redesain-navbar Portlet

Blog

photo via smartdenverrealestate.com

Merasa Salah Jurusan? Lihat 6 Tawaran Solusi Ini Sebelum Pindah Jurusan

Tips Buat Kamu

Oke, jadi udah yakin 99 persen kalau kamu salah jurusan. Terlepas dari begitu banyaknya tanda-tanda salah jurusan yang telah kamu alami, apakah pindah jurusan adalah jawaban dari keadaanmu yang super galau? Wait, coba lihat alternatif berikut ini sebelum memutuskan untuk memulai lagi segala sesuatunya dari nol.

 

1. Bergabung dengan Unit Kegiatan Mahasiswa yang Sesuai dengan Minatmu

Tak ada salahnya terus melanjutkan kuliah pada jurusanmu sekarang sambil mengembangkan passion atau minatmu di Unit Kegiatan Mahasiswa kampus. Pilih UKM yang memang mewadahi passion atau minatmu tersebut.

Misalnya, kamu lagi kuliah di Teknik Elektro karena titah orang tua nih, tapi aslinya kamu pengen kuliah Karawitan di ISI Jogja. Jangan patah hati, kamu masih bisa mengikuti UKM Karawitan di kampusmu sekarang. It's a win-win solution – kamu bisa enjoy, orang tuamu juga enggak marah-marah.

 

2. Bergabung dengan Komunitas diluar Kampus

Seandainyapun tak ada UKM yang mewadahi minatmu, kamu masih bisa eksplor keluar kampus. Yak, boleh dong gaul dan memperluas jaringan pertemananmu dengan mahasiswa-mahasiswa dari kampus lain? Bahkan, mungkin saja kamu bergabung dengan komunitas masyarakat umum – selama kegiatannya positif dan produktif, sah-sah aja kan?

Misalnya nih, kamu merasa panggilan jiwamu ada pada kriya tekstil meskipun saat ini sedang kuliah Akuntansi. Enggak bisa tidur deh, greget banget pengen bikin sesuatu dengan kedua tanganmu – tak cuma bikin balance pembukuan aja. Jadilah kamu ikutan kegiatan kerajinan dan karya seni berbahan tekstil di lingkungan tempat kosmu. Keren gak, tuh? Dapet banget ilmunya kriya sekaligus kenal lebih banyak orang disitu.

 

3. Gunakan Sumberdaya yang Kamu Miliki untuk Belajar secara Otodidak

Mungkin kamu kuliah kedokteran yang menyita 23 jam waktumu dalam sehari. Mana ada waktu dan tenaga lagi untuk bergabung dengan UKM atau komunitas apapun itu? Sementara kamu tak bisa mengabaikan minatmu pada fotografi, misalnya. Gimana nih?

Coba deh, saat pinjam buku teks medis di perpustakaan kampus, sekalian aja samperin bagian fotografi dan pilih satu buku. Pas lagi jenuh-jenuhnya baca topik kedokteran, kamu bisa intip satu halaman tentang teknik fotografi. Kamu juga bisa menggunakan Instagram, Google+, Facebook, atau yang lain untuk memperluas wawasanmu tentang fotografi. Bahkan, kamu bisa subscribe akun YouTube yang menurutmu cukup edukatif untuk memperdalam pengetahuanmu dibidang fotografi. Dan semua itu bisa kamu lakukan dalam tiga sampai lima menit waktu luangmu.

 

4. Menjadi Tenaga Magang, Sukarelawan, atau Kerja Part Time

Kesempatan yang satu ini sangat berharga, lho! Magang di suatu perusahaan pada bidang yang kamu sukai – lebih kamu sukai dibanding jurusan kuliahmu saat ini, bisa membuka peluang bagimu untuk bekerja dan meniti karir sesuai dengan passion dan minatmu. Bila dibutuhkan tenaga sukarelawan, kamu juga bisa ngembat kesempatan itu. Setidaknya, kamu akan bertemu lebih banyak orang dan memperluas jaringan kolegamu.

Dan bila ada cukup waktu, kamu bisa kerja part time. Realistis aja deh, pada tahap ini uang atau gaji tak bisa menjadi tujuanmu. Gunakan kesempatan yang ada untuk mendapat pengalaman diluar bangku kuliah. Makanya, pilih pekerjaan yang memang sesuai sama minatmu. Ya... kali-kali aja nantinya keterusan kerja disitu setelah lulus?

 

5. Mengikuti Pendidikan Informal diluar Kampus

Tapi jika kamu punya waktu cukup, tak ada salahnya ngambil kursus, workshop, atau short course. Pendidikan informal seperti ini durasinya cukup singkat, kamu bisa ambil saat libur semester atau bahkan ambil kelas diluar jadwal kuliahmu selama satu semester. Dan... voila! Kamu sudah bisa bikin cake lezat layak jual dari kursus pastry sambil nyiapin sidang skripsimu diakhir semester.

 

6. Melanjutkan Kuliah Program Master pada Keilmuan yang Kamu Sukai

Baiklah, mungkin kamu tersesat atau tak punya banyak pilihan saat memutuskan jurusan kuliah S1. Kabar baiknya, kamu masih bisa memperbaikinya dengan kuliah S2 pada bidang keilmuan yang kamu pilih – secara sadar, dengan pemikiran yang lebih matang dan dewasa karena kini kamu telah lulus S1. Boleh-boleh aja kok, setelah kuliah Tata Boga, kamu melanjutkan kuliah di Manajemen, misalnya.

Harus linear enggak sih, kalau kuliah S2? Sebenarnya ini masih menjadi kontroversi, tapi dunia akademisi Indonesia mulai terbuka pada manfaat lintas bidang keilmuan. Lagipula, seseorang dengan background ilmu yang beragam cenderung dapat berpikir dari beberapa sudut pandang sekaligus. Bermanfaat banget, kan? Kecuali tentunya, kamu enggak bisa ambil program magister spesialisasi dokter atau ilmu hukum, misalnya – beberapa bidang tetep butuh jalur lienar. Dan perlu diingat, bila kuliah di Manajemen dengan background Tata Boga, kamu harus belajar lebih keras dibanding mereka yang lulusan Manajemen.

 

Alih-alih pindah jurusan, kamu bisa kuliah lagi di jurusan pilihanmu setelah menyelesaikan studimu saat ini. Tapi kalau kamu ogah ketemu sama adik-adik tingkat yang empat atau lima tahun lebih muda, coba aja program double degree dengan kuliah pada dua jurusan bersamaan – asal kamu sanggup.

Terakhir, pastikan kegalauan yang kamu artikan sebagai salah jurusan ini bukan rasa jenuh sesaat. Asal kamu tahu ya, kuliah dijurusan apapun dan dimanapun, rasa jenuh itu suatu saat akan datang juga. Mengatasi rasa jenuh itulah tantanganmu sebagai orang dewasa karena tetap akan kamu temui dalam hal-hal yang lain, misalnya pekerjaan atau hubungan pribadi. Jadi, pikir-pikir dan timbang-timbang lagi deh, sebelum pindah jurusan.

Lebih masukan Blog

Peringkat PTN-PTN Terbaik di Indonesia

Masih bingung mau ngelanjutin kuliah ke PTN mana? Kamu bisa cek rangking atau peringkat PTN...

4 Jenjang Pendidikan Dokter

Kalau ditanya tentang lama waktu kuliah pada jenjang S1, semua orang juga bisa menjawab –...

metablog-web Portlet

popular-post-web Portlet

redesain-footer Portlet

Bersama Aku Pintar temukan jurusan kuliah yang tepat sesuai minat dan bakatmu. Mungkin kamu tertarik dengan kampus dan jurusan kuliah dibawah ini.

Aku pintar logo

Aku Pintar adalah perusahaan teknologi informasi yang bergerak dibidang pendidikan. Nama perusahaan kami adalah PT. Aku Pintar Indonesia

Kontak Kami

+62 812 2000453
info@akupintar.id

Ikuti

Facebook Instagram Youtube WhatsApp Line