APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

UTBK - SNBT

Pemahaman Bacaan dan Menulis

MATERI

Afiksasi

Morfologi merupakan cabang ilmu yang mempelajari seluk-beluk proses pembentukan sebuah kata. Proses pembentukan kata dalam morfologi dibedakan menjadi tiga, yakni afiksasi, reduplikasi, dan komposisi. Kata yang telah mengalami proses morfologi disebut juga dengan kata bentukan.

Pada bagian ini, kita akan mempelajari proses pembentukan kata berupa afiksasi. 
Afiksasi atau yang bisa juga disebut dengan imbuhan, berdasarkan peletakannya, dibedakan menjadi empat

  1. Prefiks  (awalan) Contoh: me-, di- ,ke-, ter-, ber-, pe-, se-  
  2. Infiks (sisipan) Contoh: -el-, -em-, -er-, -in-  
  3. Sufiks (akhiran) Contoh: -i, -kan, -an, -nya  
  4. Konfiks (campuran) Contoh: ber- an, per- an, ke-an

Aturan umum yang berkaitan dengan prefiks
Kaidah KTSP, yakni 

  • jika ada me- atau pe- bertemu dengan kata berawalan K, T, S, P , diikuti dengan huruf vokal, K,T,S,P-nya luluh atau lebur. Contoh : Me- dan sapu menyapu.
  • jika ada me- atau pe- bertemu dengan kata berawalan K, T, S, P , diikuti dengan huruf konsonan, K,T,S,P-nya tetap. Contoh : Me- dan kritik mengkritik.

* kecuali, imbuhan pe- yang bertemu dengan kata berawalan huruf P dan diikuti konsonan “r”, huruf P-nya aka luluh. Contoh : pe-  dan kata produksi pemroduksi.

Me- dan pe- dengan satu suku kata
Jika ada imbuhan me- dan pe- bertemu dengan kata yang hanya terdiri atas satu suku kata, keduanya akan menjadi menge- dan penge-. Contoh : me- dan kata cat mengecat.

Ber- dan ter-
Ber- atau ter-  akan menjadi be- atau te- jika bertemu dengan kata dasar berawalan huruf r atau kata yang suku kata ke-1 berbunyi er. Contoh : ber- dan kata renang berenang atau ter- dan kata cermin tecermin.

Fungsi Afiks
Afiksasi atau imbuhan kata memiliki beberapa fungsi, di antaranya 

  1. Pembentuk kata kerja aktif : me, ber, me, kan, me, i, ber-an, memper-kan  
  2. Pembentu kata kerja pasif : di, ter, ke-an,di-kan, ,ke-an,di-kan, kan-i 
  3. Pembentuk kata benda: pe, ke, pe-an, per-an, an, nya.

Makna Afiks
Afiksasi juga memiliki makna tertentu, seperti 

  1. melakukan perbuatan, contoh :  berjalan dan membaca 
  2. memakai atau mengenakan sesuatu, contoh:  berkemeja dan bertopi  
  3. mengeluarkan atau menghasilkan sesuatu, contoh :  berkeringat dan berbuah  
  4. menyatakan ketidaksengajaan, contoh:  terbangun dan terinjak 
  5. menunjukkan kausatif atau sebab-akibat, contoh :  mengotori dan membasahi 
  6. menunjukkan makna resiprokal atau saling, contoh:  bersalaman dan bertabrakan 

Reduplikasi

Reduplikasi merupakan bagian dari afiksasi atau proses pembentukam kata dengan cara mengulang kata dasarnya, baik secara keseleruhan maupun Sebagian. Reduplikasi atau kata ulang dibagi menjadi enam  jenis, yakni 

  1. Kata ulang Sebagian, contoh : peopohonan
  2. Kata penuh, contoh : pohon-pohon
  3. Kata ulang semu (kata dasarnya memang berupa perulangan), contoh : kupu-kupu
  4. Kata ulang berimbuhan, contoh : berbunga-bunga 
  5. Kata ulang berubah bunyi vokal, contoh : bolak-balik
  6. Kata ulang berubah bunyi konsonan, contoh : sayur-mayur

Makna Kata Ulang 

Pengulangan kata memiliki beberapa makna, di antaranya 

  1. Menyatakan makna resiprokal atau saling, seperti tembak-menembak 
  2. Menunjukkan makna intensitas atau berulang kali, seperti memukul-mukul
  3. Menunjukkan makna menyerupai, seperti rumah-rumahan 

Komposisi


Komposisi dapat juga disebut dengan pemajemukan kata. Pemajemukan kata adalah proses penggabungan kata dengan kata yang menghasilkan makna baru secara khusus. Kata majemuk memiliki beberapa ciri, yaitu:

  1. Tidak dapat disisipi apa pun di antara komponennya
  2. Komponennya tidak dapat diafiksasi dan dimodifikasi, kecuali keseluruhan
  3. Komponennya tidak dapat dipertukarkan 

Oleh sebab itu, sering kali kata majemuk juga dikenal sebagai kata berpasangan tetap. Kata majemuk dapat ditulis serangkai atau terpisah. Kata majemuk yang telah mengalami proses perpaduan secara sempurna biasanya ditulis serangkai. 

Contoh kata majemuk:
Kereta api, Kambing hitam, rumah sakit.

1.

Pilihlah jawaban yang tepat!

Berikut ini kalimat yang mengandung kata berawalan me- dan menunjukkan makna 'melakukan pekerjaan', kecuali  


A. Dia tidak mengakui perbuatannya yang salah.
B. Penduduk desa itu banyak yang merotan.
C. Para penerjun telah mendarat dengan selamat.
D. Kami mengontrak rumah di Pulogadung.
E. Kami datang menjelang pesta dimulai.

JAWABAN BENAR

E.

Kami datang menjelang pesta dimulai.

PEMBAHASAN

menjelang pada opsi E tidak menunjukkan makna 'sedang melakukan pekerjaan', tetapi menunjukkan makna 'hampir'. 

2.

Tentukan jawaban yang tepat!

Imbuhan ber- yang mempunyai arti 'mempunyai' terdapat pada kalimat… 


A. Adik bersepeda ke sekolah.
B. Murid berusaha menyelesaikan tugasnya.
C. Saya bermaksud mengunjungi ibu.
D. Ibu berbelanja di pasar.
E. Petinju itu berkeringat selama bertanding

JAWABAN BENAR

C.

Saya bermaksud mengunjungi ibu.

PEMBAHASAN

Imbuhan ber- pada kata bermaksud dalam kalimat saya bermaksud mengunjungi ibu bermakna saya memiliki maksud mengunjungi ibu.

3.

Jawablah pertanyaan berikut!

Di bawah ini kata ulang yang bermakna ‘intensitas’ adalah ….


A. berhari-hari, mondar-mandir
B. bercakap-cakap, lihat-melihat
C. tanya-menanya, tertawa-tawa
D. mondar-mandir, lihat-melihat
E. tanya-menanya, berhari-hari

JAWABAN BENAR

A.

berhari-hari, mondar-mandir

PEMBAHASAN

kata ulang yang mneunjukkan makna intensitas adalah kata ulang yang menunjukkan perulangan perbuatan secara terus menerus. Hal tersbeut terdapat pada kata berhari-hari dan mondar-mandir.

4.

Tentukan jawaban yang benar!

Makna  ber- pada bernafsu dalam kalimat Ia bernafsu hendak memukul saya adalah …. 


A. Melakukan pekerjaan
B. Memiliki
C. Menghasilkan
D. Menyerupai
E. Menggambarkan

JAWABAN BENAR

B.

Memiliki

PEMBAHASAN

Makna ber- pada kalimat ia bernafsu hendak memukul saya adalah memiliki sehingga makna kalimat tersebut adalah ia memiliki nafsu hendak memukul saya.

5.

Pilihlah jawaban yang tepat!

Kata yang menerima afiksasi dengan tepat adalah … 


A. memperbesarkan
B. mempelajarkan
C. mengeyampingkan
D. memperbaiki
E. diperlebarkan

JAWABAN BENAR

D.

memperbaiki

PEMBAHASAN

kata memperbaiki merupakan kata yang menerima afiks dengan tepat. 

  • Opsi A seharusnya diperbaiki menjadi “memperbesar” atau “membesarkan”
  • Opsi B seharusnya diperbaiki menjadi ‘mempelajari”
  • Opsi C seharusnya diperbaiki menjadi “mengesampingkan”
  • Opsi E seharusnya diperbaiki menjadi “diperlebar” atau “dilebarkan”

redesain-navbar Portlet