APSiswaNavbarV2

CssBlog

redesain-navbar Portlet

metablog-web Portlet

CssBlog

Blog

Jenis-Jenis Percobaan dalam Kimia dan Contoh Eksperimen Sederhana

Praktek kimia dapat dilakukan dengan sederhana, tetapi tetap bermakna.

Photo by Julia Koblitz on Unsplash

Eksperimen kimia adalah salah satu jendela ajaib yang membuka dunia! Pernahkah kamu menyadarinya, Sobat Pintar?

Melalui percobaan atau eksperimen kimia, kita bisa memahami sifat dan interaksi antara zat-zat yang mengelilingi kita setiap hari. Di balik setiap benda dan substansi yang kita temui terdapat kisah-kisah ilmiah yang menarik dan sering kali tak terduga!

Kali ini kita akan berkenalan dengan berbagai jenis percobaan kimia sederhana, Sobat.  Tak hanya menarik, berbagai percobaan atau eksperimen dalam ilmu kimia juga dapat memberikan wawasan tentang prinsip-prinsip mendasarinya.

 

Jenis-Jenis Percobaan Kimia Beserta Contohnya

jenis jenis percobaan dalam kimia
Photo by Louis Reed on Unsplash

Kimia adalah ilmu yang mempelajari sifat, komposisi, struktur, dan reaksi zat. Untuk memahami dan menguasai ilmu kimia, sering kali kita perlu melakukan percobaan atau eksperimen kimia.

Saat melakukan sebuah eksperimen kimia, kita terlibat dalam proses atau praktikum kimia. Melalui percobaan atau eksperimen, kita mengamati reaksi kimia zat dan mengumpulkan data yang dapat digunakan untuk mengembangkan teori dan aplikasi kimia.

Nah, apa jenis-jenis percobaan dalam kimia? Berikut adalah beberapa jenis percobaan kimia yang perlu kamu ketahui, Sobat Pintar.

1. Percobaan Analisis Kualitatif

Percobaan analisis kualitatif merupakan suatu penelitian kimia yang bertujuan untuk mengidentifikasi komponen atau ion dalam suatu sampel. Salah satu contoh sederhana adalah percobaan praktikum kimia untuk pengujian kualitatif ion logam. Dalam percobaan kimia ini, kita bisa mengidentifikasi logam-logam tertentu dalam sampel dengan menggunakan reagen khusus. Untuk mengidentifikasi ion tembaga (Cu2+), misalnya, kita bisa menambahkan larutan natrium hidroksida (NaOH) ke dalam sampel. Jika muncul endapan berwarna biru, itu menunjukkan adanya ion tembaga.

2. Percobaan Analisis Kuantitatif

Percobaan analisis kuantitatif merupakan suatu penelitian kimia yang bertujuan untuk mengukur konsentrasi atau jumlah zat dalam suatu sampel. Salah satu contoh sederhana adalah percobaan praktikum kimia untuk penentuan kadar vitamin C dalam jus jeruk. Dalam percobaan ini, kita menggunakan larutan iodin sebagai reagen. Perubahan warna larutan saat direaksikan dengan vitamin C digunakan untuk mengukur konsentrasinya. 

3. Percobaan Reaksi Redoks

Ada macam-macam percobaan dalam kimia, salah satunya adalah reaksi redoks. Percobaan reaksi redoks adalah eksperimen kimia yang melibatkan transfer elektron antara zat-zat yang bereaksi.

Contoh sederhana reaksi redoks adalah eksperimen kimia pembakaran lilin. Ketika lilin dibakar, terjadi reaksi redoks antara lilin dan oksigen udara, menghasilkan karbon dioksida (CO2) dan air (H2O). Reaksi ini juga menghasilkan panas dan cahaya. 

4. Percobaan Reaksi Asam-Basa

Percobaan reaksi asam-basa adalah adalah eksperimen kimia yang melibatkan interaksi antara asam dan basa. Salah satu contoh sederhana adalah percobaan kimia tentang pengukuran pH. Dalam percobaan ini, kita menggunakan indikator pH seperti lakmus atau fenolftalein untuk mengukur tingkat keasaman (pH rendah) atau kebasaan (pH tinggi) suatu larutan.

5. Percobaan Reaksi Pencampuran

Percobaan reaksi pencampuran adalah eksperimen kimia yang melibatkan pencampuran dua atau lebih zat untuk mengamati reaksi yang terjadi. Contoh sederhana adalah percobaan kimia tentang pembuatan garam dapur (natrium klorida, NaCl) dengan mencampurkan natrium hidroksida (NaOH) dan asam klorida (HCl). Hasilnya adalah garam dapur dan air. 

6. Percobaan Kinetika Kimia

Percobaan kinetika kimia adalah eksperimen kimia yang bertujuan untuk memahami kecepatan reaksi kimia dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Contoh sederhananya adalah percobaan kimia tentang pengaruh suhu terhadap laju reaksi. Dalam eksperimen ini, kita dapat mengamati bagaimana peningkatan suhu mengakibatkan peningkatan kecepatan reaksi.

7. Percobaan Kimia Organik

Percobaan kimia organik adalah eksperimen kimia yang melibatkan senyawa-senyawa karbon seperti hidrokarbon dan senyawa yang mengandung unsur-unsur seperti oksigen, nitrogen, dan sulfur. Contoh sederhana adalah percobaan kimia tentang pembuatan etanol (alkohol) melalui fermentasi gula dengan bantuan ragi. 

8. Percobaan Kimia Anorganik

Percobaan kimia anorganik adalah eksperimen kimia yang berkaitan dengan senyawa yang tidak mengandung karbon atau senyawa yang mengandung unsur-unsur seperti logam. Contoh sederhana adalah percobaan kimia tentang elektrolisis air, yang mana air (H2O) diuraikan menjadi hidrogen (H2) dan oksigen (O2) menggunakan listrik. 

9. Percobaan Spektroskopi

Percobaan spektroskopi adalah eksperimen kimia yang digunakan untuk menganalisis spektrum cahaya yang dipancarkan atau diserap oleh suatu zat. Contoh sederhananya adalah spektroskopi serapan atom. Dalam percobaan ini, kita dapat mengidentifikasi unsur-unsur berdasarkan pola garis spektrum yang dihasilkan saat atom-atom tersebut tereksitasi.

 

Eksperimen/Praktikum Kimia Sederhana

macam macam percobaan dalam kimia
Photo by Paul Steuber on Unsplash

Sudah mengenal jenis-jenis percobaan dalam kimia kan, Sobat? Sekarang kita bisa membuat percobaan atau eksperimen kimia!

Kita bisa melakukan praktek kimia dengan menggunakan barang-barang yang ada disekitar kita, yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa praktikum kimia di bawah ini, misalnya, dapat kamu lakukan sendiri dengan mudah di rumah. Kamu juga bisa melakukannya bersama teman-teman agar eksperimennya menjadi lebih seru dan menyenangkan untuk dicoba!

Eksperimen 1: Pasta Gigi Gajah

Alat dan bahan:

  • Air
  • Kalium Permanganat
  • Sabun cair
  • Hidrogen Peroksida
  • Botol kaca
  • Sarung tangan karet

Cara praktikum :

  1. Gunakan sarung tangan, larutkan Kalium Permanganat dan air dalam botol kaca, tambahkan sabun cair.
  2. Tuangkan Hidrogen Peroksida pelan-pelan tapi cepat, segera singkirkan tanganmu dari sana karena pasta gigi gajah ini akan segera tumpah keluar.

Eksperimen 2: Galaksi dalam Wadah

Alat dan bahan:

  • Susu cair
  • Sabun yang dicairkan
  • Cotton bud
  • Pewarna makanan
  • Tusuk gigi
  • Piring

Cara praktikum:

  1. Tuang susu cair ke dalam piring, bubuhkan beberapa tetes pewarna makanan ke dalamnya.
  2. Celupkan cotton bud ke dalam cairan sabun, lalu tempelkan di sisi tengah cairan susu yang telah diberi pewarna tadi. Lihat apa yang terjadi.
  3. Kamu juga bisa memodifikasi warnanya dengan menggunakan tusuk gigi. Keren, ya!

Eksperimen 3: Popcorn Menari

Alat dan bahan:

  • Air
  • Cuka
  • Soda kue
  • Biji jagung mentah
  • Gelas bening

Cara praktikum:

  1. Siapkan gelas yang telah diisi air, lalu masukan biji jagung, cuka dan soda kue ke dalamnya.
  2. Amati apa yang terjadi pada larutan tersebut. Kamu akan melihat biji jagung melayang-layang, tenggelam, lalu naik dan terapung lagi. Begitu seterusnya.

Eksperimen 4: Membuat Gunung Berapi

Alat dan bahan:

  • Air
  • Cuka
  • Soda kue
  • Biji jagung mentah
  • Gelas bening

Cara praktikum:

  1. Siapkan gelas yang telah diisi air, lalu masukan biji jagung, cuka dan soda kue ke dalamnya.
  2. Amati apa yang terjadi pada larutan tersebut. Kamu akan melihat biji jagung melayang-layang, tenggelam, lalu naik dan terapung lagi. Begitu seterusnya.

Eksperimen 5: Meniup Balon dengan Botol

Alat dan bahan:

  • Balon
  • Botol
  • Soda kue
  • Cuka

Cara praktikum:

  1. Siapkan botol kosong dan isi botol dengan air hingga terisi setengah bagian botol.
  2. Masukkan soda kue ke dalam botol yang berisi air dan kocok hingga tercampur sempurna.
  3. Siapkan balon dan masukkan beberapa tetes cuka ke dalam balon.
  4. Pasang balon pada bagian mulut botol.
  5. Tegakkan balon sehingga cuka dalam balon akan bercampur dengan cairan di dalam botol.
  6. Balon pun akan mengembang dengan sendirinya karena terisi oleh gas hasil reaksi antara soda kue dan cuka.

Eksperimen kimia sederhana adalah cara yang menyenangkan untuk belajar kimia. Namun jangan lupa, Sobat, kamu harus selalu berhati-hati dan mematuhi aturan keselamatan saat melakukan eksperimen kimia, apalagi jika menggunakan bahan-bahan yang berbahaya.

Eitts, jangan bersenang-senang dengan melakukan eksperimen kimia saja! Pahami juga Hakikat Ilmu Kimia dan Metode Ilmiah agar kamu bisa melakukan penelitian kimia dengan baik dan benar, Sobat Pintar!

 

 

Penulis: Muhammad Fahmi Ridlo

Penyunting: Deni Purbowati

00

Entri Blog Lainnya

thumbnail
thumbnail
Menambah Komentar

ArtikelTerkaitV3

Artikel Terkait

download aku pintar sekarang

BannerPromoBlog