CssBlog

redesain-navbar Portlet

metablog-web Portlet

CssBlog

Blog

Guru Ingin Mendapat Penghasilan Tambahan? Mendirikan Bimbel atau Les Privat Salah satu Solusinya

Alternatif bisnis rumahan untuk guru supaya tetap produktif

Foto oleh Fox dari Pexels

Tambahan penghasilan guru di Indonesia yang paling dinantikan adalah tunjangan sertifikasi guru. Tetapi untuk mendapatkan tunjangan tersebut, ada jalan panjang yang harus Guru Pintar lalui terutama yang mengajar di sekolah-sekolah swasta. Dan tidak semua guru di Indonesia beruntung dan mendapatkan gaji yang besar. Tidak heran jika banyak sekali guru di Indonesia yang memiliki usaha sampingan guru. Ada yang menjadi pedagang, ada yang menjadi youtuber, bahkan ada juga yang terpaksa menjadi ojek. Bagi Guru Pintar yang ingin menambah penghasilan masih di bidang pendidikan, mendirikan les privat atau menjadi guru privat adalah salah satu jalan keluar yang dapat Guru Pintar ambil.

cara guru mendapatkan penghasilan tambahan dengan membuka bimbingan belajar
Foto oleh August de Richelieu dari Pexels

Jika Guru Pintar ingin menjadi guru privat, ada dua jalan yang dapat Guru Pintar pilih. Yang pertama adalah dengan menjadi guru privat mandiri tanpa terikat dengan lembaga apapun. Cara ini terbilang cukup sederhana karena Guru Pintar tidak perlu membuat surat lamaran atau mengikuti rangkaian tes tertentu. Yang harus Guru Pintar lakukan hanyalah mempromosikan diri baik melalui media sosial atau media lainnya misalnya jaringan wali murid dan sebagainya. Standar gaji guru privat di daerah Jabodetabek sangat bervariasi mulai dari 150 ribu per-meeting per siswa atau bisa lebih besar lagi tergantung mata pelajaran yang diajarkan dan juga kesepakatan dengan wali murid.

Cara yang kedua adalah dengan bergabung dengan lembaga-lembaga bimbingan belajar baik yang offline maupun online. Usaha bimbel di masa pandemi banyak dilakukan secara online sehingga Guru Pintar tidak perlu keluar rumah untuk mengajar siswa bimbingannya. Menjadi guru privat melalui lembaga bimbingan belajar tentu saja ada plus minusnya. Plusnya adalah Guru Pintar tidak perlu repot-repot mencari siswa yang akan dibimbing. Guru Pintar juga tidak perlu pusing menentukan tarif privat karena semua sudah diatur oleh lembaga bimbingan belajar tersebut. Minusnya antara lain Guru Pintar harus mematuhi rangkaian peraturan dan prosedur dari lembaga sehingga menjadi kurang fleksibel.

Nah, jika Guru Pintar tidak ingin menjadi guru les privat dan ingin menjadi pengusaha yang tetap berkecimpung di dunia pendidikan, mendirikan lembaga bimbingan belajar sendiri adalah solusinya. Untuk mewujudkan hal tersebut, Guru Pintar harus memikirkan dengan matang cara mendirikan bimbel rumahan. Berikut ini adalah cara membuka bimbel sendiri yang dapat Guru Pintar coba lakukan:


Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels

1. tentukan konsep Bimbel 

Konsep Bimbingan Belajar yang akan Guru Pintar buat sangat penting untuk menentukan segmentasi pasar dan juga kisaran tarif biaya les untuk anak. Ada banyaknya program studi yang dapat diajarkan di les privat. Oleh sebab itu, sebelum membuka les privat atau Bimbingan Belajar ada baiknya Guru Pintar tentukan terlebih dahulu konsep apa yang ingin ditawarkan kepada siswa atau customer. Dengan memiliki memilih mata pelajaran tertentu atau khusus, akan memudahkan Guru Pintar melihat target pasar dengan lebih jelas. Misalnya les privat atau Bimbingan Belajar khusus untuk siswa Sekolah Dasar, remaja SMP, SMA atau pekerja. Melakukan riset pasar perlu Guru Pintar lakukan untuk membantu mengetahui demand dari masyarakat sekaligus untuk menentukan segmentasi pasar yang dituju.

2. Tentukan Moda Bimbingan/ Les Privat

Pada umumnya les privat atau Bimbingan Belajar dilakukan secara tatap muka, baik dalam fokus grup kecil yang biasa dilakukan di rumah atau grup besar yang dilaksanakan di ruangan kelas. Namun menilik kondisi saat ini yang masih dalam masa pandemi, Guru Pintar dapat memeprtimbangkan untuk memilih moda online. Membuka Bimbingan Belajar online tentu akan berbeda dari membuka les privat atau bimbingan belajar konvensional. Bimbingan Belajar online tidak mengharuskan Guru Pintar untuk menyediakan tempat atau gedung khusus untuk belajar. Tetapi Guru Pintar tetap harus memperhatikan kenyamanan siswa Bimbingan Belajar dengan memilih platform belajar yang user friendly dan tidak menyulitkan siswa. 

3. Rekrut Tenaga Pengajar yang berkualitas

Setelah memiliki konsep dan perencanaan bisnis sudah matang, langkah selanjutnya yang harus Guru Pintar lakukan adalah mencari tenaga pengajar yang berkualitas. Meskipun lembaga Bimbingan belajar merupakan lembaga pendidikan non formal, tetapi sumber daya pengajar yang direkrut tidak boleh sembarangan. Sebagai lembaga yang menjual jasa, kualitas bimbingan dan juga pengajarnya adalah hal yang dijual dan nantikan akan menjamin kelancaran bisnis bimbingan belajar Guru Pintar. 

Mencari tenaga pengajar yang baik memang tidak mudah. Namun Guru Pintar dapat mencari kandidat yang memiliki motivasi diri untuk mengajar dan dapat menciptakan kondisi belajar yang menyenangkan sehingga siswa yang diajar merasa lebih nyaman dalam belajar dan sekaligus termotivasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya. Salah satu cara merekrut tenaga pengajar yang berkualitas adalah dengan cara memanfaatkan jaringan pertemanan, komunitas guru, dan juga merekrut melalui kampus. Lingkaran alumni kampus juga bisa memudahkan kamu untuk mencari tenaga pengajar untuk Bimbingan Belajar Guru Pintar. 

4. Image Branding

Setelah Guru Pintar memiliki konsep Bimbingan belajar yang jelas, target pasar yang pasti, dan moda bimbingan yang sudah matang, selanjutnya adalah branding. Image branding ini adalah salah satu langkah yang tidak boleh diabaikan. Sebagai sebuah lembaga Bimbingan Belajar di antara menjamurnya lembaga bimbingan belajar lainnya, Guru Pintar harus dapat melakukan branding dengan baik. Buatlah calon customer atau siswa mengetahui kelebihan Bimbingan Belaja yang Guru Pintar Buka. Carilah pembeda dari bimbingan -bimbingan belajar lainnya, dengan demikian Bimbingan Belajar yang Guru Pintar buat lebih mudah menarik konsumen.

Setelah langkah-langkah membuka bimbingan belajar di atas sudah dilaksanakan dan Bimbingan Belajar Guru Pintar sudah berjalan, jangan lupa untuk selalu memonitor dan melakukan evaluasi terutama pada kualitas pembelajarannya. Hal ini sangat penting untuk memastikan Bimbingan belajar Guru Pintar tetap dipercaya masyarakat sekaligus tetap dapat menjaring siswa sebanyak mungkin.

00

Entri Blog Lainnya

thumbnail
thumbnail
Menambah Komentar

ArtikelTerkaitV3

Artikel Terkait

download aku pintar sekarang

BannerPromoBlog