APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Bahasa Indonesia

Mengulas Karya Fiksi

MATERI

Kaidah Bahasa Karya Fiksi

Dalam sebuah cerita fiksi, kalian akan menemukan banyak kata. Kosakata tersebut tidak hanya memiliki satu makna. Beberapa kata mungkin mempunyai makna yang berlainan dengan makna sebenarnya atau bermakna kiasan. Sementara itu, beberapa kata bermakna semestinya. Dua jenis makna kata ini disebut dengan makna konotasi dan denotasi. Yuk, kita simak penjelasannya berikut!

Konotasi 
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), konotasi adalah kata yang mempunyai makna lain di baliknya atau sesuatu makna yang berkaitan dengan sebuah kata. Seorang penulis biasanya menggunakan kata-kata dengan makna konotasi agar kalimat-kalimat dalam cerita yang ditulisnya menjadi lebih menarik. Contoh kalimat yang mengandung makna konotasi adalah : “Pasangan suami istri itu sudah lama menantikan kehadiran buah hati” kata buah hati menunjukkan makna konotasi karena yang dimaksud adalah kehadiran seorang anak.

Denotasi 
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, denotasi adalah makna kata atau kelompok kata yang berdasarkan atas penunjukan yang lugas pada sesuatu di luar bahasa. Denotasi juga berarti makna kata-kata yang sebenarnya atau bukan makna kiasan.

1.

Jawablah soal di bawah ini dengan tepat !

Makna yang tidak bermakna sebenarnya disebut dengan makna …


A. Denotasi
B. Konotasi
C. Hiperbola
D. Metafora

JAWABAN BENAR

B.

Konotasi

PEMBAHASAN

Makna konotasi adalah makna kias atau makna yang bermakna tidak sebenarnya.

2.

Perhatikan kalimat berikut!

Dia selalu menjadi kambing hitam atas segala permasalahan yang berada di dalam keluarganya

Kata yang bergaris bawah merupakan contoh kata yang bermakna …


A. Denotasi
B. Konotasi
C. Hiperbola
D. Metafora

JAWABAN BENAR

B.

Konotasi

PEMBAHASAN

Kambing hitam pada kalimat di atas tidak bermakna kambing yang berwarna hitam atau tidak bermakna sebenarnya sehingga kata tersebut tergolong kata yang bermakna konotasi.

redesain-navbar Portlet