redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Mahasiswa PENS Raih Penghargaan pada Konferensi Tingkat Asia Pasifik

avatar penulis

Fikha Ardiani

20 February 2018

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

EEPIS Online Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) kembali berhasil menorehkan prestasi di kancah internasional. Pada ajang Asia Pasific Future Leader Conference 2017, Mohammad Yusha Ainun berhasil mendapatkan penghargaan The Best Idea of Real Solution for The Future bersama sembilan peserta lain yang menjadi timnya. Diselenggarakan di Malaysia hingga Minggu, (10/12), konferensi ini diikuti oleh 300 profesional muda, aktivis dan pemimpin negara-negara tingkat Asia Pasifik.

Konferensi yang berlangsung sejak Rabu hingga Minggu (6-10/12), berisi beragam kegiatan. Diantaranya pertukaran budaya, leadership training, konferensi oleh para pemimpin bangsa, brain storming idea, perencanaan ide, lalu eksekusi dan presentasi. Semua kegiatan yang dilaksanakan tak lepas dari tema konferensi tahun ini, yakni Sustainable Development Goal atau tujuan pembangunan berkelanjutan. Tujuan dari konferensi ini adalah agar seluruh peserta dapat mengetahui berbagai permasalahan dunia dan menjadi pemimpin masa depan yang memiliki ide-ide solutif bagi pembangunan suatu bangsa.  

Keikutsertaan Muhammad Yusha Ainun pada momen kali ini, bermula dari keinginannya untuk memahami 17 permasalahan dunia yang sedang digencarkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Selain itu, dia juga ingin belajar bagaimana cara merumuskan ide, mengeksekusi, dan saling berkolaborasi dengan orang-orang dari negara lain. Pada momen itu, Yusha berkesempatan melakukan kolaborasi dengan sembilan peserta dari berbagai negara dalam merumuskan suatu ide. “Saya dan tim merumuskan ide mengenai metode pengobatan psikis pada anak-anak penderita kanker,” tuturnya.

Berkesempatan menjadi peserta sekaligus mendapatkan penghargaan, merupakan suatu pengalaman berharga bagi Yusha. Dia berpesan agar seluruh mahasiswa PENS untuk terus mencari pengalaman dan relasi di bidang apapun. “Hal paling penting yang saya dapat adalah pengalaman dan relasi. Untuk itu, kita sebagai mahasiswa harus terus mencari pengalaman dan menjalin relasi walaupun semua itu harus dilakukan dengan kerja keras,” tuturnya. (tts/mus)

(www.pens.ac.id)