Jurusan Pekerja Sosial / Social Worker - Kenali Minatmu sejak SMP
APSiswaNavbarV2
Tesssss Tesssss
CssBlog
redesain-navbar Portlet
metablog-web Portlet
Blog
Jurusan Pekerja Sosial, image credit CJ Dayrit
Apa itu pekerja sosial? Apa yang dikerjakan oleh seseorang dengan profesi sebagai pekerja sosial? And more important, latar belakang pendidikan apa yang dibutuhkan sehingga seseorang memiliki kompetensi yang sesuai untuk menjadi seorang pekerja sosial? Kali ini, kita kupas tuntas tentang Jurusan Pekerjaan Sosial dan profesi pekerja sosial, Sobat!
Pekerjaan Sosial sebagai sebuah studi merupakan pengetahuan yang membahas tentang isu-isu sosial. Tak berhenti pada pembahasan isu sosial saja, di Jurusan Pekerjaan Sosial juga dipelajari tentang pengembangan program-program yang diperlukan untuk mengelola isu-isu tersebut.
Did you know, Sobat? Jurusan Pekerjaan Sosial sudah ada sejak di tingkat pendidikan menengah, tepatnya di SMK. Jurusan Pekerjaan Sosial di SMK biasanya dipilih oleh siswa yang memiliki minat untuk bekerja sebagai pekerja sosial atau social worker.
Jurusan Pekerjaan Sosial atau Pekerja Sosial di SMK memiliki keunggulan dalam pembelajaran dan penguasaan teknik lapangan, manipulasi perilaku secara sosial, pendekatan sosial, maupun relasi sosial. Materi pokok yang dipelajari meliputi observasi dan wawancara, asesmen, rancangan rencana intervensi, pencatatan, hingga keselamatan kerja.
Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa SMK Jurusan Pekerjaan Sosial dilakukan di lembaga-lembaga sosial, seperti BKKBN, Dinas Sosial, maupun lembaga-lembaga lain yang bergerak di bidang sosial. Setelah selesai PKL dan lulus sekolah, siswa Jurusan Pekerjaan Sosial dapat terus bekerja atau melanjutkan pendidikan untuk kuliah.
Jurusan-jurusan kuliah yang biasanya diminati siswa Pekerja Sosial adalah Kesejahteraan Sosial, Bimbingan Konseling, Pendidikan Luar Sekolah, Psikologi, Pendidikan Anak Usia Dini, Keguruan dan Ilmu Pendidikan, maupun Pendidikan Luar Biasa. Ilmu Kesejahteraan Sosial acapkali menjadi pilihan mereka yang bercita-cita menjadi social worker.
Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial sendiri ada di Universitas Sumatera Utara, Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, dan lain-lain. Namun bagi calon-calon pekerja sosial atau social worker, jenjang kuliah tak terbatas pada program sarjana saja.
Misalnya, Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung membuka program D4 Jurusan Pekerjaan Sosial dengan akreditasi A dari BAN-PT. Ada pula Akademi Pekerjaan Sosial di Kota Kupang, NTT, yang memiliki program D3 Jurusan Pekerjaan Sosial dengan akreditasi B BAN-PT.
Setelah menuntaskan pendidikannya dan kemudian bekerja, seorang pekerja sosial atau social worker mempunyai tugas-tugas yang harus dikerjakan. Tugas pekerja sosial meliputi penanganan masalah dan pelayanan sosial di bidang:
- kesejahteraan keluarga, lanjut usia, remaja, dan anak
- pengembangan masyarakat dan komunitas
- pengembangan organisasi dan kelompok
- pemeliharaan penghasilan melalui asuransi sosial, bantuan sosial, maupun yang lain
- rehabilitasi sosial penderita cacat mental, cacat fisik, tuna rungu, maupun tuna netra
- rehabilitasi sosial mantan pelaku tuna sosial, baik pelanggar hukum maupun perilaku menyimpang
- rehabilitasi sosial mantan penderita penyakit menular dan kronis
- kesehatan umum dan jiwa
- industri, dunia kerja, dan dunia usaha
- pendidikan atau sekolah
Banyak sekali tugas pekerja sosial ya, Sobat? Tak seluruh tugas di atas menjadi tanggung jawab seorang pekerja sosial atau social worker. Tugas pekerja sosial lebih spesifik sesuai dengan pekerjaannya masing-masing.
Misalnya, seorang pekerja sosial anak mahir menangani masalah-masalah sosial tentang anak. Demikian pula, pekerja sosial keluarga tidak cukup familiar dengan seluk beluk dan berbagai masalah sosial dunia usaha atau industri.
Dibutuhkan ketekunan dan konsistensi untuk menjadi pekerja sosial atau social worker. Pekerjaan sosial bisa menjadi pekerjaan yang cukup berat, sehingga dibutuhkan motivasi kuat untuk bertahan di bidang ini. Bahkan kita harus bekerja sebagai pekerja sosial selama 20 tahun hingga dapat mengikuti uji sertifikasi.
Bagaimanapun juga, social worker adalah orang-orang yang memiliki orientasi lebih dari sekedar rupiah maupun legitimasi. Terus bertemu dengan orang-orang baru, belajar hal-hal baru lagi, dan berkesempatan untuk membantu orang lain menjadi kepuasan tersendiri bagi seorang pekerja sosial atau social worker.
ArtikelTerkaitV3
Dari Bangku Kuliah ke Ruang Operasi: Begini Perjalanan Seru
Halo, Sobat Pintar! Punya mimpi jadi dokter? Atau sekadar penasaran dengan perjalanan panjang yang harus dilalui sebelum bisa memakai jas putih dan stetoskop? Yuk, simak cerita seru tentang perjalanan pendidikan dan karier menjadi dokter, mulai dari kulia...
Baca Selengkapnya
4 Bulan Menuju SNBT-UTBK 2026: Strategi Belajar Kilat yang B
Hai, Sobat Pintar! Ujian SNBT-UTBK 2026 sudah di depan mata, dan kamu hanya punya waktu sekitar 4 bulan untuk mempersiapkannya. Jangan panik! Dengan strategi yang tepat, waktu 4 bulan ini bisa kamu manfaatkan sebaik mungkin untuk meraih nilai tinggi. Yuk,...
Resolusi 2026: Rahasia Sukses Siswa Pintar untuk Gapai Targe
Hai, Sobat Pintar! Sudah punya rencana buat tahun 2026? Jangan cuma jadi penonton, yuk jadi pemain utama di hidupmu dengan menyusun resolusi yang smart! Buat kamu yang masih duduk di bangku sekolah, ini saatnya mempersiapkan diri untuk kuliah dan karir im...
Hai Sobat Pintar,
Yuk Cobain Aplikasi Aku Pintar Sekarang Juga!
Jutaan siswa sudah menemukan minat, bakat dan kampus impian bersama Aku Pintar. Sekarang giliran kamu Sobat!
BannerPromoBlog