan yang berada di atas tanah) tumbuhan herba yang berfungsi untuk memperlambat kehilangan air (transpirasi) dari daun, batang, bunga, buah, dan biji.

5.

Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Jaringan yang dapat melakukan fotosintesis adalah....


A. sklerenkim dan Palisade
B. kambium dan xilem
C. kolenkim dan bunga karang
D. palisade dan bunga karang
E. xilem dan floem

JAWABAN BENAR

D.

palisade dan bunga karang

PEMBAHASAN

Palisade dan bunga karang merupakan jaringan yang dapat melakukan fotosintesis karena terdapat kloroplas yang mengandung klorofil, banyak terdapat pada daun.

 

6.

Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Jaringan yang sel-selnya selalu aktif membelah adalah....


A. jaringan dewasa
B. jaringan pelindung
C. jaringan meristem
D. jaringan dasar
E. jaringan penguat

JAWABAN BENAR

C.

jaringan meristem

PEMBAHASAN

Jaringan meristem adalah jaringan muda yang sel-selnya selalu membelah atau bersifat embrional, dan belum mengalami diferensiasi atau spesialisasi. 

7.

Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Fungsi utama jaringan parenkim adalah....


A. penyokong tubuh
B. tempat berlangsungnya foto sintesis
C. tempat transportasi
D. perlindungan
E. pengangkutan

JAWABAN BENAR

B.

tempat berlangsungnya foto sintesis

PEMBAHASAN

Jaringan parenkim berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. Selain itu juga, berfungsi sebagai tempat cadangan makanan. 

redesain-navbar Portlet