redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Pencemaran lingkungan

Sobat Pintar, Pencemaran lingkungan atau polusi adalah berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau proses alami, sehingga mutu kualitas lingkungan turun sampai tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Pencemaran lingkungan disebabkan karena masuknya bahan pencemar atau polutan kedalam lingkungan tertentu yang keberadaannya mengganggu kestabilan lingkungan.

Pencemaran dapat menyebabkan punahnya spesies, gangguan keseimbangan lingkungan, keracunan dan penyakit, serta pemekatan hayati (biomagnification). Jenis polusi berdasarkan tempat terjadinya adalah sebagai berikut:

1. Polusi air

Air yang sehat harus memenuhi syarat fisika, kimia, dan biologi agar tidak merugikan kesehatan

Secara fisika, air yang sehat adalah air yang jernih, tidak berasa, dan tidak berbau. Secara kimia, air yang sehat harus bebas dari bahan beracun dan berbahaya (B3). Dan secara biologi, air yang sehat harus memenuhi syarat tidak mengandung mikroorganisme patogen yang dapat menyebabkan penyakit

Agar kesehatan tetap terjaga dan terpelihara maka konsumsi akan air harus mempertimbangkan sumber air. Sumber pencemaran air biasanya berasal dari limbah pertanian, limbah rumah tangga, limbah industri dan penangkapan ikan menggunakan racun.

2. Polusi tanah

Pencemaran tanah dapat terjadi antara lain melalui pencemaran langsung, dan tidak langsung. Pencemaran langsung terjadi karena penggunaan pupuk yang berlebihan, pemberian pestisida dan pembuangan limbah yang tidak dapat dicernakkan seperti plastik. Pencemaran tidak langsung dapat terjadi melalui air, dan udara.

Air yang mengandung polutan akan mengubah susunan kimia tanah sehingga mengganggu jasad yang hidup atau di permukaan tanah. Udara yang tercemar akan menurunkan hujan yang mengandung bahan pencemar ini, akibatnya tanah akan tercemar juga.

Bila membicarakan polusi tanah tidak akan terlepas dari polusi air karena pencemaran tanah dipercepat oleh adanya air, contohnya sisa pestisida yang larut dalam air oleh petani akan terbawa kemana-mana, mencemari tanah di sekitarnya atau tanah-tanah lain yang dilalui oleh aliran air tersebut.

3. Polusi udara

Jika udara di atmosfer dicampuri dengan zat, energi, radiasi dan komponen lainnya sehingga kualitas udara turun dan tidak sesuai dengan peruntukkannya berarti pencemaran udara sudah terjadi. Penceman udara dapat digolongkan ke dalam tiga kategori yaitu pergesekan permukaan, penguapan dan pembakaran.

Pergesekan permukaan adalah penyebab utama pencemaran partikel padat di udara antara lain penggergajian, pengeboran, dan pengusahaan barang-barang seperti kayu, minyak, aspal dan baja. Penguapan merupakan perubahan fase cairan menjadi gas.

Polusi udara banyak disebabkan zat-zat yang mudah menguap, seperti pelarut cat dan perekat. Demikian pula terjadi uap pencemar jika ada reaksi kimia pada suhu tinggi, tekanan rendah. Industri yang berhubungan dengan cat, logam, bahan kimia atau karet banyak memberikan pencemar ini. Jika uap-uap ini berkondensasi akan tampak pada kita dan tertimbun mengotori ruangan.

Pembakaran merupakan reaksi kimia yang berjalan cepat dan membebaskan energi, cahaya atau panas. Bahan bakar yang umum digunakan ialah kayu, batubara, kokas, minyak, semuanya berasal dari alam yang mengandung karbon. Pada pembakaran dihasilkan senyawa karbondioksida dan air, disamping itu juga arang dan jelaga.

Perubahan lingkungan

Beberapa tipe perubahan lingkungan karena perbuatan manusia terhadap daur biologi dapat dikelompokkan menjadi:

  1. bertambah dalam volume dan kecepatan daur biologi
  2. bertambah dalam volume, kecepatan daur biologi berkurang
  3. berkurang dalam volume, kecepatan daur biologi bertambah
  4. berkurang dalam volume dan kecepatan daur biologi
  5. penambahan materi sintetik mempunyai dampak terhadap daur biologi

Perubahan lingkungan hidup dapat menimbulkan berbagai masalah langsung dan tidak langsung terhadap kesehatan dan kesejahteraan manusia, karena itu kita mulai menghadapi apa yang dinamakan masalah lingkungan hidup. Secara umum sumber permasalahan lingkungan hidup itu dapat berasal dari 3 sumber utama yaitu:

  1. ledakan penduduk
  2. teknologi dan industri
  3. perusakan hutan
  4. ledakan penduduk

Upaya pelestarian lingkungan

Pencemaran lingkungan berakibat buruk pada kelangsungan hidup berbagai jenis organisme termasuk manusia, berbagai upaya yang dapat kita usahakan untuk meminimalisir kerusakan lingkungan sekitar kita adalah sebagai berikut:

  1. Menempatkan daerah industri atau pabrik jauh dari daerah perumahan atau pemukiman penduduk.
  2. Pembuangan limbah industri diatur sehingga tidak mencemari lingkungan atau ekosistem.
  3. Pengawasan terhadap penggunaan jenis-jenis pestisida dan zat kimia lain yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan.
  4. Memperluas gerakan penghijauan.
  5. Tindakan tegas terhadap pelaku pencemaran lingkungan

Limbah dan daur ulang

Daur ulang ialah suatu proses menjadikan bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya menumpuknya sampah limbah sehingga dapat dimanfaatkan lagi sebagai sesuatu yang berguna dan juga mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi, kerusakan lahan, serta emisi gas rumah kaca.

Berikut ini metode managemen daur ulang sampah yang bisa sobat pintar paktikkan di kehidupan sehari-hari

1. Reuse

Memanfaatkan ulang disini ialah menggunakan kembali barang bekas yang masih layak tanpa pengolahan bahan, untuk tujuan yang sama atau juga berbeda dari tujuan asalnya.

2. Recycle

Mengolah kembali ialah memanfaatkan barang bekas dengan cara mengolah materinya untuk dapat digunakan lebih lanjut.

3. Reduce

Mengurangi disini ialah semua bentuk kegiatan atau perilaku yang bisa mengurangi produksi sampah.

4. Replace

Menggantikan disini ialah cara dalam mengubah kebiasaan yang bisa mempercepat produksi sampah, terutama sampah yang memiliki sifat sukar(sulit) diolah serta berbahaya.

6. Refill

Refill disini ialah mengisi kembali wadah-wadah produk yang masih bisa dipakai.

7. Repair

Repair disini ialah melakukan pemeliharaan atau juga perawatan supaya tidak menambah produksi limbah.

Aktivitas Manusia dan Pencemaran

Manusia membutuhkan sumber daya alam untuk melangsungkan hidupnya. Namun, cara memperoleh sumber daya alam dapat menimbulkan perubahan terhadap alam. Aktivitas yang dapat menimbulkan perubahan terhadap alam antara lain penebangan hutan, perburuan liar, penebangan yang berlebihan, dan pembukaan lahan untuk pemukiman.

Penebangan pohon di hutan secara besar-besaran tanpa direncanakan secara baik dapat mengakibatkan rusaknya ekosistem hutan. Hutan menjadi rusak dan tidak bisa menjalankan fungsinya. Dampak lainnya adalah terganggunya keanekaragaman yang terdapat di dalamnya.

Perburuan liar yang tidak terkendali dapat menyebabkan suatu hewan punah. Contoh penyebab perubahan lingkungan lainnya adalah pembukaan lahan untuk pemukiman. Dalam pelaksanaannya, perusakan yang dilakukan membawa dampak buruk, seperti hutan yang gundul dan perusakan lahan resapan air di daerah perbukitan. Hal tersebut, dapat mengakibatkan banjir, erosi, dan rusaknya sumber mata air.

Aktifitas penebangan pohon yang tidak mempedulikan lingkungan sekitarnya

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, dikuasai manusia untuk kesejahteraan manusia sendiri. Namun, pada kenyataannya hasil kemajuan teknologi tanpa disadari telah menimbulkan gangguan terhadap lingkungan. Gangguan ini disebabkan oleh timbunan dan akumulasi bahan-bahan pencemar (polutan) di luar batas ambang. Aktivitas manusia sehari-hari tanpa sengaja telah mengganggu lingkungan hidup.

 

Pencemaran Lingkungan

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup, pencemaran adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan hidup tidak berfungsi dengan peruntukkannya. Zat atau bahan yang menyebabkan polusi disebut polutan. Pencemaran disini meliputi Udara, Air dan Tanah.

Latihan 1

Jawablah soal di bawah ini!

Sebab dari hujan dengan kadar keasaman tinggi adalah....

A. Lapisan ozon menipis

B. Gangguan ekosistem seperti kematian tanaman

C. Pemanasan bumi secara global

D. Peningkatan populasi alga di perairan

E. Mempercepat pemanasan global

Latihan 2

Komponen penyebab pencemaran disebut....

A. Indikator

B. Mutan

C. Polutan

D. Polusi

E. Salinitas

Usaha Manusia dalam Mencegah dan Memperbaiki Lingkungan Hidup

Telah Sobat Pintar ketahui bahwa banyak aktivitas manusia yang dapat menyebabkan perubahan dan kerusakan pada lingkungan hidup. Apakah Sobat Pintar tidak akan peduli dengan perubahan lingkungan tersebut dan tetap menggunakan sumber-sumber daya alam untuk kepentingan sendiri?

Atau Sobat Pintar akan berusaha untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan alam yang telah terjadi dan melakukan pencegahan-pencegahan agar tidak ada kerusakan alam yang lebih parah. Berikut adalah usaha-usaha yang dapat dilakukan manusia untuk memperbaiki dan mencegah kerusakan lingkungan hidup.

 

a. Perlindungan dan Pengawetan Alam

Perlindungan alam dapat dilakukan dengan cara mengelola sumber daya alam berupa udara, air, tanah, dan termasuk kehidupan manusia untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Di Indonesia, perlindungan alam telah dilakukan antara lain melalui :

  1. Cagar Alam, yaitu perlindungan terhadap wilayah ekosistem yang memiliki nilai yang spesifik (khas) pada flora, tanah, dan keindahan untuk studi ilmiah dan budaya.
  2. Suaka Marga Satwa, yaitu perlindungan terhadap wilayah ekosistem yang memiliki nilai yang spesifik (khas) pada fauna, tanah, dan keindahan alam untuk studi ilmiah dan budaya.

b. Konservasi tanah dan air

Konservasi tanah diartikan sebagai usaha penempatan setiap bidang tanah pada cara penggunaan yang sesuai dengan kemampuan tanah tersebut dan memperlakukan agar tidak terjadi kerusakan. Konservasi tanah berhubungan dengan konservasi air karena setiap usaha atau upaya konservasi tanah akan secara langsung pula mengkonservasi sumber daya air. Sasaran yang hendak dicapai dalam upaya konservasi tanah adalah

  1. mencegah erosi tanah dan melakukan konservasi air.
  2. penggunaan lahan sesuai dengan peruntukannya.
  3. pengelolaan tanah yang sesuai dan tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.

 

c. Menyelesaikan Krisis Lingkungan

Berikut adalah hal-hal yang dapat dilakukan manusia untuk memperbaiki lingkungan.

  1. Penanaman pohon-pohon di hutan (reboisasi) yang berfungsi sebagai penahan angin dan pengikat tanah.
  2. Larangan internasional yang lebih keras dan usaha perlindungan untuk melindungi habitat alam dan mencegah pembunuhan dan perdagangan satwa liar.
  3. Larangan produksi dan penggunaan chlorofluorocarbon (CFC), yaitu senyawa yang dapat membuat ozon berlubang.
  4. Penghentian perusakan hutan-hutan.
  5. Melakukan daur ulang materi, terutama yang tidak dapat diperbaharui.

Segala hal yang telah dilakukan oleh pemerintah melalui berbagai kebijakan dan undang-undang kiranya tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya kesadaran dari masyarakat. Sobat Pintar dapat membantu upaya pelestarian lingkungan melalui berbagai cara. Akan tetapi, yang paling penting adalah cara tersebut harus dimulai dari diri sendiri. Dimulai dari hal-hal kecil yang dapat Sobat Pintar lakukan, seperti membuang limbah pada tempatnya, tidak mencoret-coret sembarangan, dan tidak merusak tanaman.

Nah itulah Sobat Pintar pembahasan tentang keseluruhan materi Ekosistem. Apabila masih ada yang belum dimengerti, Sobat Pintar bisa bertanya di kolom komentar ya....

redesain-navbar Portlet