redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Universitas Sains dan Teknologi Jayapura Kembali Wisuda 273 Orang

avatar penulis

Anita cahyaningrum

22 February 2018

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

Kembali Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) mewisuda sebanyak 273 orang mahasiswa dan mahasiswinnya. Acara wisuda ke-24 ini dilaksanakan dalam rapat senat universitas di Aula Gedung Pasca Sarjana USTJ, Abepura, Kota Jayapura, Papua, Kamis,10 Maret 2016.

Dari 273 orang yang diwisuda ini, terdiri dari lima fakultas dan 17 jurusan yang telah memenuhi syarat kelulusan oleh kopertis wilayah 14 Papua-Papua Barat di Biak, atau 7,4 persen dari 3.677 mahasiswa yang terdaftar aktif pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2015/2016. Wisuda ini dihadiri Senat USTJ, unsur muspida dan para keluarga yang diwisuda.

Para wisudawan dan wisudawati dari Program Strata Satu (S1) sebanyak 241 orang dengan nilai IPK 2,93 dengan rata-rata masa studi 4,7 tahun. Sedangkan dari Program Diploma Tiga (D3) sebanyak 32 orang, rata-rata IPK 2,91 dengan masa studi 4,1 tahun. Dari 243 lulusan Program Sarjana yang berhasil mendaptkan prestasi pujian/cumlaude, ada 31 orang dengan IPK antara 3,51-3,83.

“Jumlah lulusan atau alumni di USTJ hingga saat ini sebanyak 8.061 orang. Dari hasil pelacakan penyerapan kelulusan atau alumni dilapangan kerja, terdapat 37 persen bekerja sebagai PNS, 45 persen disektor swasta dan 18 persen disektor lainnya,” kata Rektor USTJ, Yuyun N. Ali Kasella dalam sambutannya menyebutkan, Kamis, 10 Maret 2016.

Menurut Yuyun, adapun wisudawati terbaik yakni dari program Pascasarjana atas nama Merlin Payokwa, asal Kabupaten Mamberamo Tengah, jurusan Stisipol Fakultas Ilmu Pemerintahan dengan IPK 3,83, masa studi 3,5 tahun.

“Saya mewakili senat dan seluruh civitas akademika USTJ menyampaikan beberapa himbauan dan harapan yang perlu diingat para wisudawan dan wisudawati, yaitu jangan terlena dengan keberhasilan Anda pada hari ini, sebab ini bukan akhir dari perjuangan dan kesuksesan, tapi awal dari sebuah perjalanan,” kata Yuyun.

Menurut Yuyun, dibutuhkan keterbukaan hati untuk terus belajar dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dan bermanfaat bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara, terutama bagi kepentingan pembangunan di tanah Papua.

“Oleh karena itu milikilah ilmu yang amalia dan lakukanlah amal amaliah. Teruslah tingkatkan kualitas diri. Belajarlah sepanjang hayat masih dikandung badan. Karena hanya dengan kualitas, Anda mampu bersaing ditengah-tengah kehidupan yang semakin kompetitif,” pesan Yuyun.

Gubernur Papua Lukas Enembe dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Bidang Umum Pemerintah Provinsi Papua, Rosina Upessy mengatakan, hasilnya bisa memberikan kontribusi di masyarakat, mengenali ilmu dan mengembangkan ilmu yang dimiliki.

“Pemerintah akan mendukung perguruan tinggi. Meski pendidikan masih terkendala masalah yang rumit, sehingga membutuhkan anggaran yang tinggi, pendidikan di Provinsi Papua diberikan dalam jumlah terbatas,” kata Rosina.

Dalam kesempatan ini pula, Rosina menghimbau kepada para perguruan tinggi agar mampu bersaing dengan sehat, meraih kerja sama, baik dalam negeri maupun luar negeri, sesuai dengan tuntutan Tri Darma perguruan tinggi, khususnya di tanah Papua.

“USTJ telah menunjukkan kualitas pendidikan di tanah ini dan tanggungjawab yang besar yang sudah menyelenggarakan ilmu teknik dan kesehatan dan sudah saatnya mampu menghadapi tantangan global,” kata Rosina.

“Dengan terlaksananya wisuda ini hendaknya ini menjadi pegangan untuk terus berkarya dimanapun Anda berada dengan memajukan lembaga dan menujukkan kapabilitas di Provinsi Papua,” tambah Rosina.

 

Sumber : https://kabarpapua.co