CssBlog

redesain-navbar Portlet

metablog-web Portlet

CssBlog

Blog

Apa Itu Pereaksi Pembatas ? dan Contoh Soalnya

Memahami pengertian pereaksi pembatas dan contoh soal.

Foto oleh Jorge Sepulveda dari Pexels

Hai Sobat Pintar!,
Kali ini kita akan bahas tentang materi kimia yang ada di kelas 10 nih Sobat, pada materi Stoikiometri, pasti akan disinggung tentang pereaksi pembatas, lalu apa sih pereaksi pembatas itu ?. Kita mulai bahas yaa, siapin alat tulis kalian…

Dalam ilmu kimia, pereaksi pembatas adalah pereaksi yang jumlahnya terbatas dan habis bereaksi terlebih dahulu. Pereaksi pembatas digunakan jika jumlah mol setiap pereaksi diketahui.

Jika jumlah mol setiap pereaksi diketahui, harus menentukan jumlah mol pereaksi yang habis bereaksi atau pereaksi pembatas tersebut. Pereaksi pembatas berguna sebagai pembatas (patokan) untuk menentukan mol zat hasil reaksi.

Pengertian Pereaksi Pembatas


Foto oleh Julia M Cameron dari Pexels

Dalam suatu reaksi kimia, tidak selalu massa zat-zat yang bereaksi (zat reaktan) habis bereaksi seluruhnya membentuk hasil reaksi. Kadang-kadang, salah satu dari zat reaktan memiliki massa yang bersisa karena tidak habis bereaksi.

Hal ini karena untuk terjadinya reaksi secara sempurna, perbandingan massa zat-zat reaktan tersebut harus tepat sesuai dengan perbandingan koefisien dalam persamaan reaksinya.

Dikutip dari Belajar Kimia secara Menarik untuk SMA/MA Kelas X oleh Das Salirawati dkk., zat reaktan yang sudah habis sebelum zat reaktan lainnya habis bereaksi disebut zat reaktan pembatas atau pereaksi pembatas, karena membatasi keberlangsungan reaksi.

Jadi, perbandingan mol zat-zat pereaksi yang dicampurkan tidak selalu sama dengan perbandingan koefisien reaksinya, sehingga akan ada zat pereaksi yang akan habis bereaksi lebih dahulu. Pereaksi demikian disebut pereaksi pembatas.

Cara Menentukan Pereaksi Pembatas


Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels

Dalam perhitungan kimia, pereaksi pembatas ditentukan dengan cara membagi semua mol zat reaktan dengan koefisien masing-masing reaktan, sehingga diperoleh suatu bilangan, di mana bilangan hasil pembagian yang lebih kecil merupakan zat reaktan yang bertindak sebagai pereaksi pembatas.

ThoughtCo dalam lamannya menjelaskan bahwa untuk menentukan pereaksi pembatas dalam kimia diperlukan beberapa cara, yakni:

1. Jika menggunakan rasio mol, setarakan persamaan reaksi kimianya terlebih dahulu. Mol merupakan satuan ukuran jumlah zat yang disepakati secara internasional.

2. Ubah massa reaktan ke dalam satuan mol. Hal ini berguna untuk menyetarakan persamaan reaksi yang akan dilakukan.

3. Hitung rasio mol antara reaktan yang satu dengan reaktan lainnya. Bandingkan hasil hitungannya secara seimbang.

4. Setelah didapatkan identifikasi reaktan pembatasnya, hitunglah selisih atau jumlah dari masing-masing reaktan tadi. Hal ini penting dilakukan sebagai hasil akhir karena dapat menentukan seberapa banyak zat habis dan zat sisa dalam sebuah reaksi.

Pada intinya, untuk menentukan pereaksi atau reaktan pembatas, kamu wajib menyetarakan persamaan reaksi kimianya terlebih dahulu. Baru setelah itu, kamu bisa melakukan langkah-langkah selanjutnya secara bertahap.

persamaan reaksi pereaksi pembatas
 

Contoh Soal Pereaksi Pembatas

Direaksikan sebanyak 2 mol S dengan 10 mol F2. Jika diketahui reaksi yang terjadi adalah S (s) + 3F2 (g) --> SF6 (g), tentukan:

1. Berapa mol SF6 yang terbentuk?
2. Berapa mol zat yang tersisa dan zat mana yang tersisa?
3. Zat manakah yang bertindak sebagai pereaksi pembatas?

Jawab:
Berdasarkan reaksi yang terjadi, maka dapat ditentukan reaktan yang habis adalah sebagai berikut.
mol S/koefisien : mol F2/koefisien = 2/1 : 10/3 = 2 : 3, 33

Ternyata, S lebih kecil daripada F2, sehingga dapat dipastikan bahwa reaktan yang habis adalah S dan S bertindak sebagai reaksi pembatas.

1. Mol SF6 yang dihasilkan akan sesuai dengan mol S dikalikan dengan koefisien SF6, yaitu mol SF6 = 1 x 2 mol = 2 mol

2. Zat yang tersisa adalah mol F2 mula-mula dikurangi dengan mol S dikalikan dengan koefisien F2, yaitu mol F2 (sisa) = 10 mol - (3 x 2 mol) = 10 mol - 6 mol = 4 mol

3. Reaktan yang bertindak sebagai pereaksi pembatas adalah S, karena S habis bereaksi.

Sobat Pintar jangan lupa download aplikasi Aku Pintar di Play Store atau App Store, ya! Ada fitur Belajar Pintar yang bakal nemenin Sobat belajar di rumah. Simak juga artikel-artikel lainnya, yaa!

persamaan reaksi pereaksi pembatas
 

10

Entri Blog Lainnya

thumbnail
thumbnail
Menambah Komentar

ArtikelTerkaitV3

Artikel Terkait

download aku pintar sekarang

BannerPromoBlog