redesain-navbar Portlet

null

Blog

Mengapa UIN Raden Intan Lampung (RIL)?

UIN Raden Intan Lampung

Belajar dan beraktifitas di lingkungan yang hijau, bersih, dan nyaman tentunya menjadi dambaan banyak orang. Hal tersebut dapat ditemukan di Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung atau biasa dikenal dengan UIN RIL. Kampus yang berlokasi Bandar Lampung ini memang mengusung kampus hijau dalam visinya yakni sebagai kampus rujukan Internasional dalam pengembangan ilmu keislaman integratif-multidisipliner berwawasan lingkungan tahun 2035.

Predikat kampus hijau juga disematkan oleh UI GreenMetric, sebuah lembaga yang menilai kampus hijau di seluruh dunia. Pada 2020, UIN RIL menempati peringkat 10 secara nasional penilaian UI GreenMetric dan peringkat pertama kampus hijau di luar Pulau Jawa. Diakhir 2020 juga, Kementerian Agama RI melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam memberi penghargaan sebagai kampus hijau dengan skor tertinggi penilaian UI GreenMetric di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.

UIN RIL juga meraih dan menerapkan ISO 14001:2015 tentang Sistem Manajemen Lingkungan pertama di Indonesia. UIN memiliki luas lahan ±112 Ha yang terbagi pada Kampus I (utama) ±46 Ha, Kampus II ±6 Ha, dan lahan di Kota Baru seluas 60 Ha. Program sarjana (S1) berada di Kampus I, Sukarame, dan Program Pascasarjana (S2 dan S3) berada di Kampus II, Labuhan Ratu, yang keduanya masih berada dalam wilayah Kota Bandar Lampung. UIN RIL memiliki fasilitas diantaranya 9 embung, ruang terbuka hijau, gedung pusat akademik dan riset 9 lantai, masjid termegah dan terindah di lingkungan PTKIN, gedung perkuliahan, lapangan dan gedung olah raga, laboratorium terpadu, pusat pengembangan bahasa, perpustakaan digital, kantin/foodcourt, asrama mahasiswa (Ma’had Al-Jami’ah), serta sejumlah fasilitas lainnya.

Tak hanya fisik, UIN RIL mewajibkan mata kuliah Islam dan Lingkungan di semua Program Studi (Prodi). Islam dan Lingkungan merupakan kata kunci distingsi kampus UIN RIL dari perguruan tinggi lainnya. Terdapat 32 Prodi S1 yang terbagi ke dalam 6 Fakultas yakni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK), Fakultas Syariah (FS), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), serta Fakultas Adab (FA). Sebanyak 14 Prodi terakreditasi A, 12 Prodi terakreditasi B, dan 6 Prodi terakreditasi C atau Prodi baru. Pengembangan inovasi juga dilakukan setiap prodi dan menyesuaikan dengan kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). KKNI merupakan perwujudan mutu dan jati diri bangsa Indonesia terkait dengan sistem pendidikan nasional, sistem pelatihan kerja nasional dan sistem penilaian kesetaraan nasional, yang dimiliki Indonesia untuk menghasilkan sumberdaya manusia dari capaian pembelajaran, yang dimiliki setiap insan pekerja Indonesia dalam menciptakan hasil karya serta kontribusi yang bermutu di bidang pekerjaannya masing-masing. KKNI diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 tahun 2012.

Kemudian, peningkatan pelayanan dan mutu akademik juga terus digalakkan UIN RIL. Beragam penghargaan dan pengakuan tersebut diantaranya sebagai lembaga dengan Sistem Akuntabilitas Kenerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di lingkungan Kementerian Agama tahun 2019, Kampus PTKN Badan Layanan Umum (BLU) dengan Pengelolaan Keuangan Terbaik Kedua di lingkungan Kementerian Agama untuk tahun 2018, serta terus tumbuhnya kepercayaan masyarakat dengan ditandai peningkatan pendaftar mahasiswa setiap tahunnya.

Dalam bidang akademik diantaranya, pada 2020, UIN RIL menjadi kampus terbaik peringkat 3 PTKI se-Indonesia dalam produktifitas penulisan artikel, publikasi ilmiah dan pengelolaan jurnal terakreditasi dalam 3 tahun terakhir. Peringkat ini dapat diakses pada website Science and Technology Index (Sinta) Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN). Sinta merupakan sistem informasi penelitian berbasis web menawarkan akses yang cepat, mudah dan komprehensif untuk mengukur kinerja para peneliti, lembaga dan jurnal di Indonesia. Sinta juga memberikan tolok ukur dan analisis, identifikasi kekuatan penelitian masing-masing lembaga untuk mengembangkan kemitraan kolaboratif, serta menganalisis tren penelitian dan direktori ahli. Saat ini, terdapat 33 jurnal UIN Raden Intan yang terdiri atas jurnal universitas, pascasarjana, dan prodi yang terindeks secara nasional maupun internasional. Seluruh jurnal UIN tersebut telah menggunakan sistem daring dengan Open Journal System (OJS).

Peringkat UIN RIL di situs penilai webometrics kembali meningkat. Pada Januari 2021, UIN Lampung menempati posisi ke-4 untuk lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia. Untuk peringkat perguruan tinggi se-Indonesia, UIN RIL tempati peringkat ke-72, naik dari posisi ke-79 pada per-Juli 2020. Tahun sebelumnya, Januari 2020, UIN Lampung berada diperingkat ke-130. Webometrics merupakan suatu perangkat sistem atau inisiatif untuk mempromosikan dan membuka akses publikasi ilmiah guna meningkatkan kehadiran akademik dan lembaga-lembaga penelitian di situs web. Pemeringkatan ini dimulai pada tahun 2004 dan didasarkan pada gabungan indikator yang memperhitungkan baik volume maupun isi web, visibilitas dan dampak dari publikasi web. Webometrics melakukan pemeringkatan terhadap lebih dari 22 ribu Perguruan Tinggi di seluruh dunia.

Selain fasilitas dan bidang akademik, di kampus ini, mahasiswa juga dapat menggali potensi dan mengembangkan diri melalui beragam kegiatan kemahasiswaan. Organisasi kemahasiswaan (Ormawa) di UIN RIL pada tingkat prodi terdapat Himpunan Mahasiswa Program Studi atau dikenal dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ). Pada tingkat universitas terdapat 21 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bergerak dalam bidang olah raga, kajian ilmiah, seni, keagamaan,  bela diri, fotografi, kepecintaalaman, dan bidang lainnya. Terdapat juga Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) dan Senat Mahasiswa (Sema) pada tingkat universitas dan fakultas. Mahasiswa juga dapat memilih untuk mengembangkan diri melalui pesantren mahasiswa atau dikenal dengan Ma’had Al-Jami’ah. Tak hanya untuk mengembangkan diri, beragam ormawa tersebut juga banyak mengukir prestasi baik pada tingkat nasional maupun internasional.

Terdapat 3 skema jalur masuk ke UIN RIL yakni jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) PTKIN, Ujian Masuk (UM) PTKIN, dan UM Mandiri. UIN RIL terus berupaya untuk mencetak insan yang Ber-ISI (Intellectuality, Spirituality, Integrity). Jangan lewatkan kesempatan mengetahui lebih banyak tentang UIN RIL dan mendapatkan hadiah di Virtual Edu Expo (VEE). Pameran kampus-kampus favorit di Indonesia ini akan diselenggarakan secara virtual pada 6-7 Februari 2021.

Setelah mendaftar, pengunjung pameran dapat mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari mengunjungi lounge Virtual Edu Expo (VEE), mengunjungi booth UIN RIL maupun universitas-universitas lain, bahkan berkonsultasi dengan perwakilan universitas untuk mendapat informasi lebih lengkap.

Yang lebih seru, seluruh aktivitas seperti menghadiri talk show, mengunjungi dan mengunduh brosur di booth, serta mengikuti scavenger hunt yang tersebar di area Virtual Edu Expo (VEE) akan menghasilkan poin. Informasi lengkap dan cara perolehan poin dapat dilihat di leaderboard yang terdapat di menu.

10 pengunjung dengan poin terbesar akan mendapat kesempatan untuk memperoleh hadiah total jutaan rupiah. Masih ada lagi hadiah e-money dengan total jutaan rupiah bagi pengunjung yang beruntung dan dapat menjawab pertanyaan di sesi akhir talk show serta pertanyaan yang diberikan di lounge setiap jamnya.

Jadi tunggu apa lagi? Segera daftar dan nikmati beragam aktivitas di pameran kampus-kampus favorit di Indonesia secara virtual di Virtual Edu Expo (VEE) pada 6-7 Februari 2021 mendatang. Semuanya gratis! Mari manfaatkan kesempatan dan peluang menjadi bagian dari keluarga besar UIN RIL. #AyoKuliahDiUINRIL

00

More Blog Entries

thumbnail
thumbnail
Menambah Komentar

CssBlog

metablog-web Portlet