redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Dua Pesan Ka Kanwil Pada Wisudawan/I STT Arastamar Riau

avatar penulis

nurzubai ca

13 October 2018

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

(Inmas) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs Ahmad Supardi Hasibuan,MA, didampingi Pembimbing Masyarakat kristen diwakili oleh Armin Antoni Silaban, S.Th hadir pada Acara Wisuda mahasiswa/I Sekolah Tinggi Theologia Arastamar Riau (STT STAR) pada Jumat, 08 September 2017.

Mengawali sambutannya Ahmad Supardi menyampaikan Ucapan terima Kasih kepada Ketua STT Arastamar, Guru Besar , Danramil, Orangtua Mahasiswa- mahasiswi yang telah hadir dan bersama-sama mengikuti Wisuda Putra- putri kita yang  nantinya akan mengabdikan diri ditengah masyarakat dalam Pelayanan.

Lebih lanjut Ahmad Supardi menyampaikan sebagai Lulusan Sarjana Theologia ada dua tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan dalam masyarakat.

Pertama mampu menghalau berbagai macam aliran yang menyesatkan di kalangan Masyarakat, ini merupakan Tugas Kita untuk melakukan Pencerahan di tengah Masyarakat.

Kedua sebagai  Sarjana agama yang nantinya akan melahirkan Guru-guru agama yang dibutuhkan oleh Sekolah untuk mencerdaskan anak bangsa. " Sarjana Agama lebih mudah diterima karena pekerjaannya jelas, yang diurus jelas langsung masuk pada urusan agamanya masing-masing yang memang dibutuhkan semua Orang". Jika  dilihat dari kebutuhannya tidak ada Sarjana Agama yang menganggur, yang tidak jadi PNS banyak tapi yang menganggur tidak ada jika memang benar- benar mau memberikan Hati untuk melayani di Masyarakat  paparnya

lebih lanjut Mantan Kemenag Rohul ini berpesan jangan pernah takut Lapangan Pekerjaan di Lingkungan Kementerian agama sangat banyak, setelah adek-adek  lulus mari kita berdayakan diri kita untuk mengembangkan sekolah dan Pelayanan di Masyarakat 

Acara yang di Helat di Hotel New Hollywood - Pekanbaru  pada pukul 09.00 Wib ini meluluskan 25 Orang Wisudawan/i yang terdiri dari 4 Orang Jurusan Theologia yang nantinya akan mengabdikan diri dalam Gereja dan 21 Orang Jurusan Pendidikan Agama Kristen yang nantinya akan mengabdikan diri menjadi Guru Agama Kristen di Sekolah.