PinpointBlog

website-baru-feed-banner Portlet

Informasi Terkini Seputar Dunia Pendidikan

Informasi terbaru

website-baru-navbar Portlet

Blog

Ambisius Baik Buruknya Bagaimana, photo via www.one37pm.com

Ambisius: Baik Buruknya Bagaimana?

Ambisi yang berlebihan dapat berdampak buruk.

First thing first, ambisi dan ambisius adalah dua hal yang berbeda. Menurut KBBI, ambisi merupakan hasrat yang besar untuk mencapai sesuatu. Sedangkan ambisius, yang sering dikonotasikan negatif dalam budaya kita, merupakan kata sifat.

Seseorang yang ambisius sering diartikan sebagai sosok yang memiliki sikap menggebu-gebu dan sangat bersemangat dalam mencapai sesuatu. Bahkan bisa jadi, segala cara digunakan untuk mencapai keinginan tersebut. But again, there're always two sides of everything, and so is being ambitious. Lantas, apa saja sisi positif dan negatifnya?

 

Sisi Positif Karakter Ambisius

One of the amazing things about someone with ambitions is the optimism. Sikap otimis tersebut bisa berakar dari rasa percaya diri yang tinggi atau pengetahuan yang dimilikinya. Keduanya merupakan kekuatan yang tak dimiliki setiap orang. Bukankah ada saja orang yang mengalami krisis percaya diri? Namun hal tersebut tak berlaku bagi si ambisius.

Seseorang yang memiliki ambisi tahu apa yang diinginkannya. Mudah baginya untuk menemukan tujuan-tujuan, baik yang berjangka pendek maupun pendek, dalam hidupnya. Tak perlu motivasi dari orang lain, tak perlu situasi yang membuatnya terpaksa melakukan sesuatu, ambisi dalam dirinya akan membuatnya terus bergerak dan berkembang.

Selain semangat, seseorang dengan ambisi mampu mengendalikan diri demi pertumbuhan dan perkembangan pribadinya. Fokusnya pada impian atau cita-cita yang lebih besar mampu membuat seseorang yang ambisius bertahan belajar dan latihan soal ketika teman-temannya mengajak jalan-jalan sementara jadwal UTBK sudah didepan mata.

Sikap disiplin dan bekerja keras tersebutlah yang membuat seseorang dengan ambisi mampu menyelesaikan tugas dengan tepat waktu dengan hasil akhir yang terbaik, bahkan sempurna menurutnya. Ditambah dengan kegigihannya dalam mencapai tujuan, seorang yang ambisius adalah sosok tangguh yang tak mudah tumbang.

 

Sisi Negatif Karakter Ambisius

Sayangnya, dengan segala kelebihan diatas, ambisi yang dimiliki juga dapat membuat seseorang mudah gelisah dan stres. Dan karena fokus utamanya pada target atau tujuan, seseorang yang ambisius sulit menikmati keadaannya dimasa kini. Bahkan bisa jadi, satu-satunya kepekaannya pada masa kini adalah kompetisi dalam asumsinya sendiri.

Selain itu, dalam keadaan terdesak, biasanya si ambisius cenderung gegabah dalam mengambil sikap atau keputusan. Oleh sebab itu, cara yang salah terkadang tak tampak benar-benar salah bagi si ambisius. Bisa jadi hal ini disebabkan oleh semangat kompetitif yang tidak ingin dikalahkan, atau bisa juga berakar dari egoisme.

In turn, it's hard to feel genuinely happy. Rasa resah, cemas, khawatir, hingga iri dapat menguasai bila ambisi tak dibekali dengan kemampuan, kecakapan, pengetahuan, dan wawasan yang cukup. Ambisi yang berlebihan pun dapat membuat seseorang kurang memiliki empati pada orang lain. Tak jarang, risiko kesehatan juga mengintai.

 

Lantas, harus bagaimana sebaiknya ya, Sobat? Again, first thing first, don't compare yourself to others. Each one of us is different, and it's essentially who we are as humans.

Try your best to be here and now, embracing every failure and success.  Try to occasionally do things that don't relate to your goals in the future. The future's not ours to see, don't they say so? And more importantly, try to laugh your heart out as much as you put your effort in every single thing you do.

Lebih masukan Blog

Trik Mengatasi Libur yang Terasa Menyebalkan

We want to chill out during a few days of holiday. Tak hanya pekerja, pelajar pun ingin...

Kerjakan 5 Kegiatan Ini setelah Lulus Sekolah

Finally! School no more – no early wake-up, no uniform, no homework, no assignment, and...

Menambah Komentar

Han Ah Ra 2 Bulan Lalu
wah, temen2 aku pd bnyk yg ambiz malah
Harap sign in untuk melanjutkan.

metablog-web Portlet

popular-post-web Portlet

Terpopuler

Terbaru