redesain-navbar Portlet

Blog

Apa Saja yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Lihat Larangan Ini, photo via medium.com

Apa Saja yang Sebaiknya Tidak Dilakukan? Lihat 8 Larangan Ini

Menghindari beberapa kebiasaan buruk dapat meningkatkan peluang sukses.

"Belajarlah lebih giat, maka kau akan berhasil."

"Bekerjalah lebih keras agar kau sukses."

Are you familiar with such statements of motivation, Sobat? Acapkali kita mendengar saran, semangat agar sukses atau berhasil dibidang apapun dalam hidup. Biasanya dorongan semangat tersebut menyarankan kita melakukan sesuatu, tapi adakah hal-hal yang sebaiknya kita hindari?

There're a million ways of doing something, including how to succeed. But then, instead of following steps to be successful, how about avoiding the following not-to-do list?

 

1. Jangan Mudah Terdistraksi

Coba ingat-ingat lagi, saat Sobat Pintar sedang melakukan sesuatu atau bercakap-cakap dengan seseorang, di mana letak ponselmu? Is it right in your palms? Are you ready to hit the display as soon as the notification rings – and ignore whatever you do or the people you're with right away?

Bila jawaban dari dua pertanyaan diatas adalah iya, maka Sobat adalah tipe orang yang sangat mudah terdistraksi – fokusmu mudah teralih. Sementara itu, salah satu kunci manajemen waktu yang baik adalah fokus. Yeah, you know you have a homework to address here.

 

2. Jangan Omdo (Omong Doang)

Pernahkah Sobat bertemu seseorang yang isi pembicaraannya begitu menakjubkan? Misalnya, dia akan memiliki sesuatu, akan melakukan sesuatu, dan berbagai 'akan-akan' yang lain.

Memiliki impian luar biasa memang suatu hal yang indah – bahkan, tak semua orang memilikinya. Saat kita mengungkapkan rencana dan impian yang indah tersebut, otomatis orang-orang disekitar kita akan mengaguminya – atau mengagumi kehebatan kita dalam berencana dan bermimpi. Unfortunately, it can be counterproductive.

Apreasiasi orang dapat membuat kita merasa telah mencapai impian tersebut. Alhasil, kita merasa tak perlu melakukan apa-apa atau berusaha mewujudkannya. Tambahan pula, kita akan diingat sebagai orang yang omdo.

 

3. Jangan Salah Bergaul

Sobat ingin menurunkan berat badan? Jangan habiskan waktu bersama mereka yang hobi wisata kuliner! Bila setiap hari kita bersama dengan seseorang yang terus-menerus menemukan segala hal untuk dikeluhkan, lambat laun pun kita akan melakukan kebiasaan yang sama.

 

4. Jangan Fokus pada Hal-Hal Negatif

Tapi kenapa kita tak boleh mengeluh? Ada hal-hal yang memang harus kita tindaklanjuti, Sobat – misalnya ketika hak kita sebagai pelanggan terampas. Akan tetapi, lagi-lagi, tak segala hal dalam keseharian kita layak untuk dikeluhkan. Misalnya, apa gunanya mengeluhkan cuaca – entah hujan deras atau panas terik?

Kita mengeluh karena kita tidak menyukai sesuatu. Dan bila kita terus-menerus mengeluhkan tentang segalanya, maka betapa menyedihkannya hidup kita. Siapa yang paling merasakannya? Ya, diri kita sendiri.

 

5. Jangan Menunda-Nunda

"Entar aja, deh." Seberapa sering kita mengatakannya?

Tugas, PR, makalah, atau apapun itu akan tetap ada menunggu untuk dikerjakan. Menundanya hanya akan menambah beban kerja kita karena semakin sedikitnya waktu yang tersedia.

 

6.   Jangan Mengabaikan Orang Lain

Setiap kita memiliki tanggung jawab, kewajiban, dan kesibukan masing-masing. Jadi, hargailah ketika orang tua, saudara, atau sahabat benar-benar sepenuh hati memperhatikan kita dengan caranya masing-masing – barangkali dengan 'ceramah,' telpon sebentar menanyakan kabar, atau menawarkan untuk membelikan makanan.

Sebaliknya, luangkan juga waktu untuk memperhatikan mereka disekitar kita. You'll lose nothing for just being kind and nice.

 

7. Jangan Menyerah pada Rasa Malas

We all have one of those days when we just want to stay in bed, doing nothing, all day long. Tapi tahukah Sobat, bagaimana rasanya sahabat atau keluarga yang ingin melakukan sesuatu bersama kita, sementara kita hanya menanggapi dengan "Ogah ah, males."

Keep doing something new keeps your life excited. Sering merasa bosan? "Bosen ah, gini-gini aja." Nah, mungkin memang sudah saatnya Sobat Pintar mencoba hal-hal baru.

 

8. Jangan Puas dengan Keadaan

Being grateful for your life today is a must – it's necessary to keep your happiness growing, in fact. Namun jangan lantas berpuas diri dan tak ingin perubahan kearah yang lebih baik!

Saat ini kita dapat mengakses informasi dengan mudah – just right on your fingertips. Maka, manfaatkanlah kemudahan tersebut, misalnya dengan mencari bakat minat dan jurusan kuliah yang sesuai melalui Aku Pintar. Bangunlah masa depan yang lebih baik dengan terus mencari tahu tentang diri sendiri dan sekitarmu.

 

Last but not least, the golden rule of success is to never give up. Berapa kalipun kita gagal melakukan sesuatu, baik dalam merintis usaha sendiri ataupun mengikuti SBMPTN, terus coba lagi.

Thomas A. Edison tidak menyebut seribu bola lampunya sebagai kegagalan. Akan tetapi, bola lampu ke-1001-nya adalah penemuan dari 1000 langkah sebelumnya. In all those times, he told himself, try just one more time.

Lebih masukan Blog

Bukan Hanya PTN dalam Daftar QS World University Rankings 2020

Meskipun kuliah masih satu atau dua tahun lagi, tak ada salahnya mengenal dunia perguruan...

8 Prospek Profesi Alumni Manajemen

Kalau kuliah Arsitektur menjadi Arsitek, kuliah Kedokteran menjadi Dokter, apakah kuliah...

metablog-web Portlet

popular-post-web Portlet

redesain-footer Portlet

Bersama Aku Pintar temukan jurusan kuliah yang tepat sesuai minat dan bakatmu. Mungkin kamu tertarik dengan kampus dan jurusan kuliah dibawah ini.

Aku pintar logo

Aku Pintar adalah perusahaan teknologi informasi yang bergerak dibidang pendidikan. Nama perusahaan kami adalah PT. Aku Pintar Indonesia

Kontak Kami

+62 812 2000453
info@akupintar.id

Ikuti

Facebook Instagram Youtube WhatsApp Line
Logo Aku Pintar

Daftar Beasiswa Kuliah di Aplikasi Aku Pintar

Buka