redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Pengertian Novel

Apa Yang dimaksud Novel ?

Novel atau sering disebut sebagai roman adalah suatu cerita prosa yang fiktif dalam panjang yang tertentu, yang melukiskan para tokoh, gerak serta adegan nyata yang representatif dalam suatu alur atau suatu keadaan yang agak kacau atau kusut. Novel memunyai ciri bergantung pada tokoh, menyajikan lebih dari satu impresi, menyajikan lebih dari satu efek, menyajikan lebih dari satu emosi.

Pengertian Novel Menurut Para Ahli Para ahli telah mendefinisikan novel ke dalam beberapa pengertian diantaranya :

1. Drs. Jakob Sumardjo Novel adalah suatu bentuk sastra yang sangat populer di dunia, Bentuk sastra yang satu ini paling banyak beredar dan dicetak karena daya komunitasnya yang sangat luas di dalam masyarakat.

2. Dr. Nurhadi Novel adalah suatu bentuk karya sastra yang di dalamnya terdapat nilai-nilai budaya, sosial, pendidikan, dan moral.

3. Drs, Rostamaji, M.Pd Novel adalah sebuah karya sastra yang mempunyai dua unsur, yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik yang mana keduanya saling berkaitan dengan karena saling berpengaruh dalam sebuah karya sastra.

Ciri - ciri Novel

Sebuah teks novel memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan ciri-ciri teks cerpen, apa saja mereka?

Ciri spesifik dari sebuah novel dapat dijelaskan dengan singkat sebagai berikut :

Ciri-Ciri Novel secara Umum:

1. Jumlah katanya lebih dari 35.000 kata.

2. Terdiri dari setidaknya 100 halaman.

3. Waktu untuk membaca novel setidaknya 2 jam atau 120 menit.

4. Ceritanya lebih dari satu impresi, efek, dan emosi.

5. Alur ceritanya cukup kompleks. Seleksi ceritanya luas.

6. Ceritanya panjang, tapi banyak kalimat yang diulang-ulang.

7. Ditulis dengan narasi kemudian didukung dengan deskripsi untuk menggambarkan suasanya yang ada didalamnya.

Itu tadi ciri-ciri novel secara umum, selanjutnya ada yang namanya novel terjemahan, novel angkatan 20 dan 30an, dan novel remaja.

 

Ciri-Ciri Novel Terjemahan yang benar:

1. Menonjolkan watak dan perilaku tokoh berdasarkan latar belakang sosial budaya asing karya novel tersebut diciptakan.

2. Nama-nama tokohnya tidak begitu familiar. Latar tempatnya tidak berada di Indonesia.

3. Bahasanya tidak mendayu-dayu.

 

Ciri-Ciri Novel Angkatan 20 dan 30an

1. Bertema masalah adat dan kawin paksa.

2. Umumnya berisi kritikan terhadap adat lama.

3. Tokoh yang diceritakan dari muda hingga meninggal dunia.

4. Bahasanya kaku dan statis. Bahasanya sangat santun.

5. Konflik yang dialami para tokoh kebanyakan disebabkan perselisihan dalam memilih nilai kehidupan (barat dan timur).

6. Menggunakan kata-kata yang berlebihan

 

Ciri-Ciri Novel Remaja

1. Kebanyakan bertema tentang pertemanan atau persahabatan dan percintaan.

2. Bahasa yang digunakan bahasa sehari-hari yang digunakan oleh remaja.

 

Kalau kurang paham bisa gunakan tombol diskusi ya sobat pintar.

Latihan

1. Bacalah kedua kutipan novel berikut dengan saksama.

Kutipan I

Difa pun mengangguk. Di perjalanan pulang, Difa berpikir, Yanto telah salah menilai Abah. Abah itu ramah. Selain itu lucu, perutnya yang buncit berguncang saat ia tertawa.

Kutipan II

Aku paling sebal kalau adikku bertanya-tanya terus. Padahal aku sedang berkonsentrasi belajar. “Kevin, jawab dong, kalau adikmu tanya!” seru mamaku. Selalu itu teriakan mama, jika akutidak menggubris pertanyaan adikku.

Perbedaan karakteristik kedua kutipan novel tersebut adalah ...

A. Kutipan I: Tokoh yang terlihat banyak, Kutipan II: Tokoh yang terlihat dua

B. Kutipan I: Sudut pandang diaan, Kutipan II: Sudut pandang akuan

C. Kutipan I: Latar tidak jelas, Kutipan II: Latar jelas

D. Kutipan I: Amanat jelas, Kutipan II: Amanat tidak jelas

E. Kutipan I: Penokohan jelas, Kutipan II:Penokohan tidak jelas

Struktur Novel

Apa Saja Struktur dalam Novel ?

Di dalam sebuah novel, teks yang dipakai biasanya bersifat naratif. Novel disusun berdasarkan struktur sebagai berikut. 

1. Abstrak, merupakan bagian ringkasan isi cerita yang biasanya bisa ditemukan pada bagian awal cerita.

2. Orientasi, merupakan bagian penjelasan mengenai latar waktu dan suasana terjadinya cerita, terkadang juga berupa pembahasan penokohan/perwatakan.

3. Komplikasi, merupakan urutan kejadian yang dihubungkan oleh sebab-akibat, di mana setiap peristiwa terjadi karena adanya sebab dan mengakibatkan munculnya peristiwa lain.

4. Evaluasi, merupakan bagian di mana konflik yang terjadi pada tahap komplikasi terarah menuju suatu titik tertentu.

5. Resolusi, merupakan bagian yang memunculkan solusi atas konflik yang terjadi.

6. Koda, merupakan bagian akhir atau penutup cerita.

Jenis-Jenis Novel

Apa Saja Jenis-Jenis Dalam Novel ?

1. Berdasarkan kejadian nyata/tidaknya

a. Fiksi.

Novel ini dibuat berdasarkan khayalan murni/imajinasi dari sang penulis. Novel fantasi termasuk dalam kategori novel jenis ini.

Contohnya : The Series of Harry Potter, The Series of Twilight, Trilogy of Lord of The Rings.

b. Non fiksi

Novel non fiksi dibuat berdasarkan kisah nyata. Seringkali merupakan cerita tentang kehidupan seorang tokoh, menginspirasi dengan penambahan bumbu-bumbu pemanis untuk menselaraskan jalan cerita.

Contohnya : Laskar Pelangi, Negeri Lima Menara, Toto Chan

2. Berdasarkan genre cerita

a. Romantic Novel

Dengan tema ini mengusung cerita dengan balutan cinta dan kasih sayang di hampir sepanjang cerita.

Contohnya : Ayat-Ayat Cinta, Gita Cinta dari SMA, Taj Mahal, Brisbane, Aku Juliet, Hati Memilih, First Time in Beijing

b. Horor

Sesuai namanya, tentu saja novel genre ini mengangkat tema horor yang mencekam, menegangkan dan membuat pembaca berdebar-debar dan merasa takut juga cemas. Seringkali berhubungan dengan dunia gaib/mistis tapi bisa juga tentang pembunuhan/thriller (pembunuhan berantai)

Contohnya : Carrie, Misery, The Shining (semuanya ditulis oleh raja horor dunia, Stephen King dan banyak lagi novel horor lainnya), Bangku Kosong

c. Misteri

Mengandung cerita yang rumit dan menimbulkan rasa penasaran hingga ke akhir cerita, seringkali memuat kisah detektif yang mengungkap sejumlah kasus.

Cotohnya : Novel- novel karangan Agatha Christie dan Karen Rose, The Secret of Room 403

d. Inspiratif

Novel dengan genre ini seringkali memuat kisah seorang tokoh yang didasarkan dari kisah nyata dan mampu menginspirasi banyak orang dengan kisah hidup dan perjuangannya dalam mencapai sebuah keberhasilan.

Contohnya : Ayah, 9 Summer 10 Autumn

e. Komedi

Sepanjang cerita di novel genre ini, kita akan disuguhi oleh banyak hal dan kejadian yang dialami tokoh maupun dialog-dialog yang terjadi antar tokoh yang mampu mengocok perut kita. Kekuatan cerita dibangun dari kemampuan penulis menyuguhkan candaan segar dari banyak kejadian yang dialami pelaku dalam novel.

Contoh : Serial Lupus, Skripsick

3. Berdasarkan isi dan tokoh serta pangsa pasar

a. Novel anak

Sesuai namanya, novel jenis ini ditujukan untuk segmen pembaca anak-anak, tokoh utamanya tentu juga anak-anak dan ceritanya berkisar di kehidupan anak dan konflik yang mungkin dialami oleh anak-anak dengan penceritaan dari sudut pandang anak. Novel jenis ini harus mengandung nilai moral yang mudah dipahami anak, secara ketat menghindari unsur-unsur absurd yang belum bisa dicerna anak dan pemilihan katanya pun harus sederhana namun merangsang imajinasi anak untuk berkarya secara positif.

Contoh : Kita Semua Anak Negeri, Laskar Anak Pintar

b. Teenlit Sesuai dengan asal katanya, teen dari kata teenage dan lit yang berarti literature maka novel ini memuat cerita tentang tokoh utama seorang remaja dengan segala konflik yang terjadi dalam hidupnya. Pangsa pasar novel jenis ini pun sebagian besar adalah remaja.

Contohnya : Me vs Higheels, Fairish, Dag Dig Dug Deran

c. Chicklit chick

Berasal dari bahasa slang (Amerika) yang berarti wanita muda. Bercerita tentang kehidupan dan permasalahan yang kompleks dan rumit tentang kehidupan seorang wanita dan lebih dikhususkan untuk pangsa pasar dewasa karena kadang-kadang ada hal yang belum mampu dicerna oleh pembaca yang belum cukup umur.

Contohnya : Miss Jutek, Klub Santap Malam Rahasia

d. Songlit

Ditulis berdasarkan sebuah lagu dan cerita di balik pembuatan lagu tersebut.

Contohnya : Ruang Rindu, Lelaki Buaya Darat

Nilai-nilai yang Terkandung dalam Novel

Apa saja Nilai-nilai yang Terkandung dalam Novel ?

Saat selesai membaca sebuah karya sastra, mungkin sobat pintar pernah merasakan ada nilai-nilai yang sesuai untuk dijalankan dalam keseharian. Bisa juga isi cerita tersebut mengandung nilai kehidupan yang menyentuh hati dan membawa pengalaman batin. Hal tersebut merupakan keunikan sastra yang memiliki fungsi sebagai bahan pembelajaran bagi pembacanya. oleh sebab itu dalam sebuah novel terkandung suatu nilai-nilai. Nilai-nilai yang terkandung dalam Novel adalah sebagai berikut :

1) Nilai Sosial

Nilai sosial ini akan membuat orang lebih tahu dan memahami kehidupan manusia lain.

2) Nilai Ethik

Novel yang baik dibaca untuk penyempurnaan diri yaitu novel yang isinya dapat memausiakan para pembacanya, Novel-novel demikian yang dicari dan dihargai oleh para pembaca yang selalu ingin belajar sesuatu dari seorang pengarang untuk menyempurnakan dirinya sebagai manusia.

3) Nilai Hedorik

Nilai hedonik ini yang bisa memberikan kesenangan kepada pembacanya sehingga pembaca ikut terbawa ke dalam cerita novel yang diberikan

4) Nilai Koleksi

Novel yang bisa dibaca berkali-kali yang berakibat bahwa orang harus membelinya sendiri, menyimpan dan diabadikan.

5) Nilai Kultural

Novel juga memberikan dan melestarikan budaya dan peradaban masyarakat, sehingga pembaca dapat mengetahui kebudayaan masyarakat lain daerah.

6) Nilai Spirit

Nilai sastra yang mempunyai nilai spirit isinya dapat menantang sikap hidup dan kepercayaan pembacanya. Sehingga pembaca mendapatkan kepribadian yang tangguh percaya akan dirinya sendiri.

Latihan

Yang dimaksud urutan kejadian yang dihubungkan oleh sebab-akibat, di mana setiap peristiwa terjadi karena adanya sebab dan mengakibatkan munculnya peristiwa lain adalah . . .

A. Abstrak

B. Orientasi

C. Komplikasi

D. Evaluasi

E. Resolusi

Latihan

Nilai-nilai yang terkandung dalam Novel adalah sebagai berikut, kecuali ?

A. Nilai Sosial

B. Nilai Hedorik

C. Nilai Koleksi

D. Nilai Estetika

E. Nilai Kultural

Unsur Intrinsik Novel

Apa Saja Unsur Intrinsik dalam Sebuah Novel ?

Unsur intrinsik adalah unsur pembangun sastra dalam atau yang ada dalam sastra itu sendiri. Unsur intrinsik novel meliputi :

1. Tema

Ide Pokok yang menjiwai seluruh cerita. Tema dapat berupa sosial, keluaga, remaja, percintaan religius.

2. Tokoh

Tokoh juga disebut orang yang ada dalam novel tersebut. Ada 3 macam tokoh yaitu tokoh utama dengan ciri :

a. sering muncul,

b. banyak masalah,

c. berwatak protagonis

3. Penokohan

Penokohan juga disebut karakter. Setiap tokoh mempunyai karakter yang berbeda. Ada 2 macam karakter yaitu Protagonis dan Antagonis.

a. Protagonis yaitu watak yang baik. Biasanya dimiliki oleh tokoh utama

b. Antagonis yaitu watak yang tidak baik (penentang kebaikan)

4. Latar

Latar meliputi 3 hal yaitu latar tempat, latar waktu, dan latar suasana

5. Alur 

Alur yaitu urutan peristiwa. Ada 2 macam alur yaitu alur maju dan alur mundur.

a. Alur maju yaitu cerita yang peristiwanya sekarang dan kedepan

b. Alur mundur yaitu cerita yang peristiwanya telah berlalu.

6. Amanat 

Pesan yang disampaikan pengarang secara tersirat. Amanat diambil dari effek samping dari sebuah peristiwa. Pesan biasanya bersifat positif

7. Sudut pandang 

Cara memposisikan diri pengarang terhadap hasil karyanya. Ada 2 macam sudut pandang yaitu:

a. Sudut orang pertama (akuan) apabila pengarang ikut terlibat dalam cerita tersebut. Pengarang ikut berperan aktif.

b. sudut porang ketiga (diaan) apabila pengarang berada di luar cerita. Cerita ini biasanya menggunakan nama orang sebagai tokoh.

Sobat Pintar bisa gunakan tombol diskusi jika kurang paham.

Unsur Ekstrinsik Novel

Yuk Belajar Memahami Unsur Ekstrinsik Novel

Unsur-unsur ekstrinsik novel adalah unsur dari luar novel tersebut. Adapun beberapa unsur Ekstrinsik Novel yaitu :

1. Sejarah/Biografi Pengarang biasanya sejarah/biografi pengarang berpengaruh pada jalan cerita di novelnya

2. Situasi dan Kondisi secara langsung maupun tidak langsung, situasi dan kondisi akan berpengaruh kepada hasil karya

3. Nilai-nilai dalam cerita Dalam sebuah karya sastra terkandung nilai-nilai yang disisipkan oleh pengarang. Nilai-nilai itu antara lain :

a. Nilai Moral, yaitu nilai yang berkaitan dengan ahklak atau budi pekerti baik buruk

b. Nilai Sosial, yaitu hal-hal yang berkaitan dengan norma –norma dalam kehidupan masyarakat ( misalnya, saling memberi, menolong, dan tenggang rasa )

c. Nilai Budaya, yaitu konsep masalah dasar yang sangat penting dan bernilai dalam kehidupan manusia ( misalnya adat istiadat ,kesenian, kepercayaan, upacara adat )

d. Nilai Estetika, yaitu nilai yang berkaitan dengan seni, keindahan dalam karya sastra ( tentang bahasa, alur, tema )

Latihan

Bacalah kedua kutipan novel berikut dengan saksama.

Kutipan I

Ingin rasanya aku berteriak mendengar pertanyaan bodoh adikku ini. Biasanya aku akan bilang, ”Ya enggak gitu, bodoh!” Tapi Mama sudah melarangku mengatakan kata itu lagi. Katanya, anak baik tidak boleh berkata kasar.

”Priska tidak bodoh, Vin. Dia ingin pintar seperti kamu,” kata Mama.

Kutipan II

Ah, mau tak mau, ia harus pergi ke warung bu Rustam. Ia tak mau menolak permintaan ibunya. Warung itu berjarak dua rumah dari rumah Abah. Tanpa terasa, kini Difa berada di depan gang. Siang itu tampak sepi. Mungkin anak-anak di sekitar Blok II belum pulang.

Perbedaan karakteristik kedua kutipan novel tersebut adalah ....

A. Kutipan 1: Tokoh yang terlihat banyak ; Kutipan 2: Tokoh yang terlihat dua

B. Kutipan 1: Sudut pandang akuan ; Kutipan 2: Sudut pandang diaan

C. Kutipan 1: Latar jelas ; Kutipan 2: Latar tidak jelas

D. Kutipan 1: Amanat tidak jelas; Kutipan 2: Amanat jelas

E. Kutipan 1: Alur tidak jelas; Kutipan 2: Alur jelas

Latihan

Mariane Katoppo telah memiliki kebebasan menulis sejak kecil. Iamempublikasikan karya pertmanya pada harian Nieuwgier ketika berusia delapan tahun. Ketika beranjak dewasa, proses kreatifnnya kepengarangannya berkembang dengan sangat baik. Pada tahun 60-an, cerpen cerpennya mulai bermunculan di beberapa media, seperti harian Sinar Harapan dan majalah bulanan Ragi Buana. Padamasa kini salah satu cerpennya yang berjudul “Supiyah” meraih hadiah hiburan pada sayembara Kincir EmasRadio Nederland Wereldomroep (1975). Keberhasilan tersebut kemudian disusul dengan novelnya yang berjudul Raumanen. Novel ini berhasil menjadi salah satu pemenang pada sayembara Mengarang Roman Dewan Kesenian Jakarta (1975).

Kutipan biografi tersebut berisi . . .

A. Proses kreatif kepengarangan Mariane Katopoo

B. Hasil karya novel dan cerpen terbaik karya Mariene katoppo

C. Riwayat karier Mariane Katoppo

D. Bakat terpendam Mariane katoppo

E. Mariane Katoppo telah memiliki kebebasan menulis sejak kecil

redesain-navbar Portlet