PinpointBlog

website-baru-feed-banner Portlet

Informasi Terkini Seputar Dunia Pendidikan

Informasi terbaru

website-baru-navbar Portlet

Blog

Verifikasi calon mahasiswa penerima Bidikmisi pada Jalur SNMPTN, photo via www.midlandpaper.com

Penerima Bidikmisi, Peserta SNMPTN: Verifikasi Ini yang Kamu Lalui

Calon mahasiswa penerima Bidikmisi pada jalur SNMPTN melewati serangkaian verifikasi yang dilakukan oleh PTN.

Seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN sedang berlangsung, tentu Sobat Pintar sudah tahu ini. Apa kamu juga menjadi bagian dari calon mahasiswa SNMPTN? Watch your step and don't miss every important date.

And by the way, buat kamu yang mengambil jalur SNMPTN untuk melanjutkan pendidikan dengan menggunakan beasiswa Bidikmisi, sudah tahukah bagimana step by step verifikasi Bidikmisi melalui jalur SNMPTN? Even though the whole process is beyond your control, it won't hurt to know a thing or two about it. Jadi, begini verifikasi yang dilakukan oleh PTN pilihanmu.

 

Seleksi oleh PTN

Setiap PTN akan melakukan seleksi pada calon mahasiswa yang direkomendasikan oleh Bidikmisi – tak hanya melalui jalur SNMPTN, namun juga SBMPTN. Seleksi yang dilakukan oleh satu PTN pasti berbeda dari PTN yang lain karena masing-masing mengacu pada kriteria dan persyaratannya sendiri. Oleh sebab itu, tak perlu heran ketika ada temanmu yang lolos Bidikmisi jalur SNMPTN di Universitas Hasanuddin, tapi ada juga yang gagal di Universitas Diponegoro, misalnya.

 

Kriteria Umum Seleksi

But you can't walk blindfoldedly, can you? Jadi setidaknya, Sobat Pintar perlu tahu apa saja yang sekiranya menjadi acuan PTN dalam menentukan kelayakan calon mahasiswa Bidikmisi untuk menjadi warga baru di kampusnya – meskipun tetap saja, standarnya ditentukan oleh masing-masing PTN.

Secara umum, PTN akan memprioritaskan calon mahasiswa dengan kemampuan dan prestasi akademik yang terbaik. Selain itu, PTN juga memiliki prioritas pada calon mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi – sejalan dengan misi utama beasiswa Bidikmisi itu sendiri. Bahkan bisa jadi, PTN harus melakukan kunjungan langsung ke alamat calon mahasiswa. Jika kamu telah memiliki KIP (Kartu Indonesia Pintar) atau menjadi penerima BSM (Bantuan Siswa Miskin), boleh jadi PTN tidak melakukan verifikasi kelayakan ekonomi. Akan tetapi, jika dikemudian hari ditemukan ketidaksesuaian antara data dan fakta, status mahasiswa Bidikmisi dapat diubah menjadi mahasiswa reguler atau bahkan dibatalkan dalam seleksi masuk.

Selain kedua kriteria utama diatas, PTN juga turut memperhatikan urutan kualitas sekolah yang tercermin pada akreditasi institusinya. Ini berarti, Sobat Pintar jangan sampai terlupa memeriksa akreditasi sekolah, ya! Dan yang terakhir, asal daerah calon mahasiswa juga menjadi pertimbangan PTN dalam menentukan diterima atau tidaknya peserta Bidikmisi pada jalur SNMPTN.

 

Memperkuat Bobot Seleksi

Is there anything you can do to make yourself outstanding? Tenang Sobat Pintar, masih ada cara untuk memperbesar peluangmu lolos SNMPTN sebagai calon mahasiswa Bidikmisi.

Kamu yang memiliki prestasi ekstrakurikuler layak memperoleh pertimbangan khusus dalam seleksi yang dilakukan oleh PTN. Akan tetapi, prestasi ekskul yang bagaimana, nih? Sobat Pintar harus memiliki prestasi ekskul minimal diperingkat ke-3 pada kompetisi tingkat kabupaten atau kota. Tak harus bersifat kompetisi, kamu masih bisa mengandalkan prestasimu sebagai ketua OSIS, misalnya.

In other words, jangan sia-siakan kesempatanmu untuk aktif pada kegiatan non-akademik dan berprestasilah sebaik mungkin disitu. Who knows it's one of your ticket!

 

Verifikasi setiap PTN atas peserta SNMPTN penerima Bidikmisi sepenuhnya menjadi kewenangan PTN yang bersangkutan. Selanjutnya, hasil seleksi dan verifikasi tersebut diinformasikan kepada Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.

Nah, begitulah proses seleksi SNMPTN buat kamu peserta beasiswa Bidikmisi. Dengan mengetahui lebih banyak, harapannya kamu juga bisa lebih bijak dalam menyikapi proses seleksinya. So, do your best and hope for the best, ya Sobat Pintar!

Lebih masukan Blog

Pilih Mana: Psikologi IPA atau IPS?

Tahukah kamu, kalau Psikologi itu terbagi kedalam rumpun Saintek dan Soshum? Iya, kalau kamu...

Tidur Bukan Kebutuhan? Baca Dulu 7 Alasan Ini

Tak bisa dipungkiri, kita acapkali mengabaikan kebutuhan untuk tidur cukup. Diburu tugas,...

Menambah Komentar

A
Aisyah Putri L 6 Bulan Lalu
Assalamu'alaikum kak kak apa² saja persyaratan masuk bidikmisi??
Harap sign in untuk melanjutkan.
W
Wulan Suci Romadoni 6 Bulan Lalu
assalamu'alaikum, kak. Kan kegiatan ekstrakurikuler bisa jadi pertimbangan, waktu diperlombaan, memang mengikuti sampai finalis. tapi tidak sampai juara dan hanya dapat sertifikat apa masih bisa jadi pertimbangan? terimakasih wassalamu'alaikum.
Harap sign in untuk melanjutkan.
R
rindi antika 6 Bulan Lalu
kak.. bagaimana pengaruh bidik misi ke snmptn kak.. terimakasih
Harap sign in untuk melanjutkan.

metablog-web Portlet

popular-post-web Portlet

Terpopuler

Terbaru