redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Saintek UIN Suka Merambah Penelitian Teknologi Nuklir

avatar penulis

UIN Sunan Kalijaga

10 June 2021

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

Dalam rangka mengembangkan pendidikan dan penelitian Reaktor Nuklir berbasisInternet Reactor Laboratory (IRL)di kampus UIN Sunan Kalijaga, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggandeng BATAN dengan melakukan penandatangan MoU. Penandatanganan naskah kerja sama kali ini dilakukan di kantor PSTA dan diikuti secara daring melalui aplikasizoom.Penandatanganan dilakukan oleh Plt. Kepala PSTA, Prof. Syarip sebagai pihak pertama dan dari pihak UIN Sunan Kalijaga sebagai pihak kedua ditandatangani oleh Dr. Khurul Wardati, M.Si. Turut menyaksikan penandatanganan MoU, Wakil Rektor III, Bidang Kemahasiswaan dan Kerja-sama UIN Sunan Kalijaga, Dr. Abdul Rozaki, 7/5/2021.

Baca juga:Penandatanganan PKS antara UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan PSTA BATAN

Dalam sambutannya usai penandatanganan MoU, Wakil Rektor III, Bidang Kemahasiswaan dan Kerja-sama, UIN Suka, Dr. Abdur Rozaki, M.Si., menyampaikan, tidak akan ada kemajuan bagi suatu bangsa jika tidak menguasai teknologi nuklir ini. Dikatakan lebih lanjut bahwa dirinya merasa sangat bangga ketika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga ingin mengadakan kerja sama dengan PSTA BATAN. “Bagi kami ini kerja sama yang sangat strategis untuk memajukan sumber daya manusia di Indonesia,” lanjut Rozaki. Dari kerja sama ini Rozaki berharap intensitas kerja sama akan semakin tinggi sehingga bisa disemai sumberdaya manusia di kalangan mahasiswanya, semakin mencintai teknologi dan menghasilkan temuan-temuan yang inovatif bagi kedua pihak. “Melalui MoU ini akan memberikan kemudahan bagi Prodi Fisika, Kimia, dan Biologi, Fakultas Saintek UIN Suka, untuk berkegiatan pemagangan mahasiswa, riset, dan pengembangan SDM lainnya,” kata Dr. Abdur Rozaki.

Sementara itu, Plt. Deputi BATAN bidang Sains dan Aplikasi Teknologi Nukril, Rozik Himawan, M.Eng., mengungkapkan, sejak 1979 Yogyakarta telah mengoperasikan reaktor nuklir yang diberi nama reaktor Kartini. “Sejak itulah reaktor mulai banyak memberikan kontribusi di bidang pendidikan,” kata Rozik Humawan.

Lebih jauh disampaikan, Reaktor Kartini itu berada dikawasan nuklir Yogyakarta. Tepatnya di Pusat Sains dan Teknologi Akselerator (PSTA) BATAN, jalan Babarsari, Yogyakarta. PSTA adalah salah satu unit kerja BATAN yang mempunyai tugas pokok melaksanakan perumusan dan pengendalian kebijakan teknis, pelaksanaan, pembinaan dan bimbingan di bidang penelitian dan pengembangan fisika partikel, teknologi proses, dan pengelolaan reaktor riset.

Dengan inovasiInternet Reactor Laboratory (IRL)akan meningkatkan peran serta BATAN dalam mendorong tingginya pendidikan dan hasil riset iptek nuklir di bidang fisika khususnya teknologi reaktor. “Kerja sama ini akan meningkatkan pengembangan sumber daya manusia menjadi unggul,”

Melalui kerja-sama ini, Fakultas Saintek UIN Suka nantinya akan banyak mensuport berbagai riset dalam mengembangan PLTN. Pembangunan PLTN adalah salah satu opsi yang dapat digunakan mendukung tingginya permintaan listrik di masa mendatang, sekaligus berperan untuk menurunkan emisi pencemaran lingkungan. Dibutuhkan dukungan teknologi dan sumberdaya manusia.

Pelaksana Tugas Kepala PSTA, Prof. Syarip menyambut baik kerja sama ini. Dikatakan Syarip bahwa PSTA selama ini telah banyak melakukan kerjasama dengan berbagai lembaga, namun kali ini lebih khusus tentang pemanfaatanInternet Reactor Laboratory (IRL).Syarip berharap agar kerja sama ini berlanjut dan bisa dilaksanakan secara terus menerus secara konsisten sampai terbukti. Selain kerja sama pemanfaatan IRL, Syarip juga menawarkan kerja sama litbang yang lain yang ada di PSTA, termasuk terbitnya tulisan di jurnal internasional terindeks global.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga, Dr. Khurul Wardati, M.Si. menyambut baik dan menyatakan siap berkolaborasi melakukan pendekatan kepada masyarakat dalam usaha pemahaman tentang aplikasi nuklir untuk energi dalam rangka persiapan pembangunan PLTN pertama bagi Indonesia. Khurul mengakui bahwa selama ini banyak mahasiswanya sudah melakukan bimbingan skripsi di BATAN Yogyakarta.

Selaku Dekan, Khurul merasa puas dengan kerja sama ini karena selain kerja samaIRLuntuk mahasiswa fisika, ternyata lingkup kerja sama ini juga sangat luas, termasuk litbang kimia dan biologi.

Maksud dan tujuan kerja sama ini kedua pihak dalam batas kemampuannya tanpa mengurangi tugas pokok masing-masing bermaksud untuk bekerja sama saling menguntungkan dalam memberikan sumbangsih pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) nuklir, dengan tujuan agar iptek nuklir dapat dimanfaatkan untuk masyarakat.

Ruang lingkup perjanjian ini meliputi kegiatan penelitian bersama di bidang sains dan teknologi nuklir, pemanfaatan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi sumberdaya manusia, Pembuatan publikasi ilmiah bersama, pertukaran data dan informasi, jelas Khurul Wardati. (Tim Humas UIN Sunan Kalijaga)