APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

IPA

Materi Zat dan Perubahannya

MATERI

Asam

Sobat Pintar!, kali ini kita akan belajar tentang Asam, Basa, dan Garam

Tentu kamu telah mengenal larutan asam dalam kehidupan sehari-hari. Asam banyak ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran. Contohnya, jeruk, lemon, dan tomat.

Pada saat memasak di dapur, tentu kamu mengenal salah satu bahan penambah rasa makanan, yaitu cuka dapur yang mengandung asam asetat. Aki pada kendaraan bermotor mengandung asam sulfat. Asam dalam lambung kita, yaitu asam klorida berfungsi membantu proses pencernaan bahan makanan.

Bagaimana cara kita mengidentifikasi larutan asam?

Berikut ciri atau tanda dari larutan asam:

  1. Rasanya asam (tidak boleh dicoba kecuali dalam makanan).
  2. Dapat menimbulkan korosi.
  3. Mengubah kertas lakmus biru menjadi merah.

Hujan yang Terdampak Hujan Asam

Selain banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, larutan asam dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan, contohnya terjadinya hujan asam. Di beberapa wilayah tertentu, terjadi hujan asam yang  menyebabkan kerusakan pada bangunan gedung dan patung-patung dalam kota.

Mengapa dapat terjadi hujan asam?

Bila terdapat kadar gas belerang dioksida (SO2) dan nitrogen oksida (NO) di atmosfer sangat tinggi, maka gas ini akan bereaksi dengan air di atmosfer dan membentuk asam sulfat, asam nitrat, dan senyawa asam lainnya.

Basa

Yuk Sobat, kita beralih ke Basa

Basa merupakan larutan yang banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Contoh benda yang mengandung basa ialah sabun mandi, sabun cuci, sampo, pasta gigi, obat maag, dan pupuk.

Dalam penggunaan sehari-hari, umumnya basa dicampur dengan zat lain. Bagaimana cara kita mengidentifikasi larutan basa?

Berikut adalah sifat-sifat basa.

  1. Mempunyai rasa agak pahit (tidak boleh dicoba).
  2. Terasa licin di kulit.
  3. Mengubah kertas lakmus merah menjadi biru.

Dalam kehidupan sehari-hari, larutan asam sering direaksikan dengan larutan basa untuk menghasilkan senyawa netral atau dikenal dengan reaksi netralisasi. Pada reaksi netralisasi ini akan dihasilkan garam dan air.

Garam

Yuk Sobat, kita beralih ke Garam

Jenis senyawa garam yang paling dikenal adalah garam dapur atau namasenyawa kimianya natrium klorida (NaCl). Garam ini banyak digunakan dalam pengolahan makanan.

Bagaimana senyawa garam dapat terbentuk ?

Salah satu reaksi yang dapat membentuk garam adalah reaksi asam dan basa atau reaksi netralisasi. Pada reaksi netralisasi tersebut akan dihasilkan garam dan air.

Asam + Basa -> Garam + Air

Garam secara luas digunakan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain untuk industri pupuk, obat-obatan, pengolahan makanan, dan bahan pengawet.

Contoh reaksi asam dan basa yang membentuk berbagai jenis garam adalah:

HCl + NaOH ->NaCl + H2O

Asam klorida + Natrium hidroksida ->  Garam NaCl + air

Indikator

Yuk Sobat, kita beralih ke Indikator

Larutan asam dan larutan basa memiliki sifat-sifat yang khas. Salah satu cara untuk membedakan asam atau basa dapat menggunakan indikator.

Suatu indikator asam-basa adalah suatu senyawa yang dapat menunjukkan perubahan warna apabila bereaksi dengan asam atau basa. Indikator asam-basa dapat dibedakan menjadi indikator alami dan indikator buatan.

Indikator Alami
Berbagai jenis tumbuhan dapat digunakan sebagai indikator alami. Tumbuhan yang termasuk indikator alami akan menunjukkan perubahan warna pada larutan asam ataupun basa. Beberapa contoh tumbuhan yang dapat digunakan sebagai indikator alami adalah kunyit, bunga mawar, kubis merah, kubis ungu, dan bunga kembang sepatu.

Ekstrak kunyit akan memberikan warna kuning cerah pada larutan asam dan dalam larutan basa akan memberikan warna jingga. Kubis (kol) merah mengandung suatu zat indikator, yaitu antosianin. Zat ini berwarna merah pada asam, berwarna hijau pada basa lemah, dan berwarna kuning pada basa kuat.

Ekstrak bunga kembang sepatu akan memberikan warna merah cerah jika diteteskan dalam larutan asam. Jika diteteskan dalam larutan basa akan dihasilkan warna hijau.

Indikator buatan
Salah satu jenis indikator buatan yang bukan dalam bentuk larutan cair adalah kertas lakmus. Ada dua jenis kertas lakmus, yaitu lakmus biru dan lakmus merah.

Warna kertas lakmus biru akan menjadi merah dalam larutan asam. Warna kertas lakmus merah akan menjadi biru dalam larutan basa. Perhatikan perubahan warna kertas lakmus pada gambar di bawah ini.

 

1.

Jawablah soal berikut ini!

Reaksi antara asam dan basa akan menghasilkan ....


A. Logam dan air
B. Karat dan garam
C. Garam dan air
D. Air dan karbon

JAWABAN BENAR

C.

Garam dan air

PEMBAHASAN

Reaksi netralisasi adalah reaksi yang mereaksikan asam dan basa sehingga akan dihasilkan garam dan air.

Asam + Basa -> Garam + Air

2.

Jawablah soal berikut ini!

Benda-benda peralatan rumah tangga berikut ini yang mudah rusak apabila terkena larutan asam adalah ...


A. Gayung plastik
B. Gergaji besi
C. Sendok plastik
D. Meja kayu

JAWABAN BENAR

B.

Gergaji besi

PEMBAHASAN

Gergaji besi terbuat dari logam besi yang mudah korosi atau berkarat. Sedangkan plastik dan kayu tidak dapat bereaksi dengan asam.

3.

Jawablah soal berikut ini!

Dari beberapa benda di bawah, yang mengandung asam adalah...


A. Jeruk
B. Gula
C. Air
D. Garam

JAWABAN BENAR

A.

Jeruk

PEMBAHASAN

Pilihan yang tepat adalah A. Jeruk. Jeruk mengandung asam sitrat, yang memberikan rasa asam pada buah tersebut. Asam sitrat adalah contoh dari asam organik yang umum ditemukan dalam buah-buahan.

Pilihan B, Gula, sebenarnya bukan asam. Gula (sukrosa) adalah jenis karbohidrat yang memiliki rasa manis.

Pilihan C, Air, adalah senyawa yang terdiri dari molekul H2O. Air tidak termasuk dalam kategori asam karena tidak menghasilkan ion hidrogen (H+) saat larut.

Pilihan D, Garam, juga bukan asam. Garam terbentuk dari reaksi antara asam dengan basa dan tidak memiliki sifat asam secara langsung.

4.

Jawablah soal berikut ini!

Dari beberapa benda di bawah, yang mengandung basa adalah...


A. Lemon
B. Air mineral
C. Soda kue
D. Garam dapur

JAWABAN BENAR

C.

Soda kue

PEMBAHASAN

Pilihan yang tepat adalah C. Soda kue. Soda kue (baking soda atau natrium bikarbonat) mengandung basa yang dapat memberikan sifat basa pada larutan. Ketika soda kue bereaksi dengan asam atau larut dalam air, ia akan melepaskan ion hidroksida (OH-), yang memberikan sifat basa pada larutan tersebut.

Pilihan A, Lemon, sebenarnya mengandung asam sitrat dan tidak termasuk dalam kategori basa. Lemon memberikan rasa asam pada buah tersebut.

Pilihan B, Air mineral, adalah air yang mengandung mineral dan tidak mengandung basa secara khusus. Air mineral umumnya netral dalam pH.

Pilihan D, Garam dapur, adalah garam yang terbentuk dari reaksi antara asam dengan basa, dan tidak termasuk dalam kategori basa secara langsung.

redesain-navbar Portlet