Kenali Lembaga Ini Sebelum Ujian: LTMPT
APSiswaNavbarV2
Tesssss Tesssss
CssBlog
redesain-navbar Portlet
metablog-web Portlet
Blog
photo via www.japantimes.co.jp
Mulai tahun 2019, Kemenristekdikti akan mengubah skema ujian masuk PTN dari Ujian Tulis Berbasis Cetak, sebagaimana SBMPTN berjalan selama ini, menjadi Ujian Tulis Berbasis Komputer. Tapi tak hanya perubahan cara ujian saja yang sedang bergulir, bahkan kini ada lembaga nirlaba independen yang bertugas sebagai penyelenggara ujian masuk PTN. Apa itu? Yak, dialah Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Yuk deh, kenalan lebih dekat dengan lembaga baru ini.
Â
Kenapa ada LTMPT?
Tahu sendiri kan, gimana hebohnya suasana setiap menjelang SBMPTN? Persiapan yang dilakukan berbulan-bulan sebelum ujian, distribusi soal ujian ke berbagai kota dan kampus, maupun berduyun-duyunnya peserta ujian yang hanya sekali dalam setahun tentu menghasilkan tekanan tersendiri bagi semua pihak yang terkait. Apalagi kalau nggak lulus, peserta yang jumlahnya sekian ribu dari Sabang sampai Merauke harus menunggu lagi sampai tahun berikutnya.
Nah, untuk mengurangi tensi kehebohan ujian masuk PTN, Kemenristekdikti merancang skema ujian masuk PTN yang berbeda. Diantaranya, penerapan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan penyelenggaraan ujian lebih dari satu kali dalam setahun. Manfaatnya buatmu? Kamu bisa mengikuti ujian masuk PTN sebanyak maksimal dua kali dalam setahun. Jika misalnya tahun ini gagal, kamu masih bisa mengikuti ujian lagi selama dua tahun kedepan. Bahkan bagi yang gagal mengikuti SBMPTN tahun 2018 dan 2017, kamu bisa mengikuti ujian masuk PTN pada tahun 2019.
Apa saja Kewenangan dan Tugas LTMPT?
Lembaga yang baru berdiri dan direncanakan mulai bekerja pada 2019 ini memiliki dua tanggungjawab utama. Pertama, LTMPT mengelola data calon mahasiswa baru untuk bahan seleksi masuk di PTN. Kedua, LTMPT bertugas menyelenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Setelah hasil ujianmu keluar, LTMPT akan mengirimkan skormu via email. Skor itulah nantinya yang akan kamu gunakan untuk mendaftar ke PTN. Untuk saat ini, belum diketahui skor minimal yang ditetapkan oleh tiap PTN, tapi berikut ini nilai rata-rata skor SBMPTN 2018 dari calon mahasiswa yang telah diterima di beberapa PTN:
PTN
Saintek
Soshum
ITB
659.26
648.33
UI
638.29
643.47
UGM
632.79
648.08
ITS
623.50
623.60
Unair
610.89
620.13
IPB
610.09
-
Undip
608.69
619.89
Kompetensi Apa yang Diukur oleh Ujian dari LTMPT?
Ujian masuk PTN yang diselenggarakan oleh LTMPT meliputi Tes Potensi Skolastik dan Tes Kompetensi Akademik. Ujian ini diharapkan dapat menyaring mahasiswa baru dengan kualitas unggulan yang dapat menyelesaikan kuliah dengan tepat waktu. Ini berarti, produk pendidikan tinggi diharapkan dapat segera berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Sebagai contoh, keberadaan mahasiswa Teknik Sipil nggak akan banyak bermanfaat. Beda lagi kalau sudah lulus dan bekerja, Sarjana Teknik Sipil dapat mendukung program pembangunan pemerintah – berguna juga bagi diri sendiri dan keluarga, kan?
Di Mana Lokasi Ujian yang Diselenggarakan oleh LTMPT?
Kamu bisa mengikuti ujian masuk PTN di 84 kampus di Indonesia. Jumlah ini mungkin masih akan terus bertambah kedepannya. Yang pasti, di setiap PTN yang telah disetujui untuk menjadi lokasi ujian, di situ ada sentra layanan LTMPT. Jadi, kamu tinggal cek kampus terdekat dengan tempat tinggalmu dan nyari pintu kantor LTMPT kalau mau tanya-tanya lebih lanjut tentang ujian masuk PTN.
Apa Kelebihan Ujian dengan LTMPT?
Tak ada gunanya berpikir kamu menjadi generasi uji coba dengan adanya perubahan skema masuk PTN ini. Justru, cobalah untuk memandang situasi ini dari sudut pandang berbeda. Misalnya, jika aplikasi Android nantinya bisa diterapkan, maka kamu tak perlu lagi mendatangi tempat ujian penerimaan mahasiswa baru. Keuntungan lain yang bisa dirasakan oleh pelajar yaitu keleluasaanmu dalam memilih skor terbaik untuk digunakan mendaftar ke PTN pilihan – ingat, kamu boleh mengikuti ujian lebih dari sekali dalam setahun.
Dengan adanya LTMPT, ujian masuk PTN bukan lagi soal lulus atau gagal. Melainkan, apakah skor yang kamu peroleh sudah mencapai standar yang ditetapkan oleh PTN tujuan? Meskipun demikian, ujian masuk ini bukan satu-satunya jalan menuju PTN impianmu. Pilihan untuk menggunakan jalur SNMPTN dan Jalur Mandiri tetap terbuka lebar untukmu walaupun persentase penerimaan mahasiswanya di tiap PTN lebih rendah dibanding kuota ujian masuk melalui LTMPT.
ArtikelTerkaitV3
Dari Bangku Kuliah ke Ruang Operasi: Begini Perjalanan Seru
Halo, Sobat Pintar! Punya mimpi jadi dokter? Atau sekadar penasaran dengan perjalanan panjang yang harus dilalui sebelum bisa memakai jas putih dan stetoskop? Yuk, simak cerita seru tentang perjalanan pendidikan dan karier menjadi dokter, mulai dari kulia...
Baca Selengkapnya
4 Bulan Menuju SNBT-UTBK 2026: Strategi Belajar Kilat yang B
Hai, Sobat Pintar! Ujian SNBT-UTBK 2026 sudah di depan mata, dan kamu hanya punya waktu sekitar 4 bulan untuk mempersiapkannya. Jangan panik! Dengan strategi yang tepat, waktu 4 bulan ini bisa kamu manfaatkan sebaik mungkin untuk meraih nilai tinggi. Yuk,...
Resolusi 2026: Rahasia Sukses Siswa Pintar untuk Gapai Targe
Hai, Sobat Pintar! Sudah punya rencana buat tahun 2026? Jangan cuma jadi penonton, yuk jadi pemain utama di hidupmu dengan menyusun resolusi yang smart! Buat kamu yang masih duduk di bangku sekolah, ini saatnya mempersiapkan diri untuk kuliah dan karir im...
Hai Sobat Pintar,
Yuk Cobain Aplikasi Aku Pintar Sekarang Juga!
Jutaan siswa sudah menemukan minat, bakat dan kampus impian bersama Aku Pintar. Sekarang giliran kamu Sobat!
BannerPromoBlog