redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Kementerian Kominfo Serahkan Gedung Pustiknas Terbesar di Asia Tenggara kepada UIN Jakarta

avatar penulis

Azrul Prayoga

19 March 2020

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

Kementerian Komunikasi dan Infomatika (Kominfo) resmi menyerahkan penggunaan aset gedung National Information and Communication Technology-Human Resource Development (NICT-HRD) atau Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Pustiknas) sebagai Barang Milik Negara (BMN) kepada Kementerian Agama c.q. UIN Jakarta. Acara penyerahan aset BMN senilai Rp 200 miliar itu dilakukan di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Penyerahan aset BMN ditandai dengan penandatanganan Berita Acara oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo, Rosarita Niken Widiastuti, dan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama M Nur Kholis Setiawan. Turut hadir, antara lain, Rektor UIN Jakarta Amany Lubis, pejabat BMN Setjen Kemenag, serta pejabat Badan Litbang dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kominfo.

Sesuai kesepakatan, aset BMN yang diserahkan meliputi gedung atau bangunan serta berbagai peralatan teknologi canggih lain senilai total sekira Rp 200 miliar. Penyerahan aset ini mengacu kepada Surat Menteri Keuangan Nomor: S-8/MK.06/WKN.07/KNL.05/2020 tanggal 20 Januari 2020 tentang Persetujuan Pengalihan Status Penggunaan BMN Tanah dan/atau Bangunan pada Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan, seperti dikutip laman kemenag.go.id, seusai penandatanganan berita acara serah terima aset BMN mengucapkan terima kasih kepada Kominfo atas serah terima NICT-HRD yang bernilai strategis dan bermanfaat bagi Kementerian Agama.

“Fasilitas teknologi informasi ini sangat penting bagi Kementerian Agama dalam melakukan program prioritas,” katanya.

Dalam kesepmpatan itu, Nur Kholish juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kominfo atas gelaran serah terima BMN tersebut. Menurut dia, manfaat aset tersebut sangat luar biasa, bukan saja bagi kalangan sivitas akademika UIN Jakarta tetapi juga Kementerian Agama. “Tentu kami juga nanti bisa nebeng atau ikut ambil manfaat terkait jaringan dan akselarasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kementerian Agama,” ujarnya.

Gedung NICT-HRD terbesar di Asia Tenggara yang berlokasi di Jalan Kertamukti Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, itu dibangun tahun 2008 dengan dana pinjaman dari Pemerintah Korea Selatan melalui Economic Development Cooperation Fund (EDCF) senilai 21 juta dolar AS atau sekira Rp 200 miliar. Gedung berlantai lima ini merupakan kedua setelah dibangun di kawasan Jababeka, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat (BERITA UIN Online, 25 Mei 2008).

Gedung NICT-HRD dibangun di atas lahan seluas 7.800 meter persegi dan luas bangunan 9.200 meter persegi. Guna memberikan pelayanan dalam pelatihan maupun pendidikan secara optimal, NICT-HRD dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana yang cukup representatif serta modern. Fasilitas itu meliputi ruang perkuliahan atau pelatihan, ruang seminar, ruang video conference, ruang tele conference, ruang e-learning, ruang laboratorium komputer, dan ruang perpustakaan. Selain itu, juga terdapat Convention Hall, dormitory atau ruang penginapan dengan kapasitas 250 orang, serta sebuah mushala.

Pusat pelayanan dan pelatihan yang menjadi keunggulan NICT-HRD di antaranya adalah Training Center yang menyiapkan para tenaga ahli TIK berkualitas bagi kebutuhan pemerintah pusat dan daerah, sektor pendidikan, dan BUMN/BUMD. ICT Training Course ini meliputi program basic ICT courses, developer courses, system administrator courses, database administrator courses, networking engineering, multimedia courses, ICT project management, dan e-learning.

Sementara ICT Services Center meliputi ICT promotion services seperti information corner, KIOSK, internet café, dan exhibition; Mobile Multimedia Service seperti e-portal, SMS center, video streaming, dan e-library; Data Center, meliputi Data Center for NICT center and MICT’s database/information, dan networking operation control; serta Research Centers meliputi e-Government, e-Learning, dan industrial solutions.

(uinjkt.ac.id)