PinpointBlog

website-baru-feed-banner Portlet

Informasi Terkini Seputar Dunia Pendidikan

Informasi terbaru

website-baru-navbar Portlet

Blog

Kenapa Kalian Berubah, photo via en.wikipedia.org

Kenapa Kalian Berubah?

Pertemanan berubah dan berkembang seiring waktu.

Melewatkan class meeting yang seru, sembunyi-sembunyi mengisi perut di kantin, atau bahkan sampai dimarahi guru bersama-sama. Begitulah asyiknya masa-masa sekolah, dan Sobatpun bertekad untuk tetap menjaga pertemanan tersebut di manapun kalian nanti kuliah.

Namun sayangnya, kenyataan tak selalu berjalan seiring dengan harapan. Semakin bertambahnya semester, semakin sulit pula bertemu dengan kawan-kawan karib yang dulu tak terpisahkan. Dalam keadaan seperti ini, mudah sekali kita menyimpulkan, "Kenapa kalian berubah?"

 

Rasa Bosan yang Baru Disadari

Alasan paling sederhana kenapa orang berubah adalah karena bosan. Barangkali, setelah 12 tahun sekolah, setiap hari berangkat pagi, ada sebagian dari teman Sobat yang baru menyadari asyiknya kuliah sore.

Apapun penyebabnya, ketika merasa bosan, kita memiliki kecenderungan untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Barangkali ada kawan yang tengah eksplorasi gaya busana setelah tak mengenakan seragam sekolah lagi, atau bahkan mencoba lingkaran pertemanan dengan orang-orang baru yang berbeda dari masa sekolah.

 

Tekanan dari Beban Perkuliahan

Ketika sekolah, Sobat merasa punya teman-teman senasib sepenanggungan. Ketika kemudian masing-masing harus kuliah dijurusan yang berbeda, nasib yang ditanggungpun berbeda.

Teman yang kuliah di Jurusan Arsitektur akan sibuk dengan gambar tekniknya. Teman yang kuliah di Jurusan Akuntansi akan tenggelam dalam neraca-neracanya. Sebagian lagi seperti sudah pindah tinggal di laboratorium karena praktikum yang tak kunjung selesai. Begitulah, masing-masing punya beban perkuliahan yang harus diselesaikan.

 

Terinspirasi untuk Menjadi Lebih Baik

Dunia kampus dan segala yang ditawarkannya memiliki dampak yang berbeda bagi setiap orang. Barangkali ada teman yang ingin melakukan sesuatu, misalnya memulai bisnis, sejak sekolah tapi tak punya cukup banyak waktu untuk memulainya. Dengan jadwal kuliah yang lebih fleksibel, cita-cita lama itupun dapat diwujudkan.

Setiap orang memiliki hak untuk menjadi lebih baik, salah satunya dengan mengejar apa yang dicita-citakan. Dalam prosesnya, bisa jadi orang lain merasa terabaikan.

 

Keadaan yang Senantiasa Berubah

Bahkan ketika tak ada cita-cita yang secara spesifik ingin diwujudkan, misalnya, kita akan tetap berubah karena harus menyesuaikan dengan keadaan. Ya, keadaanlah yang berubah dalam hidup – dan memang akan senantiasa demikian. Dan sifat alami manusia adalah menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.

Jadi, jangan lekas murung atau kecewa ketika pertemanan Sobat Pintar nanti berubah. Don't take it personally because every one of us takes our own journey in life – it's not about you.

Dan disadari atau tidak, sebenarnya Sobatpun berubah. Bagaimanapun juga, perubahan dalam hidup tak terhenti dari sekolah menuju kuliah. Rather than opposing them, why don't we learn to embrace changes in life?

Lebih masukan Blog

5 Tanda ketika Konseling Dibutuhkan

Sekedar memusingkan nilai sekolah, sekedar memikirkan pertengkaran berlarut-larut dengan...

Siapkan Diri untuk SM UNS

Sobat Pintar tak asing dengan sosok Kahiyang Ayu, bukan? Kahiyang Ayu adalah seorang alumnus...

metablog-web Portlet

popular-post-web Portlet

Terpopuler

Terbaru