redesain-navbar Portlet

null

Blog

Soft skill yang Harus Dimiliki Guru Supaya Pembelajaran Makin Bermutu

Photo by ThisisEngineering RAEng on Unsplash

Soft skill sering diartikan sebagai keterampilan interpersonal yang sangat dibutuhkan saat berinteraksi dengan orang lain seperti komunikasi, leadership, networking, public speaking, negosiasi, persuasi, dan lain sebagainya. Selain itu soft skill juga mencakup keterampilan intrapersonal. Keterampilan intrapersonal merujuk pada kemampuan seseorang untuk mengatur dirinya sendiri seperti kesadaran diri, kepercayaan, kesadaran, beradaptasi, berpikir kritis, sikap, inisiatif, empati, kepercayaan diri, integritas, pengendalian diri, kepemimpinan, pemecahan masalah, pengambilan risiko dan manajemen waktu.

Contoh kemampuan profesional guru salah satunya adalah soft skill. Pengertian soft skill guru adalah kemampuan atau keterampilan seorang guru untuk mengelola diri sendiri dan juga berinteraksi dengan orang lain khususnya siswa sehingga proses pembelajaran berjalan dengan baik. Contoh kemampuan profesional lainnya yang harus dimiliki seorang guru adalah kemampuan atau keterampilan teknis yang wajib dimiliki supaya tugas-tugas keguruan bisa diselesaikan dengan baik seperti memahami konten, standar kompetensi, dan lain sebagainya. Dapat dikatakan hanya menguasai materi dalam bidang yang diajarkan (hard skill) saja tidak cukup. Untuk menciptakan sebuah pembelajaran yang bermutu dan bermakna, Guru pintar harus mampu mengembangkan soft skill dan hard skills.

Soft skill yang Harus Dimiliki Oleh Guru

Keterampilan yang harus dimiliki guru untuk membuat kelas lebih bermutu adalah sebagai berikut:

1. Communication

Soft skill yang harus dimiliki guru
Photo by Van Tay Media on Unsplash

Kemampuan dasar guru dalam mengajar adalah komunikasi. Obyek pekerjaan seorang guru adalah siswa yang adalah manusia. Keterampilan komunikasi tidak hanya penting saat Guru pintar sedang berada di kelas bersama siwa. Komunikasi ini penting juga saat guru pintar harus berinteraksi dengan atasan, teman sejawat, dan juga orang tua murid.

Meskipun terdengar mudah, tetapi pada kenyataannya masih ada lho Guru pintar yang menemui kendala saat berkomunikasi. Pengembangan soft skill ini dapat dilakukan dengan mendengarkan orang lain bicara, menjelaskan atau mengungkapkan sesuatu, menulis, hingga presentasi. Guru pintar juga dapat mengikuti kelas-kelas public speaking atau komunitas yang dapat mengasah kemampuan komunikasi.

2. Collaboration


Photo by fran innocenti on Unsplash

Ada yang mengatakan bahwa the new competition is collaboration. Menjadi hebat sendiri tidak lebih berarti jika dapat merangkul orang-orang di sekitar untuk berkembang bersama. Sebagai seorang Guru sangat dianjurkan untuk berkolaborasi dengan guru-guru lain supaya dapat melesatkan kemampuannya mengelola pembelajaran. Guru pintar kadang kala tidak dapat menilai kualitas diri sendiri tanpa bertanya dan meminta masukan dari teman sejawat.

Bersama guru-guru lain, Guru pintar juga dapat berkolaborasi membuat proyek-proyek yang dapat mendukung proses pendidikan. Tidak ada ruginya berbagi, tidak akan dipandang rendah bertanya pada orang lain, dan tidak ada ruginya pula berkolaborasi dengan guru lain.

3. Critical Thinking and Problem solving


Photo by Annika Gordon on Unsplash

Kemampuan guru berpikir kritis dan memecahkan masalah akan sangat berguna. Dunia Pendidikan bergerak dengan sangat dinamis. Keberagaman siswa, kondisi sosial, perkembangan teknologi, dan bahkan keadaan politik dapat mempengaruhi dunia Pendidikan. Jika Guru pintar tidak dapat berpikir kritis, maka dalam memecahkan sebuah masalah juga tidak akan berlangsung baik.

Soft Skill guru yang satu ini harus selalu diasah karena Guru pintar juga wajib melatih siswa untuk memiliki kemampuan yang dianggap sebagai kemampuan atau keterampilan abad 21 ini. Tidak mungkin kan, mengajarkan siswa keterampilan ini jika guru tidak dapat menerapkan pada dirinya sendiri.

4. Managing skill


Photo by Mimi Thian on Unsplash

Soft skill yang harus dimiliki guru lainnya adalah keterampilan manajemen. Kemampuan ini dapat membantu Guru pintar dalam merencanakan, membagi, dan mengeksekusi setiap tugas yang harus Guru pintar lakukan, khususnya yang terkait dengan pembelajaran.

Managing Skill dapat memudahkan guru pintar menempatkan suatu hal berdasarkan skala prioritas. Dengan demikian semua kegiatan dapat terlaksana dengan rapi karena sudah dibuat dengan perencanaan yang matang.

5. Networking


Photo by Evangeline Shaw on Unsplash

Seorang guru tidak hanya berkomunikasi dengan siswa, atasan, atau orang tua. Jaringan yang luas dapat memudahkan Guru pintar saat menghadapi kesulitan. kemampuan untuk memperluas koneksi dan relasi juga berguna untuk selalu mendapatkan informasi dan peluang-peluang bagi pengembangan karir Guru pintar.

6. Leadership


Photo by Campaign Creators on Unsplash

Leadership skill atau kepemimpinan juga perlu sangat Guru pintar lakukan. Bagi seorang guru, kepemimpinan merupakan suatu kemampuan dan kesiapan yang dimiliki oleh seorang guru untuk mempengaruhi, membimbing dan mengarahkan atau mengelola siswanya agar mereka mau membuat sesuatu demi tercapainya tujuan pembelajaran.

7. Positive Thinking and Self Confidence

Soft skill guru
Photo by Jonas Kakaroto on Unsplash

Guru pintar, sikap positif dan percaya diri tidak bisa dianggap remeh. Percaya diri dan tidak mudah menyerah adalah sikap yang dimiliki oleh orang yang berpikiran positif. Dengan berpikiran positif, Guru pintar dapat lebih mudah beradaptasi, bekerja sama, mampu mengerjakan tugas dan menaklukkan tantangan dengan baik.

Soft skill yang harus dimiliki guru diatas sangat menunjang keberhasilan pembelajaran di kelas dan juga hubungan sosial guru dengan siswa, rekan kerja, orang tua, dan juga masyarakat. Meskipun Guru pintar memiliki segudang aktivitas, jangan lupa sisihkan waktu untuk mengasah soft skill-soft skill tersebut.

 

 

00

Entri Blog Lainnya

thumbnail
thumbnail
Menambah Komentar

CssBlog

metablog-web Portlet