redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Seminar IRX UPH 2019: Peluang Asia dalam Kancah Internasional dan Masa Depan Indo-Pasific

avatar penulis

UPH IMPACTS LIVES

3 October 2019

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

Di era globalisasi ini Asia memiliki peluang yang besar dalam kancah internasional. Hal ini bisa terjadi karena dunia telah melihat Asia sebagai kawasan yang memiliki potensi. Mulai dari perekonomian, jalur perdagangan, hingga pembangunan sudah mulai berpusat di Asia. Maka dari itu, Indonesia sebagai salah satu Negara yang berada di kawasan Asia juga memiliki kesempatan besar dalam kancah internasional. Hal itu disampaikan oleh Mr. Jose Antonio Tavares – Dirjen Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri melalui paparannya tentang kondisi Asia saat ini, dalam seminar bertajuk “Asia, Indonesia and the Future of Indo-Pasific” yang berlangsung di Kampus UPH Lippo Village, pada 6 September 2019.

“Asia adalah pusat perekenomian dunia karena memiliki beberapa Negara dengan perekonomian yang unggul, seperti China, Jepang, ASEAN, dan India. Hal itu menjadi kekuatan Asia saat ini dalam dunia internasional. Tidak lupa, Asia memiliki berbagai tantangan yang harus dihadapinya. Tantangan tersebut adalah historical animosity, territorial disputes, East China Sea, South China Sea, Korean Peninsula, dan Allegiances and Military Alliance”, tambah Mr. Jose Antonio Tavares dalam seminar yang diadakan oleh International Relations Exhibition (IRX) 2019.

Seminar yang dimoderator oleh Prof. Aleksisus Jemadu, Ph.D., dosen HI UPH ini juga menghadirkan pembicara yang handal dan berpengalaman dalam dunia internasional, antara lain; Matthew Locastro – Researcher of Sandiya Institute Indonesia, dan Andrew W. Mantong, S. Sos – Researcher at Centre for Strategic and International Studies.

“Masa depan Indo-Pasific bukan tentang peraturan maupun kemajuan perekonomian, tetapi bagaimana Asia melakukan inovasi dan tidak terpengaruh oleh Amerika Serikat,” Ungkap Matthew Locastro saat presentasi seminarnya.

Adapun berbagai hal yang dibutuhkan oleh kawasan Asia saat ini yang dijelaskan oleh Andrew W. Mantong, S. Sos. Negara-negara Asia yang demokratis maupun otoriter sekarang ini butuh untuk meningkatkan Leviathan mereka. Maksud dari Leviathan merupakan negara yang harus tegas dan menjelma menjadi negara yang dihormati oleh rakyatnya.

Dia juga menambahkan, “Beberapa Negara di Asia, misalnya saja Indonesia sebagai pusat maritim global butuh untuk menciptakan pasar nasional terintegrasi”.

Seminar “Asia, Indonesia and the Future of Indo-Pasific” ini sekaligus menutup rangkaian  acara IRX 2019 yang merupakan acara tahunan terbesar yang diadakan mahasiswa HI UPH dengan tema “Towards a Brighter Asia”. Selain seminar, terdapat beberapa rangkaian acara menarik lainnya seperti exhibition yang menampilkan hasil karya mahasiswa HI UPH, kompetisi Model United Nation (MUN)  yang diikuti oleh 7 universitas termasuk UPH, dan gala dinner.