redesain-navbar Portlet

Blog

Sudah Salah Jurusan Harus Bagaimana, photo via medium.com

Sudah Salah Jurusan, Harus Bagaimana? Ini 5 Alternatifnya

Meskipun sudah salah jurusan, Sobat masih bisa terus lanjut kuliah.

Setelah ditelaah, ditimbang-timbang, dan dipikir ulang, akhirnya Sobat menyimpulkan bahwa selama ini sudah terlanjur kuliah dijurusan yang salah. Pindah jurusan? It seems that it's not the wisest solution for now. Then, how can you help yourself get out of the situation?

 

1. Tetap Lanjut Kuliah Dijurusan Saat Ini

Well, the damage is done. Pindah jurusan rasa-rasanya bukan solusi yang tepat untuk saat ini. Alasannya bisa bermacam-macam – mungkin karena Sobat sudah berada ditingkat tiga atau empat, bahkan sedang mengerjakan skripsi. Atau, Sobat enggan menghadapi masalah baru dengan mengutarakan niat pindah jurusan kuliah pada orang tua.

Apapun itu, jalan keluar terbaik sepertinya memang melanjutkan kuliah bagaimanapun rasanya. Tapi jangan dilanjutkan dengan muka cemberut ya, Sobat. Anggaplah keadaan ini sebagai tantangan untuk melatih diri keluar dari zona nyaman. Yakinlah, tak ada ilmu yang sia-sia dipelajari. Who knows, you may need all you've been learning someday in the future.

 

2. Tergabung kedalam UKM, Organisasi, atau Komunitas

While continuing your study, regardless of how you feel about it, why don't you unfold your passion in student organizations? Tak ada salahnya bergabung dengan beberapa Unit Keagiatan Mahasiswa sekaligus. Bahkan, terlibat aktif dalam komunitas diluar kampus dapat mengasah dan meningkatkan hard skills maupun soft skills-mu.

Barangkali dari seluruh kegiatan tersebut, Sobat dapat mengembangkan bakat dan minat hingga menemukan passion baru. Atau sebaliknya, justru kemudian Sobat menyadari bahwa telah belajar dijurusan yang tepat – bisa saja terjadi, bukan?

 

3. Kuliah Lagi Dijurusan Lain Pada Waktu yang Sama

Meskipun kampusmu sekarang tak menawarkannya, Sobat Pintar bisa mengambil alternatif double degree – maksudnya, kuliah dijurusan lain dalam waktu yang bersamaan dengan kuliahmu saat ini. Hal ini bisa dilakukan di kampus yang berbeda atau di kampus yang sama. Sobat hanya perlu memastikan peraturan kampus tentang double degree.

Salah satu contoh kemungkinan double degree biasanya dilakukan oleh mahasiswa program Kependidikan dan Ilmu Murni. Misalnya, Sobat kuliah dijurusan Pendidikan Matematika, kemudian disemester-semester akhir menambah matakuliah dijurusan Matematika – atau sebaliknya. Again, it depends heavily on the university's rules and policies.

Universitas Bina Nusantara, misalnya, secara terbuka menawarkan program double degree – dengan ketentuan yang secara spesifik diatur oleh pihak universitas sendiri. Keep finding your alternatives when it comes to double degree.

Perlu dicatat, kuliah pada dua jurusan secara bersamaan bukanlah hal yang mudah. Selain perhitungan dana, Sobat harus mampu mengatur waktu dan segala sesuatunya dengan baik – termasuk bagaimana agar tak ada jadwal kuliah yang berbenturan. Jangan sampai ada tugas yang terbengkalai, jangan sampai pula kehidupan sosialmu kacau balau.

 

4. Kuliah S1 Lagi Pada Jurusan yang Berbeda

Does it sound weird? Meskipun memang tak banyak yang melakukannya, terutama karena alasan waktu, Sobat Pintar boleh kuliah S1 lagi setelah S1 yang sekarang selesai. If you think it's worth it, why not?

Misalnya, Sobat baru menemukan passion dibidang medis saat sedang kuliah Akuntansi. Setelah bergelar S.E., Sobat ingin kuliah lagi di Jurusan Ilmu Gizi. You have all options available: mulai dari kuliah di PTN atau PTS, hingga lintas jurusan atau tidak.

 

5. Kuliah S2 Pada Jurusan yang Berbeda

Sah-sah saja Sobat kuliah di Jurusan Pendidikan Dokter pada jenjang sarjana, kemudian melanjutkan kuliah Ilmu Akuntansi pada jenjang magister. Justru, Sobat memiliki kesempatan untuk belajar banyak hal pada kedua bidang ilmu tersebut. Imagine the vast knowledge you'll have!

Akan tetapi, kuliah dijurusan yang tak linear dengan bidang ilmu Sobat saat ini menghadirkan tantangan tersendiri. Pada contoh yang sama, pendidikan dan pengetahuan tentang Kedokteran yang selama bertahun-tahun dipelajari takkan banyak berkaitan dengan Ilmu Akuntansi.

Sementara itu, teman-teman kuliah yang merupakan alumni Akuntansi memiliki background knowledge yang mendukung materi-materi kuliah pada jenjang S2. Akibatnya, Sobat harus mampu mengejar banyak ketertinggalan agar tak hanya termangu-mangu di kelas.

 

Bukan hanya Sobat yang pernah merasa terjebak, terperangkap, atau terkungkung dijurusan yang salah. Berusahalah untuk membuka diri pada segala kemungkinan dalam hidup. It's not a bad idea to volunteer or intern while studying so long as you're able to handle it, for example. You always have options, of which your mind is the limit.

Lebih masukan Blog

Ayo Cari Tahu: Tipe-Tipe Gangguan Kepribadian

Pernah dituduh paranoid, Sobat? Atau justru Sobat pernah memberi label paranoid pada orang...

Yakin Salah Jurusan? Cek dengan 4 Indikator Ini

Menjadi mahasiswa baru dapat menjadi pengalaman yang membingungkan. Bagaimana bisa? After...

metablog-web Portlet

popular-post-web Portlet

redesain-footer Portlet

Bersama Aku Pintar temukan jurusan kuliah yang tepat sesuai minat dan bakatmu. Mungkin kamu tertarik dengan kampus dan jurusan kuliah dibawah ini.

Aku pintar logo

Aku Pintar adalah perusahaan teknologi informasi yang bergerak dibidang pendidikan. Nama perusahaan kami adalah PT. Aku Pintar Indonesia

Kontak Kami

+62 812 2000453
info@akupintar.id

Ikuti

Facebook Instagram Youtube WhatsApp Line