Kelulusan 2019/2020 dan Keterkaitannya dengan PPDB 2020/2021
APSiswaNavbarV2
Tesssss Tesssss
CssBlog
redesain-navbar Portlet
metablog-web Portlet
Blog
Kelulusan dan PPDB, image credit Ivan Aleksic
Terkait dengan pandemi yang saat ini sedang terjadi, Mendikbud telah memublikasikan Surat Edaran nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19. Surat Edaran tersebut pada khususnya mencantumkan tentang perubahan persyaratan kelulusan. Lantas bagaimana dengan penerimaan siswa baru?
Ujian Nasional Tak Lagi Menjadi Penentu Kelulusan Siswa
Bukan hal baru bagi guru saat ini bahwa Ujian Nasional tak lagi menjadi penentu kelulusan. Alih-alih dari skor ujian, kelulusan siswa ditentukan oleh sekolah bersarkan nilai rapor, tugas, atau tes jarak jauh. Sekolah dapat menentukan penilaian yang akan digunakan, sesuai dengan kesiapannya masing-masing.
Untuk siswa SD, SMP, dan SMA, kelulusan pada umumnya mengacu pada nilai rapor selama lima semester terakhir ditambah dengan nilai rapor semester genap. Sementara itu, kelulusan siswa SMK pada umumnya menggunakan nilai rapor, portofolio, nilai Praktik Kerja Lapangan, dan nilai praktik selama lima semester terakhir.
Pengumuman kelulusan SMA/ SMK sudah dilakukan secara daring pada tanggal 2 Mei 2020. Sedangkan pengumuman kelulusan SD dan SMP berturut-turut dijadwalkan pada 15 Juni 2020 dan 5 Juni 2020.
Penerimaan Peserta Didik Baru dengan Physical Distancing
Selain kelulusan, penerimaan siswa baru tahun ini juga mengalami perubahan disebabkan oleh usaha bersama untuk menekan penyebaran pandemi. Namun lebih longgar daripada ketentuan kelulusan, Kemendikbud menyerahkan mekanisme Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kepada Dinas Pendidikan di tiap daerah.
Adanya kewenangan pada Dinas Pendidikan memungkinkan kegiatan penerimaan siswa baru lebih sesuai dengan keadaan masing-masing daerah yang berbeda-beda. Keleluasaan ini berlandaskan pada Permendikbud nomor 44 Tahun 2019 – yang memang mengatur tentang PPDB.
Dan khusus untuk tahun ini, PPDB dilakukan secara daring agar prinsip physical distancing tetap dapat dilaksanakan. Bagi sekolah yang sebelumnya telah menjalankan PPDB secara daring, keharusan PPDB daring/ online tentu takkan mengubah kebiasaan yang telah berjalan walaupun dengan latarbelakang yang berbeda.
Sebaliknya, PPDB daring bisa menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi sekolah yang belum pernah melakukan PPDB daring/ online sebelumnya – apalagi, bagi daerah yang masih belum terjangkau layanan internet. Dalam keadaan demikian, PPDB tatap muka tak dapat dihindari – tentunya, dengan tetap menjaga jarak, mengenakan masker, dan tidak berkerumun.
Siswa Didik Baru pada Kelulusan Tahun Ini
Tanpa adanya ujian kelulusan bagi siswa SD kelas VI dan SMP kelas IX tahun ini seharusnya tak menjadi kendala pada PPDB SMP dan SMA/ sederajat. Pasalnya, penerimaan siswa baru sebagian besar akan melalui jalur zonasi.
Sementara pada jalur non-zonasi, calon siswa baru dapat menggunakan jalur prestasi dan afirmasi. Pada jalur prestasi, penerimaan siswa baru dapat mengacu pada akumulasi nilai rapor dalam lima semester terakhir serta prestasi akademik/ non-akademik diluar rapor sekolah.
Berikutnya, penyelenggaraan PPDB dengan kontak langsung seminimal mungkin perlu menjadi perhatian pihak sekolah maupun wali siswa. Untuk itu, diperlukan kerjasama dan kesadaran dari seluruh pihak yang terlibat pada PPDB 2020.
ArtikelTerkaitV3
Misteri Banjir di Dataran Tinggi: Kok Bisa Ya, Sobat Pintar?
Belakangan ini, Kota Malang yang terkenal dengan udara sejuk dan pemandangan pegunungannya justru dilanda banjir. Wah, padahal kan Malang itu dataran tinggi, kok bisa kebanjiran? Nah, biar nggak penasaran, yuk kita kupas tuntas alasan di balik fenomena in...
Baca Selengkapnya
LPG vs DME: Kompor di Rumah Harus Dimodifikasi atau Bisa Lan
Wacana Pemerintah: LPG Bakal Diganti DME, Apa Bedanya? Sobat Pintar, pemerintah sedang gencar mendorong penggunaan Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk mengurangi impor energi. Tapi, apa benar kompor LPG di rumah bis...
China Bangun Pabrik Kelapa di Morowali: Ini Peluang Emas bua
Sobat Pintar, baru-baru ini viral kabar tentang rencana pembangunan pabrik kelapa oleh investor asal China di Morowali. Kabar ini bukan cuma penting buat dunia bisnis, tapi juga buat kita yang masih duduk di bangku sekolah atau kuliah. Kenapa? Karena ini ...
Hai Sobat Pintar,
Yuk Cobain Aplikasi Aku Pintar Sekarang Juga!
Jutaan siswa sudah menemukan minat, bakat dan kampus impian bersama Aku Pintar. Sekarang giliran kamu Sobat!
BannerPromoBlog