redesain-navbar Portlet

null

Blog

Standar Kompetensi Guru yang Harus Pengajar Miliki

4 kompetensi yang guru dan calon guru harus tahu

Foto oleh Yan Krukov dari Pexels

Guru memegang peranan sangat penting dalam keberhasilan pendidikan. Dapat dikatakan bahwa guru memiliki peran sentral dalam upaya mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Seiring dengan perkembangan zaman, tantangan yang dimiliki Guru Pintar semakin besar. Oleh karena itu, seorang guru dan calon guru harus memiliki kompetensi yang mumpuni dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Kualifikasi Wajib Guru

Ada kualifikasi-kualifikasi tertentu yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang guru.  Dalam UU No. 14 Th. 2005 Pasal 8, dicantumkan hal-hal yang harus dimiliki oleh seorang guru dan juga dosen. Apa sajakah itu?

1. Memenuhi kualifikasi akademik yaitu minimal lulus jenjang pendidikan Sarjana atau Diploma 4.

2. memiliki kompetensi untuk menjalani profesi sebagai seorang guru.

3. Memiliki sertifikat sebagai pendidik.

4. Dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.

5. Mampu mendukung terwujudnya tujuan pendidikan nasional.

Pada poin nomor 2 disebutkan bahwa guru atau calon guru harus memiliki kompetensi guru. Kompetensi pendidik atau kompetensi guru ini wajib dimiliki supaya dapat menunjang tugas profesionalnya. Undang-undang menyebutkan ada 4 kompetensi yang wajib dimiliki seorang guru, yaitu:

1. Kompetensi Pedagogik

Standar kompetensi guru
Foto oleh Yan Krukov dari Pexels

Pengertian kompetensi pedagogik guru adalah kemampuan atau keterampilan guru untuk mengelola suatu proses pembelajaran atau interaksi belajar mengajar dengan siswa. 7 aspek dalam kompetensi Pedagogik yang wajib dikuasai Guru Pintar adalah:

a. Memahami karakteristik siswa

Pemahaman akan karakteristik siswa yang diajar, Guru Pintar dapat merancang strategi pembelajaran yang tepat bagi setiap siswa untuk membantu keberhasilan sebuah proses pembelajaran. Karakteristik siswa yang wajib diperhatikan meliputi aspek intelektual, emosional, sosial, moral, fisik, dan lingkungan.

b. Menguasai teori-teori dan prinsip-prinsip pada pembelajaran

Guru Pintar harus dapat menjelaskan teori pelajaran dengan jelas terhadap siswa dengan menerapkan pendekatan, strategi, teknik, dan metode kreatif yang mampu membuat siswa mudah memahami pelajaran.

c. Mampu mengembangkan kurikulum

Menyusun silabus dan RPP sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan adalah salah satu aspek kompetensi pedagogik. Pengembangan kurikulum harus mengacu pada relevansi, efisiensi, efektivitas, kontinuitas, integritas, dan fleksibilitas.

d. Mampu memberikan pendampingan

Guru Pintar tidak boleh hanya sekedar menyampaikan materi pelajaran. Kegiatan pendampingan untuk mengoptimalkan tingkat pemahaman siswa pada pelajaran atau konsep yang diajarkan harus dilakukan. Dengan demikian tujuan pembelajaran akan dapat dicapai.

e. Mampu mengembangkan potensi siswa

Siswa memiliki potensi yang tidak sama. Guru Pintar harus mampu menganalisis hal tersebut sehingga dapat menerapkan metode pembelajaran yang sesuai. Hal ini memiliki tujuan supaya setiap siswa dapat melejitkan potensinya.

f. Mampu berkomunikasi dengan baik

Kemampuan berkomunikasi dengan efektif saat menyampaikan pengajaran wajib dimiliki oleh seorang guru. Guru Pintar juga harus menjadi contoh bagaimana cara berkomunikasi dengan santun dan penuh empati pada siswa.

g. Mampu mengadakan penilaian dan evaluasi belajar dengan baik

Penilaian pembelajaran tidak hanya untuk mengukur hasil belajar tetapi juga untuk proses belajar. Sedangkan evaluasi terhadap efektivitas pembelajaran juga harus dilakukan untuk memastikan kegiatan belajar sudah berada pada jalur yang tepat dan melakukan perbaikan-perbaikan jika ada hal yang perlu diperbaiki.

2. Kompetensi Kepribadian


Foto oleh Yan Krukov dari Pexels

Kompetensi kepribadian guru sangat berkaitan dengan karakter personal. Indikator yang mencerminkan kepribadian positif seorang guru adalah supel, sabar, disiplin, jujur, rendah hati, berwibawa, santun, empati, ikhlas, berakhlak mulia, dan selalu bertindak sesuai norma sosial & hukum.

Kompetensi kepribadian yang dimiliki guru juga berpengaruh pada kepribadian siswa. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan oleh Guru Pintar harus dapat menjadi jadi teladan bagi para siswa supaya mereka juga memiliki kepribadian yang baik dan positif.

3. Kompetensi Profesional


Photo by Science in HD on Unsplash

Kompetensi profesional guru merupakan kemampuan atau keterampilan yang wajib dimiliki supaya tugas dan fungsi guru dapat dilaksanakan sebaik-baiknya. Kompetensi professional berkaitan dengan kinerja guru yang merujuk keterampilan teknis guru.

Indikator kompetensi profesional guru adalah sebagai berikut:

a. Mampu menguasai materi pelajaran yang diajarkan. Hal ini meliputi struktur, konsep, dan pola pikir keilmuannya.

b. Memiliki penguasaan yang baik terhadap standar kompetensi pelajaran(SK), kompetensi dasar pelajaran(KD), dan juga tujuan pembelajaran dari suatu pelajaran yang diampu.

c. Memiliki kemampuan untuk mengembangkan materi pelajaran dengan kreatif sehingga bisa memberi pengetahuan dengan lebih luas dan mendalam bagi siswa.

d. Mampu dan mau bertindak reflektif untuk mengembangkan profesionalismenya sebagai seorang guru secara berkelanjutan.

e. Mampu dan mau memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam proses pembelajaran untuk menjawab tantangan zaman.

Seorang guru yang menguasai kemampuan dan keahlian khusus seperti yang sudah dijelaskan di atas, akan dapat menjalankan fungsi dan tugas guru dengan baik. Sehingga guru dapat membimbing seluruh siswanya untuk mencapai standar kompetensi yang sudah ditentukan dalam Standar Nasional Pendidikan.

4. Kompetensi Sosial

standar kompetensi guru
Foto oleh Yan Krukov dari Pexels

Kompetensi Sosial  adalah keterampilan dalam berkomunikasi, bersikap dan berinteraksi secara umum, baik itu dengan siswa, sesama guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, hingga dengan masyarakat luas. Indikator dari Kompetensi Sosial Guru dapat dilihat sebagai berikut:

a. bersikap inklusif, objektif, dan tidak mendiskriminasikan siswa karena latar belakangnya baik itu yang berkaitan dengan kondisi fisik, status sosial, jenis kelamin, ras, latar belakang keluarga, dan agama.

b. Berkomunikasi dengan efektif dengan menggunakan bahasa yang santun dan menunjukkan empati pada sekelilinnya.

c. Berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan dengan baik.

d. Memiliki kemampuan beradaptasi saat menjalankan tugas sebagai guru dalam keberagaman lingkungan yang terdiri dari bermacam-macam ciri sosial budaya.

Nah, Guru Pintar! Kompetensi Guru di Indonesia harus terus didorong supayaStandar Pendidikan Nasional dapat tercapai secara maksimal. Guru yang berkualitas dapat mencetak sumber daya manusia yang berkualitas juga. Selalu semangat membekali diri dengan ilmu dan kompetensi supaya pendidikan di Indonesia semakin maju.

10

Entri Blog Lainnya

thumbnail
thumbnail
Menambah Komentar

CssBlog

metablog-web Portlet