redesain-navbar Portlet

null

Blog

5 Cara Menjadi Seorang Guru PNS

Cara mempersiapkan diri menjadi guru PNS

Photo by Christina Morillo from Pexels

Memiliki cita-cita menjadi guru tentu sangatlah mulia. Hingga saat ini guru masih sangat dibutuhkan di Indonesia terutama di daerah-daerah pelosok. Untuk menjadi seorang guru, seseorang harus memenuhi persyaratan menjadi guru.

Di Indonesia ada dua jenis guru yaitu guru PNS dan guru swasta. Guru PNS ataupun guru swasta harus memiliki persyaratan wajib supaya dapat mengajar di sekolah-sekolah formal di Indonesia. Apa saja persyaratan menjadi guru?

Untuk dapat menjadi seorang guru sekarang ini, seseorang harus mengantongi ijazah sarjana dan pendidikan yang harus ditempuh untuk menjadi guru adalah jurusan pendidikan. Mengapa harus jurusan Pendidikan? dengan berkuliah di jurusan Pendidikan, akan diajarkan cara mengenali karakteristik siswa, bagaimana mengelola kelas, membuat kurikulum, dan sederet mata kuliah keguruan lainnya. Dengan demikian, lulusannya yang bergelar sarjana pendidikan akan siap terjun ke dalam masyarakat dan mengamalkan ilmunya.

Cara melamar menjadi guru di sekolah negeri maupun swasta pada prinsipnya sama. Calon guru harus membuat surat lamaran seperti melamar pekerjaan lainnya. Setelah itu biasanya akan diikuti dengan proses wawancara dan microteaching. Jika calon guru berhasil menunjukkan indikator-indikator yang baik sebagai seorang guru, maka akan dinyatakan lulus dan dapat mulai mengajar.

Berikut ini adalah beberapa cara mengasah kemampuan menjadi guru:

1. Melalui Program SM-3T


Photo by Aditio Tantra Danang Wisnu Wardhana from Pixabay

SM-3T atau Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal adalah salah satu program dari DIKTI. Program ini dapat memberikan pengalaman mengajar yang berharga. Biasanya, Guru Pintar akan ditempatkan di daerah-daerah terpencil yang memiliki tingkat buta aksara tinggi dan sangat kekurangan tenaga guru. Dengan menyelesaikan program ini, Guru Pintar akan mendapatkan sertifikat Program Profesi Guru (PPG) yang dapat memberi poin lebih pada CV Guru Pintar untuk melamar menjadi PNS.

2. Mengajar Bimbel

Saat ini banyak sekali ditemukan tempat-tempat yang memberikan bimbingan belajar baik pada siswa SD, SMP, SMA, atau Mahasiswa sekalipun. Mengajar di bimbingan belajar kurang lebih sama dengan mengajar di sekolah. Guru Pintar tetap harus memahami kurikulum, memiliki target belajar, mampu mengelola kelas dengan baik, dan juga menguasai materi pelajaran yang diampu. Pengalaman mengajar di bimbingan belajar dapat dijadikan pengalaman saat mengajar siswa-siswa di sekolah formal baik negeri maupun swasta.

3. Menjadi Guru Tidak Tetap (GTT)

Tidak seperti menjadi guru PNS, kesempatan untuk meraih pengalaman lain adalah menjadi guru honorer atau guru tidak tetap lebih mudah Guru Pintar dapatkan. Sekarang ini tidak hanya sekolah swasta bahkan sekolah negeri juga dapat mempekerjakan seorang guru honorer. Menjadi guru GTT, Guru Pintar tetap memiliki tugas dan kewajiban yang sama layaknya guru pada umumnya. Guru Pintar harus memiliki 4 kompetensi yang harus seorang guru miliki, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi professional, dan kompetensi sosial.

Seperti sudah dijabarkan di atas, mengajar di sekolah negeri bukan berarti otomatis menjadi seorang PNS. Ada beberapa proses lain yang harus Guru Pintar lalui untuk menyandang status sebagai guru PNS. Jika Guru Pintar tertarik menjadi guru PNS, Guru Pintar harus mengikuti tes CPNS. Tes CPNS merupakan salah satu langkah untuk menjadi guru PNS dengan melalui masa percobaan kurang lebih 1 tahun. Dengan mengikuti tes CPNS, Guru Pintar harus siap berkompetisi dengan ribuan orang yang juga memiliki cita-cita menjadi guru PNS. Untuk itu, Guru Pintar harus memiliki persiapan yang matang untuk mengikuti tes. Persiapan apa saja yang harus dilakukan untuk mengikuti Tes CPNS Guru?

Cara menjadi guru PNS
Photo by Ketut Subiyanto from Pexels

1. Mencari Informasi

Informasi yang harus Guru Pintar kumpulkan sebelum mengikuti tes CPNS Guru adalah informasi tentang alur pendaftaran dan rangkaian tes yang harus diikuti. Misalnya ada tes SKD (seleksi kompetensi dasar) dan tes SKB (seleksi kompetensi bidang). Jangan lupa catat dan ingat jadwal tes sehingga tidak ada satupun proses yang terlewati.

2. Mengikuti Bimbingan Tes CPNS

Supaya dapat mengerjakan rangkaian tes CPNS dengan lancer dan hasilnya maksimal, opsi selanjutnya yang dapat Guru Pintar pilih adalah mengikuti bimbingan khusus. Di dalam bimbingan, Guru Pintar akan mendapat pengetahuan bagaimana menghadapi tes SKD yang terdiri dari tiga jenis soal, yaitu tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensi umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP). Dengan mengikuti bimbingan, Guru Pintar mendapatkan contoh-contoh soal sehingga lebih mudah untuk memahami materi yang mungkin akan di teskan.

3. Mempersiapkan Dokumen

Hal lain yang juga sangat penting untuk dipersiapkan sebelum mengikuti tes CPNS guru adalah mempersiapkan dokumen yang dipersyaratkan. Kelengkapan dokumen yang Guru Pintar siapkan menjadi poin penting yang menentukan apakah akan lolos seleksi administrasi atau tidak. Jika sudah lolos seleksi administrasi, Guru Pintar baru dapat mengikuti rangkaian tes CPNS.

Saat ini tes CPNS dilakukan dengan berbasis komputer. Dengan demikian jangan lupa untuk membekali diri dengan keterampilan ICT sehingga tidak mengalami kendala saat mengikuti tes. Selamat mencoba!

00

Entri Blog Lainnya

thumbnail
thumbnail
Menambah Komentar

CssBlog

metablog-web Portlet