Ini 4 Tips Penting Agar Lolos Seleksi Beasiswa Pemerintah Jepang
APSiswaNavbarV2
Tesssss Tesssss
CssBlog
redesain-navbar Portlet
metablog-web Portlet
Blog
Sebagaimana kamu ketahui, ada banyak program beasiswa yang ditawarkan oleh pemerintah Jepang ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Sebut saja Ritsumeikan Asia Pasific University (APU), Hitachi Scholarship, Hanjo International Scholarship Foundation (HISF), Japan Student Services Organization (JASSO), ataupun Monbukagakusho (MEXT). Nah, banyak banget, kan?
Apakah berarti peluangmu untuk memperoleh salah satu beasiswa diatas cukup besar? Eitts, tunggu dulu! Supaya bidikanmu nggak meleset, coba ikuti tips yang dibagikan oleh Dubes Jepang untuk Indonesia, Masafumi Ishii, berikut ini.
Â
1. Teliti dalam Mengisi Formulir
Kedengarannya sepele, ya? Apa susahnya sih, mengisi kolom-kolom begitu?
Sebenarnya, mengisi formulir dengan muatan informasi yang detil bisa cukup melelahkan. Apalagi, kalau kamu apply MEXT yang menawarkan beberapa tipe beasiswa berbeda untuk pelajar yang berbeda pula. Contoh sederhananya, ada formulir MEXT untuk Gakubu (Undergraduate), Senshu (Specialized Training College), Konsen (College of Technology), dan lain-lain. Nah, kamu nggak boleh ketuker mengisi formulirnya. Apalagi, terdapat perbedaan istilah dan bahasa yang mungkin kamu belum familiar. Sedikit saja keteledoran, bisa-bisa kamu salah isi kolom, lho.
Dan ingat, Kedubes Jepang tak hanya mengakomodasi satu proses seleksi beasiswa. Sebagaimana telah disebutkan diawal, ada sekian banyak beasiswa yang ditawarkan pemerintah Jepang melalui Kedubesnya di Indonesia. Jadi, sedikit keteledoranmu dalam mengisi formulir bisa berakibat fatal, yaitu gagalnya seleksi dokumenmu diawal proses. Sayang banget, kan!
2. Penjabaran Tulisan yang Baik
Selain ketelitian dalam mengisi formulir, kamu juga perlu menyampaikan apa alasanmu memilih suatu perguruan tinggi sebagai tujuan kuliahmu dengan beasiswa yang sedang diajukan. Perlu dijelaskan kenapa kamu memilih Jepang sebagai tujuan kuliah dengan beasiswa tersebut.
Mudah? Tentu saja, bila kamu terbiasa menyampaikan pemikiranmu dengan bahasa tulis. Mengemukakan alasan atau latar belakang pilihan tuh beda dari memuji-muji secara lebay, ya. Tujuan tulisanmu adalah menjabarkan alasan pilihanmu, bukan sekedar menyampaikan kekagumanmu pada suatu perguruan tinggi atau pada suatu negara. Semakin penting dan meyakinkan alasan atau latar belakang yang kamu sampaikan, semakin berbobot pula kualitasmu sebagai kandidat penerima beasiswa.
3. Masa Depan yang Terencana
Apa yang akan kamu lakukan setelah lulus kuliah dengan beasiswa di Jepang? Nah, udah ada gambaran yang muncul dibenakmu, belum? Kalaupun belum, yuk segera susun rencana.
Pasalnya, kamu harus dapat menuliskan rencana karirmu kedepan selepas lulus kuliah di Jepang. Nggak mungkin kan, pemerintah Jepang memberi beasiswa pada seseorang tanpa rancangan masa depan yang jelas dan meyakinkan? Seseorang dengan impian kembali ke tanah air untuk kemudian mengabdikan diri pada negara dan berbagi ilmu dengan kemanfaatan yang besar biasanya merupakan kandidat yang cukup meyakinkan untuk memperoleh beasiswa dari pemerintah suatu negara, termasuk Jepang.
4. Nilai Matematika yang Cukup
Kalau kamu kuliah di Jurusan Budaya Jepang atau Bahasa Jepang, nilai Matematika masih boleh dikesampingkan. Tapi kalau pilihanmu masih dalam rumpun IPA ataupun IPS, nilai Matematika harus tinggi.
Kenapa nilai Matematika yang disoroti oleh Masafumi Ishii? Sebabnya, banyak pelajar SMA/ SMK yang mengajukan beasiswa pada pemerintah Jepang memiliki nilai Bahasa Inggris baik, bahkan paling tinggi dibanding matapelajaran lain. Akan tetapi, mayoritas pelajar tersebut memiliki nilai Matematika yang paling rendah. Padahal, untuk kamu yang mengajukan Kosen, nilai Matematika adalah poin penting yang digunakan sebagai acuan seleksi.
Lantas, apakah nilai Matematikamu harus sempurna? Enggak, kok. Setidaknya, jangan sampai nilai Matematika ketinggalan jauh dibelakang dibanding matapelajaran lain. Kalau Matematikamu masih kurang, masih ada waktu untuk mengejar ketertinggalanmu. Semangat belajar, ya!
Itulah empat poin penting yang harus diperhatikan kalau kamu ingin mengajukan beasiswa kuliah di Jepang. Pesan langsung dari Kedubes Jepang ini memang bukan patokan formal, tapi ada baiknya tetap diperhatikan sebab rujukan beliau adalah apa yang terjadi dilapangan. Wish you all the best luck, Sobat Pintar!
ArtikelTerkaitV3
Dari Bangku Kuliah ke Ruang Operasi: Begini Perjalanan Seru
Halo, Sobat Pintar! Punya mimpi jadi dokter? Atau sekadar penasaran dengan perjalanan panjang yang harus dilalui sebelum bisa memakai jas putih dan stetoskop? Yuk, simak cerita seru tentang perjalanan pendidikan dan karier menjadi dokter, mulai dari kulia...
Baca Selengkapnya
4 Bulan Menuju SNBT-UTBK 2026: Strategi Belajar Kilat yang B
Hai, Sobat Pintar! Ujian SNBT-UTBK 2026 sudah di depan mata, dan kamu hanya punya waktu sekitar 4 bulan untuk mempersiapkannya. Jangan panik! Dengan strategi yang tepat, waktu 4 bulan ini bisa kamu manfaatkan sebaik mungkin untuk meraih nilai tinggi. Yuk,...
Resolusi 2026: Rahasia Sukses Siswa Pintar untuk Gapai Targe
Hai, Sobat Pintar! Sudah punya rencana buat tahun 2026? Jangan cuma jadi penonton, yuk jadi pemain utama di hidupmu dengan menyusun resolusi yang smart! Buat kamu yang masih duduk di bangku sekolah, ini saatnya mempersiapkan diri untuk kuliah dan karir im...
Hai Sobat Pintar,
Yuk Cobain Aplikasi Aku Pintar Sekarang Juga!
Jutaan siswa sudah menemukan minat, bakat dan kampus impian bersama Aku Pintar. Sekarang giliran kamu Sobat!
BannerPromoBlog