redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Unhas Gelar International Conference on Nutrition And Publich Health (ICNHP)

avatar penulis

ifaroh ifaroh

7 August 2019

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNHAS menggelar The 1st International Conference on Nutrition And Publich Health (ICNHP). Konferensi ini mengambil tema "Accelarating Stunting Reduction Through The First 100 days of life Intervention in response to Environmental Challenges".

Tema ini merupakan salah satu bentuk kepedulian UNHAS terkait masalah stunting yang merupakan isu kesehatan penting. ICNHP berlangsung di ballroom Hotel Claro Makkasar pada, jumat (02/08) sejak pukul 09.00 WITA.

Kegiatan in dihadiri oleh wakil rektor bidang riset, inovasi dan kerjasama(Prof. Dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D), Dekan FKM (Dr. Amirrudin Syam, S.KM., M.Kes, Direktur Kesehatan dan Gizi Bappenas (Pungkas Bahruji Ali. STP., M.Si., Ph.D), Direktur Kesehatan Lingkungan Dirktorat Jendral Kesehatan Masyarakat, Republik Indonesia (Dr. Imran Agus Nurali, Sp.KO).

Konferensi ini menghadirkan pakar gizi dan kesehatan yang memiliki kompetensi di bidangnya, antara lain Prof. Soekirman, SKM., MPS-ID., Ph.D(yang dikenal sebagai pakar gizi dan nutrisi) dan Prof. Dr. dr. Abdul Razak Thaha., M.Sc., Sp.GK (Pakar gizi UNHAS). Turut hadir pula Ir. Herwin Yatim., MM (Bupati Banggai) sebagai invited speaker.

Pembicara asing yang hadir adalah Dr. Marie Long., MD dan Dr. Neil E. Forsberg dari Global Nutrition Empowerment Amerika Serikat serta Prof. Goeffrey Marks, M.Sc, Ph.D dari University of Queensland, Australia.

Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Kesehatan Lingkungan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Dr. Imran Agus Nurali, Sp.KO yang mewakili Menteri Kesehatan. Sebelum membuka kegiatan secara resmi, beliau memberikan gambar singkat terkait stunting yang saat ini menjadi isu dalam bidang kesehatan.

Wakil rektor bidang riset, inovasi dan kerjasama dalam sambutannya mewakili rektor UNHAS mengapresiasi konferensi ini. Beliau berharap kegiatan ini bisa menjadi forum yang banyak memberikan informasi dan pengetahuan baru terkait stunting.

Ketua panitia Konferensi, Rahayu Indriasari., Ph.D menjelaskan bahwa jumlah stunting di Indonesia berdasarkan data yang ada mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Stunting yang dianggap biasa bagi masyarakat Asia, apalagi Indonesia pada dasarnya merupakan hal yang kompleks. Stunting bukan hanya persoalan ukuran tubuh, tetapi mempengaruhi kecerdasan dan rentan terhadap penyakit degeneratif.

Sebagai perguruan tinggi ada tanggung jawab dan kepedulian tinggi untuk membantu pemerintah dalam mengurangi masalah stunting di Indonesia.Salah satu bentuk kepedulian untuk mengurangi masalah stunting, maka forum ICNHP yang baru pertama kali digelar ini mengangkat masalah tersebut.

Sumber:https://unhas.ac.id/article